Miracle

Part 3

By : AtikahKyu

Genre : Brothership

Cast : All member Super Junior

Summary : Ketika waktu sudah hampir menunjukkan pukul sembilan pagi, dimana seluruh member sedang berkumpul di ruang keluarga saling bersenda gurau untuk meluangkan waktu bersama-sama. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dorm mereka,

Tok..Tok..Tok...

Jungsoo a.k.a. Leeteuk, sang leader Super Junior'05 ini bergegas membuka pintu dorm mereka.

"Anyeonghaseo.." Suara dari namja yang ada dibalik pintu itu.

Author pov

"Anyeonghaseo.." Suara dari namja yang ada dibalik pintu itu. Ia tidak sendirian. Disamping kanannya ada seorang ahjussi yang tak asing bagi Leeteuk, ahjussi itu tak lain adalah sang manager mereka.

"Anyeong, silahkan masuk !" Leeteuk mengajak mereka berdua masuk. Dalam hatinya bertanya-tanya siapa namja yang sedang bersamanya itu.

"Kalian semua, aku minta perhatian kalian sebentar !" Ucap sang manager. Sepertinya akan ada hal penting yang ingin ia sampaikan. Tampak dari raut wajahnya yang tiba-tiba menjadi serius. Langsung saja para member Super Junior'05 yang tadi sedang bersantai segera bangkit dari tempat duduk mereka untuk menghadap sang manager.

"Mianhae, aku tidak memberi tahu kalian sebelumnya atas kedatanganku kesini. Aku diperintahkan untuk menemui kalian karena ada hal yang sangat penting yang menyangkut kelangsungan Super Junior'05 ini." Jelas sang manager yang membuat perasaan duabelas namja di depannya campur aduk.

"Masalah apa yang sebenarnya terjadi dengan kami, ahjussi?" Tanya Sungmin khawatir kepada sang manager.

"Ani.. sama sekali tidak ada masalah dengan kalian." Jawab sang manager yang membuat semuanya manjadi bingung.

"Sebelumnya aku ingin memperkenalkan anak yang kubawa ini kepada kalian. Silahkan perkenalkan dirimu !" Lanjut sang manager.

"Anyeong.. Naneun Cho Kyuhyun imnida. Senang bertemu dengan kalian." Namja yang bersama manager itu memperkenalkan diri.

"Anyeoong.." Jawab duabelas namja lainnya serempak. Tetapi dengan raut wajah yang masih bingung tentang apa yang terjadi.

"Ia ini adalah member terakhir yang akan bergabung bersama kalian. Selamat untuk kalian, karena sekarang kalian tidak lagi menjadi proyek uji coba SME lagi. Dengan kehadiran Kyuhyun disini, artinya sudah langkaplah Super Junior ini. Nama boyband kalian tidak akan ada embel-embel '05 lagi, karena sekarang kalian adalah SUPER JUNIOR." Jelas sang manager dengan sedikit Penekanan didua kata terakhir.

Bukannya menyambut kedatangan member baru itu. Hee Chul yang sedari tadi diam pun angkat bicara,

"Ahjussi, untuk hal seperti ini mengapa kalian tak pernah membicarakannya kepada kami terlebih dahulu. Kami tahu kami tidak memiliki hak apapun untuk menolak kehadiran member baru, tapi hargailah keberadaan kami sini sebagai anggota dari grup ini. Kami sudah terbiasa tampil dengan DUABELAS ANGGOTA." Ucap Hee Chul dengan nada sedikit keras dan diikuti oleh anggukan teman-temannya.

Sepertinya di dalam perkataan Hee Chul tadi tersirat nada penolakan terhadap kehadiran Kyuhyun. Dan memang benar, setelah apa yang barusan Hee Chul katakan Kyuhyun terlihat menundukan kepalanya karena merasa dirinya tidak diterima oleh member lainnya. Sang manager yang mengetahui hal itu langsung bertanya kepada Kyuhyun,

"Gwenchana, Kyu?"

