Yupz.... Waktunya untuk chapter 7! Di chapter ini, Claire enggak akan muncul.

DISCLAIMER: I do not own of any HM charaaasss!

---- (Jack's POV) ----

Aku sedang sibuk membuat Chocolate Cake untuk Claire. Tinggal satu heart event lagi, maka Claire siap jadi doiku!

TING! Oven berbunyi. Chocolate Cakenya matang. Aku lalu pergi ke pertanian Claire.

---- Claire's Farm ----

Tok tok tok

Aku mengetuk pintu Claire. Hem, tidak ada yang menjawab. Aku lalu mengetuk pintu lagi.

Tok tok tok

Tidak ada yang menjawab. "Heh?"

Aku melihat secarik surat di bawah pintunya. Kuambil dan kubaca.

Untuk Jack.

Hari ini gigiku sakit. Saat kuperiksa di Clinic, ternyata aku sakit gigi. Doctor menyuruhku pergi ke kota di pulau sebelah untuk pemeriksaan lanjut. Aku akan pergi selama 2 hari.

Claire

Waduh. Dia sakit gigi. Pasti gara-gara dia makan yang manis-manis terus. Pasti gara-gara kukasih Chocolate Cake tiap hari. Aku lalu pulang kembali ke pertanianku.

---- Jack's Farm ----

Aku duduk di bawah tempat tidurku. Nganggur. Enggak ada kerjaan. Aku lalu mencoba-coba mengambil album foto untuk menghilangkan rasa bosan.

"Waaah..." aku kaget. Ternyata ada foto waktu aku main ke pertanian ini waktu kecil! Ada foto waktu lagi naik kuda, naik ke atas sapi, dikejar ayam, mancing, dan... Ada foto aku sama gadis itu!!! Gadis kecil yang dulu kutaksir!! Kalau enggak salah... Dia tinggal di Mineral Town, tapi aku lupa siapa namanya.

"Aku mau cari siapa gadis ini ah..." kataku sambil mengambil foto gadis kecil itu, lalu kusimpan di sakuku.

--- Poultry farm ---

Hem, gadis di foto ini abu-abu. Tidak jelas siapa dia. Gadis ini diikat dua, berponi, dan memakai rok. Oke, kucoba cek di Poultry Farm.

"Hei," sapaku ke seorang gadis berambut pink.

"Ya? Siapa ya?" sapa gadis berambut pink itu. "Hei... Aku belum pernah bertemu denganmu. Siapa namamu?"

"Jack. Panggil aja aku Jack." sahutku.

"Namaku Popuri!" sahut gadis itu, sambil mengacungkan tangannya tanda ingin bersalaman. "Salam kenal, Jack!"

"Hem, kau kenal pada orang di foto ini enggak?" tanyaku sambil menunjuk foto gadis itu.

"Mana, mana?" tanya Popuri. "Waah, lucunya! Siapa dia?"

"Lho, aku kan nanya kamu kenal nggak orang ini. Dasar cewek oon..." keluhku.

"Apa kau bilang?!" Popuri ngambek.

"Eh, enggak enggak..." sahutku. "Jadi, kamu kenal enggak cewek ini?"

"Enggak!" sahut Popuri ketus. "Ada lagi yang bisa kubantu?!"

"Enggak. Ya sudahlah, aku pergi saja..." jawabku kecewa. Aku lalu pergi meninggalkan Poultry Farm.

--- Doug's Inn ---

"Permisi..." sahutku masuk ke dalam Inn. Ada cewek tuh. "Anu..."

"Ya? Ada yang bisa saya bantu?" tanya gadis itu. Ueh, cewek tomboi nih.

"Oh ya, aku belum kenalan, namaku Jack." Aku mengulurkan tanganku.

"Oh, kukira kau tamu! Namaku Ann." Jawab gadis itu, menjabat tanganku.

"Kau kenal anak ini, enggak? Ini fotonya waktu dia kecil..." sahutku, sambil memperlihatkan foto.

"Engg... Enggak kenal tuh. Aku dan ayahku pindah beberapa tahun yang lalu, dan aku enggak kenal." jawab Ann. "Memangnya mau apa kamu ketemu sama anak ini?"

"Eee... Soalnya dia tuh, cinta pertama gue...." jawabku santai, tanpa sadar menggeser gelas di meja. PRAAANG!

"Aaaa! Gelasku!!!" Ann marah. "Pergi dari sini! PERGI!!!!"

Aku diusir dari Inn. Ya ampun, tu' cewek galak amat! Lebih baik aku pergi aja.

---- Library ----

Aku memasuki perpustakaan kota. Hem, luas juga. Eh, ada cewek nih. Tanyain ah.

"Hei," sapaku.

"Halo juga. Ah, aku belum pernah bertemu denganmu. Namaku Mary. Siapa namamu?"

"Namaku Jack!" sahutku. "Kamu kenal cewek ini enggak?"

