Chapter 2 is coming!

sekarang saya mau mengumumkan sedikit ralat

Seperti yang sudah kalian ketahui, chapter satu diketik oleh sang editor, chapter 2 diketik Lucielle, dan chapter 3 diketik oleh kami berdua. Tetapi, karena Lucielle terlalu sibuk dengan Animangagame Summoner-nya dan akhirnya fic ini (rada) terlantar, akhirnya diputuskan saya, sang editor menerjakannya sampai dari awal sampai selesai. Dan updatenya mungkin tergolong lambat. Mohon maaf *bow*. Ini semua karena saya mengerjakan fic ini secara gerilya, sehingga baru bisa dilanjutkan setiap begadang. Tapi, hidup memang penuh masalah. Sekarang jadwal fic ini makin mundur karena komputer saya, MY-VERY-OWN-PERSONAL-COMPUTER, yang tadinya ada di kamar saya sekarang diletakkan (baca:dibawa ayah saya) di kamar kerja ayah saya. Dan belakangan ini dia sibuk mainin software baru sampe tengah malem. Otomatis saya yang sudah begadang pun tidak bisa menegetik. Sekali lagi, harap dimengerti dan dimaklumi *dogeza*

kalian mau tahu kenapa kami memilih dua orang itu yang bertukar? inilah alasannya:

sama-sama butler

masternya sama-sama egois

sama-sama pernah melakukan hal yang tidak pantas dilakukan (cek anime/ manga & game nya sendiri) tapi tidak merasa bersalah

seiyuu nya sama(ono daisuke)

lanjut saja ya…

Disclaimer : yang jelas kuroshitsuji punya yana toboso, mana khemia 2 : fall of alchemist punya NIS america dan gust corp. lagu-lagu di fanfic ini punya anime/game yang bersangkutan dan composer serta penyanyinya(g mungkin di sebutin satu-satu)

dan mungkin disini ada script tambahan

Hope you enjoy the story~!


Chapter 2: phase unknown

sesaat setelah gunnar menendang roze…. tidak terjadi apapun…..

Gunnar: ?? aneh…. kok nggak terjadi apa-apa? kenapa nggak meledak?! atau apa gitu?!!(berjalan kebelakang mesin)

selagi gunnar 'membetulkan' mesin tersebut, tiba-tiba sebastian terlempar keluar dari mesin itu.

Sebastian: Fuuh... ini dimana? Padahal aku harus memastikan bocchan memakan sayur asem buatanku....

Gunnar: SIAPA LO?!?! (bersiap dengan fighting stance-nya)

Sebastian: anda sendiri siapa?

Gunnar:JAWAB PERTANYAAN GUE!!!

Sebastian: saya hanya seorang butler

Gunnar: ITU SIH GUE JUGA TAU!! padahal baru tau GUE NANYA NAMA LO!!

Sebastian: maafkan ketidak sopanan saya. Nama saya Sebastian Michaelis,

Butler keluarga Phantomhive

Gunnar: di bumi ini ada keluarga yang namanya Phantomhive, ya? Baru denger...

Sebastian: ? Anda tidak tahu? Anda pasti baru sampai di London

Gunnar: hah? London itu apa? Dimana?

Sebastian: ?? tambah bingung dia apa maksud anda? Disini Kota London di Inggris,kan? Walaupun saya sudah tidak di mansion lagi... saya pasti terpental oleh ledakan transparan... itu alasan terlogis untuk menjelaskan keadaan sekarang

Gunnar: ALESAN LOGIS PALA LU?! INI AL-REVIS GAKUEN!! BUKAN LONLON!! LAGIAN ELO—tunggu, Roze mana?

Sebastian: Roze? Siapa itu? Atau harusnya saya tanya apa itu?

Gunnar: gue jawab deh dua-duanya. 1, Siapa roze: Roze itu murid sekolah ini. Atau lebih spesifiknya, muridku. 2. Apa itu roze? Roze adalah manusia merangkap sidekick baruku

Sebastian: sidekick? Apa ada demon yang membuat kontrak dengan orang ini?

Gunnar: kenapa orang ini keluar dari mesin? Jangan-jangan...(berjalan ke tumpukan kardus-kardus mencurigakan lalu mengobrak-abrik kardus-kardus mencurigakan tersebut lalu tiba-tiba berhenti) ini dia...

Sebastian: apa yang anda lakukan?

Gunnar: (menangkat tangannya yang memegang benda aneh berbentuk persegi panjang ke atas) INI DIAAAA!! (lari ke mesin yang lagi dia 'betulkan' tadi lalu meletakkan benda mencurigakan tersebut diatas mesin yang tidak kalah mencurigakan)

Sebastian: ?? maaf, sebenarnya apa yang anda lakukan?

Gunnar: SWITCH - OOOOOOOOONNNN!!! (mencet tombol mencurigakan keras-keras) buset, banyak bener barang-barang mencurigakannya

Tiba-tiba, benda nggak jelas asal-usulnya itu bersinar teraaaang sekali (seperseratus cahaya matahari dilihat dari jarak yang sama dekatnya) lalu tiba-tiba lenyap tak berbekas.

SFX: CRIIIIIING!! PATS!! (ini mati lampu apa benda ga jelas itu ilang?)

Sebastian: ! benda itu menghilang?1

Gunnar: (ngacak-ngacak boks-boks aneh itu lagi terus ngangkat benda persegi panjang yang tadi) Yosh! Ketemu!

Sebastian: !! itu benda persegi panjang tadi!! Kenapa bisa ada di sana?!

Gunnar: bukan, bego. Ini pasangannya. Terus.... INI BUKAN 'BENDA PERSEGI PANJANG'!!! INI NAMANYA TRANSCEIVER!!

Sebastian: *pon* ooooh.... kalau saya boleh tahu, itu untuk apa?

Gunnar: Menurut gue kita kemungkinan beda dunia. Elo tiba-tiba ada di sini gara-gara ke teleport dengan alat gue. Atau daripada teleport, mungkin lebih tepat 'ketuker'

Sebastian: yah, walau kedengarannya luar biasa tidak masuk akal. Itu lebih masuk akal daripada teori saya tadi

Gunnar: nah!(mencet tombol the-so-called pasangan transceiver)

SFX: bip

Transceiver: please do not ask me why....

Sebastian + Gunnar: hah?

Transceiver: All of you want to know me...I think...

Sebastian + Gunnar: buset! Ini orang pede bener!

Transceiver: Sukiyaki geisha, tempura geisha, japanese food ippai aru kedo...

Sebastian: benda ini.... radio?

Gunnar: Gue udah bilang dari tadi, ini namanya TRANSCEIVER bukan RADIO. Ini buat SALING BERBICARA VIA TRANSCEIVER bukan DENGER LAGU!!

Sebastian: Tapi yang keluar lagu terus

Gunnar: itu fitur yang baru kutambahkan. Fitur itu namanya.....

SFX: JEJEJEJEEEENG!!

Gunnar: Ring Back Tone!!!

Sebastian: gunanya?

Gunnar: supaya nggak bosen waktu nunggu pemegang transceiver satu lagi mencet tombol transceiver

Sebastian: dengan kata lain, pembicaraan bisa dimulai kalau kedua tombol sudah ditekan?

Gunnar: betul banget! Ternyata lo pinter juga,ya!

Sebastian: itu karena transceiver ini mirip dengan telepon. Hanya saja, ini bisa dibawa kemana-mana

Gunnar: yah, begitulah kira-kira. Penemuanku hebat,kan?

