"Paling sedikit lima tahun?! Maksudmu, kalian akan datang saat 5 tahun atau setahun sebelum kami meninggal?!" Tanya Kyungsoo marah
"Bukan itu maksudnya, 5 tahun dari sekarang atau setahun sebelum kalian meninggal" jawab Suho
"Apa kalian harus benar melakukan itu?" Tanya Kyungsoo
"Yaa… begitulah. Tapi, jika kalian mau menunggu" jawab Suho
Kyungsoo terdiam sejenak lalu menghela nafasnya,"Aku akan bicarakan ini dengan Lay dulu" ucap Kyungsoo lalu pergi
Suho menatap punggung Kyungsoo sendu lalu menghela nafasnya,"Apa dia bisa bertahan? Aku tidak yakin" ucap Suho
"Aku tahu apa yang ingin kalian bicarakan, tentang Kris dan Suho bukan?" Tanya Profesor Lee
"Aku tidak yakin dengan menunggu mereka. Maksudku, bagaimana jika kami melupakan mereka secara tidak sengaja? Atau, bagaimana jika kami menemukan cinta yang lain?" Tanya Kyungsoo bertubi-tubi
Profesor Lee tersenyum menanggapi Kyungsoo,"Semuanya tergantung pada kalian, cinta kalian. Jujur saja, aku sebelumnya sama seperti Suho dan Kris. Namun, istriku membiarkanku melakukannya dan setia menungguku. Saat aku kembali, dia langsung memelukku dan mengatakan bahwa dia mencintaiku. Tapi sayangnya aku datang setahun sebelum dia meninggal, jadi aku hanya bisa merasakan cintanya selama 365 hari. 4 bulan setelah kami menikah, dia meninggal. Aku pernah bertanya padanya kenapa dia bisa begitu kuat dan setia menungguku. Dia hanya menjawab karena dia mencintaiku dan yakin aku akan kembali padanya. Dia juga mengatakan kalau dia selalu melihat fotoku sebelum tidur, dia bahkan mereka suaraku saat aku menyanyikannya lagu penghantar tidur. Jadi, dia tidak pernah sekalipun melupakan aku" jelas profesor Lee
"Apa kami harus melakukan hal itu juga?" Tanya Lay
"Kau akan berpikir dua kali untuk merekam suara Kris, Lay. Kau sendiri yang mengatakan kalau lebih baik Kris mengatakan bertubi-tubi bahwa dia tampan daripada mendengarnya bernyanyi" jawab profesor Lee
"Lalu apa yang harus kami lakukan? Suho juga sangat benci dengan berfoto" ucap Kyungsoo
"Yakinlah pada hati kalian. Jika kalian terus menerus mengingat masa-masa indah kalian bersama mereka dan terus berharap bahwa mereka kembali, mereka akan dengan cepat kembali. Karena, semakin besar harapan kalian agar mereka kembali, mereka akan kembali secepatnya" jawab profesor Lee
"Tapi, apakah mereka akan kembali dengan usia 17 tahun?" Tanya Lay
"Dengan darah yang kalian berikan, mereka akan kembali dengan usia yang sama dengan kalian" jawab profesor Lee
Lay dan Kyungsoo sama-sama terdiam, mereka masih memikirkan resiko-resiko apabila Kris dan Suho meninggalkan mereka
"Kalau kalian tidak ingin melupakan mereka, buatlah sebuah kenangan yang tidak bisa kalian lupakan seumur hidup kalian bersama mereka" ucap profesor Lee
Lay dan Kyungsoo langsung menatap horor pada profesor Lee
"Kalau yang kalian maksud adalah melakukan 'itu', bukan itu maksudku" jawab profesor Lee
"Lalu?" Tanya Lay
"Pikirkan dengan cara kalian sendiri. Ah ya, minggu depan akan ada pesta lagi, kalian mau ikut?" Tanya profesor Lee
"Masalah pesta mengingatkan aku pada kejadian yang membuatku hampir saja kehilangan cinta Suho" jawab Kyungsoo
"Kalau begitu kau harus terus berada dalam jarak pandangannya, begitu juga dia" jawab Lay
Kyungsoo terdiam sebentar. Seketika bibirnya tersenyum
"Aku ada ide!"
