"Dia kembali" ucap Suho
Kedua pupil matanya langsung berkilat merah, menandakan bahwa ia dalam keadaan terancam. Kyungsoo langsung bersembunyi dan memeluk pinggang Suho dari belakang
"Jangan… Jangan lakukan sesuatu yang dapat melukaimu" bisik Kyungsoo
"Ini demi ketenangan kita. Aku tidak ingin ada yang mengusik kita" ucap Suho tegas
Lay juga melakukan hal yang sama, hanya saja pelukan Lay lebih erat dari Kyungsoo. Lay bahkan menangis sekarang
"Jangan hadapi dia kalau kau tak sanggup, aku tidak ingin kehilanganmu" ucap Lay
"Semuanya akan baik-baik saja" jawab Kris lalu mengusap lengan Lay
Suasana gedung sudah sepi sekarang, meskipun ada beberapa orang yang mengintip mereka dari jendela dan Suho menyadari itu
"Kita bertemu lagi. Dan ku harap kau masih ingat siapa aku, Suho" ucap lelaki itu
"Aku masih sangat mengingatmu Thomas" jawab Suho
"Ingatan yang bagus tuan Suho. Dan kali ini aku akan mengambil jiwa serigalamu dan Kris untuk aku dan Leo" ucap Thomas
"Sepertinya ada yang akan dipenggal kepalanya malam ini" sahut Kris
"Memangnya kau berani memenggal kepalaku?" ledek Leo
"Memenggal kepala seorang b*jing*n sepertimu sangatlah mudah bagiku" jawab Kris
"Tapi aku takut jika Lay meneteskan air matanya untukku saat kau berhasil melakukannya" ucap Leo
"Aku memang akan meneteskan air mata. Tapi air mata itu untuk keberhasilan Kris membunuhmu" sahut Lay
"Aku sudah menduganya" gumam Kris
"Kris, bawa mereka pada profesor Lee. Aku akan urus mereka berdua terle–"
"TIDAK! Aku akan berada disini menemanimu. Aku janji aku akan menjaga diriku" potong Kyungsoo
"Kisah romantis yang membosankan. Kalau memang itu pilihanmu, maka bersiaplah menangis darah Kyungsoo" ucap Thomas lalu mengarahkan tongkatnya pada Suho
Mata Suho langsung berkilat merah dan ia mulai bertransformasi menjadi sesosok serigala besar dan mengerikan tanpa peduli orang-orang menatapnya terkejut
"Kau berani mengubah wujudmu padahal disini ada banyak pemburumu?" ledek Thomas
"Setidaknya kami disini untuk menyelamatkan mereka, bukan untuk memerintah mereka" jawab Kris lalu menyusul Suho berubah
Awoooo!
Suho dan Kris langsung melompat menerjang Thomas dan Leo. Leo yang masih belum siap langsung jatuh ke lantai saat Kris menerjangnya sehingga membuat Leo tidak bisa berkutik saat Kris mengukungnya
"Ini balasan karena telah mengganggu kekasihku" geram Kris
Ia mengangkat badan Leo menggunakan mulutnya dan melemparnya hingga Leo menabrak tembok cukup keras. Leo meringis dan menatap Kris dengan penuh amarah
"Kalau kau mengira aku lemah, maka perkiraanmu salah" ucap Leo
Leo langsung berlari menghampir Kris dan menghajar rahang Kris sehingga Kris terguling ke belakang. Leo memanfaatkan kesempatan itu dengan menarik ekor Kris dan membanting Kris sekuat tenaga. Tak puas hanya membanting, Leo mulai memutar sosok serigala Kris dan menghempaskannya ke tembok seperti yang dilakukan Kris padanya. Kris mengerang dan menatap Leo yang tengah menghampiri Kyungsoo dan Lay
"Apa maumu hah?" tantang Kyungsoo
"Tentu saja mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku" ucap Leo lalu mengulurkan tangannya untuk menggapai Lay
PLAK! SRET! KRATAK! (?)