Sebastian: Ya, sangat berguna. Kalau ini dijual, pasti akan langsung jadi trend

Gunnar: Yah, gue nggak berencana memproduksi ini secara masal terus dijual bebas, sih. Tapi, inti dari kata-kata lo tadi, gue hebat karena bisa bikin barang hebat,kan

Sebastian: *sweatdrop* yah... begitulah kira-kira...ini orang... ga kalah pede sama orang yang nyanyi di the-so-called- transceiver tadi

Selama mereka mengobrol, sudah lewat potongan-potongan lagu dari hotaru no hikari (op 5 naruto shippuuden), innocence OP 2 Eyeshield 21, Run To Win (ED 4 Eyeshield 21), boys & girls (OP 2 Katekyo Hitman Reborn), Colors of the heart (OP 3 Blood +),dan akhirnya...

Transceiver: kono tsuki no shita de mou meguriau koto mo nai kedo.... kono sora ni mukatte... utai tsudzukete iyou....

Gunnar: GAAAAAHHH!!

Sebastian: *deg!*

Gunnar: LAMA BANGET SIH DIA NGANGKATNYA!!!!

Sebastian: (rada panik) To...tolong tenang sedikit... em... nama anda....?

Gunnar: GUNNAR DAMM-SAMA!! INGAT ITU BAIK-BAIK!!

Sebastian: ya...ini orang kayaknya mau ngamuk nih... harus hati-hati... dia pasti bukan orang sembaranagn!

Gunnar: eh, tunggu dulu... ini kesempatan yang baik untuk mencoba alat itu... khu khu khu.... waw. Si gunnar sodaraan ama kururu di keroro (ngobrak-abrik kardus kardus mencurigakan itu lagi terus ngangkat benda persegi panjang yang lebih tipis tapi lebih lebar) INI DIAAAAA!!!

Sebastian: itu benda apa lagi?

Gunnar: ini kubuat untuk mengendalikan alat-alatku. Namanya.....

SFX: JEJEJEJEEEEENG!!

Gunnar: UNIVERSAL REMOTE CONTROL!!!

Sebastian: (tepuk tangan) dia udah nggak tau mau ngomong apa lagi

Gunnar: nah, sekarang.... kita bikin transceivernya langsung nyambung!

Sebastian: kalo bisa kenapa nggak dari tadi, bego!

Gunnar: kayaknya dia abis ngomongin sesuatu yang nggak enak soal gue nih...ah, sudahlah. Nggak penting! Auto-connect – OOOOON!!

SFX: BIP!!

Transceiver: YOU SONS AND DAUGHTER OF A BITCH!!! DIE NOW!!

Sebastian: !!! ini orang ngomongnya nggak sopan banget!! Kalau teori absurd tadi benar, berarti bocchan mendengar kata-kata kotor itu! Atau jangan-jangan salah satu son of a bitchnya bocchan?! Yah, dia sudah biasa dipanggil begitu,sih

Transceiver: GHUAAGH!!

Transceiver: BARD!! KYAAAAHHH!!!!

Transceiver: Maylene-san, Bard-san!! BOCCHAAAANN!!!

Sebastian: !!

Transceiver: GAAAAHH!!

Transceiver: ukh!!

Sebastian: itu suara bocchan!! dia bener-bener nggak peduli sama trio pelayan itu, yah

Gunnar: hohoho.... perkembangannya lebih menarik dari yang kuduga

Sebastian: bagaimana anda bisa tahu perkembangannya kalau melihat saja tidak?

Gunnar: kukuku.... instingku jauh diatas rata-rata manusia biasa

Sebastian: ternyata betul... dia bukan orang sembarangan...tapi anda juga manusia,kan?

kemudian, gambar di transceiver mulai muncul

Gunnar: yo,roze!!

Roze: YO?!?! BISA-BISANYA ELO CUMA BILANG "YO" DOANG!!! GUE HAMPIR MATI, NIH!!! HAM-PIR-MA-TIIII!!!

Ciel: SEBASTIAN!!! LAGI NGAPAIN LO DISITU?!?!?! CEPETAN BALIK!!!! JANGAN CUMA NGOMONG DALEM BENDA PERSEGI PANJANG NGGAK JELAS DENGAN DESAIN PAYAH BEGINI!!!

Gunnar: berani banget kamu menghinaku, CEBOL....(senyum setan)

Ciel: AP--!!!

Sebastian: dari mana dia tahu bocchan cebol? Kata-katanya juga jadi lebih sopan...bocchan, maaf. Sepertinya untuk sementara saya tidak bisa kembali ke London

Ciel: WHAT?!

Gunnar: dia ketuker ama roze, cowok rambut biru muda itu. mesin yang ku pakai rusak. jadi mungkin butuh beberapa waktu untuk memperbaikinya. Dia juga butler,kok. Pake dia dulu aja buat gantiin...... siapa namamu tadi? Oh ya, Sebastian Michaelis yang ada di sini

Ciel:##$%^&&!!!

Roze: tunggu dulu, VP sinting!!! Nanti aku sekolah gimana?! Nanti atelierku gimana?! Anggota-anggota ateliernya ojou-sama isinya orang-orang aneh semua tauu!!! Kalo gue ga balik sekarang, pas pulang gue bakal dibunuh Ojou-sama!!!

Ciel: Itu mah ga penting!!! Kalo sebastian ga ada aku mau makan apa?!

Bard: UOOGH!!

Ciel: nanti siapa yang bersiin mansion?!

Maylene: ukh!

Ciel: nanti siapa yang ngurus kebun?

Finni: SAKIT!!

Ciel: trus, siapa yang bakal ngelindungin aku?!

Gunnar: Serahkan saja semuanya pada roze

Roze: apa?! OGAH!!

Gunnar: roze juga butler yg bisa masak dgn alchemynya, bersiin mansion udah sarapannya sehari-hari, kebun udah kaya sahabatnya, dan melindungi masternya udah hampir selalu!! Loyalitasnya pada masternya –siapapun itu—sudah level tinggi! Lebih tinggi dari ayasaki hayate!!

Sebastian: kenapa gunnar-sama malah promosi??

Ciel: hoo...

Roze: siapa pula ayasaki hayate!! Jangan manjang-manjangin disclaimer!!

Gunnar: oi,cebol. Kasih transceivernya ke roze,dong

Ciel: siapa yang ceboooll!!!

Roze: kenapa lagi?

Gunnar: (bisik-bisik) jangan bocorin kalo yang td boong. Ntar kamu jadi homeless sekarat yang Cuma bisa jalan tanpa arah di kota.... tanpa makan.... tanpa minum....tanpa teman.... tanpa uang.... tanpa orang yang kasihan padamu....tanpa kasih sayang....

Roze: AARRRGH!! SETOOOPP!!

Sebastian: anda jago sekali manyerang dengan serangan mental, gunnar-sama

Gunnar: hahaha! Kau baru tahu rupanya!!

Roze: grh....!

Gunnar: Baiklah, sudah diputuskan!!! Rozeluxe meitzen akan menjadi butler sementara Ciel Phantomhive sementara Sebastian Michaelis akan menjadi butler sementara Lilianne Vehlendorf!! Sekian!

Transceiver: PIP! (mati)

Sebastian: tadi itu benar-benar keputusan yang sangat sepihak, gunnar-sama

Gunnar:hei, si cebol itu tertarik, berarti dia setuju!

Sebastian: dia tidak bilang setuju. Lagipula saya tidak bisa bergerak tanpa perintah bocchan

Gunnar: bodo amat. Dia jadi butler pengganti si cebol, jadi otomatis elo harus gantiin tugas dia karena dia udah gantiin tugas elo. Simpel!

Sebastian: tapi, kalau tidak ada perin—

Gunnar: kalau masih nggak mau, lawan gue dulu!!

