Miracle
Part 5
By : AtikahKyu
Genre : Brothership
Cast : All member Super Junior
Summary : Seharian ini aku jadi mengenal sosok Yesung hyung, ia yang selalu mengajakku bersamanya. Sekarang aku sudah bisa mulai dekat dengan beberapa member seperti Yesung hyung, Sungmin hyung, Ryeowook hyung, Kibum hyung, dan juga Donghae hyung. Aku senang sekali, karena sekarang aku tak sendirian lagi walau hyung yang lain masih belum bisa menerimaku.
Kyuhyun pov
Hari demi hari ku lewati dengan bekerja keras bersama dengan Super Junior. Hubunganku dengan member lainnya mulai mengalami kemajuan, terutama dengan Leeteuk hyung. Semua itu berawal dari kejadian kemarin...
-Flashback-
Baru saja aku akan melangkahkan kakiku untuk menuruni anak tangga setelah usai menjalankan ritual mandi pagi ini. Kamar mandi yang berada di lantai bawah sedang digunakan oleh para hyungdeul-ku, jadi aku memutuskan untuk menggunakan kamar mandi yang terletak di lantai atas saja. Kondisi tubuhku hari ini sepertinya tak terlalu bagus. Sejak bangun tidur tadi, aku merasa sedikit pusing. Mungkin karena aku kurang tidur akhir-akhir ini. Semalam saja aku baru kembali ke dorm pukul tiga pagi, dan pukul setengah enam ini aku sudah harus beraktivitas lagi.
Saat hendak melangkahkan kakiku lagi menuju anak tangga yang kedua, pandanganku berkunang-kunang. Ku coba meraba dinding untuk menopang tubuhku agak tidak terjatuh. Tiba-tiba ada yang menahan lenganku dari belakang. Refleks aku menoleh ke arahnya.
"Aigoo.. Kyuhyun-ah.. "pekik orang tersebut yang ternyata adalah Leeteuk hyung. Jika ia tak menahan lenganku barusan, mungkin tubuhku sudah tersungkur ke bawah.
"Hyung?" Ucapku heran, sejak kapan ia berada di belakangku?"
"Gwenchanayo? Apa kau sakit?" Tanyanya memastikan keadaanku.
"Nan..nan.. gwenchana, hyung. Aku tidak apa-apa" Jawabku berusaha meyakinkannya bahwa aku tidak apa-apa. Namun tiba-tiba kepalaku sangat pusing seperti berputar-putar. Sontak aku pun berlutut memegang kepalaku, tak kuasa menahan tubuh ini untuk berdiri.
"Aaarghhh.. appo, hyung." Aku mencengkram kepalaku kuat-kuat untuk menahan pusing yang mendera tiba-tiba.
"Omo... Kyuhyun-ah.. Ireona.." Suara Leeteuk hyung terdengar panik, namun aku sudah tidak bisa menyembunyikan rasa sakitku padanya. Ia segera memanggil Kangin hyung untuk membawaku ke kamar. Lalu, Kangin hyung datang dan langsung memapahku menuju kamar Leeteuk hyung yang tak jauh dari tempatku saat ini.
Setelah sampai di kamar, Kangin hyung membaringkanku di kasur. Kulihat hyung-hyungku yang lainnya juga tampak berlari memasuki kamar Teuki hyung. Kemudian Leeteuk hyung mendekatiku dan menyentuh keningku dengan punggung tangannya. Aku yang menyadari hal itu langsung menepis tangannya.
"Ah, h-hyung... Aku baik-baik..saja." Ujarku lemah.
"Kyu, kau hampir pingsan tadi, bagaimana bisa kau bilang baik-baik saja. Biarkan aku memeriksamu untuk memastikannya." Leeteuk hyung yang terlihat panik tetap bersikeras memeriksa keadaanku. Ia kembali meletakkan punggung tangannya di keningku.
"panas sekali tubuhmu, Kyu. Biar ku katakan pada ahjusshi manager agar kau beristirahat dulu hari ini." Ku lihat Leeteuk hyung mengeluarkan handphonenya, ia pasti ingin menghubungi manager. Aku bangkit dari posisi tidurku untuk menghentikan Leeteuk hyung.
"Hyung, aku tidak apa-apa. Percayalah ! Aku masih bisa bekerja hari ini." Ucapku dengan nada memohon.
"Tapi.." Baru saja Leeteuk hyung ingin bicara aku segera memotongnya.
"percayalah, hyung. Aku mohon.. jebal..." Sepertinya wajah memelasku berhasil meyakinkan Leeteuk hyung.
"Huuhh.. Kau ini memang keras kepala. Baiklah, aku akan mengizinkanmu, tapi berjanjilah jika kau merasa tidak kuat, jangan paksakan dirimu. Bilang saja padaku, ne?" Ia pun akhirnya luluh.
"Ne, hyung.." Balasku dengan melemparkan senyuman padanya.
