(silakan tulis apapun sebagai openingnya)

Dan ini dafter duel di chapter 2 (MK1 vs MK2) beserta alasannya!!

Vayne vs Sebastian (sama-sama main chara)

Philo vs. Lilia & Whim (sama-sama potion maker)

Nike vs. Et (2 orang kelebihan energi)

Anna vs. Puniyo (seiyuunya sama)

Roxis vs. Yun (2 orang kalem yang ternyata....)

Pada suatu hari yang cerah di Al-revis Gakuen.... atau tepatnya di jalan menuju ateliernya Lilia...

Sebastian: Jam 5.30.... saya harus segera menyiapkan early morning tea dan sarapan untuk ojou-sama... mungkin akan lebih cepat jika saya memakai alchemy...bahan-bahannya— (berhenti ketika melihat seorang cewek di depannya)

???: Hei...

Sebastian: apa ada yang bisa saya bantu?

???: (ngeluarin sebotol potion dari tasnya terus disodorin ke sebastian) aku dapet pesen dari mastermu. Katanya kalau aku ketemu kamu, butlernya, aku harus ngasih ini ke kamu dan memastikan kamu meminumnya sampai habis

Sebastian: benarkah? Kenapa ojou-sama tidak bilang apapun?

???: nggak tau dan masa bodo... udah minum aja!

Sebastian: eh? Ah..baiklah(ngambil potion dari cewek tersebut terus diminum)

SFX: *gluk* *gluk*

Sebastian: (ngembaliin botol potionnya) terima kasih sudah repot-repot mengantar potion ini *bow*

???: nggak masalah. Ya sudah, aku pergi dulu (pergi ke dalam atelier disebelah ateliernya Lilia)

Sebastian: (masuk ke dalem ateliernya Lilia)

???: (Di dalam atelier tetangga. Tepatnya munggungin pintu) *grins evilly*

Tidak lama kemudian di ateliernya Lilia...

Lilia + whim: (masuk atelier)

Sebastian: selamat pagi, ojou-sama *bow*

Lilia: a...ah! selamat pagi sebastian!

Whim: selamat pagi sebastian-san. Eh? Apa anda menyiapkan sarapan?

Sebastian: tentu saja. Bukankah ini etika dasar seorang butler? (senyum)

Lilia: uwaaaah!!! Sebastian senyum!! Charming abisss!! KYAAAAH!!

Sebastian: ojou-sama, whim-san, silakan duduk dan nikmati hidangan yang saya buat. Dan tolong beri masukan atau kritikan jika ada yang kurang berkenan karena saya masih belum terbiasa memasak makanan daerah ini

Lilia: te..tentu saja!! Aku akan memberimu masukan agar kau bisa memasak dengan benar!

Whim: dengan senang hati, sebastian-san. Ini Cuma perasaanku aja atau aku emang merasa aku bakal digantikan sama dia? Kok kayaknya aku kesel banget?

Yun: yo. Pagi sekali, butler

Sebastian: ah, Yun-san. Apa anda juga mau mencicipi masakan saya?

Yun: boleh saja

Mereka pun mencicipi blueberry cheesecake buatan sebastian dan...

Lilia: hm?!

SFX: TRING!

Whim: ah!

SFX: TRING!

Yun: Hum!!

SFX: TRING!

Sebastian: em.... apa ada yang salah? (rada cemas)

Lilia: ENAK BANGET!!

Whim: campurannya sempurna!! Rasa keju yang khas menyatu lembut dan harmonis dengan blueberry berkualitas tinggi yang masih segar, saus blueberrynya pun dicampur dengan gula dalam jumlah yang sangat pas dengan tetap mempertahankan rasanya, dan yang paling hebat, cheesecake ini sanagt cocok dengan tehnya!! Sebuah kombinasi yang sangat luar biasa!! Saya ngomong jujur tapi kok rasanya ada yang mengganjal di hati saya?

Yun: Benar-benar cheesecake berkualitas tinggi!! Kalau begini,sih, bisa-bisa Georg Prime dateng kesini dan meninggalkan medan perang demi memakan cheesecake buatanmu!!

All (-yun): siapa itu Georg Prime?

Yun: ng? Kenapa?

Sebastian: kalau saya boleh tahu, Georg Prime itu siapa?

Yun: dia queens knight dari Falena. Direkomendasikan langsung oleh Ferid, Raja sekaligus pemimpin queens knight Falena. Dia juga pernah bertemu dengan leader Dunan Army. Dan dia pernah menjadi salah satu dari 6 Great General di Scarletmoon Empire. Dan dia SANGAT menyukai (baca: mencintai) cheesecake. Bukti: jika saat lomba masak di headqurter Dunan army sedang diadakan dan dia menjadi salah satu jurinya, masak cheesecake sebagai makanan penutup dan dia akan memberi nilai sempurna. Bahkan saat bertarung sekalipun, dia tetap membawa cheesecake.

Lilia: orang aneh...

Yun: dia memang aneh, tapi dia terkenal. Dulu, waktu aku ada tugas di Akihabara, aku pernah menemukan action figurenya

Lilia: maksudku, yang aneh itu kamu, Yun!

Sebastian: berarti dia orang yang sangat kuat dan melegenda, ya... saya harus hati-hati saat ke Akihabara...

Whim: Akihabara itu dimana?

Yun: di belahan bumi bagian timur. Disana surga para anime, manga, game, dan idol otaku!! Disana juga bayak manga cafe dan maid cafe!! Dan disana banyak waitress yang moe!!

Whim: wow...mungkin saya harus meningkatkan moe factor saya...

Sebastian: saya sudah hidup ratusan tahun, tapi saya tidak mengertI apa yang dibicarakan orang aneh ini...

SFX: BRAK!!!

Et: YOOO-HOOOO!!! PAGI SEMUANYAA~~

Puniyo: punii!!

Et: eh?! Ada CHEESECAKE!! MAUUUU~~!! Sebas-chan yang buat,ya?

Sebastian: begitulah. Silakan dicoba (ngambil sepotong, taruh diatas piring, terus dikasih ke Et)

Puniyo: puniiiniinii puniii puniniininiii!! punininiii?