"Kyungsoo aku benar-benar akan menghajarmu!" geram Lay
"Sudahlah kakak manis, berhentilah menggerutu" jawab Kyungsoo
CKLEK
"Selamat malam" ucap Kyungsoo lalu tersenyum manis
"S-Selamat malam. Kalian berdua siapa?" Tanya si pembuka pintu yang ternyata adalah Baekhyun
Jika saja Kyungsoo tidak ingat bahwa ini penyamaran, sudah dipastikan Kyungsoo akan tertawa melihat wajah cengo Baekhyun saat melihat penampilannya dengan Lay sekarang ini. Kyungsoo memakai dress berwarna baby blue lengan pendek dan wig bergelombang yang panjangnya sampai punggung. Sedangkan Lay memakai dress warna merah berlengan pendek juga dan wig lurus dengan panjang sampai pinggang
Sebenarnya cukup mudah untuk mengenali mereka, hanya saja mereka memakai sedikit make up sehingga membuat mereka terlihat seperti perempuan asli. Ditambah dengan 'tonjolan' yang mereka buat di dada mereka menggunakan kaos kaki -_-
"Aku Keyla dan ini kakakku Layla. Kami mencari Suho dan Kris, apa mereka ada?" Tanya Kyungsoo –Keyla– sopan
"T-Tentu saja. S-Silahkan masuk" ucap Baekhyun gugup
Kyungsoo memalingkan wajahnya pada Lay dan mengerlingkan matanya pada lelaki cantik yang menatapnya tajam
Kedua perempuan –lelaki– cantik itu masuk ke dalam asrama dan langsung disambut wajah cengo dari ke-8 orang disana
"Selamat malam semua" sapa Kyungsoo lalu tersenyum
"Malam cantik" jawab ke-8 lelaki disana
"Apa kalian melihat Kris dan Suho?" Tanya Lay tersenyum –paksa–
"Baekhyun, ada apa me–"
Kris dan Suho yang baru keluar dari kamar langsung terpaku menatap kedua gadis yang tengah tersenyum manis pada mereka. Ekspresi mereka berdua tidak jauh berbeda dengan ke-8 orang yang terus menatap berbinar Keyla dan Layla
"Kau disana ternyata" ucap Lay lalu menghampiri Kris yang masih diam menatapnya
"K-Kau siapa?" Tanya Kris
"Kau lupa padaku? Ya! Bagaimana kau bisa lupa dengan pacarmu sendiri?" rajuk Lay
"T-Tapi…"
CUP
"Ayo cepat. Key, cepat ajak Suho. Kita sudah terlambat" ucap Lay lalu menarik tangan Kris keluar
"Benarkah ini Kyungsoo?" Tanya Suho saat mereka berempat –Suho,Kyungsoo,Lay,dan Kris– sudah cukup jauh dari asrama
Mereka berempat berjalan layaknya dua pasangan muda yang nampak lucu. Suho dan Keyla –Kyungsoo– yang bergandengan sambil sesekali tersenyum satu sama lain membuat semua orang merasa iri terhadap mereka. Dan juga Kris yang terus menerus membujuk Layla –Lay– yang terus merajuk membuat semua mata yang menatap mereka menjadi gemas
"Tentu saja aku Kyungsoo, kau tidak percaya padaku?" rajuk Kyungsoo lalu mengerucutkan bibirnya
"Jangan merajuk seperti itu, nanti cantiknya hilang lho" goda Suho sembari mencolek dagu Kyungsoo
"Kau menyebalkan" ucap Kyungsoo
Suho terkikik geli dan merangkul Kyungsoo sembari sesekali mencubit dan menciumi pipi Kyungsoo karena gemas. Kris yang melihat pasangan itu harus pundung karena dia selalu gagal membujuk Lay agar tidak merajuk
"Lalu siapa yang mengajukan ide seperti ini?" Tanya Kris
"Tentu saja manusia bermata bulat di sebelahku ini" jawab Lay ketus
Kris terkekeh dan menatap Kyungsoo sembari mengacungkan jempolnya,"Good idea Kyungsoo" ucapnya
"Kris kau benar-benar menyebalkan" rutuk Lay
Kris langsung tertawa dan langsung merangkul kekasihnya itu. Ia melakukan hal yang sama seperti yang Suho lakukan pada Kyungsoo. Namun saat akan mencium pipi Lay, Kris terlebih dahulu mendapat cubitan sayang di pinggangnya dari Lay
Dua pasangan yang manis bukan?
