EPILOG
7 Years Later…
Kyungsoo memasuki restoran dengan senyum mengembang di wajahnya, ia segera memasuki dapur dan meletakkan belanjaan yang ia bawa di atas pantry. Ia segera mengambil apronnya dan mulai meracik bahan-bahan yang ada di kantong belanjaannya menjadi sebuah makanan yang akan ia sajikan pada para pelanggannya
"Kau sudah datang?" Tanya Jongdae
Kyungsoo menoleh sejenak pada Jongdae yang baru selesai mencuci piring,"Iyap. Apa kau akan pulang awal lagi hari ini?" Tanya Kyungsoo
Jongdae mendesah pelan,"Maafkan aku… aku selalu datang terlambat dan pulang lebih dulu" lirih Jongdae
"Tapi, kau bisa memotong gajiku kalau kau mau" lanjut Jongdae
"Untuk apa aku memotong gajimu kalau kau menjadi maid favorit kedua setelah Baekhyun?" canda Kyungsoo
"Tapi tetap saja. Itu namanya aku memakan gaji buta" jawab Jongdae
Kyungsoo terkikik geli,"Sudah tak apa, aku tahu bagaimana si Yoda itu memonopolimu. Itulah alasan aku membencinya"
"Aku juga tak tahu kenapa aku mencintainya" jawab Jongdae
"Jangan berbohong, kau bahkan membuatku mengantuk saat mendengar ceritamu tentang Chanyeol. Kau seperti membacakan seluruh seri Harry Potter" sahut Baekhyun
"Yah… saat itu kan hanya kau yang bisa mengerti aku. Aku cukup takut untuk bercerita pada Kyungsoo, dan lagi kau dan aku langsung seperti permen karet kan?" Tanya Jongdae
"Iya juga. Tapi aku benar-benar tak menyangka kau bisa bersamanya sekarang. Aku bangga padamu" ucap Baekhyun lalu menepuk pundak Jongdae
"Aku pikir yang akan jadian dengan Chanyeol itu kau" ucap Kyungsoo pada Baekhyun
"Yang benar saja, aku tidak akan sudi menerima manusia kelebihan kalsium bertelinga gajah itu" ucap Baekhyun
"Bertelinga gajah?" Tanya Jongdae heran
"Telinganya kan lebar seperti gajah" ceplos Baekhyun
Sontak Kyungsoo dan Jongdae tertawa karena ucapan Baekhyun. Yah… Baekhyun memang kerap kali memiliki nama panggilan khusus untuk teman-teman satu asramanya dan sebutan dari Baekhyun terkadang lucu karena dibuat berdasarkan kenyataan –Itu menurut Baekhyun–
Ngomong-ngomong soal asrama, seluruh murid angkatan Kyungsoo sudah lulus semua dan pindah ke berbagai negara. Kyungsoo,Lay,Baekhyun dan Jongdae memilih menetap di negara mereka dan pindah ke ibukota. Mereka mendirikan sebuah restoran kecil yang berada di tengah kota, beruntung karena Kyungsoo dan Lay juru memasak, jadi meskipun restorannya kecil namun tidak pernah sepi pengunjung.
"Bersiaplah. Toko kita akan segera buka" sahut Lay yang baru memasuki dapur
Jongdae menghela nafasnya,"Sudah lama. Kapan mereka kembali?" gumamnya sambil menatap Kyungsoo dan Lay nanar
Lay tersenyum,"Yang bisa kita lakukan hanya menunggu dan berusaha untuk tidak melupakan mereka. Aku bahkan masih mengingat bagaimana dia tersenyum dan selalu menggodaku. Selain itu, aku juga menetap di kota ini karena aku tidak mau dia mencariku" jelas Lay
"Aku juga. Aku tak akan melupakan wajah terpukulnya saat aku menemukannya di hutan waktu itu. Aku akan menunggunya sebagai ganti kesalahanku saat itu" sahut Kyungsoo
"Kalian benar-benar setia. Kalau aku mungkin akan melupakannya" sahut Baekhyun
"Mereka bukan dirimu. Dan lagi, apa kau melupakan Panda Qingdao-mu itu heh?" goda Jongdae
"Ey…. Kalau panda yang satu itu aku tak akan lupa. Dia hanya pulang sebentar untuk berbenah. Aku yakin dia akan kembali. Tidak seperti Yoda-mu itu" balas Baekhyun
"Aku pasrah padanya. Terakhir aku melihatnya bersama seorang perempuan, dan kemarin dia menjelaskan bahwa itu hanya temannya. Mana ada teman yang berjalan saling merangkul dan mencium pipi?" sungut Jongdae