Jiro: PUNIYO!! KAU KEJAM SEKALI!! *sob*

Taro: PUNIYO!! ADA DENDAM APA KAMU SAMA KAMI?!?!

Saburo: PUNIYO JAHAAAAT!!! *cries*

Whim : dia bilang apa?

Jiro: puniyo bilang *sniff* " aku mau nuker sebastian-san dengan 3 kakakku. Sebastian san mau?"

Lilia: aku juga mau nuker Roze buat sebastian.....

Sebastian: maaf, saya—

???: OI!! (tiba-tiba muncul)

All:!!!

Lilia: VP SINTING?!?!

Sebastian: Gunnar-sama?!?! Sedang apa anda disini?!

Gunnar: Cuma mau bilang, Sebastian, IKUT GUE SEKARANG!! (narik kerah sebastian, terus nyibak jubahnya. Dan Gunnar pun Raib!!)

Whim: yaah~~ diculik lagi,deeh~~

Lilia: di... DICULIK?!?! JANGAN-JANGAN MEREKA SEKARANG—

Whim: jangan pikir yang aneh-aneh, ojou-sama

Lilia: *nosebleed* ( dengan muka semerah darah gara-gara blushing)

Di ruangan VP,

Gunnar: oi, coba pinjem transcever lo

Sebastian: ada apa? (ngambil transceiver dari jasnya terus dikasih ke Gunnar)

Gunnar: (ngambil transceiver yang dipegang sebastian) soalnya gue kemaren baru inget kalau RBT belom diset di transceiver yang dipegang Roze. Pas sadar, gue langsung ngaktifin RBT dia pake universal remote control tapi belom dicoba. Jadi, gue pengen nelpon dia buat ngetes

Sebastian: oh. Anda mengesetnya jam berapa?

Gunnar: yang pasti siang

Sebastian: oke, dia buta jam. Tapi saya menelponnya kemarin malam

Gunnar: berhasil?

Sebastian: maaf, saya tidak menanyakannya

Gunnar: kalau begitu kita coba (mencet tombol-tombol universal remote control)

Sebastian: bukannya kalau ingin menelepon tinggal pencet tombol transceiver?

Gunnar: gue coba ke orang lain. Daripada ntar si Roze nggak di rumah terus transceivernya ditinggal dan akhirnya nggak dijawab-jawab, mending telpon orang lain

Sebastian: siapa?

Gunnar: liat aja (mencet tombol transceiver)

Transceiver: Master...master... boku dake ga anata no soba ni imasu....

Sebastian: !! ini march pelayan?!

Tarnsceiver: daisuki desu.... master....

Sebastian: sepertinya saya perlu menghapal lagu ini...

Gunnar: hah? Lo yandere?

Sebastian: ? apa maksud anda? Bukankah lagu tadi march pelayan?

Gunnar: itu lagu judulnya KAITO ga UNINSTALL yang dinyanyikan oleh vocaloid Kaito. Soal vocaloid yandere yang ngebunuh-bunuhin vocaloid lain biar dia doang yang dapet kasih sayang, perhatian, dan senyuman masternya. Elo kayak gitu?

Sebastian: sama sekali tidak. Saya bukan yandere, apapun artinya itu. Dan saya tidak akan bersikap seperti itu pada master saya. Ngomong-ngomong, "vocaloid" itu apa

Gunnar: vocal synthesize program (sambil nyalain monitor koputernya dan memperlihatkan icon programnya). Tapi di lagu tadi, vocaloid itu jadi robot sejak kapan gunnar punya komputer?!

Sebastian: hee... gila... saya sama sekali nggak ngerti...lalu, yandere itu apa?

Gunnar: NORAK LO!! Masa yandere aja nggak tahu?! Yandere tuh psychotic love. Cinta gila sama seseorang.

Sebastian: */pon* ooh...

Sementara mereka ngobrol, potongan lagu yang lewat adalah shiawase neiro (ED 2 Code geass R2), TOGGLE (ED Mana Khemia 1), dan Trick and treat (vocaloid kagamine rin-len). Sedangkan di sisis penerima...

Vayne: philo, ini obatnya. Ayo diminum. Aaaaa...(nyendokin obat)

Philo: nggak mau!! Obat yang itu rasanya aneh!!

Vayne: ayolah...kamu mau sembuh,kan

Philo: mau,sih...tapi...

Vayne: kalau nggak mau minum nanti kumasukin paksa lho~

Nike: oooh~~~ mau dipaksa kayak gimana~~??

Roxis: jangan pikir yang aneh-aneh, nike!

Anna:masukin paksa? Apa maksudnya? *gasp* jangan-jangan vayne-senpai mau merobekmulut phi—ah nggak mungkin. Paling juga di...di......DI....MASUKIN PAKSA LEWAT MULUT?!?! KISU?!?! *blush* JANGAN-JANGAN MERKA NTAR MALAH KEASYIKAN!! TERUS BERKEMBANG JADI--oke, Anna! Kita potong pikiran anehmu disini!

Pamela: anna-chan kayaknya mengkhayal lagi~

Roxis: *sigh* itu anak... apa kita harus membelah kepalanya, mengeluarkan otaknya lalu mencucinya sampai bersih dengan deterjen, sabun colek, sabun batangan, lalu dibilas air raksa untuk membutanya berhenti menghayal aneh-aneh?

Pamela: fufufu... ide bagus roxis-kun~~

Nike: JANGAN!! JANGAN SEENAKNYA BIKIN GORE SCENE DISINI!! SESUKA-SUKANYA SI AUTHOR DAN KALIAN SAMA GORE SCENE, ANNA ITU TEMAN KITA DAN DIA MASIH HIDUP DAN MASIH KECIL!!! DIA JUGA MASIH SINGLE!!

Roxis: aku Cuma bercanda...dan kita semua single, nike..

Nike: roxis mau nikah sama aku?

Roxis: *sigh* sana nikah sama mupe..

Nike: APA?! SAMA MAHLUK GEJHE YANG BAHKAN DI OPENING NGGAK ADA ITU?! OGAH!!

