Miracle
Part 9
By : AtikahKyu
Genre : Friendship
Cast : All member Super Junior
Summary : Seperti yang kita ketahui di mobil Leeteuk didominasi oleh orang-orang yang relatif pendiam. Jadi, mereka hanya tenang-tenang saja. Namun, tidak di dalam mobil Siwon. Kebanyakan orang-orang di dalamnya adalah ember bocor. Sepanjang jalan mereka tak henti-hentinya bercerita tentang apapun, bersenandung bersama, sampai menjahili satu sama lain. Ketika sedang asyik bercanda tiba-tiba...
"Hwaaaaaa.. awaaaaaas..."
Author pov
"Hwaaaaaaa.. awaaaaaas.." Suara teriakan yang menggelegar di dalam mobil Siwon yang membuat dirinya langsung menginjak rem mendadak. Sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka? Kemudian ada salah satu diantara mereka yang angkat bicara.
"Mianhaeee.. tidak apa-apa. Aku hanya ingin buang angin saja. Jadi, aku berteriak agar kalian semua menyingkir." Jelas Eunhyuk. Ternyata dialah yang telah membuat keributan hingga Siwon harus menghentikan laju mobilnya. Lantas saja karena ulah jahilnya itu , sebuah pukulan pun mendarat di kepalanya.
"Aughhh.. Sakit, hyung." Keluh Eunhyuk.
"Lagian sih kau ini, mau membuat kita semua celaka karena ulahmu?" Omel Yesung yang tak lain adalah orang yang menjitak kepala Eunhyuk.
"Sudah-sudah, yang penting tak ada hal yang serius kan. Kalian semua tenanglah, jangan mengganggu konsentrasi menyupirku." Pinta siwon pada yang lainnya. Akhirnya mobil yang mereka tumpangi pun melesat jauh menelusuri jalan yang di kelilingi oleh pemandangan pantai yang indah. Itu artinya sebentar lagi mereka akan sampai di tempat tujuan.
Kangin pov
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang memang membuat tubuhku jadi pegal-pegal semua. Tetapi, aku tak akan pernah menyiakan waktu yang berharga ini. Bukan hanya karena libur merupakan hal yang langka bagiku, namun ini merupakan waktu yang tepat pula untuk menghancurkan si Kyuhyun.
Haha, mungkin bagi mereka aku sudah sama sepertinya yang telah menerima si bocah tengil itu. Tapi bagiku, itu tak akan terjadi. Aku akan tetap berusaha menyingkirkan dia yang telah merebut posisiku sebagai main vocal. Itu adalah alasan mengapa aku sangat tak menginginkan keberadaannya di Super Junior ini. Lihat saja kau Cho Kyuhyun, aku akan menghancurkanmu sekarang juga.
Author pov
Setelah dua malam bersenang-senang bersama di pantai, akhirnya mereka pun menikamati malam terakhir liburan bersama di pantai.
Di kolam renang hotel...
Cahaya rembulan tampak menerangi atap hotel yang menjadi destinasi penginapan bagi para member super junior yang sedang berlibur. Cahaya rembulan itu nampak semakin indah ketika bias-bias cahayanya memantul pada genangan air kolam renang yang ada di hadapan mereka semua.
"Chingu.. Terima kasih selama ini sudah mau bekerja sama untuk membangun super junior ini bersama-sama. Aku minta maaf jika aku belum bisa menjadi leader yang baik untuk kalian." Leeteuk mulai membuka percakapan diantara mereka.
"Tidak, hyung. Kau leader terbaik yang memang pantas dipilih oleh manajemen kita, hyung." Jawab Hankyung.
"Aniyo.. Jujur saja kalau memang ada sikapku yang selama ini tidak kalian sukai katakan saja padaku. Aku tidak mau ada kesalahpahaman diantara kita semua." Lanjut Leeteuk.
"Ehmm.. Kalau bagiku sih, hyung.. Kau adalah hyung terbaikku, jadi tak ada masalah denganku." Donghae yang pertama kali memberikan tanggapan. Lalu diikuti oleh yang lainnya termasuk Kyuhyun yang notabene anggota terakhir yang bergabung di grup.
"Aku juga tidak ada masalah, hyung. Memang waktu di awal sempat terlintas dipikiranku kalau kau itu bersikap acuh padaku. Tetapi seiring berjalannya waktu aku menyadari itu salah. Bahkan kau adalah hyung yang paling sigap ketika ada member yang sakit termasuk aku waktu itu. Jeongmal gomawo, hyung.."
"Haha.. Kalau begitu aku bersyukur jika kalian bisa mengerti bagaimana posisiku menjadi seorang leader. Aku juga minta maaf jika ke depannya ada sikapku yang mungkin agak keras, itu semua kulakukan untuk tetap menjaga kualitas grup kita ini." Leeteuk sedikit terharu ketika ia harus mengucapkan kata-kata barusan.
"Iya, hyung.. kami mengerti.." Jawab semuanya bersahut-sahutan.
"Hyung, sudah jauh-jauh kesini hanya ini saja yang kita lakukan. Kita main, yuk! Apa kalian tidak bosan?" pinta Ryeowook manja pada hyungdeulnya.
"Uuh.. Ayolah, chingu. Aku juga bosan, jadi bagaimana kalau kita main tebak orang dengan mata tertutup? Sepertinya itu menyenangkan, selain itu supaya kita bisa menjadi lebih mengenal lagi tanpa harus melihat wajahnya. Iya kan?" Donghae juga nampak setuju dengan ide Ryeowook yang mengajak bermain.
"Baiklah, ayo kita main!" Ajak Leeteuk kepada semua member. Ternyata Ryeowook sendirilah yang mendapat giliran menebak orang pertama. Hankyung membantu mengikatkan penutup mata yang dikenakan Ryeowook. Semuanya bersiap sembunyi pada posisinya masing-masing. Untuk memudahkan menemukan orang yang bersembunyi, masing-masing dari mereka menepukan tangannya sesekali untuk memberi tanda.
Clap..
Suara tepukan pertama terdengar, Ryeowook mencoba mendekati sumber suara.
Clap..
Ryeowook yakin ia semakin dekat dengan sumber suara.
Clap.. Byuuurrr...
"Tidak.. Bukan aku.. bukan aku yang melakukannya.." seseorang bergumam sendiri, dari nada bicara ia nampak ketakutakutan.
"WOOKIE-AH!" Teriak semua member kompak, kecuali orang itu yang masih tak berkutik ditempatnya melihat salah satu temannya yang hampir tenggelam.
To Be Continue...