"Seharusnya dari awal kau tidak menerima playboy macam dia. Aku yakin kalau Yoda itu sudah bercinta dengan teman-temannya" ucap Baekhyun
"Kau ini berniat menghancurkan hubungan temanmu sendiri ya?" Tanya Kyungsoo
"Aku tidak pernah mempunyai niat seperti itu. Jongdae seharusnya mendapatkan seseorang yang baik dan bisa menjaganya" jawab Baekhyun
"Kau kira aku perempuan?!" protes Jongdae
"Tubuhmu saja kecil seperti perempuan" ucap Baekhyun
"Seperti kau tidak saja" balas Jongdae
"Tapi aku masih bisa bela diri" jawab Baekhyun
"Tetap saja. Kau bahkan lebih cantik dariku" ucap Jongdae
Kyungsoo dan Lay terkikik geli dan melanjutkan pekerjaan mereka. Melihat Jongdae dan Baekhyun bertengkar adalah hal yang biasa bagi mereka. Karena menurut mereka, pertengkaran Jongdae dan Baekhyun adalah hiburan yang bisa membuat mereka melepas penat. Walaupun terkadang mereka lebih seperti high note battle karena yah… suara mereka cempreng dan bisa mencapai oktaf tinggi
Seperti biasa, restoran milik Kyungsoo dan Lay sangat ramai dengan para pengunjung. Tidak heran jika mereka kewalahan karena harus melayani banyak pelanggan. Sebenarnya Baekhyun sudah menyarankan untuk menambah karyawan namun Lay mengatakan bahwa pembagian gajinya akan sulit. Jadi ia dan Kyungsoo tidak mau menambah pegawai
Jongdae menenggelamkan kepalanya di atas pantry, semua pelanggan sudah terlayani dan ia bisa istirahat sejenak karena meja sudah penuh
"Aigoo... kasihan sekali" ucap Kyungsoo lalu menyodorkan jus jeruk pada Jongdae
"Setidaknya kita bisa istirahat. Rasanya badanku mau patah rasanya" ucap Lay
TRING!
Baekhyun buru-buru kembali ke tempatnya karena ada seorang pelanggan yang baru datang. Seorang lelaki dengan baju hitam-hitam, mirip seperti teroris karena ia memakai kacamata hitam dan masker
"Selamat datang. Bisa aku mencatat pesananmu?" tawar Baekhyun ramah -sedikit takut juga sebenarnya-
"Berikan aku latte 2 dan juga, katakan pada bosmu untuk datang ke taman kota jam 8 malam" ucap lelaki itu
"B-Bosku?" tanya Baekhyun heran
Lelaki itu mengangguk
"Lebih baik kau berbicara langsung pada bosku sembari menungguku membuatkan lattenya. Lay! Tolong gantikan aku sebentar!" ucap Baekhyun
Lay langsung berjalan ke arah Baekhyun dan melihat Baekhyun sedikit ketakutan. Lelaki itu segera melesat menuju dapur saat Lay berada tak jauh dari meja kasir
"Apa ada masalah?" tanya Lay pada pelanggannya
"Tidak. Aku hanya memesan 2 latte juga memintamu dan teman gembulmu itu datang ke taman jam 8 malam" jawab si pelanggan
"Heh? Apa kau yakin?" tanya Lay
"Tentu saja. Aku disuruh oleh seseorang dan aku tidak akan memberikan identitasnya padamu. Yang jelas dia ingin kau dan temanmu itu datang" jawab lelaki itu
"A-Akan aku usahakan" jawab Lay takut
Pikirannya sudah melayang kemana-mana. Bagaimana kalau ia dan Kyungsoo diculik? Lalu dijual ke tempat dimana para hustler* berkumpul? Oh tidak-tidak. Dia tidak mau berakhir di tempat mengerikan seperti itu. Dia masih ingin hidup, dan lagi ia bahkan belum bertemu dengan sesosok kekasih hatinya yang selama ini menghilang guna menyempurnakan dirinya. Semoga saja ia tambah tampan nantinya. Eh tidak-tidak! Bisa saja para lelaki dan wanita di luaran sana mencoba menggoda Kris. Dia kan paling tidak tahan dengan pantat sintal dan dada besar-_- (Astagaaa author mulai ngawur!)
Beruntung Baekhyun cepat kembali dan memberikan pesanan lelaki itu sehingga lelaki itu bisa segera pergi. Lay bernafas lega saat lelaki itu pergi
"Apa yang dia katakan padamu?" tanya Baekhyun
"Dia hanya menyuruhku dan Kyungsoo untuk datang. Dan dia juga disuruh oleh seseorang" jawab Lay
"Lay, apa yang-"
TRING!