Tiba-tiba....

Transceiver: aa...aaa...aaaaa...aaa....aaaaa....aaaaaa....

Vayne: *gasp* itu bunyi transceiver?! (berdiri) maaf philo, aku keluar sebentar! (narok sendok yang masih ada isinya di meja terus keluar)

Philo: *whew*

Vayne: (cepet-cepet lari ke kamarnya)

Transceiver: kodoku na kagakusha ni... tsukurareta robotto

Vayne: *deg*

Transceiver: dekibae wo iu nara... kiseki...

Vayne: kok lagunya beda sama yang biasa? Mana nusuk banget lagi!! (masuk kamarnya)

Transceiver: dakedo mada tarinai... hitotsu dake dekinai... sore wa "kokoro" to iu--

SFX: pip

Vayne: halo?

Transceiver: yo, vayne!!

Vayne: senpai?! Kok nelpon siang-siang gini?!?! Kalau ketahuan gimana?!?!

Gunnar: kalau identitasmu sebagai defender of justice ketahuan, tinggal paksa mereka ikut!!

Vayne: tolong singkat aja!! Sekarang lagi jam minum obatnya Philo!!

Gunnar: oke,oke. Gue Cuma mau nanya, lagu transceivernya berubah,nggak?

Vayne: iya. Apa ada sesuatu?

Gunnar: itu lagunya gue ganti. Udah gue cariin yang pas sama elo!!

Vayne: itu lagu malah nusuk... DAN GUE PUNYA HATI!!

Gunnar: Yaudahlah...selamat bersenang-senang di haremmu!!

Vayne: *blush* WHA--?!?! APA MAKSUDNYA ITUUU?!?!

Gunnar: jangan kira gue nggak tau. Kemaren kan elo dikerubungin cewek-cewek yang menentang Roxis

Vayne: I...ITU CUMA KARENA ROXIS KELEWATAN!! MANA MUNGKIN MEREKA--*blush*

Gunnar: "mana mungkin mereka suka sama elo" ? atau "mana mungkin mereka mau lo *piiiiiip*"ini bukan disensor, dia emang bilang PIIIIIIIIP

Vayne: (sempet ngebayangin sesuatu terus nosebleed) ma.....ma...ma..MANA MUNGKIN!!!

Gunnar: hahaha...gue tau kok,gue tau! Lo emang dari dulu nggak peka sama ginian! Sekalinya nyadar pasti langsung nge-blush!

Vayne: JANGAN DIUNGKIT LAGI!! (mencet tombol transceiver keras-keras terus transceivernya dibanting ke kasur) *deep sigh* sekarang aku harus ngelanjutin ngasih philo obat...dan bikin obat buat mimisan... ukh! *nosebleednya keluar lagi*

SFX: crot! Tes! tes!

Kembali ke Al-revis. Ruangan VP,

Gunnar: oke! Percobaan berhasil!!

Sebastian: sepetinya sebentar lagi bel. Kalau begitu saya permisi dulu *bow* (jalan ke pintu)

Gunnar: oh iya, hari ini nggak ada kelas. Lagi free time

Sebastian: terima kasih sudah memberitahu (keluar ruangan VP)

Di campus ground, Sebastian sedang berjalan menuju ateliernya Lilia. Di jalan, dia melihat Gotou dan Peperon sedang dikelilingi cewek-cewek. Tapi sebastian mah nggak peduli. "sebodo amat"

Crowd of girls: KYAAAA!! Gotou-san!! Terimalah bentou buatanku!! *(over)excited*

Gotou: ohoho... of course young ladies...

Crowd of girls: KYYAAAAAAAAAAAAAAAAHHH!!!!

Peperon: aaah... rasanya baru pertama kalinya aku dikerubungi seperti ini.... rasanya luar biasa... ini semua berkat gotou yang mengizinkanku menumpang kepopulerannya dengan bersamanya seharian!!

Crowd of girls: GOTOU-SAMAAAAA~~~~!!!

Sebastian: berisik sekali, sih perempuan-perempuan itu. Mana mereka ngerubungin makhluk-makhluk nggak jelas lagi...

Gotou: oh, bukankah itu si murid baru? Hai! (melambai ke sebastian)

Sebastian: em... salam kenal...? (menoleh ke gotou sambil agak membungkuk)

Crowd of girls: (menoleh ke arah sebastian karena cemburu dia disapa sama gotou. Tapi....) *stare*

Sebastian: (mulai ngerasa nggak enak karena di-stare sama cewek-cewek) em...

Gotou: hoho... kalian tidak perlu cemburu.... aku tidak tertarik pada laki-laki...

Peperon: benar!! Karena gotou adalah pria (?) paling hensom en jentel sejagat!!!

Gotou: yang betul "handsome and gentle"... like me....(tiba-tiba dia disorot spotlight dari langit sambil gigit mawar yang tiba-tiba keluar dari sela giginya)

Peperon: kau keren sekali, gotou!!!

Crowd of girls: (masih nge-stare sebastian. Cuma mereka...yah otak sebastian mengatakan mereka demam)

Sebastian: (mendekati kumpulan fangirls itu) kenapa saya mendekait mereka, ya? Apa otak saya mulai error sejak ada di sini? Em... nona-nona sekalian... ada apa?

Crowd of girls: !!! GANTENGNYAAA~~~!! Siapa namamu? Umur? Tinggi? Berat? Golongan darah? Makanan kesukaan? Minuman kesukaan? Tipe cewek? Kok kamu charming banget sih~~~ kyaaaa!!kamu kupanggil " hakuba no oujisama" boleh? ....

Gotou + peperon: *jawdrop*

Sebastian: Ugh...I. HATE. FANGIRLS!!! KENAPA MEREKA BISA SEMENGGANGGU INI?!?! Aaaaaahh..... coba saya boleh membunuh mereka... pasti otak saya bisa merasa lebih baik....tapi, itu jelas tidak mungkin karena dilarang. Apa saya coba jawab pertanyaan mereka saja?

Crowd of girls: neee~~~neee~~~ jawab dong~~~!!