Sebastian: baiklah. Ini orang emang nggak biasa (dari segi kekuatan ataupun sifatnya). Tapi, dia tetap manusia. Kalau saya bunuh bagaimana,ya?

Gunnar : (tiba-tiba nerjang Sebastian terus ngayunin mechswordnya) HEEEAAAAAAAAA!!!! (current HP: 860pts)

Sebastian: !! (menghindar) (current HP: 823pts)

Gunnar: boleh juga... tapi, masih belum!!! Starshot!! (nyerang pake starshot. Kalian tahulah... 2 biji shuriken gede di mech-swordnya dia lempar)

SFX: SYUUUUUUUNG!!

Sebastian: (menghindari shuriken)

SFX: SYUUUNG!! BRAK! (shurikennya nembus pintu)

Gunnar: *grin*

SFX: SYUUUUUUUUNG!!! (shuriken 1 lagi tahu-tahu melaju ke punggung Sebastian)

Sebastian: !! (ngeluarin pisau 2 biji terus dipake buat ngejepit shuriken terakhir)

SFX: TRANG!! SRRRRRR...rrrrrrrrr....(shurikennya berhenti muter) tap! (sebastian mendarat)

Gunnar: kau hebat.... ini pertama kalinya ada yang bisa menghindari seranganku... ini kisah nyata. Sejauh saya main MK dia nggak pernah miss utuh (maksudnya satu rangkaian serangan kalaupun ada yang miss pasti ada yang kena)

Sebastian: (ngelempar silverware ke arah Gunnar)

Gunnar: (nahan silverware pake pedangnya)

SFX: TRING! TRING!

Sebastian: (siap-siap dengan fighting stance-nya)

Gunnar: : (siap-siap dengan fighting stance-nya)

SFX: BLAM!!

???: OI,GUNNAR!!

Gunnar: jangan ganggu pertarunganku, Descendant of demon!!

Sebastian: !!

???: SIAPA YANG DESCENDANT OF DEMON?!?! JANGAN NGASIH JULUKAN ANEH-ANEH LAGI!! LIAT,TUH!! SHURIKEN LO HAMPIR NGEBUNUH GUEEEEEE!!! (nunjuk shuriken yang sudah berhenti berputar dan berasap tertancap di dinding)

Gunnar: coba beneran kena *cih*

???: HEEEEIIIIII!! GUE DENGER YANG LO BILANG BARUSAN!!!

Sebastian: (masih waspada) siapa dia Gunnar-sama?

???: pfftt... gunnar-sama...AHAHAHAHAHAHAAAAAHHHAAAAA!!! HAHAHAHHHHAAAAAHAKAHAKH!!

Gunnar: (langsung nengok ke arah ???) SIRIK LOE!!

Sebastian: anu... pertanyaan saya....

Gunnar: oh ya, dia Tony Eisler, The Lousy Villain

Tony: SIAPA YANG LOE SEBUT "LOUSY"?!

Sebastian: dia demon?

Gunnar: yaah,bisa dibilang begitu...

Sebastian: ternyata disini ada demon juga...

Tony: (udah puas ketawa) oh, ya. Dia siapa?

Sebastian: saya adala---

Gunnar: murid pertukaran murid dari Kota Lonlon. Dia bertukar dengan Rozeluxe Meitzen

Sebastian: eh, sa—

Gunnar: berhubung yang 'diambil' Roze, artinya dia juga ngerjain tugas Roze sebagai butler Lilianne Vehlendorf

Sebastian: EH?!

Tony: gue nggak pernah denger apapun soal itu

Gunnar: guru biasa kayak lo mana mungkin dikasih tau!

Tony: KURANG ASEM!! JANGAN REMEHIN GUE VP DADAKAN GILA YANG NGGAK BECUS!!!

Gunnar: terus? Loe mau duel sama gue?

Tony: AYO!! BIAR ENTAR LOE GUE BUNUH!!

Sebastian: sepertinya saya terlupakan disini....

Gunnar: oh, benar juga (narik kerah Sebastian terus digotong)

Sebastian: apa yang anda lakukan?!

Tony: JANGAN KABUR LOE, GUNNAR!!

Gunnar: kalem, gue Cuma nganter dia ke ateliernya aja (menyibakkan jubah lalu hilang)

Tony: DAMMIT!! GUNNAR!! PENGECUT LOE!!

Gunnar: (tiba-tiba muncul di belakang tony) gue denger yang lo bilang barusan (nginjek kepala Tony)

SFX: DUAKH!!

Tony: (current condition: unconscious)

Gunnar: nah, sekarang ke atelier baru lo!!

Sebastian: eh, tapi---

Gunnar: (menyibakkan jubah lalu hilang)


Sementara itu, di ateliernya Lilia...

Et: BOOOOOOOOSSSSEEEEEEEEEEEENNNN!!!

Lilia: BERISIK!! JANGAN GANGGU SYNTHESIZE GUE!!

Whim: Ojou-sama, seorang lady tidak boleh berteriak seperti itu

Et: Roze mana,sih. Aku kan mau main sama dia lagi~~

Lilia: (ngocok flask kenecng-kenceng) dan gara-gara itu waktuku buat berdua sama Roze ngurang drastis!! Ini semua gara-gara kalian main...main....BERDUA?!?! (ngocok flask makin kenceng sampe isinya tumpah-tumpahan sambil mikir yang aneh-aneh)

Whim: HIII!! O...ojou-sama!!

Lilia: (pasang tampang setan) APA, WHIM?

Et: (nggak merhatiin Lilia pastinya).....empuk banget. Pengen kumakan lagi,nih~~

Lilia: WHAT?!?! APA YANG EMPUK?!?! JANGAN-JANGAN MEREKA.....!! ta...tapi merekakan masih remaja!! Masa sudah... Tapi kalaumereka saling suka sampai tidak bisa dibendung lagi....(ngebayangin yang aneh-aneh dengan level yang lebih tinggi lagi)

Whim: aduh, Ojou-sama pasti lagi mikir yang aneh-aneh lagi...

Et: .....Roze, kan badannya bagus~~ jadi pengen~~

Lilia: (lanjut ngebayangin yang aneh-aneh yang mustahil saya ketik disini karena akan menaikkan rating sambil nge-blush level atas + keringat dingin)

Et: ......Roze gitu-gitu hangat lho...

Lilia: *gasp* jangan-jangan Roze pernah meluk Et?! Atau... (ngebayangin yang aneh-aneh dengan level lebih tinggi lagi) mau lebih tinggi sampai mana lagi, lilia?

Et:....waktu itu Roze diatas sih, jadi susah deh...

Lilia: (tambah parah ngeblush, keringet dingin, sama bayangannya (udah ngebayangin scene lemon))

Et: ...PENGEN LAGI DEH~~

Lilia: (menggenggam flask kekencengan sampe pecah + kaget) APA?!?!

Whim: awawa... Ojou-sama meledak!

Et: ng? Ada apa,Lilia-chan?

Lilia: (pasang tampang setan) et...KAU...!!

Et: eh? Eh?! Aku salah apa lagi??

Whim: Et-san, kau tidak salah,kok. Ojou-sama kebanyakan mikir sampe stress. Lihat saja mukanya~ *grin*

Lilia: APA KAU BILANG!? (memberi whim hukuman yang seperti biasa)

Whim: HUWAAAAA!!! MAAFKAN SAYA!! *cries*

Gunnar: (tiba-tiba muncul kayak biasa. Paling bedanya sekarang dia ngegotong sebastian)

All: !!!