Sebelum Jongdae menyelesaikan kata-katanya, pintu restoran sudah kembali terbuka dan menampakkan seorang lelaki yang cukup tinggi dengan senyum bodohnya. Dan itu membuat Jongdae harus kembali ke dapur
"Jangan suruh aku melayani hari ini. Aku ingin jadi cleaning service dadakan" desis Jongdae
Lay dan Baekhyun hanya memandang heran Jongdae yang berlari ke arah dapur
"Dimana bebek manisku?"
Baekhyun mengalihkan pandangannya dan menatap Chanyeol malas,"Untuk apa kau mencarinya? Dia sedang sibuk dan tidak bisa diganggu hari ini"
"Dia jadi cleaning service dadakan karena hari ini kami ada banyak pengunjung" lanjut Lay
"Sayang sekali. Padahal aku ingin mengajaknya menonton Jurassic World, aku bahkan sudah membeli tiketnya. Tapi tak apalah, aku akan menunggunya" ucap Chanyeol
"Daripada kau menungguku, lebih baik pergi dengan teman-temanmu" sahut Jongdae yang berlari ke arah sebuah meja dan buru-buru membereskan piring-piring kotor dan kembali berlari ke arah dapur
"Apa dia jadi flash cleaning service? Cepat sekali" ucap Chanyeol
Lay dan Baekhyun langsung menepuk dahinya pelan dan meringis menyadari kelemotan Chanyeol
Kyungsoo membalik tanda di pintu menjadi "Closed" lalu berjalan ke arah Lay yang sudah siap dengan ranselnya. Keduanya memang ingin langsung berangkat dari restoran karena memang restoran tutup jam 8, Baekhyun dan Jongdae juga sudah pulang 10 menit yang lalu. Kyungsoo memutuskan hanya memakai kemeja garis-garis berwarna dan jeans, sedangkan Lay memakai kaos hitam dengan vest kotak-kotak dan juga jeans. Setelah mengunci pintu restoran, mereka segera berjalan menuju taman kota.
"Kira-kira, siapa yang akan menemui kita? Sepertinya penting sekali" ucap Kyungsoo
"Mungkin profesor Lee?" tebak Lay
"Profesor Lee bukannya suda meninggal setahun yang lalu? Yang benar saja" seru Kyungsoo
"Iya juga ya? Lalu siapa?" tanya Lay
"Entahlah. Ku harap bukan rentenir atau semacamnya" jawab Kyungsoo
"Atau om-om mesum. Aku benar-benar tidak mau itu terjadi. Hiii" tambah Lay
"Kau membuatku merinding" ucap Kyungsoo
Dan sepanjang perjalanan mereka isi dengan khayalan-khayalan tentang siapa yang akan mereka temui dan bagaimana nasib mereka nantinya. Tanpa sadar, mereka sudah sampai di taman kota. Mereka cukup terkejut karena taman kota yang biasanya ramai menjadi sepi seperti ini, padahal biasanya taman baru sepi sekitar pukul 9 malam. Dan itu cukup membuat dugaan mereka menguat
"Kemana semua orang? Kenapa sepi sekali?" tanya Kyungsoo takut
Lay mencoba mengajak Kyungsoo berjalan pelan menuju pusat taman, karena bangku hanya ada disana. Mungkin bisa sedikit mengurangi ketakutan mereka. Mereka berdua terus berjalan pelan sampai mereka mendengar sebuah lagu yang mengalun di seluruh penjuru taman
About not too long ago, I woke up feeling kind of blue (So I)
Picked up my phone and I decided that I hit up you (So then)
We talked for a little while, ask me if I could roll through (So we)
Met up, got food, and we spent time till the night was through
Lay tahu lagu ini, begitu juga Kyungsoo. Mereka berdua langsung celingukan mencari seseorang yang menyanyikannya. Namun nihil. Akhirnya mereka mempercepat jalan mereka menuju pusat taman.
(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only girl
(Can I) call you my everything, call you my baby
You're the only one who runs my world
"Kenapa mereka tidak mengganti liriknya? Kita bukan perempuan kan?" protes Lay
"Kenapa protes? Lagipula belum tentu lagu itu untuk kita" jawab Kyungsoo
"Tapi tidak ada orang selain kita disini! Aku yakin lagu itu untuk kita!" ucap Lay
Kyungsoo hendak melayangkan protesnya namun niatnya diurungkan saat melihat dua orang muncul dari balik air mancur sambil membawa setangkai mawar merah
I remember this night we had, outside on the grass us two (We were)
Gazin' at stars who smiled as my eyes only turned towards you (I knew)
There was no one else I needed and my love's never felt this way
(I wasn't) Too sure if you would mind I was nervous but I had to say
Baik Kyungsoo maupun Lay sama-sama terdiam karena melihat dua orang yang mereka rindukan tengah menyanyikan sebuah lagu favorit mereka sambil tersenyum
"Suho..."