Sebastian: BAIKLAH KALAU ITU MAU KALIAN!! SAYA TERIMA TANTANGAN KALIAN DAN MENJAWAB SEMUA PERTANYAAN NGGAK MUTU KALIAN!!! DAN KALAU SAYA MENANG KALIAN HARUS PERGI!!! Lho? Kenapa saya membuat perjanjian ini dalam otak saya dan bukannya diucapkan? Ah, sudahlah

Crowd of girls: NEEE~~~

Sebastian: *deep sigh* jangan meledak utuk hal sekecil ini sebastian!! Hidupmu terlalu berharga untuk disia-siakan dengan memikirkan perempuan-perempuan ini!! Jawab saja!! (Gentleman mode: max) Nama saya Sebastian Michaelis. Saya mengikuti kelas battle menggantikan Rozeluxe Meitzen-sama karena pertukaran murid. Saya benar-benar hijau mengenai sekolah ini dan seluruh isinya. Karena itu, jika kalian tidak keberatan, mohon bimbingannya *bow*

Crowd of girls: !!!!! *faints happily*

SFX: brugh

Sebastian: (mengahdap gotou dan peperon yang masih shock dan jawdrop. Bahkan sebastian melihat sekumpulan lalat dan nyamuk yang sedang membentuk formasi berbentuk trident yang diarahkan TEPAT ke mulut mereka) *sweatdrop* anu... seya permisi dulu....*bow* (pergi ke ateliernya Lilia)

Gotou + peperon: (mulutnya "diserang" para nyamuk dan lalat berformasi trident)

SFX: nguuuung nguuuung nggguuuuung hap (x2)

Gotou +peperon: BUAH!!! HOEK! PUEH!! CUIH!!! PECUIH!! UHUK! UHUK!! OHOK!! UHEK!! BLEH!! GROOOAAA!!! (??) BUWEEEEEEEEEEEKKHH!! (muntah-muntah di tempat. Atau lebih spesifiknya....erm... di atas para fangirl)

Peperoni: hoekh!! Cuih! Wawah hama ngamuk hifu nghah enagh (lalat sama nyamuk it nggak enak)!! Pecuih!! Aku nggak bakal make mereka lagi buat penyedap rasa makan malemnya master!!

Gotou: dan mastermu masih hidup? wow... tapi, saat ini kita dihadang masalah yang jauh lebih berat, peperon!

Peperon: masalah apa?

Gotou: MURID PERTUKARAN SIALAN ITU SUDAH MENGAMBIL FANS-FANS KITA (?)!!!! THAT FUCKING PIECE OF GODDAMN BLACK SHIT!!!

Peperoni: a~re~ wa uwasa no ten-kou-seiiiiiiiiiiiii~~~for sure!! Dia itu "kuro no tenkousei"!! (kuro no tenkousei = black transfer student)

Gotou: dia murid pertukaran pelajar, bukan murid pindahan...

Peperon: ehehe... nggak apa-apa,kan... biar pas gitu~~~ sama anime "honoo no tenkousei"

Gotou: terserahlah...

Sementara itu sebastian yang sedang berjalan ke arah workshop bertubrukan dengan seorang gadis yang sedang berlari

SFX: drap drap drap..bruk!! (nabrak)

???: gyaaaa!! (oleng)

Sebastian: bahaya!! (langsung narik tangan cewek itu biar nggan jatoh. Dan emang selamat)

???: fuuuh... EH! KALO JALAN PAKE MATA!!!

Sebastian: udah ditolong malah nyalahin orang....boleh saya bunuh nggak,ya?

???: MALAH BENGONG LAGI!! MINTA MAAF KEK!!

Sebastian: tahan, seb! Kamu pernah ngalamin cobaan yang lebih berat,kan? *bow* Saya benar-benar minta maaf. Saya sebang memikirkan sesuatu sehingga tidak melihat jalan. Semua salah saya

???: bagus,bagus....sekara—

????: (manggil ??? sambil mendekat) ulrika~

Ulrika: (menoleh ke arah ????) oh, chloe. Ada apa? Untung dia nggak bawa ramuan aneh lagi

Sebastian: lho, anda kan yang tadi pagi...

Chloe: halo butler baru. Maafkan ketidaksopanan ulrika, ya. Dia memang begitu

Ulrika: HEI!! Kamu dipihak siapa, chloe?!

Sebastian: saya tidak memasukkannya ke hati, kok

Chloe: sebagai tanda maaf, apa ada sesuatu yang kau utuhkan atau inginkan? Mungkin ami bisa membantu

Ulrika: APA?!

Sebastian: eh? Tapi saya—

Chloe: katakan saja

Sebastian: emm...ada kesempatan buat menghilangkan stress!! Tapi, kok rasanya terlalu mudah? Apa ini perangkap?! Ah masa bodo~ saya ingin tahu apakah disini ada tempat yang banyak kucingnya?

Ulrika: hah? *sweatdrop* kamu... suka kucing....?

Sebastian: SANGAT!! Mereka itu benar-benar lucu dan manis~ apalagi bulu mereka yang halus, mata mereka yang indah, tangan (?) mereka yang lembut, SEMUANYA!! (muka damai mode: ON)

Ulrika: umm....begitu ya... *(tambah)sweatdrop*

Chloe: ikut aku (berjalan ke arah sebastian datang dan membuka pintu sebuah ruangan)

Ulrika + sebastian: (ngekor)

Mereka bertiga pun masuk ke dalam ruangan tersebut. Ruangan itu adalah public workshop. Tapi, di mata sebastian, ruangan itu adalah..... paradise for cat lovers

Sebastian: (matanya berbinar-binar ngeliatin kucing-kucing) wow. Sebas-chan kena cat complex)

Ulirika: lho, mana—

Chloe: butler, ini adalah public workshop. Disini selalu ada banyak kucing. Silakan lakukan apapun yang kau mau pada mereka

Sebastian: SERIUS?!

Chloe: *nod* silakan dinikmati~ (keluar)

Ulrika: ah, tunggu aku, chloe!! (keluar)

Di luar public workshop

Ulrika: kamu udah kayak penjual PSK aja...

