Annyeonghaseyo!

Ayano lanjutin aja ya ceritanya.

Terimakasih banyak yang udah mau baca and review…

.

.

.

Disclaimer : KOGE DONBO

Pairing : KazuKarin, JinKarin, KazuHime, KiriHime

Rating : T

.

.

.

MY PRINCESS IS A MUSKETEER

"Nishikiori!" panggil Kazune yang tengah bingung modar-mandir, celingak-celinguk nggak jelas.

"Nishikiori! Dimana kau?" teriak Kazune lagi.

"Kemana sih dia? Hari ini ada seleksi musketeer, bukan?" Tanya Kazune sendiri yang masih kebingungan.

"Kazune? Kau sedang apa?" Tanya HImeka yang melihat Kazune kebingungan kesana-kemari.

"Kau melihat Nishikiori? Dimana dia?" Tanya Kazune tak sabar.

"Aku lihat dia tadi pergi ketempat seleksi para calon musketeer." Ucap Himeka.

"Lho? Gimana sih…" ucap Kazune agak kesal dan langsung meninggalkan Himeka.

"Eh…?" HImekapun bingung dan melanjutkan perjalanannya menuju taman.

Ditempat seleksi calon musketeer, Kazune tetap celingak-celinguk mencari Micchi yang entah dimana. Para pelayan dan penjaga istana bingung dengan sikap sang pangeran.

"Pangeran? Pangeran kenapa?" Tanya salah satu penjaga istana.

"Nishikiori. Kau melihatnya?" Tanya Kazune yang sudah tidak sabar.

"Itu pangeran." Ucap penjaga istana yang menunjuk pada seseorang yang tengah tertidur.

"Hahh?" Kazune bingung karena Micchi sekarang sedang tidur. Kazunepun mendekat.

"Nishikiori?" Tanya Kazune pada Micchi. Namun nihil. Yang ada hanya gerakan tangan Micchi seperti mengusir.

"Kau ini…" ucap Kazune yang tersenyum dan meletakkan tangan Micchi diatas perutnya kembali.

"Kau pasti lelah…" desah Kazune yang langsung membereskan kerjaan Micchi yang belum selesai.

"Hoooaahhmmm… aku ketiduran?" ucap Micchi yang sudah terbangun.

"Pangeran?" teriak Micchi kaget saat melihat sang pangeran membersihkan tempat yang seharusnya dia bersihkan.

"Aaahhhh… kenapa pangeran? Untuk apa pangeran kemari? Kok pangeran yang bersih-bersih?" Tanya Micchi yang masih kaget.

"Kau sudah bangun? Cepat bersihkan sisanya." Ucap Kazune yang langsung duduk untuk beristirahat.

Sekarang ruangan sudah bersih. Para penjaga istana sudah bersiap-siap menyambut para calon musketeer. Begitu pula dengan Raja Kujo, Ratu Kujo, Pangeran Kujo, Putri Kujo, Micchi, dan tak lupa sang bangsawan sekaligus penasehat istana keluarga Karasuma.

"Kalau penyamaranku diketahui orang bagaimana?" Tanya Karin pada Jin yang sedang mengantri dengan suara pelan.

"Serahkan padaku. Aku juga aka nada disana." Ucap Jin dengan bangga.

"Balum tentu kita diterima." Ucap Karin mengingatkan.

"Aku percaya pada kemampuanku yang hebat. Jadi aku optimis." Ucap Jin dengan penuh keyakinan dan mata yang berbina.

"Iya, iya." ucap Karin seraya menghela nafas panjang.

Satupersatu dari mereka sudah mencoba kemampuannya. Dan saat ini giliran Karin yang berpasangan dengan Jin. Sebenarnya Karin agak gerogi dan takut kalau identitasnya ketahuan.

"Shiro Hanazono melawan Jin Kuga!" ucap Micchi dengan suara lantang seperti sebelum-sebelumnya.

"Karin? Kenapa namamu Shiro?" Tanya Jin saat memasuki area bersama Karin.

"Biar saja. Ayo mulai!" jawab Karin.

Mereka sudah menampilkan kemampuannya.