"Kris..."
(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only mine
(Can I) call you my everything, call you my baby
You're the only one who runs my world
Kedua sosok yang sedari tadi hanya tersenyum menghampiri Kyungsoo dan Lay lalu menyerahkan setangkai bunga yang berada di tangan mereka sambil terus bernyanyi
Call me now, call me later, or call me whenever
Call me friend, call me lover, or call me whatever
I'll call you mine, no ownership implied whatsoever
I'll call it what it is, a natural blend together
Them other brothers like to holler forever
I holler now, how do I sound to you
I'm in town, you can get it
If not you can imagine
Enough with the rap, time for some action
Kyungsoo terkikik geli saat sosok di depannya berusaha mengimbangi rap milik temannya itu. Sedangkan Lay, terus memandang sosok di depannya dengan kagum. Sepertinya do'a Lay terkabul karena sosok di depannya itu sangatlah tampan sekarang ini
(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only mine
(Can I) call you my everything, call you my baby
You're the only one who runs my world
Kyungsoo dan Lay langsung memeluk erat Suho dan Kris saat mereka telah selesai bernyanyi. Mereka benar-benar merindukan kedua sosok itu, bahkan Lay sampai menangis
"Kau kembali hiks..." lirih Lay
"Ya aku kembali sayang" balas Kris
"Berjanjilah untuk tidak pergi lagi dariku" ucap Lay
Kris terkikik geli,"Iya aku janji"
"Aku senang kau kembali" ucap Kyungsoo
"Aku juga senang bisa melihatmu lagi" ucap Suho lalu melepas pelukannya dan mencium kening Kyungsoo
"Lebih dari 5 tahun, apakah setahun lagi kami akan meninggal?" tanya Kyungsoo polos
"Aku dan Suho sudah kembali 2 tahun lalu, tapi aku dan dia ingin kembali dengan keadaan sukses dan bisa langsung memiliki kalian secara resmi. Jadi aku dan dia bekerja keras untuk anggaran masa depan. Juga untuk memastikan waktu kami. Ternyata tidak kan? 2 tahun setelah kami kembali kalian masih sehat" jelas Kris
"Lalu yang tadi siapa?" tanya Lay
"Dia Leo" jawab Kris
"APA?!"
"Tenanglah. Dia tidak akan macam-macam lagi, dia sudah dicuci otaknya oleh profesor Lee sebulan setelah kami menghilang. Jadi dia tidak ingat apa-apa" jawab Kris
"Kalian membuat kami takut" cicit Lay
Kris tersenyum dan mengusak rambut Lay pelan
"Ngomong-ngomong, bagaimana kalian memonopoli taman ini?" tanya Kyungsoo
"Kami tidak memonopoli. Kaliannya saja yang terlalu fokus bekerja dan tidak membaca ataupun mendengar berita. Taman ini sedang di renovasi dan baru selesai. Jadi untuk percobaan, kami lah kelincinya" jawab Suho
"Ah... jadi seperti itu" gumam Kyungsoo
"Apa resto kalian masih buka? Aku ingin-"
"Tidak. Sudah tutup" jawab Lay cepat
Dan malam itu menjadi malam bahagia dimana dua pasangan kembali bertemu dalam harmoni yang indah. Penantian mereka selama ini tidak sia-sia karena akhirnya mereka mendapat yang terbaik. Percayalah, Tuhan tidak pernah menutup semua indra-Nya. Tuhan akan selalu mendengar do'a kita yang tulus dan mau berusaha dan juga sabar. Tidak peduli bagaimana wujudnya, berapa umurnya, dan bagaimana sifatnya, jika Tuhan sudah mentakdirkan mereka bersama maka mereka akan bersama.
END
Nah! Ini baru ending #nangisbombay/?
Fyi, umur pas Kris sama Suho balik itu sama kayak umurnya Kyungsoo juga Lay. Dan aku juga mau ngucapin big thanks buat para Ghost Readers dan juga para Reviewer yang udah mau baca cerita absurdku ini (Maaf gak bisa sebutin satu-satu T.T) . Dan ini adalah ff chapter pertamaku yang selesai dengan mulus *tepuk kaki*Maaf juga kalau selama ini aku ada kesalahan ketik atau semacamnya. Namanya juga manusia punya salah lah :D Sekali lagi big thanks and sorry before. Saranghaeyoooo~
XOXO
Febri Kim