"oh.. Nan..nan..gwenchana. Aku mengerti, mungkin mereka hanya merasa terkejut karena kehadiranku yang terbilang mendadak bagi mereka." Balasnya dengan suara setengah berbisik dan diikuti senyuman yang menandakan bahwa ia baik-baik saja dengan kejadian yang barusan dihadapinya.

"Baiklah, Kyuhyun adalah maknae kalian. Usianya baru 16 tahun, aku minta kerja sama kalian untuk membantunya disini. Kalau begitu karena tugasku sudah selesai, aku harus segera pergi lagi. Setengah jam lagi aku akan datang lagi untuk menjemput kalian, karena akan ada latihan siang ini. Sepertinya kalian akan dibuatkan satu single baru dengan formasi sebagai 'Super Junior'." Sang maneger berkata sambil melirik kearah Kyuhyun.

"Ne.." jawab ketigabelas namja asuhannya itu serempak.

Kyuhyun pov

Rasa gugupku mulai menguasai diriku ketika aku sudah berdiri di depan pintu dorm Super Junior'05. Pikiranku mulai bercampur aduk. Aku memikirkan bagaimana sikap mereka ketika mereka tahu akan ada satu member terakhir yang akan bergabung dengan mereka. Walaupun selama ini yang aku tahu bahwa para member Super Junior'05 terkerkenal akan hubungan persahabat yang benar-benar akrab antara satu sama lain, justru itulah yang aku khawatirkan. Aku takut kehadiranku akan menjadi hambatan bagi mereka yang sudah cukup lama tinggal bersama disini.

Ternyata dugaanku benar, salah satu member mereka yang bernama Kim Hee Chul secara terang-terangan tidak menerimaku disini. Walau penolakanya itu tersirat, tapi aku bisa paham ketidaksetujuannya itu.

Setelah Ahjussi manager pergi, semua orang yang ada di dorm langsung kembali pada aktivitas mereka masing-masing. Ada Donghae, EunHyuk,Shindong, Kibum, dan Leeteuk yang sedang asyik bercanda. Sungmin, Siwon, Kangin, dan Heechul yang serius menonton televisi. Lalu ada HanKyung, Yesung, dan Ryeowook yang sedang latihan menyanyi. Aku tak menyangka akan bisa tinggal satu atap dengan orang-orang hebat seperti mereka.

Tas di punggungku ini lumayan berat, pundakku sudah cukup pegal selama berdiri tadi. Aku mencoba bertanya kepada mereka dimana aku bisa meletakkan barang-barangku ini.

"Mianhae, dimana aku bisa meletakkan barang-barangku ini?" Tanyaku kepada siapa saja yang ada disana. Awalnya semua hanya diam dan melihat kearahku. Tiba-tiba satu diantara mereka menjawab.

"Dorm ini cukup luas, kau bisa meletakkan barangmu dimana saja." Orang yang menjawab itu ternyata Leeteuk. Sebenarnya jawabannya itu sama sekali tak menjawab pertanyaanku. Karena, itu berartinya bahwa aku tidak memiliki kamar dimana aku dapat meletakkan seluruh barang bawaanku. Akhirnya untuk sementara aku menaruh barang-barangku ini di bawah tangga dorm.

"Semuanya, bersiaplah sebentar lagi kita akan pergi latihan ! Sepuluh menit lagi manager akan datang menjemput." perintah Leeteuk kepada kami semua. Lalu semuanya pun beranjak dari posisi mereka masing-masing dan bersiap untuk latihan termasuk aku juga.

Setelah semuanya siap kami semua menunggu kedatangan manager kami yang akan menjemput. Aku masih merasa asing disini, bahkan mungkin aku terlihat sangat canggung dihadapan mereka. Setiap kali aku berpapasan dengan mereka aku hanya bisa berkata 'Anyeong haseo'. Oh, sepertinya Donghae hyung menuju ke arahku.