Chloe: mereka kucing, ulrika...

Ulrika: kok kamu mendadak baik bang--*gasp* jangan-jangan... KAMU SUKA SAMA DIA?!?!

Chloe: ya nggak lah

Ulrika: terus kenapa?

Chloe: lihat saja....*evil smile + evil chuckle*

Di public workshop

Sebastian: nah~~ kucing-kucing sekalian~ ayo mendekatlah padaku~~

Kucing-kucing: (menjauh dari sebastian) HISSS!!!

Sebastian: ada apa? Ayo mendekatlah~ (ngedeketin kucing-kucing)

Kucing A: mwreow!! (nyakar sebastian di muka!! Damage: 35 pts)

Sebastian: guwakh!! (megangin mukanya) Ada apa?!

Kucing B: (nyoret-nyoret kertas di meja)

Sebastian: (ngedeketin meja) hm? Apa yang kau tulis? " KITA SEMUA BENCI BAU LO, MAKHLUK NGGAK JELAS!! MATI SANA!! TTD: KEPALA SUKU" kau ini jahat sekali~~ (meluk kepala suku kucing)

Kepala suku kucing: MWREOOONG!! MEW!! NYAA!!! (nyakar-nyakar sebastian di muka)

Sebastian: hahaha... dasar tsundere~~

Kepala suku kucing: (pasang tampang rada jijik terus ngasih isyarat ke kucing-kucing lain buat ngeroyokin sebastian)

Sebastian: kalian mau a—!!!

Beberapa jam kemudian, di workshop Lilia,

Lilia: sebastian lama sekali, sih!

Whim: */pon* ah! Saya ada ide! Bagaimana kalau sekarang kita menyusun rencana PDKT ojou-sama!!

Lilia: memangnya kau punya ide apa?

Whim: saya akan mengajaknya latihan bersama. Tapi, saya akan berpura-pura ada urusan sehingga kalian bisa berduaan. Lalu, sebastian-san pasti akan mempertaruhkan nyawanya untuk ojou-sama yang tidak bisa apa-apa!!

Lilia: hoo... bagus juga idemu...

Whim: benar,kan!

Lilia: (ngeluarin aura setan) hanya saja...

Whim: eh? Ada apa? Apa saya berbuat salah lagi?!

Lilia: BETULIN KALIMAT TERAKHIRMU TADI!!!

Whim: KYAAAAA!! MAAFKAN SAYAAA~~~!!!

Sebastian: (masuk ke atelier dengan pakaian yang tercabik-cabik dan berlumuran darah) selamat siang...

Lilia: selamat siang seba--*gasp* APA-APAAN ITU?!?! KENAPA BAJUMU TERCABIK-CABIK BEGITU?!?! JANGAN-JANGAN.... (mulai menghayal aneh-aneh lagi)

Sebastian: maaf, ini karena kucing-kucing di public workshop mengeroyok saya... yah, bagi saya lebih terasa seperti gang raep daripada dikeroyok, sih~~ aah~~~ senangnya~~ mimpi saya sudah terkabul~~~

Whim: (ngasih helaing potion ke sebastian) silakan.

Sebastian: terima kasih, whim-san

Whim: ah, sebetulnya... tadi aku ingin mengajakmu berlatih bersama... tapi melihatmu seperti ini rasanya tidak mungkin (dengan tampang sedih ala sinetron(

Sebastian: saya tidak apa-apa, kok. Hanya luka gores yang cepat sembuh. Tapi, senjata saya hampir habis. Boleh saya membuat yang baru?

Whim: eh? Silakan. Oh iya, untuk materialnya, silakan pakai semua yang ada di sini yang kira-kira bisa dipakai senjatanya habis? Memang senjatanya apa?

Sebastian: terima kasih. (ngambil emas, dibakar, dituang ke cetakan yang dia buat sendiri, ditunggu sampe dingin, diangkat, dicelup ke air, diketok-ketokin pake palu, dibekar lagi, celup lagi, ketok lagi, celup lagi) jadi...

Whim: wah, cepat sekali!

Sebastian: maaf, saya sudah memakan waktu 15 menit untuk membuatnya. Sekarang mari kita latihan

Whim: baiklah~~ ojou-sama, berhenti menghayal! (nepuk punggung lilia)

Lilia: eh?! Hah?

Sebastian: ojou-sama, apa anda tidak ikut?

Lilia: ikut apa?

Whim: tentu saja latihan~

Lilia: AKU IKUT!!

Sebastian: jadi selama saya membuat goldenware (?), ojou-sama sedang menghayal?! Dia menghayal lama sekali untuk ukuran orang normal...

Mereka memutuskan untuk berlatih di eternal snow mountain, ketika di gerbang masuk al-revis...

Whim: ah!

Sebastian: (menoleh ke arah whim) ada apa, whim-san?

Whim: saya lupa ada barang yang tertinggal! Silakan pergi duluan kesana dan silakan latihan dulua kalau saya terlambat (lari ke atelier)

Sebastian: eh, tung--!! Ah, dia pergi... bagaimana ojou-sama?

Lilia: SUDAH PASTI KITA PERGI DULUAN!! Ayo, sebastian! (pergi ke arah gunung)

Sebastian : (ngekor lilia) *sigh* memangnya ojou-sama bisa bertarung? Saya yakin 99,99% dia tidak bisa bertarung dan hanya akan menjadi , memang sudah tugas saya untuk melindunginya, sih...

di gunung, mereka –atau lebih tepatnya sebastian-- membunuh puluhan monster yang menghadang jalan mereka sebagai menu latihan. Sampai akhirnya lilia (yang nggak bertarung sama sekali, Cuma jalan doang) kecapekan

lilia: ca....peeek...(jatuh terduduk diatas tumpukan salju)

sebastian: baru segini sudah capek?!?! Padahal dia nggak bertarung sama sekali!!

Lilia: kita istirahat sebentar! Ini perintah!!

Sebastian: cara merintahnya mirip... (menggendong lilia (bridal style))

Lilia: wha--!! *blush*

Sebastian: tidak baik duduk di tumpukan salju, ojou-sama. Lebih baik kita istirahat di desa dekat sini

Lilia: (masih nge-blush) memangnya ada?