Detik-detik terakhir penentuan yang dibacakan langsung oleh sang pangeran, Kazune Kujo. Saat itu, Karin benar-benar terpana akan pesona Kazune. Tak henti-hentinya mata hijaunya menatap sang pangeran.

"… Shiro Hanazono! Jin Kuga!..." ucap sang pangeran saat menyebut satupersatu calon musketeer.

Mendengar itu, Karin dan Jin saling menatap. Mata mereka terbuka lebar. Perlahan-lahan sebuah senyum terukir diwajah mereka yang tampak letih. Dan mereka berdua langsung meninggalkan kerumunan orang banya yang menunggu namanya dipanggil.

Dibelakang kerumunan itu, mereka berdua berteriak bersama karena sangat amat teramat senang.

"Shiro!" teriak Jin.

"Jin!" karinpun tak mau kalah.

"Kita berhasil!" teriak mereka bersamaan.

"Ini seragam terindah yang pernah kulihat Jin!" ucap Karin dikamar barunya bersama Jin.

"Benar! Aku kekamar dulu ya! Aku mau memakainya!" ucap Jin dan keluar dari kamar Karin.

'aku juga mau memakainya.' Ucap Karin dalam hati.

Karin mencoba berkeliling disekitar istana kerajaan yang sekarang juga tempat tinggalnya. Karin tadinya ingin mengajak Jin, tapi waktu Karin menghampiri kamar Jin, dia sedang tertidur sangat pulas. Karin jadi tidak tega untuk membangunkan Jin.

"Langit yang indah…" ucap Karin dengan merenggangkan kedua tangannya.

"Sangat indah." Sahut suara yang mengagetkan Karin.

'Hahh? Siapa? Jin? Mungkin.' Pikir Karin. Dia menengok kembelakang. Tapi dia membelalakan matanya karena terkejut.

"Pangeran Kujo!" pekik Karin sangat kaget saat melihat kebelakang.

"Malam Shiro Hanazono." Sapanya pada Karin. "Penyamaranmu telah terbongkar olehku." Ucap Kazune dengan senyumnya.

"A-apa? Pangeran…" ucap Karin terbata.

"Tak usah khawatir. Kau akan tetap menjadi musketeer jika kau menuruti permintaanku." Ucap Kazune dengan menatap langit malam yang bertaburan bintang.

'Bagaimana mungkin dia bisa tau? Aku berpaikaian ala cowok? Kok pangeran tau?' pikir Karin.

"Karena suaramu." Ucap Kazune yang dapat membaca pikiran Karin yang tampak kusut.

"Hahh? Eh-i-iya. maafkan aku pangeran…" ucap Karin dengan menundukkan kepalanya.

"Jadilah musketeer pribadiku. Maka kau akan bertaham disini." Ucap Kazune.

"I-itu syaratnya?" Tanya Karin meyakinkan. 'kalau benar, tentu saja aku mau! Itu tujuanku bukan? Aku ingin dekat dengan pangeran.' Pikirnya dengan bahagia.

"Iya. tapi bukan untuk melindungiku. Tapi untuk menemaniku berlatih, bermain, mengajariku agar lebih kuat, dan banyak hal lainnya." Ucap pangeran dengan polos. Namun senyum senang terukir diwajahnya yang membuatnya semakin tampan.

"Kenapa?" Tanya Karin kebingungan. Seorang musketeer harus menjaga dan melindungi tuannya.

"Karena aku tidak mau dilindungi cewek. Akukan cowok. Pangeran pula." Ucap Kazune. "Dan kau… membuatku ingin melindungimu…" lanjutnya yang membuat mata Karin terbelalak.

Balas review :

Karina552 : makasih udah baca and review. Dipuji pula. Makasih banget. Ide dari film Barbie yang musketeer. Ayano lupa judulnya. Tapi ceritanya Ayano buat beda.

Shin Hazel : makasih udah baca and review. Dipuji lagi. Makasih banget. Salam kenal juga!

Aneh bin ajaib binti gaje bin abal.

Hehehe…

Ya udahlah!

R&R PLEASE…