"Anyeong.." Sapaku padanya.

"Hey, Kyu... Kau tidak bisa jika harus berkata anyeong kepada setiap orang di sini. Ayo, bergabunglah bersama yang lain, kau ini sekarang adalah bagian dari kami, bukan?" Aku tak percaya, ternyata seorang dari mereka sudah bisa menerimaku sebagai bagian dari mereka. Kalimat yang barusan dikatakan oleh Donghae hyung lumayan membuat kekhawatiranku sedikit menurun.

"Gomawo, hyung." Jawabku singkat karena masih merasa canggung padanya. Tanpa ku duga ia memelukku, lalu menarik lenganku untuk berkumpul bersama yang lain.

Di tempat latihan

Author pov

Cause I can't stop thinking 'bout you girl...

Itu adalah sepenggal lirik dari lagu baru Super Junior yang berjudul 'U'. Mereka berulang-ulang menyanyikan part itu untuk berusaha mengharmonisasikan suara mereka menjadi satu kesatuan yang enak didengar.

"Lembutkan suaramu sedikit, Kangin !" Ujar Yesung tegas. Ia memang salah satu lead vokal Super Junior yang terkenal akan suaranya yang sangat bagus. Terlihat dari latihan ini, ia banyak memberi masukan kepada member lainnya mengenai kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan saat menyanyi. Begitu juga dengan Kyuhyun, member baru ini cukup banyak mendapat koreksi darinya.

"Kyuhyun-ah, suara yang indah tak akan lengkap jika tidak ada penghayatan saat menyanyi." Komentar ini ia lontarkan saat Kyuhyun menyanyikan partnya dalam lagu ini.

"Ne, hyung. Aku akan mencobanya lagi." Kyuhyun menyanyikan lagi partnya itu.

"Lebih baik dari sebelumnya, kau harus banyak latihan !" Tambah Yesung lagi.

Setelah latihan vokal usai, selanjutnya adalah berlatih koreografi. Dipertengahan waktu latihan, pelatih mengizinkan mereka untuk istirahat makan siang.

Kibum pov

Mengetahui adanya penambahan member dalam grup ini, sejujurnya aku merasa kesal. Apa mereka tidak sadar, jumlah kami kemarin sudah sebanyak DUABELAS ORANG. Bagaimana bisa mereka berpikir untuk memasukkan lagi satu member baru dalam grup ini. Tak cukupkah dengan DUABELAS ORANG dalam satu panggung yang sama dan tampil bersama? Kadang memikirnya membuatku tak habis pikir, bahkan jumlah kami melebihi satu tim inti sepak bola.

Awalnya aku membenci akan kehadirannya itu, tetapi melihatnya sekarang membuat aku merasa iba padanya. Bagaimana tidak? Semua member berkumpul bersama saling bercengkrama melepas penat usai latihan. Namun, kulihat sosok Cho Kyuhyun duduk terpisah sendiri dari kami semua. Mungkin perkatakan Hee Chul hyung ketika ia baru tiba tadi membuat ia tak enak hati untuk ikut bergabung dengan kami. Tanpa basa basi aku mengajak Donghae hyung untuk menghampiri Kyuhyun. Karena yang ku tahu, hanya baru dia saja yang terang-terangan menerima kehadiran Kyuhyun disini.

"Hyung, kau lihat Kyuhun?" tanyaku pada Donghae hyung.

"Ani... memang ada apa dengannya?" Donghae hyung bertanya balik padaku.

"Coba hyung lihat disana !" Balasku sambil menunjuk ke arah Kyuhyun yang sedang menyendiri.

"Kasihan sekali dia, sepertinya ia merasa diasingkan oleh kita semua. Apa aku harus menghampirinya, Kibum-ah?" Ujar Donghae hyung yang sejalan dengan pikiranku.