Sebastian: *smirk* ada. Saya bisa merasakannya

Lilia: baiklah kalau begitu

Sebastian segera lari dengan kecepatan demonnya ke arah desa. Sesampainya disana, di dekat gerbang masuknya, ada seorang pria penjual es krim yang memakai celemek berenda berwarna putih yang (menurut lilia) sangat manis (terlalu manis untuk cowok malah). Dia berjualan di sebuah gerobak bertuliskan " makanan khas desa". Sepertinya ditulis tangan dengan cat air warna putih

Penjual es krim: selamat datang di desa *piiip*!! Silakan coba makanan khas desa ini

Sebastian: ini orang sinting apa gila? Masak di PUNCAK GUNUNG ES makan es krim?!?!

Penjualn es krim: yang hangat juga ada. Kok! Silakan dilihat!

Lilia: sepertinya tidak buruk juga... (turun dari gendongan sebastian menuju gerobak es krim lalu melihat menunya) hah?

Penjual es krim: ada apa, nona?

Lilia: tidak, Cuma... rasanya aku melihat menu-menu aneh disini....em.... (membaca nama sang penjual es krim yang tertulis di name tagnya) rew...rich-san...?

Rewrich: ng? Apa yang aneh?

Sebastian: (ngeliat menunya terus menunjukkan ekspresi kaget) !! what... in the world...is... THIS?!?! (nunjuk tulisan " negi ice cream stew")

Rewrich: itu adalah negi stew yang menggunakan es krim sebagai pengganti susu

Lilia: yuck...terus ini...(nunjuk tulisan "takoyaki ice cream crepe")

Rewrich: oh, itu takoyaki hangat yang disajikan bersama eskrim dalam segulung crepe. Enak,lho~

Sebastian: (mulai eneg) kalau ini? (nunjuk tulisan "sake ice cream")

Rewrich: itu es krim rasa sake. Sekali makan badan akan menjadi hangat!! Hanya saja, anak dibawah umur 20 tidak boleh memakannya

Lilia: kalau ini (nunjuk tulisan "oseng terong ice cream")

Rewrich: itu oseng terong dengan saus es krim.

Sebastian: kalau ini? (menunjuk tulisan " es krim tulip")

Rewrich: itu es krim beraroma dan berbentuk tulip yang sangat indah dan can—

Lilia: kalau ini? (nunjuk tulisan " chicken drumstick ice cream")

Rewrich: itu salah satu masterpieceku (karena bikinnya susah), eskrim rasa chicken drumstick!!

Lilia: eww...

Sebastian: kalau ini? (nunjuk tulisan "pocket ice cream")

Rewrich: itu es krim kecil yang bisa dibawa kemana-mana karena pakai wadah berbentuk tabung berdiameter 5cm dan tinggi 2cm

Sebastian: memangnya puas makan sesedikit itu?

Lilia: kalau ini? (nunjuk tulisan "es krim wortel bakar")

Rewrich: itu wortel bakar dengan olesan es krim. Rasa es krim bisa dipilih sendiri. Ada rasa coklat, vanilla stroberi, negi,pisang, jeruk, sake, terong, wortel, ceri, apel,tako, tuna,dlsb.

Sebastian: kalau ini (nunjuk tulisan "magurozushi ice cream")

Rewrich: itu seporsi es krim dengan maguro diatasnya. Bentuknya seperti sushi. Oi, kalian niat beli nggak sih?

Lilia: (rada kesel) apa itu cara bicaramu pada seorang pelanggan?!

Rewrich: pelanggan itu orang yang beli. Yang cuci mata sih, mau mati juga saya nggak peduli

Lilia: (marah) YAUDAH! SEBASTIAN!! KITA PERGI DARI DESA TERKUTUK INI!!

Sebastian: yes, my lady (ngegendong lilia terus balik pulang dengan kecepatan iblis)

Rewrich: BERNINYA LOE NGATAIN DESA GUE YANG indah~~ INI SEBAGAI DESA TERKUTUK!! SINI BALIK!! GUE BUNUH LOE, WINDOW SHOPPERS!!

Di al-revi gakuen, tepatnya ateliernya lilia

Whim: (naro cangkir teh yang lagi dia minum) bagaimana?

Lilia: ada penjual es krim aneh yang kayaknya otaknya bermasalah

Whim: wow...penjual es krimdi gunung salju? Pasti dia sudah kehabisan space ruko atau terlalu miskin untuk menyewa kios

Lilia: pasti yang kedua

Sebastian: oh iya, whim-san? Anda tidak mencari barang anda yang tadi tertinggal

Whim:*deg* (menghindari mata sebastian sambil berkeringat dingin) sudah,kok. Belum ketemu saja~~

Lilia: gawat, jangan sampe sebastian sadar!

Sebastian: mau saya bantu cari?

Whim + lilia: TIDAK PERLU!!

Sebastian: (kaget) kenapa?

Whim: (keringat dinginnya tambah deras) etoo..ano... itu ... gawat! Aku harus memikirkan suatu alasan yang bagus!

Lilia: ah...em ....itu... pikir! Pikir, Lilia!! Oh, iya!! Whi, whim pasti sedang mencari CELANA DALAMnya yang tertinggal!!

Sebastian: hah?

Whim: *blush*ap—!!

Lilia: *deathglaring whim*

Whim: i...itu..

Sebastian: benarkah itu, whim-san?

Whim: *deep blushing* be...benar...

Sebastian: kalau begitu biar saya bantu carikan

Whim +Lilia: EH?!

Sebastian: kalau dicari bersama, kan lebih cepat. Anda juga tidak perlu khawatir karena saya tidak tertarik dengan hal-hal seperti itu, jadi jika saya menemukannya, pasti langsung saya kembalikan. Lagipula...

Whim: lagipula...?

Sebastian: (pasang senyum inosen) pasti rasanya tidak nyaman kalau anda harus bertarung tanpa celana dalam...

SFX: (di muka sebastian) cling...cling...cling...