-Flashback End-
Leeteuk pov
Sekarang kami semua sedang dalam perjalanan menuju lokasi terakhir untuk tampil mengisi salah satu acara musik. Semua member terlihat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Ada yang asyik mengobrol, ada yang sedang berlatih vokal, dan ada juga yang sedang memejamkan mata sekedar untuk mengistirahatkan tubuh mereka saja. Sesekali ku melirik pada namja yang ada disebelahku. Kulihat wajahnya nampak lebih pucat dibandingkan pagi tadi, keningnya juga nampak basah karena keringat dingin yang bercucuran.
Aku meletakkan punggung tanganku di keningnya. Demamnya semakin tinggi saja, aku merasa semakin khawatir dengan kondisinya saat ini. Namun, aku juga tidak bisa menahan keinginanya untuk tampil. Masih untung ia dapat bertahan dengan kondisinya yang seperti itu sampai akhir. Memang, Kyuhyun si maknae ini cukup keras kepala. Aku tahu dia adalah pekerja keras, sampai kadang ia memaksakan dirinya sendiri seperti kejadian hari ini.
Aku menyeka keringat di kening Kyuhyun dengan sehelai tissue. Aku mengeluarkan plester penurun panas di dalam tasku yang ku bawa dari dorm. Segera ku rekatkan di kening Kyuhyun. Sedari tadi aku memintanya untuk menggunakan plester ini, namun ia terus saja menolaknya. Sekarang Kyuhyun sedang tertidur, jadi dengan leluasa aku bisa memakaikan plester penurun panas ini padanya.
"Bagaimana keadaan Kyuhyun?" Shindong yang sedari tadi mengobrol dengan Donghae dan Eunhyuk itu menanyakan keadaan Kyuhyun.
"Mollayo.. Ku rasa demamnya semakin tinggi saja." Ucapku sambil menatap cemas ke arah Kyuhyun.
"Apa kau yakin ia bisa tampil di acara nanti?" Tanya Shindong padaku, sepertinya ia juga khawatir dengan dongsaengnya ini.
"Sudahlah, biar aku yang bicara padanya nanti." Jawabku padanya. Tak terasa sebentar lagi kami akan segera sampai di lokasi tujuan. Aku mencoba untuk membangunkan Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah.. bangunlah, kita sudah hampir sampai.." Aku membangunkan Kyuhyun sambil menepuk pundaknya pelan.
"Eughh.." Kulihat Kyuhyun mulai membuka matanya. "Oohh.. mianhae, aku ketiduran." Ucapnya sambil mengusap-usap wajahnya.
"Apa ini?" Sepertinya Kyuhyun menyadari plester penurun panas yang merekat di keningnya. Lalu, kulihat ia hendak melepasnya. Buru-buru kuraih tangannya.
"Andweee.. Ku mohon tetap pakailah. Suhu tubuhmu sangat tinggi, Kyu." Aku memohon padanya agar ia mau menurut padaku. Kali ini untungnya ia langsung menurut padaku, setidaknya kami tak perlu berdebat saat ini.
Setelah sampai di tempat tujuan, semua member segera turun dari mobil dan menuju ke belakang panggung. Kyuhyun turun dari mobil dengan sedikit terhuyung, aku yang melihatnya langsung menghampirinya.
"Gwenchanayo? " Tanyaku padanya. Kyuhyun hanya membalas dengan anggukan kepala. "Kyu, aku mohon beristirahatlah ! Kondisimu yang seperti ini tak memungkinkan bagimu untuk tampil."
"H-hyung... tampil bersama kalian adalah..tanggung ..ja..wabku. A..aku tak mau menghancurkan...penampilan kalian karena a-aku tak bisa tampil." Jawabnya terbata-bata mebuatku semakin khawatir padanya.
"Kyu, dengarkan hyung ! Kesehatanmu lebih penting daripada pekerjaanmu, Kyu. Kau tahu, menjaga para dongsaeng adalah tugasku. Jika dongsaengku terluka, artinya aku telah melakukan kesalahan. Kau adalah dongsaengku, aku akan sangat menyalahkan diriku jika terjadi apa-apa padamu." Aku mencoba membujuknya dengan menatap matanya dan meletakkan dua tanganku di bahunya. Kyuhyun hanya diam, sepertinya ia sedang mempertimbangkan kata-kataku barusan.
"Gomawo, hyung. Mianhae.. a..aku selalu me..nyusahkan kalian. Mianhae, hyung.. Jeongmal mian..haeyo.." Kyuhyun meminta maaf padaku berkali-kali membuat aku tak enak hati padanya.
"Jangan bicara seperti itu, Kyu. Kau tidak salah, berhentilah meminta maaf seperti itu. Kajja.. aku akan mengantarmu ke belakang panggung. Kau bisa beristirahat disana sampai kami selesai tampil." Aku mengantarkan Kyuhyun ke backstage, ku harap kondisinya membaik setelah beristirahat.