Yun: kau selalu muncul tiba-tiba, ya. Dan sekarang kau membawa mayat siapa?

Sebastian: (nengok ke arah semua anggota atelier) maaf, saya masih hidup...

Yun: oh...

Lilia: (berhenti menghukum Whim) uwaa..... ganteng banget.... 1juta milyar lebih ganteng dari Roze.... sadis,ya^^;

Whim: Baju itu... dia butler?!

Puniyo: punii punini (sepertinya lilia-san jatuh cinta pada pandangan pertama pada orang ini)

Yun: orang setua dia masih sekolah?!

Et: wah! Dia pengganti Roze,ya?!

Lilia: (ngelepas whim) wha--?! Apa maksudmu!! Itu nggak mungkin,kan!! Pasti dia orang baru yang mau gabung ke atelier kita!!

Gunnar: sebetulnya... kalian berdua betul

Et+lilia: eh?

Sebastian: ap—!

Gunnar: roze jadi murid pertukaran pelajar. Dia ini gantinya. Dia butler dari Kota Lonlon merangkap murid di sekolah...em... Lonlonlina Gakuen!!

All(-flay): *sweatdrop* nama macem apaan,tuh?

Gunnar: yaudah, dia gue tinggal disini,ya. Gue masih ada kerjaan

Sebastian: eh?!?! Tung—

Gunnar: (menyibakkan jubah lalu menghilang)

SFX: shiiiiiiiing.....

Lilia: (blushing) a..ano... sebas.....tian...?

Sebastian: ya? Ada apa?

Lilia: (blushingnya tambah parah) a...a....ah...se...

Sebastian: se?

Lilia: (ngambil napas dengan blushing yang makin parah) se.. SELAMAT DATANG DI ATELIERKU!!

Sebastian: (rada kaget) ah..i..iya.. terima kasih...

Whim: berjuanglah ojou-sama!!

Lilia: (mukanya udah merah kayak...err... semerah rambut grell?) BI...BIAR KUKENALKAN ANGGOTA ATELIERKU!! I..INI PUNIYO! (nunjuk puniyo)

Puniyo: punii (salam kenal) *bow*

Sebastian: *bow* salam kenal, puniyo-san

Lilia: LA...LALU...I...INI YUN!!(nunjuk yun)

Yun: (ngulurin tangan) namaku Yun

Sebastian: (menjabat tangan yun)senang bertemu anda, yun-san

Yun: setidaknya dia nggak kelihatan kayak pembawa masalah

Lilia: te..TERUS, INI WHIM, MAIDKU!!

Whim: mohon bantuannya, sebastian-san *bow*

Sebastian: mohon bantuan anda juga, whim-san *bow*

Lilia: da..DAN YANG TERAKHIR, INI ET!!

Sebastian: slam kenal, Et-sa—

Et: sebas-chan!! (loncat terus langsung meluk sebastian)

Lilia: !!!

Sebastian: uwaaah! (jatuh ke lantai)

SFX: bruk

Et: ayo main!! (mencekik sebastian)

Sebastian: E..Et-san... tolong lepaskan....

Lilia: ET...... (dikelilingi dark aura)

Et: HIII!! Lilia-chan murka lagi!! Retreat!! (ngibrit)

Lilia: haah... itu anak....

Sebastian: oh iya, kalau saya boleh tahu, nama anda...

Lilia: (blush) a..ah! namaku Lilianne Vehlendorf, mastermu yang baru!! Patuhi aku baik-baik,ya!!

Sebastian: yes, my lady (sambil berlutut kayak biasa)

Lilia: KYAAAAAAAAH!! DIA MANGGIL AKU "MY LADY"!!

Whim: karena kamu menggantikan Roze-san, berarti kamu ikut kelas battle,ya?

Sebastian: HAH? disini kelasnya macem-macem?! Kenapa orang gila itu (Gunnar) nggak bilang apa-apa?! Ah, tapi kalau Cuma bertarung saya masih bisa,sih..

Whim: Sebastian-san?

Sebastian: ah! Maaf.. saya sedang memikirkan sesuatu. Dan untuk jawaban dari pertanyaan anda barusan, sepertinya memang begitu...

Lilia: EH?!

Yun: kenapa kaget? Dia kan pengganti Roze. Wajar kalau kelasnya juga sama

Puniyo: Puninii pupunii!! Puninini puniniiii!!

Lilia: dia bilang apa?

Jiro: Puniyo bilang "Yun-san payah! Masa yang begitu saja tidak mengerti!"

Yun: ini anak umurnya berapa,sih?

Sebastian: oh,ya, boleh saya tahu apa saja yang harus saya lakukan selama disini? Karena saya orang baru, sya tidak tahu apa-apa. Jadi mohon bantuannya *bow*

Yun: oke

Puniyo: punii!

Jiro: puniyo bilang " Serahkan saja padaku!)

Whim: dengan senang hati!

Lilia: Sebastian minta tolong padaku!! KYAAAAAAAAAAAH!! Aku harus berjuang memperlihatkandaya tarikku semaksimal mungkin!!!

Sebastian: Ada apa, Ojou-sama?

Lilia: ah?! Nggak! Nggak ada apa-apa!! Sudahlah! Pulang sekolah nanti ikut aku!! Akan kuajak kau keliling sekolah supaya tidak tersesat dan telat datang ke atelierku!!

Sebastian: terima kasih banyak

Whim: oh ya, ojou-sama....

Lilia: ada apa?

Whim: sekarang sudah jam...

All (- whim): Jam? (ngeliatin jam)

Lilia: GAWAT!! TELAT,NIH!! MANA HARI INI TONY-SENSEI LAGI!! AYO, WHIM, PUNIYO-CHAN, SEBASTIAN JUGA!! (lari ke arah kelas)

Whim: ba..baik!! (ngejar Lilia)

Sebastian: eh? Ta..tapi kelas saya dimana?

Puniyo: Puniii punini!!

Jiro: puniyo bilang, "Ikutin aku aja!!"

Sebastian: baiklah kalau begitu...


Mereka pun berlari ke kelas mereka masing-masing. Meninggalkan Yun sendirian di dalam Atelier. Ah, tapi Yun juga keluar tuh. Berarti sekarang ateliernya kosong! nggak penting!!. sementara itu, mari kita sorot sang butler.

Sebastian: (duduk di kursinya) tepat waktu...

Et: sebas-chan!! Kamu disini juga?! Waaaiii!!

Sebastian: karena saya menggantikan Roze-san, seharusnya saya juga di kelas ini. Sepertiya kita akan menjadi teman sekelas untuk sementara, Et-san (senyum)

Et: yup!

Toni: (tiba-tiba buka pintu kelas) Semuanya duduk di bangku masing-masing!! Hari ini kita tes alchemy!! (jalan ke meja guru)

All (- Sebastian): EEEEEEEEEEEEEEEEHHHH?!?!?!

Toni: NGGAK ADA YANG NGELUH!! SIAP NGGAK SIAP, MAJU PAS GUE PANGGIL!!

Et: HAH?! PRAKTEKNYA DI DEPAN?!

Toni: YA IYA LAH!!

Sebastian: (ngangkat tangan) a..anu... sen...sei...?

Toni: (masih kesel) kenapa, murid baru?!

Sebastian: em... Alchemy itu apa?

All(-sebastian): *jawdrop*

Sebastian: a...apa saya mengatakan hal yang salah?

Toni: ELO TUKERAN AMA MURID SEKOLAH INI TANPA TAHU ALCHEMY?!?!

Sebastian: begitulah

Toni: *deep sigh* ya udahlah, sini gue jelasin sebentar. Alchemy itu blah-blah-blah mencampur material blah-blah mengolah dengan baik blah-blah-blah DAN MENJADI BARANG YANG BERBEDA!! NGERTI?