Kyungsoo berhasil mengunci pergerakan Leo dengan menahan kedua tangan Leo di belakang punggung
"Berani mengganggu kakakku, kupastikan lenganmu patah menjadi dua" ancam Kyungsoo
"Tenaga wanita ternyata cukup kuat" ucap Leo
KRATAK! BUG!
Kyungsoo langsung menarik tangan Leo sehingga menimbulkan bunyi patah yang cukup keras dan langsung menendang Leo
"Sebenarnya caraku terlalu sadis untuk mematahkan lenganmu dan karena aku masih baik. Aku minta maaf oke? Tapi, silahkan berurusan dengan serigala disana" ucap Kyungsoo lalu menunjuk serigala Kris yang tengah menyeringai hingga menampakkan taring-taring tajamnya
Sementara Suho mati-matian untuk menaklukkan Thomas. Tidak adil sebenarnya, karena Suho harus mengerahkan seluruh tenaganya sedangkan Thomas hanya mengayunkan tongkatnya pada Suho terus-menerus
"Pengecut! Kau hanya seorang pengecut yang bersembunyi di balik tongkat jelek itu!" teriak Suho
"Kau juga pengecut. Kalau kau berani melawanku, jangan menghindar" jawab Thomas
BRUG!
Kris langsung menerjang Thomas dan mengambil alih tongkat tersebut dan membawanya ke hadapan Kyungsoo dan Lay. Setelah itu ia kembali ke sebelah Suho
"Sekarang lawan kami berdua" ucap Kris
"Siapa yang lebih pengecut sekarang? Dua lawan satu? Baiklah"
Thomas mengumpulkan seluruh kekuatannya. Ia mengambil nafas dalam-dalam, dan tidak lama kemudian tubuhnya membesar sehingga membuat dirinya sama besar dengan KrisHo
"Majulah" tantang Thomas lalu menyeringai
RAWRRR!
Serigala Suho melompat dengan sigap dan berhasil melumpuhkan Thomas. Namun, saat cakar serigalanya akan mencabik Thomas, Thomas langsung melempar Suho ke dinding terdekat
Kyungsoo menatap Suho khawatir,"Apa nantinya para warga akan membantu Thomas?" bisik Kyungsoo pada Lay
"A-Aku tidak tahu" jawab Lay takut
Serigala Kris langsung menerjang Thomas saat Thomas masih fokus pada Suho, Kris juga berhasil mencakar punggung Thomas cukup dalam. Namun, Thomas dengan cepat bangkit dan menjatuhkan Kris. Suho kembali menerjang Thomas, namun kali ini Thomas lebih sigap dan berhasil menghindar dari Suho. Sementara Kris masih terbaring lemah dan meringis kesakitan, ia perlahan bangun dan menggigit kaki kanan Thomas dengan ganas
"Kau memang hanya pak tua yang sembunyi di balik tongkat" ucap Suho
DUK!
Thomas merasakan burung-burung berputar di atas kepalanya setelah sesuatu yang cukup tumpul mengenai dahinya. Setelah berhasil mengendalikan diri, ternyata benda yang sempat mengenai dahinya adalah tongkatnya sendiri dan sekarang diambil alih oleh Profesor Lee
"Kau masih hidup rupanya, Vincent?" ucap Thomas
"Kau pikir aku sudah mati heh? Aku baru akan mati dengan tenang jika kau mendahuluiku" jawab profesor Lee
"Harusnya kau yang mati terlebih dahulu karena berani merebut Sally dariku!" teriak Thomas
RAWRR!
Suho langsung menerjang Thomas dan mencakari dada Thomas dengan membabi buta, Kris juga masih menggigiti kaki kanan Thomas seperti ingin memutuskannya
"Kau yang membuatnya meninggalkanku. Dan kau juga yang membuatnya menunggumu hingga dia meninggal. Kau adalah serigala! Tak sepantasnya kau berpasangan dengan manusia seperti Sally!" teriak Thomas
"Lalu dengan kau? Kau juga tak jauh berbeda dariku. Kita sama-sama makhluk yang berbeda dari Sally" jawab profesor Lee
"Tapi aku bisa membuatnya hidup abadi! Sedangkan kau? Kau membunuhnya!" teriak Thomas
"Lalu kenapa kau tidak menghidupkannya kembali?" Tanya profesor Lee
"Kau yang membakar mayatnya bodoh! AARRGHH!"