"Ne.. baru saja aku ingin mengatakan itu padamu, hyung." Akhirnya aku dan Donghae hyung mencoba menghampiri Kyuhyun.

Kyuhyun pov

Beginikah rasanya diasingkan? Aku tak menyangka tawaran sebagai seorang penyanyi dari SME kepadaku setelah aku memenangkan kompetisi menyanyi kemarin adalah sebuah kenyataan yang aku sangat senang ketika aku mengetahuinya. Namun, selama menjalani masa trainee yang relatif singkat kemarin aku tak pernah menyangka mereka akan memasukkanku ke dalam boyband yang masih di katakan baru di indutri musik korea ini, yaitu Super Junior. Ku pikir aku akan menjadi seorang penyanyi solo. Walau begitu, aku tak akan menyiakan kesempatan ini. Mungkin sudah jalanku bahwa suksesku adalah bersama kalian, Super Junior. Itu yang selalu kucamkan dalam benakku. Saat ini aku sedang putus asa karena kehadiranku di tengah mereka sepertinya tidak diinginkan. Aku bahkan tak enak hati jika harus bergabung bersama mereka untuk makan siang bersama.

"Kyuhyun-ah.. jangan melamun saja ! Waktu istirahat kita tak banyak. Kajja, kita makan bersama." Suara Donghae hyung mengagetkanku dari lamunan. Kulihat ia datang bersama Kibum hyung. Apa itu pertanda ia juga menerima kehadiranku juga. Batinku menduga-duga.

"Donghae hyung benar. Kajja, habiskan makananmu itu." Kibum hyung berkata sambil mengembangkan senyum diwajahnya manisnya itu. Syukurlah, mungkin ini pertanda baik bagiku.

Author pov

Para member Super Junior pun kembali ke dorm setelah hampir setengah hari latihan untuk single terbaru mereka. Besok akan diadakan rekaman dan mungkin lusa mereka sudah bisa membuat MV untuk single terbaru mereka sebagai Super Junior dengan tigabelas anggota.

Latihan hari ini tentu menguras banyak tenaga mereka. Terutama bagi Kyuhyun yang mungkin belum terbiasa dengan intensitas latihan Super Junior yang bisa dibilang cukup keras.

Selama di perjalanan pulang bahkan ia sudah tertidur, karena rasa kantuk yang menyerang begitu hebat.

"Kyu, bangun... kita sudah sampai." Sungmin yang duduk disebelah kyuhyun mencoba membangunkan Kyuhyun dari tidurnya.

"Aigooo.. Apa aku tertidur? Gomawo hyung telah membangunkanku." Kyuhyun terlonjak kaget dari tidurnya. Ia sendiri tak sadar telah ketiduran di dalam mobil.

Kyuhyun pov

Dengan langkah gontai yang khas seperti orang bangun tidur aku langkahkan kakiku ke dalam dorm. Aku segera menuju ke kamar mandi untuk membasuh wajahku agar lebih segar. Aku pun teringat, bahkan aku belum tahu dimana malam ini aku akan tidur. Ku lihat tak jauh dari tempatku berdiri ini ada Heechul hyung sedang duduk di sofa. Mungkin aku bisa bertanya padanya dimana kamarku atau lebih tepatnya dimana aku bisa tidur.

"Mianhaeyo, aku mengganggumu. Hyung, apa kau tahu dimana aku bisa tidur?" Tanyaku padanya.

"Kau bisa tidur dimana saja." Jawabnya singkat, "Gomawo, hyung," Balasku. Jawaban yang sama ketika tadi pagi aku bertanya dimana aku bisa meletakkan barang-barangku. Aku tak menyerah begitu saja. Di dapur sepertinya ada Eunhyuk hyung, mungkin lebih baik aku bertanya padanya saja.