Sebastian: mengerti

Toni: nih contohnya! (masukin material-material dan merubahnya jadi healing potion). Nah, sekarang coba kau praktekkan!

Sebastian: (maju ke samping cauldron) begini? (memasukkan bahan-bahan yang sama dengan toni, mengaduknya pelan-pelan, memperhatikan apinya baik-baik, dan setelah matang, dicicipi)

Toni: (ikut nyicip) HMM?!

SFX: triiing!! (Toni di-heal 753 pts! Tapi karena HPnya masih full jadi nggak ngaruh)

Sebastian: bagaimana, sensei?

Toni: SIALAN!! KENAPA AMATIRAN INI BISA BIKIN HEALING POTION YANG EFFECTNYA LEBIH BAGUS DARIKU?!?! PADAHAL BAHANNYA SAMA AJA!! *grumbling*

Sebastian: sensei?

Toni: ah?! Oh ya aku lupa kamu masih disini. Hasilnya lumayanlah buat amatiran

Sebastian: terima kasih. Saya akan berusaha lebih baik lagi lain kali

Toni: ya,ya... kembali ke mejamu! Sekarang--!! (nengik ke anak-anak sekelas)

All (-Toni): !!

Toni: cepet pikirin karya kalian!! Sekarang gue panggil...(ngambil daftar absen) ETWARD DYSLER!! CEPET MAJU!!

Et: EEEEEEEEEEHH?!?!

Toni: JANGAN BANYAK BACOT!! CEPET KESINI DAN BIKIN SESUATU!!

Et: HIII!! BAIK!! (lari ke samping cauldron) e~~~too~~ bikin apa ya?

Toni: CEPETAN!!

Et: HII!! (asal ambil bahan terus dicempung-cempungin ke cauldron terus apinya digedein pake buku-bukunya toni yang dia samber)

Toni: HEI!! BUKUKU!!!

Et: (ngaduk sekuat tenaga sampe cairan yang dia buat (nggak jelas apaan yang pasti zat cair...buat sekarang) sampe muncrat-muncrat kena Toni)

Toni: (kena cipratan cairan buatan Et di kakinya terus kakinya melepuh) !!!! !!!

Et: maaf, sensei!! Tapi ini udah jadi kok!! Tinggal tunggu dingin aja!! maksudnya biar bisa diambil

Toni: KISAMAAAAAAAAAAAA!! CEPET SELESEIN!! DIAPAIN GITU!! DIKIPASIN,KEK!!

Et: ini udah cukup kayaknya (ngambil beaker dari meja toni terus diisi sama cairan mencurigakan itu) ini sensei!!

Toni: AKHIRNYA SELESE!! (nyamber itu cairan nggak jelas) hmm.. dilihat sekilas ini mirip jamu.... sejak kapan toni tahu jamu?! tapi,rasanya ada yang aneh... ah, sudahlah!! Mencicipinya sekali lebih baik daripada melihatnya ratusan kali!! (neguk itu cairan nggak jelas)

SFX: GLEG!

Toni: (nggak gerak)

Et: sensei? (coba ngegoyang-goyangin Toni tapi si Toni malah jatoh) HIII!!

Toni: (masih membatu)

Et: SENSEI MATIIIIIIIII!!! GIMANA INIIIIIIIIIIIII?!?!?!

Dear (kalo nggak salah ini namanya): YA DIBAWA KE INFIRMARY,LAH!! AYO TEMEN-TEMEN SEMUANYA!!! KITA GOTONG TONI-SENSEI KE INFIRMARY!!

All(- Sebastian): OOOOOOUU!!! (langsung ngerubungin toni terus digotong ke infirmary tapi et sama sebastian nggak ikut)

Sebastian: et-san tidak ikut?

Et: kalau ikut pasti bakal dimarahin sama Zokka-san. Nah, karena pelajaran sudah selesai, AYO MAIN!! (narik sebastian)

Sebastian: (narik et balik) tidak bisa. Ini kan sedang jam pelajaran. Kita harus mendahulukan kewajiban sebagai murid dan bukannya membolos!

Et: buu.. nggak seru!! Lagian kan Toni-sensei juga udah mati, jadi sekarang jam kosong! Harus dimanfaatkan dengan main!!

Sebastian: tidak bisa, begitu *grin* (nyeret et ke luar kelas)

Et: LEPASIIIIIIN!! (meronta-ronta)

Sebastian: (nggak meduliin et) nah, sekarang ke atelier dulu. Siapa tahu Yun-san masih ada. Saya harus menanyakan letak infirmary sesegera mungkin (lari ke ateliernya Lilia dengan kecepatan iblis)

Di ateliernya Lilia...

Sebastian: wah, kosong,ya... apa boleh buat. Kita menunggu disini saja Et-san

Et: NGGAK MAU!! NUNGGU ITU NGEBOSENIN!!

Sebastian: (ngeluarin tali outta nowhere terus ngiket et di kursi) tolong diam disana sebentar...*deathglare*

Et: *gulp*


Sementara mereka menunggu, mari kita pindahkan kamera ini ke fruitful hill

Rewrich: fuuh... disini juga banyak ternyata...

???: sedang apa kamu?

Rewrich: oh, tetri, ada apa?

Tetri: kau sudah tahu kalau bocah itu sudah tidak ada lagi disini?

Rewrich: tahu,kok. Dia diganti sama orang yang pake baju serba hitam dan kelihatan kayak umur 20-an itu kan. Pasti pertukaran murid

Tetri: kok kayaknya kamu nggak peduli?

Rewrich: aku nggak tertarik sama dia. Lagian aku lagi sibuk

Tetri: sibuk ngapain?

Rewrich: oh iya te—

Tetri: jawab pertanyaanku yang tadi dulu

Rewrich: oh, maaf. Aku lagi mencari buah-buahan untuk membuat es krim

Tetri: untuk apa?

Rewrich: kayaknya tadi aku nanya de--

Tetri: pertanyaanku barusan sepaket sama yang pertama

Rewrich: *sigh* pinter juga lo tet...Aku bikin es krim karena desaku...

Tetri: desamu kenapa?

Rewrich: ini masih sepaket?

Tetri: ya

Rewrich: okelah kalau begitu... kuceritain deh...

Tetri: (siap mendengar cerita Rewrich)

Rewrich: sebenarnya... desaku sangat miskin... karena kami hidup di atas gunung, jarang ada yang mau kesana apalagi membuka usaha disana. Padahal sebenarnya desa kami sangat potensial dalam hal ekonomi. Karena itu, aku, sebagai ketua karang taruna (?) disana, bertugas mencari sesuatu yang bisa menarik minat orang untuk datang dan membuat desa kami sejahtera. Aku berpikir bahwa sesuatu yang menarik minat harus barang khas desaku. Dan saat itulah terlintas di otakku, Gunung penuh dengan es! Dan es bisa diolah lalu dimakan dalam bentuk es krim yang disukai oleh kaum tua-muda maupun cewek-cowok!! Makanan yang tidak mengenal kasta!! MAKANAN UNIVERSAL TERHEBAT!!! (tiba-tiba dia disorot spotlight dari langit)

Tetri: (tepuk tangan)

Rewrich:Dan saat memikirkan rasa yang khas untuk es krim ini, tiba-tiba muncul orang aneh berambut dan bermata biru laut yang mengenakan muffler membawa banyak daun bawang dalem plastik. Katanya sih dijual. Karena aku belom pernah liat es krim rasa daun bawang, jadi kuborong aja semuanya. Dia juga mau ngasih diskon kok kalau mau ngasih sampel es krimnya segentong. Dan akhirnya... setelah berjuangan keras yang membuat darah dan keringatku bercucuran deras.....ES KRIM INI PUN JADI!!! (ngeluarin es krim cup rasa daun bawang outta nowhere)

Tetri: (pasang tampang agak jijik) dia udah nyobain es krimnya?