"Sudahlah. Bersikaplah layaknya perempuan kalian berdua. Kita akan sampai sebentar lagi" sahut Suho
"Saat ini selesai, tolong ijinkan aku untuk menghabisi pacar pendekmu itu" cibir Lay
"Sayang, berhentilah marah-marah" ucap Kris lalu mencium pipi Lay
Lay menghela nafasnya lalu tersenyum paksa,"Dan berhentilah mencari kesempatan dalam kesempitan tuan Kris"
"Apa salahnya mencium pacar sendiri?" Tanya Kris
"Kalian membuatku mual" sahut Kyungsoo lalu menyeret Suho mendahului KrisLay
"Aku benar-benar akan menghajar manusia itu" cibir Lay lagi
"Sudah berapa kali aku bilang, berhenti mencibir tuan putri" ucap Kris
"Diamlah Kris"
Kris benar-benar diam sekarang, diam dan terus melancarkan tatapan tajamnya pada seorang lelaki yang seenaknya mengajak kekasihnya berdansa. Padahal Lay sudah tidak nyaman dengan lelaki itu, tapi sialnya laki-laki bernama Leo itu masih menahan Lay untuk tetap berdansa bersamanya
Melihat tatapan memohon dari Lay, Kris segera menghampiri kekasih mungilnya itu dan menarik pinggang Lay untuk berdansa dengannya
"Sepertinya manusia itu terobsesi padamu sayang" ucap Kris
"Jadi kau berniat menyerahkanku padanya?" Tanya Lay
"Tentu tidak sayang, aku tak akan membiarkanmu diambil oleh pria sialan itu" ucap Kris lalu memojokkan Lay di tembok terdekat dan mengklaim bibir Lay
Sementara Suho dan Kyungsoo tetap berdansa layaknya pasangan biasa karena memang pengganggu mereka sudah mati karena terkaman Suho. Namun karena pada dasarnya perasaan Kyungsoo lebih peka dari Suho meskipun mereka sama-sama lelaki, Kyungsoo juga bisa merasakan adanya aura hitam pekat entah darimana
"Aku jadi tidak enak" gumam Kyungsoo
"Tidak enak bagaimana? Apa kau tidak enak memakai pakaian ini?" Tanya Suho
"Tidak, bukan itu. Aku merasakan adanya aura-aura hitam pekat di sekitar sini" jawab Kyungsoo
"Kau jadi seperti wanita sungguhan saat mengatakan itu" goda Suho
"Aku serius. Aku benar-benar merasakannya" jawab Kyungsoo
"Sudahlah. Mungkin karena kau memakai pakaian ini jadinya kau sedikit risih. Abaikan saja" ucap Suho lalu mengecup bibir Kyungsoo
BRAK!
WUSHHHH~
Atap dari gedung tersebut runtuh dan menciptakan sebuah lubang besar dan kepulan asap. Dari balik kepulan asap itu keluarlah sesosok lelaki yang memakai jubah hitam sambil memegang sebuah tongkat. Seketika suasana pesta menjadi riuh, semua orang berlarian kesana kemari mencari perlindungan. Sementara Kris dan Lay langsung menghampiri Suho dan Kyungsoo. Ia tersenyum miring saat mendapati sasarannya tengah berkumpul
"Dia kembali" ucap Suho
TBC
Lalalalala~
Yang udah lumutan nungguin mana suaranyaaa? Wkwk :D Maapkan aku yang baru bisa update gara2 banyak ujian. Padahal ini udah numpuk di word wkwk :D Tinggal 1 chapter abis END. Ah ya, HAPPY BIRTHDAY URI SEHUNNIE!
RnR juseyooo~