"Mana?" tanya Mary. "Oh, cewek ini. Coba tanya Elli di Clinic deh."

"Aaaaah! Terima kasih, Mary!" aku lalu langsung berlari ke Clinic.

--- Clinic ---

Aku lalu menghampiri gadis berpakaian suster di dalam Clinic.

"Ya, ada yang bisa saya bantu? Apa anda sakit?" tanya gadis itu ramah.

"Tidak, saya tidak sakit kok." jawabku. Hehehew... Ini cewek baik banget.

"Oh, kau ingin beli obat?" tanya gadis itu.

"Tidak." jawabku.

"Ngomong-ngomong, saya belum berkenalan dengan anda. Nama saya Elli. Saya bekerja di Clinic dengan Doctor." sahut gadis itu.

"Salam kenal, Elli!" jawabku semangat. "Namaku Jack."

"Oke, Jack, ada yang bisa kubantu?" tanya Elli ramah.

"Kamu kenal gadis yang ada di foto ini?" tanyaku sambil menujuk foto. "Ini fotonya waktu dia kecil. Kamu kenal?"

"Eee..." Elli sedikit bingung. "Rasanya aku kenal gadis ini. Coba tanya Karen.... Atau Ann."

"Aah, malas ketemu Ann ah!" keluhku. "Dia cewek galak abis!"

"Teganya..." Elli mulai kesal. "Masa temanku dibilang gitu! Doctor!!!"

"Ada apa, Elli?!" Seseorang berpakaian dokter muncul.

"Dia bilang kalau temanku jahat... Tega...." Elli mulai nangis.

"Berani-beraninya kamu bikin Elli nangis!!!" orang yang dipanggil Doctor itu langsung mengambil suntikan raksasa dari saku jasnya. "Sini kamu!!"

Aku langsung mengambil langkah seribu.

--- Supermarket ---

Aku mengatur pernafasanku sebelum bertemu dengan Karen. Aku lalu mendekati gadis yang ada di dekat Supermarket.

"Hei... Karen?" sapaku.

"Ya? Oh, aku belum pernah ketemu sama kamu. Namamu... Jack kan?" sahut Karen. "Ada yang bisa kubantu?"

"Ee... Aku lagi nyari cewek..." sahutku sambil memperlihatkan foto. "Ini foto dia waktu kecil. Kenal enggak?"

"Kalau aku tebak sih... Ini Ann atau Elli." jawab Karen.

"Aaargh! Kenapa sih Ann! Cewek galak itu?" teriakku kesal.

"Heeh? Kamu bilang temanku galak? Riiiiick!!!!" teriak Karen.

Entah darimana, muncul cowok pirang berkacamata di depan Karen. "Ada apa Karen?!"

"Dia bilang Ann itu galak! Padahal dia teman aku yang paling baik! Mana tadi dia marah-marah ke aku, lagi.... Takuuutt...." sahut Karen.

"Kamu... Berani-beraninya ya..." orang yang dipanggil Rick tadi langsung menyiapkan bogemnya. Lagi-lagi aku langsung mengambil langkah keseribu menuju pertanianku.

---- Jack's Farm ----

"Haaah... Haaah.." Napasku kembang-kempis, lelah karena berlari-lari.

(SFX: JENG JENG JEEENGGG!!)

Aku menoleh. Ada Doctor, Rick, Cliff dan Gray.

"Aku mau nyuntik kamu karena kamu udah bikin Elli nangis..." bisik Doctor sambil memperlihatkan suntikan raksasa.

"Aku mau mukul kamu karena kamu bikin Karen ketakutan..." bisik Rick. Dia mempersiapkan ayam peliharaannya yang kelihatannya super galak.

"Aku dengar Ann marah gara-gara kamu..." Cliff mulai bertampang kesal. Dia nyiapin tongkat kayu.

"Aku dengar dari adikku, Ann, kamu mecahin gelas punyaku..." Gray mempersiapkan palu raksasanya.

Aku langsung merinding. LARI!!!

"Jangan lari kamu!!" teriak Doctor. "KEJAR!"

(SFX: Jeng jeng jeng jeng jegeeeer!!!!)

Aku masih berlari. Doctor terpeleset. Suntikan raksasanya lepas dari tangannya, jarumnya nancep di punggung Rick. Rick pingsan, ayam peliharaannya matuk-matuk Cliff. Tongkat kayunya jatuh. Gray kejeduk tongkat kayunya Cliff dan pingsan, lalu palu gedenya Gray ngehantam kepala Cliff, kepala Doctor dan ayam punya Rick. Semuanya keok.

Aku berhenti berlari. Bengong. Ampe iler keluar. Mereka berempat diapain nih?

***###***

Oke, chapter 8 yang unik (?) ini selesai! Sori ya Ann, aku ngehancurin citra kamu... Enggak sengajaa.... -nangis GJ-

Okeey, ditunggu reviewnya!