Rewrich: OF COURSE!! Makanya duitku masih ada!! Mau coba? (nyodorin tetri es krimnya)

Tetri: ng..nggak usah!! Aku udah mau balik,kok! Daaah!! (ngibrit terus ilang)

Rewrich: kok kabur? (ngebuka itu es krim terus dimakan). Rugi banget dia, nggak makan es krim enak begini


Sementara itu, di vocalo sou. kaito sedang menghapalkan lagu baru di kamarnya. Walaupun kelihatannya nggak niat karena dia bacanya sambil tidur-tiduran di kasur, dia lagi serius,kok. Sampai...

Miku: (ngebuka pintu kamar kaito) onii-chaaan~~ liat negi(daun bawang)ku nggak?

Kaito: *deg* ng...nggak... emang kenapa?

Miku: NEGIKU RAIB SEMUA!! PADAHAL KITA MISKIN BANGET!! KALAU INI NGGAK KETEMU, AKU BARU BISA MAKAN NEGI TAHUN DEPAN!!!!

Kaito: u,uwaah...jangan-jangan ada tikus kelaperan disini... (keringet dingin)

Miku: kalau kelaperan es krim sih ada.... (nge-stare kaito)

Kaito: hei! Ngapain juga aku makan negi! Nggak hobi!

Miku: (jalan mendekati kaito, masih nge-stare) terus, (ngeluarin aura setan) KENAPA DI SA,PING KULKAS ADA GENTONG ES KRIM YA?

Kaito: (keringetnya tambah deras) ha...hah? emang ada yang kayak gitu di samping kulkas?

Miku: (nerjang kaito terus langsung nyekek lehernyapoor kaito) ONII-CHAN NGAPAIN NEGIKU?!?! HAH?!?!

Kaito: ahu nghah nghafa-nghafaih!!! (aku nggak ngapa-ngapain!!!)

Miku: BOHONG!! KALAU NGGAK JUJUR,SEMUA ES KRI ONII-CHAN KUJUAL BUAT BELI NEGI!!!

Kaito: WHAGH?!?! (WHAT?!?!)

Miku: makanya sekara—

Kaito: (ngedorong pundak miku sampe miku jatoh telentang diatas kasur sambil ngeluarin aura setan) MI~~~KU~~~ (ngedeketin mukanya ke muka miku dengan tampang iblis) KALAU KAMU NYENTUH ES KRIMKU SEUJUNG JARIIIIII SAJA...... NYAWAMU TARUHANNYA!!!!

Miku: (udah agak ketakutan tapi tetep nggak mau kalah) ma...MASA BODO!!

Meiko: (tiba-tiba ngedatengin kamar kaito) ada apaan,sih?! Berisik bang---*gasp!*

Miku + kaito: (menoleh ke arah meiko)

Buat kalian yang penasaran, yang dilihat meiko sekarang adalah pemandangan mengerikan dimana miku ditimpa kaito (walau si kaito masih berdiri pake lutut, tapi badannnya diturunin gitu) dengan wajah yang hanya berselisih paling banyak 2 cm, miku yang kelihatan powerless (karena agak ketakutan sama kaito), kedua tangan kaito menahan pundak miku, dan yang paling mengerikan (paling tidak untuk meiko) adalah SCENE ITU TERJADI DIATAS KASUR.

Meiko: kaito...kau...(rada eneg) siscon...?

Kaito: hah? Apa maks—(baru sadar) *gasp* (langsung turun dari kasur terus lari ke pintu) i...ini nggak seperti kelihatannya!! Aku korbannya!!

Miku: (lari ke pintu juga) jangan tertipu,meiko-san!! Aku korbannya!! Ini semua gara-gara onii-chan!! Gara-gara onii-chan, negiku...(puppy eyes mode: ON) negiku.... HUWAAAAA!! (nangis)

Meiko: (aura setan) kaito... mana neginya miku-chan?

Kaito: ah...itu...gawat! kalau meiko marah, bisa-bisa aku kena "special meiko super-ultra-deadly combo"nya!!! Sekali kena aku bakal mati mengenaskan dengan bersimbah darah!!

Meiko: JAWAB!!

Kaito: HIII!! MAAF!! SEMUA NEGINYA SUDAH KUJUAL!!

Miku: (nangisnya tambah menjadi-jadi) KENAPA?!?! *sob* KENAPA,ONII-CHAN?!?! *sob* *sniff* HUWAAAAAAAAAAAAA!!!

Meiko: (aura setan) KA~~~I~~TO~~~

Kaito: (lari ke mejanya, buka laci, ngambil duit terus balik lagi ke hadapan meiko) INI DUIT HASIL PENJUALANNYA!! KITA KAN MISKIN, JADI ITU NEGI KUJUAL BIAR KITA SEMUA BISA HIDUP LEBIH LAMA!!

Meiko: kenapa kamu nggak jual es krimmu? Atau jeruknya Rin-chan? Atau pisangnya Len-kun? Atau wortelnya gumi-chan? Atau terongnya gakupo-san?

Kaito: karena Rin-Len punya road roller, Gakupo punya pedang, dan Gumi punya Gakupo

Meiko: jadi kamu Cuma bisa menyerang cewek lemah,ya... MATI SANA,YOU BITCH!! (nonjok kaito sampe nembus atap vocalo sou)

Miku: onii-chan kan cowok

Meiko: oh iya. (menoleh ke arah kaito terlempar) YOU SON OF A BITCH!!!!!


Okeh, back to Al-Revis. Sebastian pasti udah kelamaan nunggu kita (baca: saya) nyorot dia. (mindahin kamera) loh, kok udah mau pelajaran kedua? Yah,yaudah lah.

Di kelas battle

Sebastian: sekarang pelajaran kita apa,Et-san?

Et: (ngambek).............

Sebastian: masih ngambek,ya. Merepotkan sekali,sih, manusia yang satu ini

Gunnar: (tiba-tiba muncul di meja guru) hoho.... kau mengikuti pelajaranku,ya, sebastian si anak baru.

Sebastian: ada yang salah dengan itu?

Gunnar: nggak. Bagus banget malah. Nah! Sekarang kukasih tau assignment hari ini!!

Dear: eh?! Sensei nggak ngajar?!

Gunnar: sekarang nggak ada yang perlu diajarin! Nah, assignment kalian adalah....

All: *dag**dig**dug*

Gunnar: nge-clear dumpster!! Dan untuk last bossnya ada sedikit kejutan!! Sekarang, kelas bubar!! (menyibakkan jubah terus hilang)

Sebastian: dia manusia, akuma, shinigami, atau apa,sih? Kok bisa ngilang-muncul kapanpun dimanapun?

Et: (excited) sebastian! Ayo kita ke atelier! Cepet gabung sama mereka terus nge-clear dumpster!! Aku penasaran liat last bossnya!!

Sebastian: memangnya boleh minta tolong kelas lain?

Et: boleh,kok! Kita selalu begitu!!

Sebastian: oh, baiklah. Ayo kita pergi menemui ojou-sama. (jalan ke ateliernya lilia bareng Et)

???: (sambil ngumper di balik tembok deket tangga ke rooftop) fufufu... ada kelinci percobaan baru....


Di ateliernya Lilia,

Lilia: dumpster,ya...