"Mianhae, Hyung aku ingin bertanya padamu, dimana aku bisa tidur?" aku mengajukan pertanyaan yang sama seperti sebelumnya kepada Eunhyuk hyung.

"Kau bisa tidur dimana saja sesukamu" Jawab Eunhyuk hyung cuek, lalu ia pun berlalu begitu saja. Kini tinggalah aku seorang diri yang berada di dapur. Tiba-tiba saja mataku terasa panas. Tak lama kemudian pipiku terasa basah karena air mata yang keluar dengan sendirinya ini. Apa sebegitu bencinya mereka pada diriku. Dengan terburu-buru kuseka air mataku, aku takut jika mereka tahu bahwa aku menangis.

Author pov

Tanpa Kyuhyun sadari, ternyata ada dua orang namja dari balik pintu kamar melihat ia menyeka air matanya tadi.

"Apa ia menangis, hyung?" Tanya namja imut yang bernama Ryeowook itu pada namja disebelahnya.

"Menangis? Maksudmu si Kyuhyun itu?" Yesung malah balik bertanya pada Ryeowook.

"Aiisshh.. hyung... memangnya siapa lagi yang sedari tadi kita perhatikan dari sini kalau bukan Kyuhyun. Kau ini memang aneh, hyung." Jawab ryeowook dengan nada kesal.

"Babo.. makanya kalau bicara itu yang jelas." Bentak Yesung karena tak terima dirinya dibilang aneh.

"Sudahlah, jangan dilanjutkan nanti kita malah bertengkar. Sekarang kita harus bagaimana, hyung? Aku tak tega melihatnya menangis seperti itu." Ryeowook kembali fokus pada pembicaraannya tadi.

"Aku pun tak bisa jika harus melihatnya seperti itu. Mungkin ia merasa sangat tersiksa akan perilaku kita padanya sepanjang hari ini. Bahkan ini adalah hari pertama dia berada disini. Pasti sangat sulit baginya," Jelas Yesung panjang lebar jika sudah berkomentar.

"Bolehkah kalau malam ini ia tidur di kamar kita, hyung?" pinta Ryeowook pada roomatenya itu,

"Boleh saja sih, tapi kan kasur kita hanya ada dua." Yesung menyetujui, namun bingung karena di kamar hanya terdapat dua tempat tidur saja.

"Sudahlah, kita punya dua kasur lipat di bawah tempat tidur kita, bukan? Kita bisa menyuruhnya tidur di lantai dengan kasur ?" Ryeowook memberi solusi.

"Ide bagus. Baiklah kalau begitu, aku temui dia sekarang untuk tidur di kamar kita."

Yesung pun menawarkan kepada Kyuhuyun untuk tidur di kamarnya seperti yang sudah Ryeowook jelaskan padanya tadi. Sepertinya Kyuhyun menerima tawaran itu, dan mereka berdua pun masuk ke dalam kamar.

"Jeongmal gomawo, hyung." Kyuhyun berterima kasih pada Yesung dan Ryeowook.

"Tidak masalah. Nah, ini kasurmu." Jawab Ryeowook sambil menyodorkan kasur lipat pada Kyuhyun.

"Oh ya, bolehkah aku pasang tenda di sini. Aku takut jika keberadanku di sini mengganggu kalian." Pinta Kyuhyun pada keduanya.

"Ne, silahkan tarserah padamu saja. Kami akan segera tidur, maaf tak bisa banyak membantumu." Yesung dan Ryeowook menaiki tempat tidur mereka masing-masing. Sekarang saatnya seorang Cho Kyuhyun membangun tenda di lantai kamar Yewook coulple, tempat dimana malam ini ia akan tidur.

Hari ini memang benar-benar melelahkan bagi semua member, terutama bagi Cho Kyuhyun seorang member baru yang merupakan maknaenya Super Junior ini. Apa malam selanjutnya ia akan tetap tidur seperti ini? Kita tunggu saja.

To be continue...