Author pov
Sampai usai penampilan Super Junior, Kyuhyun masih tampak tertidur di backstage. Semua member langsung menuju ke tempat Kyuhyun berada.
"Kyu, sudah waktunya kembali ke dorm.. Kajja..." Leeteuk membangunkan Kyuhyun yang masih terlelap dalam tidurnya. Tetapi Kyuhyun masih saja terlelap..
"Kyu.. Bangunlah !" Kali ini Sungmin yang mencoba membangunkan Kyuhyun dengan menepuk pundaknya pelan. Namun, Kyuhyun masih tak bergeming.
"Kyu..." Sekali lagi Leeteuk membangunkan Kyuhyun dengan mengguncangkan bahunya. Mata Kyuhyun masih terlihat rapat sempurna, dengan peluh yang membanjiri dahinya, dan bibirnya terlihat sangat pucat yang berhasil membuat semua member menjadi khawatir. Akhirnya mereka sadar kalau Kyuhyun pingsan.
"Chankaman, hyung. Aku akan segera memanggil ahjusshi manager." Melihat Kyuhyun yang tak kunjung bangun, Ryeowook yang panik segera berlari menemui sang manager untuk memberi tahu apa yang terjadi. Sementara yang lain masih berusaha membangunkan Kyuhyun sambil sesekali menepuk-nepuk pipi chubbynya itu. Namun tak ada respon sama sekali dari sang maknae itu.
Beberapa saat kemudian Ryeowook kembali bersama dengan sang manager.
"Sebenarnya apa yang terjadi? Ryeowook bilang Kyuhyun sakit." Tanya sang manager bingung.
"Mianhae, ahjusshi. Sejak pagi Kyuhyun sudah tak enak badan. Tetapi ia memaksa ingin tetap tampil. Ia juga melarang kami memberi tahu anda. Mianhae, aku tidak tahu akan jadi seperti ini. Saat ini sepertinya Kyuhyun pingsan. Kami berusaha membangunkannya namun ia tak kunjung sadar, ahjusshi." Jelas Leeteuk kepada sang manager.
"Aigooo.. Demamnya tinggi sekali. Cepat bawa dia segera ke dalam mobil, kita akan membawanya ke rumah sakit." Ucap sang manager ketika menyentuh kening Kyuhyun.
Di sepanjang perjalanan raut wajah semua member Super Junior diliputi kecemasan. Bagaimana tidak? Hingga sekarang Kyuhyun belum juga sadar, kepalanya masih setia bersandar di bahu Yesung dengan Leeteuk yang berada di sampingnya. Tiba-tiba terdengar rintihan yang lirih, semuanya langsung menengok ke arah sang makne yang kini bersandar lemah.
"Euughh.. " Manik mata coklat itu kini mulai terbuka perlahan.
"Kyu, kau sudah sadar?" Tanya Yesung pada Kyuhyun yang bersandar di bahunya. Kyuhyun tampak bingung, ia mengedarkan penglihatan ke sekelilingnya.
"Ada..apa..? Ke..napa kalian menatapku.. seperti i..tu?" Kyuhyun bangkit dari sandarannya. Namun, terlanjur di tahan oleh Yesung.
"Istirahatlah, Kyu. Tadi kau pingsan. Biar kami antar kau ke rumah sakit, ne?" Ujar Yesung pada Kyuhyun.
"Shireooo.. aku tak mau. Biarkan aku istirahat di dorm saja.. jebal, aku baik-baik saja !" Sahut Kyuhyun dengan nada memohon dan kembali melonjak dari baru yesung.
"Aniyo.. Kau sakit, Kyu. Kami semua khawatir padamu." Yesung sedikit menaikan nada bicaranya. Ia sedikit kesal pada Kyuhyun, di keadaan yang seperti ini ia masih bisa berkata baik-baik saja.
"Hajima, hyung. Aku tak suka rumah sakit, biarkan aku istirahat di dorm, jebal !" Kali ini sepertinya mereka tak bisa memaksa Kyuhyun lagi. Mereka tak tega melihat wajah ketakutan Kyuhyun ketika mereka bilang akan membawanya ke rumah sakit.
"Huuh.. Ne, kita kembali ke dorm. Tapi jika nanti malam kondisimu memburuk, kami akan membawamu ke rumah sakit walaupun kau tidak mau." Jawab Leeteuk seakan menyerah dengan keinginan maknaenya itu.
"Gomawo, hyung... Mian..hae a-aku membuat kalian semua.. khawatir." Ucap Kyuhyun kembali terbata-bata membuat yang lain kembali cemas.
"Ne.. Sekarang tidurlah, akan aku bangunkan saat kita sampai nanti." Yesung merebahkan kepala Kyuhyun ke pundaknya lagi, dan Kyuhyun segera memejamkan matanya sebelum hyungdeul-nya mengomel padanya.
To be continue...