Et: lilia-chan nggak mau ikut?

Lilia: kalau dibiarin nanti et bisa bersudan sama sebastian!! Nggak boleh!! AKU IKUT!!

Whim: *grin* ojou-sama semangat sekali,ya~

Yun: aku juga agak penasaran dengan last bossnya

Puniyo: puniii!!

Sebastian: puniyo-san bilang apa?

Jiro: puniyo bilang "ikuuuut!!"

Et: oke!! Semuanya udah sepakat!! Ayo pergi ke dumpster!! (lari keluar)

All(-et): (ngikutin et pergi ke sana)

Di pintu masuk Dumpster,

Lilia: disini kotor sperti biasa,ya...

Whim: tentu saja, namanya saja "dumpster"

Lilia: AKU TAHU!! EMANGNYA AKU BEGO?!

Sebastian: ojou-sama, seorang lady tidak boleh berteriak seperti itu.

Lilia: (nge-blush) be...benar juga...

Yun: jadi,sekarang bagaimana? Mau mencari monster?

Et: pastinya!!


Mereka pun menjelajahi dumpster, membunuh monster-monster yang berkeliaran, sampai akhirnya dumpster bersih dari monster. Mereka pun sampai di sebuah ruangan yang besar. Sebastian mencoba mengintip ke dalam lewat lubang kunci. Di dalamnya sebastian melihat sekelompok orang yang kira-kira sedikit lebih muda dari sang VP tercinta.

??? a: kapan ya "mereka" dateng? Apa monster di luar terlalu kuat buat mereka?

??? b: (ngebetulin kacamata) yah,kemungkinan besar begitu

??? c: kita kan disuruh menghabisi semuanya, habisi saja mereka benar salahnya urusan nanti!

??? d: tidak bisa begitu, nike-senpai. Kalau kita membunuh mereka nanti kita juga yang repot!

Nike: tapi...

??? e: anna-chan betul nike-chan.

Nike: tapi,philo—

Philo: tapi, kalaupun mereka sekarat juga aku udah bikin banyak healing potion,kok! (tersenyum inosen)

All(-philo): JANGAN DIPAKAIIII!!!!

Philo: buu.. kenapa?

??? b: itu benda berbahaya!!

??? a: maaf, aku setuju dengan Roxis

Roxis: ELO JANGAN NGIKUTIN GUE,VAYNE!!

Vayne: eh? Tapi yang namanya setuju berarti punya pendapat yang sama kayak orang lain,kan?

Philo: vayne-kun jahaaat!! Mentang-mentang lebih jago!!

Vayne: entah kenapa rasanya kalimatmu itu menusuk,philo

Roxis: itu gara-gara kamu belum berhasil bikin obatnya

Anna: sudahlah roxis-senpai, kita semua bekerja keras untuk membuat obat itu.

Nike: benar! Jangan ditimpain ke vayne semua!!

Philo: kalau roxis-kun nggak mau ikut bikin, ya sudah! Roxis-kun sendiri juga nggak bisa bikin obat yang lebih bagus dari obat buatan vayne-kun!!

SFX: JLEB

Roxis: ugh--!!

Vayne: itu apa nggak keterlaluan?

Sementara itu, diluar ruangan tersebut. Atau lebih spesifiknya, di depan pintu. (Semua yang ditulis biasa disini berarti lagi bisik-bisik. Kecuali kalau ditulis teriak)

Sebastian: apa maksudnya "obat itu"?

Yun: nggak tau

Et: kok kita nggak masuk-masuk sih?!

Lilia: sabar! Kita harus cari timing yang tepat!

Et: (teriak) AKU NGGAK TAHAN LAGI!! (ngancurin pintu)

All:!!!!

Lilia: BODOH!!!

Roxis: akhirnya kalian datang juga... ANNA!!

Anna: roger!! (mencet tombol dari benda aneh yang dia pegang)

SFX: BYUUP!

Sebastian: eh? Mereka semua kemana?

Vayne: oh, mereka? Mereka diteleport ke suatu tempat di dumpster ini secara random. Jadi,di ruangan ini tinggal kita, dua orang yang dipaksa Gunnar-senpai untuk berduel

Sebastian: (ngeluarin silverware) sudah bisa dimulai? (sebastian's current HP: 823pts)

Vayne: (siap dengan battle stancenya. Claw gede di lengan kanan dan sword gede di lengan kiri) silakan (Vayne's current HP: 804pts)

Sebastian: (ngelempar silverware ke arah vayne)

SFX: syuuung!! Syuuuuung!!

Vayne: (ngejadiin pedangnya shield)

SFX: TRING! TRING! TRING!

Sebastian: (tau-tau muncul di belakang vayne terus melayangkan sebuah pukulan kearahnya)

Vayne: (menghindari serangan sebastian terus nyerang bagian kanan sebastian pake claw) HEAAAAAAAAA!!

Sebastian: !! (loncat ke belakang)

Vayne: kau hebat juga...

Sebastian: anda juga..

Vayne: kamu kok kalau ngomong sopan banget?

Sebastian: watashi wa akuma de shitsuji desukara

Vayne: hee.. (ngelempar solingen (bekas punya roxis yang dia minta buat jadi material, bukan dicuri) ke arah sebastian)

Sebastian: (menghindar ke arah kanan lalu melempar pisau-pisau mahal ke arah vayne)

Vayne: (nangkep pisau-pisau tersebut pake clawnya) pisaunya bagus juga. Boleh buatku?

Sebastian: untuk apa?

Vayne: lumayan buat materiAGH!! (ditendang sebastian sampe nabrak tembok)

SFX: DUAKH!! SWIIIING!! DUUGH!!

Vayne: (damage: 197pts) aduh, aduh,sakit juga nih. Tapi ini artinya Serangan balik!! Violent pillar!! (nancepin clawnya ke lantai)

Sebastian: !!

SFX: CREP!! GRUDUG GRUDUG GRUDUG!! (ada duri kalau kata saya sih lebih mirip pedang. Tapi karena dibilangnya duri, saya ikuti yang aslinya aja dalam jumlah yang nggak keitung lagi keluar dari dalam tanah)

Sebastian: (loncat)

Vayne: *grin*

Sebastian: (lengan kanannya ke-slash duri yang tiba-tiba memanjang drastis) !!!

SFX: JRASSH!!

Sebastian: ukh!! (damage: 251pts)

Vayne: gawat! Aku kelepasan!! (lari mendekati sebastian) Hei, kamu nggak apa-apa?! Sini, biar kulihat lukamu!!

Sebastian: ?? bukannya anda disini untuk berduel?

Vayne: (ngobatin lengan sebastian pake healing potion) ya. Tapi kami dilarang melakukan hal yang berlebihan dalam pertarungan. Atau dengan kata lain kami harus menahan kekuatan agar tidak ada murid yang terluka parah (membalut lengan sebastian yang luka dengan perban)

Sebastian: hee...kalau begitu sama saja bohong,dong. Bodoh sekali,sih

Vayne: (senyum) nah, sekarang sudah selesai! (berdiri terus ngulurin tangan ke sebastian) ayo lapor ke student affairs

Sebastian: eh? Tapi pertarungannya kan—

Vayne: segini cukup,kok. Lagipula kalau dilanjutkan kita berdua bakal terluka parah.

Sebastian: oh iya, mereka dimana?

Vayne: teman-temanmu? Mereka lagi duel juga mungkin. Ini nilai individual,sih

Sebastian: kalau begitu silakan datang ke atelier milik ojou-sama saya. Saya akan menyuguhkan sesuatu untuk anda.

Vayne: ah, nggak usah repot-repot!