Whim: JANGAN PIKIR YANG ANEH-ANEH!!! KELUAR!!!

Sebastian: baiklah, saya akan mencarinya diluar (keluar atelier)

Whim: (menoleh ke arah lilia dengan aura setan) O~~JOU~~~ SA~~MA~~

Lilia: hei!! Setidaknya aku berhasil bikin alesan bagus!!

Whim: "bagus" ya? (berjalan mendekati lilia dengan aura setan yang membentuk sekumpulan kelelawar)

Lilia: eh, kamu beneran pake, kan?

Whim: (masih dengan aura setan) TENTU SAJA~~~ (ngubah lengannya jadi pedang)

Lilia: gawat!! Lari!!! (ngibrit)

Sementara itu, sebastian sedang mencari "barang hilang" milik whim di campus ground dan melihat sesuatu dari kejauhan

Sebastian: (menoleh ke arah datang "sesuatu") ng? Apa itu?

Sosok "sesuatu" terlihat lebih jelas. Mereka adalah.... segerombol anjing. Yang entah kenapa mata mereka berubah bentuk. Mungkin karena pengaruh valentine? Mata mereka sampe ikut-ikutan berbentuk hati

Anjing-anjing: WOOF!!!

Sebastian: WTF!! Kenapa ada segerombol anjing mau menerjangku?!?! Biar kuusir mereka!! (ngaktifin mata demonnya tapi anjing-anjing itu nggak berhenti) eh? lho?!

Di belakang pintu dekat campus ground, ada tumpukan kandang anjing dan seorang chloe yang memegang segepok kunci ditangannya

Chloe: ufufufu.... (aura setan) sepertinya percobaanku membuat ramuan "dibenci kucing" berhasil. Sekarang tinggal menguji effect kedua.... (ngintip dari lobang pintu) ufufu.... effect kedua juga sepertinya berhasil

Mari kita sorot kembali sebastian,

Sebastian: mata mereka seperti bilang " biarkan kami meraepmu!!" padaku. Kalau begitu, sebagai pembenci najing sejati, mereka harus saya bunuh...(ngeluarin silverware dan goldenware outta nowhere)

Anjing-anjing: (makin mendekati sebastian) WOOOFF!!

Sebastian dengan cekatan segera melempar senjata-senjatanya dan mengenai para anjing di berbagai macam tempat. Ada yang tertusuk di kepala, ada yang tertusuk di perut, bahkan jantung. Tapi sebastian masih kurang puas sehingga anjing-anjing malang lainnya dia siksa sedemikian rupa. Ada yang kepalanya dibelah lalu otaknya diremas sampai hancur, adayang otaknya diremas bersama kepalanya, adayang perutnya di-slash lalu ususnya ditarik, ada yang bagian tubuhnya ditarik paksa sampai terpisah-pisah, yah macam-macam. Yang pasti, sekarang sebastian sudah berlumuran darah. Hanya saja...ada anjing yang menyerangnya dari belakang tanpa dia sadari.

Sebastian: !! (menoleh kearah belakang)

SFX: CUP!! (anjing itu sukses NYIUM sebastian)

Sebastian: (ngedorong anjing tadi sampe kelempar nabrak tembok )WTF!! HOEK!! CUIH!! Beraninya anjing sialan itu mengambil first kissku!! Padahal ini sudah kusimpan untuk kucing tercantik sedunia!! Puih!! tinggi juga seleramu, seb SEKARANG, ELO BAKAL GUE UNINSTALL!!

Anjing: (berseru lemah) kaing...

Sebastian: (mendekati anjing sambil ngeluarin senjatanya dan nyanyi "KAITO ga Uninstall" yang lirikinya (dengan sangat seenaknya) dia ubah-ubah) neko-chan... neko-chan... boku igai wa iranai, desune? Dakara, hoka no inu wo... (berhenti di depan anjing malang tadi dan mengayunkan pisau dengan ganasnya ke arah anjing malang tersebut) UNINSTALL!!

Sementara itu, chloe...

Chloe: wah, anjing tadi berhasil dia bunuh tanpa sisa! Sepertinya aku harus lebih hati-hati menghadapinya (jalan ke atelier)

Setelah kejadian mengerikan itu, sebastian yang sudah lupa tujuan utamanya segera pergi ke kamarnya. Dia lelah. Sangat lelah. Dan juga sangat mual. Terlebih, dia shock karena first kissnya diambil seekor anjing, makhluk yang paling dia benci. Dan saat dia BENAR-BENAR butuh istirahat, transceiver berbunyi.

Transceiver: watashi no koi wo... higekino juliette ni shinaide....koko kara tsuredashite... sonna kibun yo

Sebastian: (menekan tombol transceiver lalu bicara dengan lemas) halo?

Roze: ah, sebastian—

Sebastian: roze-san, maaf. Hari ini saya sedang tidak mood untuk mengobrol (mencet tombol transceiver)

SFX: pip! Tuuut...tuuut.....tuuut......

Sebastian: (membaringkan badannya diatas kasur) benar benar hari yang melelahkan.... mungkin tidur bisa menghilangkan rasa lelah ini...mungkin....

That's all for this chapter! Sori kependekan.

Tambahan: ringtone transceiver

Itu romeo and cinderella (vocaloid –hatsune miku-)

Tambahan 2: translasi KAITO ga Uninstall

Jap: Neko-chan...neko-chan.... boku igai wa iranai desune? Dakara, hoka no inu wo... UNINSTALL

Eng: dear cat... dear cat... you don't need anyone but me, right? That's why, i'll uninstall the other dogs....

Tambahan 3: lagu di transceiver vayne

Itu kokoro yang Rin side (vocaloid –kagamine rin-)

Tambahan 4: gomen

Kepada semua pembaca.... TOLONG MAAFKAN KE OOC-AN SEBASTIAN DISINI!!! *bow*

Bonus story: sumber ide es krim rewrich

Suatu hari yang cerah bersalju di halaman rumah rewrich,

Burung-burung: cit cit cuiit~

Rewrich: (tiba-tiba bangun) eh? Udah pagi? Hooaaaam... aku kayaknya kebanyakan mikir... sampe ketiduran.... (jalan ke dapur, buka lemari, ngambil roti buat sarapan) mana nggak dapet ide, lagi...hoaam...nyam (rotinya dimakan sambil jalan ke halaman)

???: !!!