Teriakan Thomas menggema dan berhasil melempar Suho dan Kris kembali ke dinding dengan cukup keras, dan sialnya ada anak panah yang menancap di lengan keduanya. Thomas kini menatap profesor Lee tajam
"Jika aku bisa, aku tentu bisa membuat Sally hidup kembali dan menyuruhnya membunuhmu!" ucap Thomas
SYUUT! JLEP! JLEP! JLEP!
Profesor Lee menoleh ke arah belakang dan mendapati beberapa warga memegang busur panah dan mengarahkannya pada Thomas
"Enyah kau vampir sialan!" teriak para warga
"AAAARRGGHHH!"
Teriakan kesakitan Thomas terus bergema hingga ia berubah menjadi debu dan hilang begitu saja. Profesor Lee tersenyum dan menoleh pada Suho dan Kris yang sudah berubah menjad manusia, matanya membulat dan segera menghampiri kedua muridnya itu
"Oh shit!" umpat profesor Lee
Kyungsoo dan Lay juga langsung menghampiri kekasih mereka dan memangku kepala Suho dan Kris di paha mereka
"Tenanglah, profesor Lee disini" ucap Lay
"Mereka akan musnah" ucap profesor
"Apa?!"
"Panah yang menancap adalah panah yang dilapisi campuran perak dan emas. Mereka akan musnah" jawab profesor Lee
"L-Lalu? Ritual itu? Apa mereka akan menghilang selamanya?" lirih Kyungsoo, air matanya sudah menumpuk di ujung matanya
"J-Jika iya, i-ingatlah bahwa a-aku mencintaimu" ucap Suho lalu mengusap pipi Kyungsoo
Air mata meluncur mulus begitu saja dari ujung mata Kyungsoo saat Suho mengusap pipinya. Kyungsoo benar-benar berharap jika Tuhan masih berbaik hati memberikan kesempatana padanya untuk bisa membuat Suho lebih bahagia dan tidak akan menyakitinya lagi
"Tidak! Jalankan ritualnya sekarang!" teriak Lay
"Ramuannya belum lengkap. Kita tidak mungkin melakukannya jika ramuannya belum lengkap" jawab profesor Lee
"I said do it now! Dia akan menghilang untuk selamanya!" teriak Lay lagi
Lay benar-benar sudah menangis kencang sekarang. Katakan dia cengeng, memangnya siapa yang mau kehilangan orang yang ia cintai? Tidak ada bukan?
"Calm down baby, a-aku tidak akan melupakan hari ini. K-Kau yang terbaik untukku, terima kasih karena t-telah mencintaiku" lirih Kris
"Bodoh! Jangan berkata begitu! Kau tidak akan menghilang!" teriak Lay
"I love you" ucap KrisHo bersamaan lalu tersenyum
Perlahan, tubuh mereka berubah menjadi asap dan menghilang bersama angin. Dan malam itu menjadi malam yang kelam diiringi isak tangis pilu kedua lelaki yang telah kehilangan separuh jiwanya
END
Kali ini aku kasih 2 chapter langsung END wkwk :D Untuk yang terakhir aku bingung deskripsiin perkelahiannya pake kata-kata. Sooo maaf kalo feelnya gak dapet :(
Aku mengucapkan banyak terima kasih untuk para readers yang sudah mau menyempatkan diri untuk membaca cerita absurdku ini. Dan terima kasih juga untuk reviewsnya yang membangun. Untuk ke depan, aku akan dengan senang hati menerima kritikan kekurangan ff-ku karena aku masih terbilang beginner setelah dunia nulis lama aku tinggalin sejak kelas 6 dan baru muncul waktu aku kelas 8.
Sekali lagi terima kasih untuk readersnim *bow*
Salam, JH92