Sebastian: saya akan merasa direpotkan kalau anda menolak.

Vayne: *sigh* baiklah, kalau kau memaksa. Tapi, teman-temanku...

Sebastian: soal itu tenang saja. Saya yang akan mencari mereka nanti. Saya harus menyuguhkan sesuatu untuk semua kouhainya VP


Mereka berdua menunggu di ateliernya Lilia sambil minum teh dan makan cake. Seharusnya sebastian nggak ikut-ikutan, tapi dia dipaksa sama vayne. Padahal dia nggak suka makanan manusia... lalu, saat cake mereka hampir habis...

SFX: BRAK!! (pintu dibanting)

All(-sebastian & vayne) : HAAAAAAAAAAAAAAAH....... (ambruk)

Sebastian: kalian semua tampak lelah, apa kalian mau chocolate apple cake dan teh?

All (- sebastian & vayne): MAUUUUUUUUUUUU...!!! (lemes)

Vayne: bilang maunya lemes amat...


Mereka menghabiskan hari dengan bercerita tentan duel tadi, soal al-revis di masa mereka, dan lain sebagainya. Sebastian dan para chara Mana Khemia 1 juga diajak berkeliling sekolah oleh para chara Mana Khemia 2. Dan setelah tur keliling sekolah selesai dan chara MK 1 pulang, sebastian malah jadi sakit kepala. Malamnya,

Sebastian: orang-orang disini ternyata lebih aneh dari para pelayan bodoh itu ataupun grell-san. Ada yang orang gila yang bisa muncul-hilang tiba-tiba, (memperlihatkan tanda-tanda) brocon, tsundere, 2 moe lover, mana yang sifatnya mirip gunnar-sama, cewek kucing kegatelan, bomb master, lousy villain... untung masih ada yang normal seperti Anna-san, Roxis-san, dan vayne-san. Mungkin saya akan merasa lebih baik jika saya mengbrol sebentar dengan Roze-san (ngambil trensceiver di atas meja terus mencet tombolnya)

Transceiver: sa-mu-rai! Harakiri kisama!!

Sebastian: bunyi lagi. Mana bahasanya begitu lagi. tungguin aja deh

Transceiver: *pip* arifureta kotoba de shika.... ima wa ienai kedo... ari no mama no... sono subete ga... boku no kokoro wo tsutsumu..

Transceiver: *pip* toki wa precious donna toki mo, aisuru hito no tameni kagayaiteitakute

Transceiver: *pip* mukashi mukashi aru tokoro ni.... akugyaku hidou no oukoku no... chouten ni kunrin suru wa..... yowi jyuuyon no oujosama...

Transceiver: *pip* kono omoi wo keshite shimau ni wa mada jinsei nagai deshou.... yarinaoshiteru koto, yarinaoshite mitai kara....

Sementara sebastian menunggu potongan lagu yang lewat adalah maze (ED 1 Pandora Hearts), Cantarella (vocaloid Kaito), LUKALUKA NIGHT FEVER (Vocaloid Megurine Luka), contractor (OP Pandora Hearts), Tsuki no ame (chara song sebastian), dang dang (OP 3 eyeshield 21), Heroes come back (OP 1 Naruto shippuuden), La passione commuove la storia (ED Genso suikoden 2), Hikari to kage no rakuen (vocaloid Kagamine Rin & Kagamine Len), oblivious (ED Kara no kyoukai 1), snow kiss (ED 1 D,Gray-man), Zetsubou billy (ED 2 Death note), Haruka kanata (OP 2 Naruto), D-tecnolife (op 2 Bleach), dan kagome kagome (vocaloid Hatsune Miku & Megurine Luka) sampai....

SFX: pip

Sebastian: halo? Akhirnya diangkat...

Roze: Sebastian?! Ngapain kamu malem-malem gini?!

Sebastian: sebenarnya... saya ingin bertukar cerita tentang kehidupan kita hari ini

Roze: oh. Aku mengerti... pasti kau ingin menanyakan sesuatu. Aku juga

Sebastian: baiklah, kalau begitu bolehkah saya bertanya lebih dahulu

Roze: silakan.

BGM (berlangsung sampai obrolan mereka malam ini selesai): moonlit night (versi Suikoden II)

Sebastian: bagaimana keadaan disana?

Roze: gila. Ada bocah songong yang kerjaannya nyuruh-nyuruh melulu... ada yang suka ngelkedakin dapur... ada yang suka mecahin barang-barang... ada yang suka matahin pohon.. malah ada orang gila berambut merah yang terobsesi dengan warna merah yang tadi.... *shiver+mual* berusaha memelukku PADAHAL DIA COWOK!!!

Sebastian: kau sudah bertemu grell-san rupanya... dia memeng begitu... tapi, lebih baik layani bocchan seperti biasa saja. Dan untuk sisanya, tolong usahakan untuk menahan mereka berbuat bodoh yang tidak perlu...

Roze: oke...(mualnya masih terasa). Kau sendiri bagaimana?

Sebastian: orang-orang disekitarmu aneh-aneh....

Roze: tabahlah menghadapi tingkah mereka. Aku yang dari dunia yang sama dengan mereka saja merasa seperti berada di planet lain saat bersama mereka

Sebastan: saya mengerti itu

Pembicaraan mereka pun berlangsung sampai subuh dan akhirnya...

~to be continued~


Maaf, sepertinya fic ini akan melenceng dari rencana semula. Karena hari pertamanya udah kepanjangan, hari kedua dipindah ke chp 4. SEBETULNYA INI BUKAN KARENA SAYA YANG MALAS, TAPI HARUS BERHENTI KARENA SUDAH KEPANJANGAN!!


Keterangan tambahan: kalimat "penjerumus" Et

Et: Roze mana,sih. Aku kan mau main sama dia lagi~~

Yun: memangnya kamu main apa saja sama dia

Et: banyak. Tapi, yang terakhir sih kita main kejar-kejaran di fruitful hill. Buah-buahannya empuk banget! Pengen kumakan lagi,nih~

Yun: kayaknya dia udah latihan tanpa sadar,tuh

Et: hah? Pantes aja! Curang!

Yun: kenapa?

Et: roze kan badannya bagus~ jadi pengen~~ aku juga pengen kekar kayak dia

Yun: kayaknya nggak perlu lagi,deh. Aku heran. Kok mau-maunya dia main sama kamu?

Et: Dia emang kelihatan dingin. Tapi, aku tahu kok. Roze gitu-gitu hangat. Apalagi pas di waktu itu!!

Puniyo: punii?

Jiro: puniyo bilang "apa maksudnya?"

Et: waktu kita lagi main di dragon's graveyard, roze kan ada di tulang atas. Jadi susah deh nangkepnya... tapi dia ngalah. Dia melambat gitu deh...

Yun+puniyo:.... *sweatdrop*

Et: AAAAH!! JADI PENGEN (main) LAGI~~

(dan Lilia meledak)


Keterangan tambahan: daftar lagu yang keluar disini

Hotaru no hikari (OP 5 Naruto Shippuuden)

Innocence (OP 2 Eyeshield 21)

Run to win (ED 4 Eyeshield 21)

Go google it/ GGRKS (Vocaloid kamui gakupo &megurine luka)

Japanese ninja number one (vocaloid megurine luka)

Sennen no dokusouka /a thousand years solo (vocaloid kaito)

Dancing samurai (vocaloid kamui gakupo)

A day dreaming (ED 5 Eyeshield 21)

Chance (OP Bleach heat the soul 2)

Aku no musume / daughter of evil (vocaloid kagamine rin)

Again (OP 1 Fullmetal alchemist: brotherhood)