Rewrich: ?!?! (cepet-cepet keluar ke halaman)

SFX: BRAK! BUAK! BRUK!! SRESEET!! CREP! JROT! DUAGH!!

???: GAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!! WAJAHKU!!!

Rewrich: (udah sampe di halaman rumahnya) siapa itu?! Eh? KEBUNKUUUUUUUU!!!! WHAT IN THE WORLD HEPEN WIT MAI GARDEN?!?! (jalan ke ??? sambil nodongin pedang) SIAPA LOE?!

???: itatata...lho? rewrich-san?

Rewrich: AAAAAAHH!! JADI ELO YANG NGERUSAKIN KEBON GUE!!! BIAR GUE BUNUH LOE!!! (ngayunin pedang ke arah ???)

???: WAAAAAAAAAAAAAAAAAA!! AMPUN!!!! SAYA SALAH APA?!?! (ngeluarin popsicle outta nowhere buat nahan pedangnya rewrich) gila...desperate amat tuh orang

Rewrich: (tiba-tiba berhenti pas jarak kepala ??? sama pedangnya tinggal 2,465647598mm lagi) lho? Kaito-san? Kenapa bisa ada di sini?

Kaito: "KENAPA"?! saya udah disini dari tadi dan hampir LOE bunuh!!!

Rewrich: wah, maaf. Saya emosi gara-gara kebun saya yang indah dan elok ini dihancurkan. Tapi, karena kaito-san yang menghancurkannya, saya bunuhnya nanti saja kalau urusan saya sudah selesai

Kaito: *whew* eh, tunggu. Kayaknya masih belom aman juga, deh

Rewrich: kaito-san, aku sedang butuh ide untuk rasa es krim baru. Ada ide?

Kaito: loh? Rasa negi kan ada? Kenapa pusing-pusing mikir yang baru lagi?

Rewrich: kalau saya mau buka toko es krim, harus nyediain rasa yang banyak biar pelanggan juga banyak. Tapi, rasanya harus unik supaya laku

Kaito: hmm...ah! pake rasa vocaloid aja!

Rewrich: hah? Rasa apa itu?

Kaito: kami sebagai vocaloid punya character item masng-masing. Bikin berdasarkan itu aja!

Rewrich: oh, begtu. Terima kasih banyak kaito-sama!! (berdogeza di depan kaito terus kaito disembah-sembah) terus, chara itemnya apa aja?

Kaito: (tampang jijik?) em... kukasih tahu kalau kamu berhenti nyembah-nyembah kayak orgil gitu

Rewrich: oke (berdiri)

Kaito: tapi, bayaran idenya jangan lupa!

Rewrich: tenang. Aku kan udah bayar

Kaito: hah? Kapan?

Rewrich: barusan. Bayarannya suruh berdiri kan?

Kaito: itu bayaran persetujuan pemberitahuan informasi. Kalau bayaran pemberitahuan informasinya harus es krim!

Rewrich: aduh, kaito-san jangan jahat gitu, dong.... modal saya makin menipis, nih. Nanti bisa-bisa modalnya aja udah nggak kebayar balik

Kaito: daripada nggak laku

Rewrich: sialan. Entah kenapa dia rada ngingetin gue sama tetri *sigh* yaudahlah

Kaito: okay! Sekarang biar kukasih tahu! Jangan lupa catet!

Rewrich: oke (ngambil notes dan pulpen outta nowhere. Posisi siap nulis)

Kaito: chara itemku es krim, chara item miku negi, chara item meiko sake, chara item rin jeruk, chara item len pisang, chara item duo kagamine itu road roller, chara item gakupo terong, chara item luka tako sama maguro sama whip, chara item gumi wortel, chara item miki ceri, chara item yuki apel, chara item prima wine, chara item sweet ann chicken drumstick, chara item big al pocket watch, chara item leon tulip, chara item lola frying pan, chara item miriam lipstick, chara item neru hape, chara item akaito merica habanero, chara item taito bandage sama eyepatch, chara item kikaito gula-gula kapas rasa lemon, chara itemnya mokaito kopi, chara itemnya juon kiku (kayaknya) 2 cleaver, chara itemnya hazure miku switchblade merah, chara itemnya kazamine sen sama retsu pinwheel ijo, chara itemnya amane kumi needlework, terus...

Rewrich: um... kaito-san...

Kaito: chara itemnya duo kion boneka voodoo, chara itemnya haku bir kalo ga salah, chara itemnya kiaito kotak P3K, chara itemnya hirane tekuno PDA, chara itemnya guma lobak, chara itemnya hibiki aaron sandwich selai kacang, chara item kizito mawar, chara item teto roti perancis, chara item momo persik, chara item mako plum, chara item luna susuki, chara item ritsu kubis cina, chara item uta granat, chara item ruko bantal, terus chara item—UWAAAAAAA!!

SFX: SLASH!!

Kaito: rewrich-san?! Kok aku ditebas?!

Rewrich: BACOT LOE!! GUE UDAH GA BUTUH LOE LAGI!! SEKARANG WAKTUNYA EKSEKUSIIII!!! (ngangkat pedang tinggi-tinggi)

Kaito: HIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!! (kabur)

Rewrich: WOOOIIIII!! BALIK LOE!!! GANTI RUGI TAMAN KESAYANGAN GUEEE!!! (ngejar kaito)

Kaito: OGAAAAAAAAAAAAAAAAAAHH!! (kabur terus teleport pake alat dalem badannya)

SFX: byup!

Rewrich: AKH!! SIALAN LOE!! YOU SON OF A FUCKING BITCH!! BALIK LOE!! (ngambil popsicle, dipatahin, dijatohin, terus diinjek) KAITOOOOOOOOOOOOO!!! GODDAMN YOUUUUUUUUUU!!! ORYAAAAAAAAAAA!! (?)

--END--