Disclaimer: BLEACH punya tite kubo tuh.
Warning :OC, OOC, AU, Typo, ICHIRUKI. Don't Like, Don't Read !
SUMMARY : Good Bye Rukia, Welcome Rui. But, Rukia is Rui, and Rui is Rukia, right?
Chapter 9
- Equivalen Trade -
Hikari dan Sou-taichou masih berdiri di ruangan divisi satu yang memungkinkan mereka memandang daratan Soul Society. Suasana disana hening sejak Sou-Taichou memerintahkan Hikari untuk menjelaskan semuanya, dan keheningan ini masih berlangsung hingga kini.
Diam-diam dalam keheningan itu Hikari mengingat-ingat bagaimana pertemuannya dulu dengan Rukia, dan juga mengenai bagaimana perjanjian diantara mereka terbentuk.
Sudah merupakan keharusan bagi setiap roh yang meninggal untuk mendapat pengadilan terakhir mereka, entah itu berreinkarnasi atau malah dihancurkan rohnya. Dan kebetulan sekali bahwa roh milik Kuchiki Rukia sudah diputuskan untuk dimusnahkan, tak akan ada kehidupan kedua bagi gadis itu.
Dia, sebagai penyampai keputusan, tentu saja harus melakukan tugasnya untuk memberitakan keputusan itu pada Rukia. Tapi rupanya, semuanya berkembang ke arah yang menarik yang berada di luar dugaannya.
"Kau tentu kenal betul siapa aku, kita sudah saling bekerja sama selama ribuan tahun. Dan kaulah yang tau benar siapa aku, tentunya setelah diriku sendiri," kata Hikari pada Sou-Taichou.
"Kau terlalu basa-basi."
Hikari tersenyum masam. "Hei, sabar saja kenapa. Kita sudah hidup ribuan tahun, dan kematian tak akan mengejarku selamanya dan tak akan mengejar dirimu saat ini."
"Dan kapankah kau akan memberitahuku apa tujuanmu?"
"Huh, tujuanku adalah aku ingin melihat apakah sebuah perasaan bernama 'cinta' bisa mengalahkan takdir," kata Hikari, nada suaranya menjadi ketus.
"Itu keinginan yang bodoh, padahal jawaban dari keinginanmu itu sudah terpampang jelas di depan matamu."
Hikari tersenyum. "Siapa tahu saja?" dan kemudian, tanpa peringatan sayap api milik Hikari menyelimuti gadis itu, hendak membawanya menuju tempat lain.
"Kau mau kemana? Kau belum menjawab pertanyaanku," kata Sou-Taichou.
Sambil tersenyum penuh rahasia, Hikari berkata, "Kita lanjutkan lain kali saja ya Yama-jii, saat itu aku juga akan mengatakan alasanku membuat keributan di sini ketika Rui pertama kali dihidupkan kembali."
Dan Hikari pun menghilang, meninggalkan Sou-Taichou yang hanya bisa menghela nafas berat.
.
.
Hikari melewati sebuah lingkaran bercahaya, dan sekarang berdiri di sebuah perumahan desa. Dunia akhir para roh, dunia reinkarnasi, tempat dimana masa depan para roh itu ditentukan, bereinkarnasi atau berakhir menjadi roh yang hancur.
Dan Kuchiki Rukia adalah roh yang ditakdirkan hancur, batin Hikari.
Setiap jalanan yang dia lalui kembali mengingatkannya akan bagaimana dia menjalin kesepakatan dengan Kuchiki Rukia, dan saat dia untuk pertama kalinya menentang keputusan takdir. Tapi, asalkan ada pertukaran setara, semua akan baik-baik saja, masih berjalan sesuai jalur takdir.
Dia mengambil ingatan Rukia, sementara Rukia sebagai Rui harus mendapatkan ingatannya dengan cara mengembalikan ingatan teman-temannya sendiri. Dan yang lebih penting, seseorang dengan sukarela menukarkan hidupnya demi gadis itu.
Dia juga jadi mengingat kata-katanya pada Rukia sebelum ingatan gadis itu dia ambil. "Katakan selamat tinggal pada Rukia, dan ucapkan selamat datang pada Rui."
"Tapi, Rukia atau Rui adalah aku, Rukia dan Rui adalah otang yang sama," kata Rukia memprotes.
Dan setelahnya, semua berjalan seperti yang sekarang tengah terjadi.
"Aku harus minta maaf pada Yama-jii nanti, dia sudah susah payah menghapus ingatan para manusia itu, malah aku suruh si Rui mengembalikan ingatan mereka," kata Hikari pelan sambil terus berjalan.
~C.c.C~
"Katakan padaku yang sebenarnya!" seru Rui tak sabar.
Semua yang mengetahui kenyataan hanya berpandangan dengan ragu.
Hitsugaya menghela nafas. "Baiklah, akan kami beritahu, tapi hanya sebatas yang kalian sudah ketahui.
"Rui adalah Rukia, dan kenapa bisa begitu itu karena perbuatan Hikari, penjaga dunia sana, dunia setelah dunia roh. Dan kau Kurosaki Ichigo, masa lalumu memang berhubungan erat dengan Kuchiki Rukia, terlalu erat malah."
"Lalu, apa hubungan Inoue denganku dan Rukia?" Tanya Ichigo.
"Dia salah satu dari 5 orang yang ingatannya harus dikembalikan agar semua ini berakhir, itu kata Soutaichou," jawab Hitsugaya.
"Dan untuk apa kalian mengejar Hikari?" giliran Rukia bertanya.
"Soutaichou ingin memastikan tujuan dari Kuchiki Rukia yang sedang dalam proses dikabulkan oleh Hikari dengan mengembalikan Kuchiki Rukia ke dalam kehidupan tanpa reinkarnasi," jawab Hitsugaya.
"Dan siapa kalian sebenarnya?" Tanya Ichigo dan Rukia bersamaan.
"Itu masih rahasia, yang jelas kami itu bagian dari masa lalu kalian yang dihapus," jawab Hitsugaya.
"Dan kalau kalian cukup puas dengan jawaban itu, kau bisa pulang Kurosaki, dan kau bisa kembali beristirahat Rui," kata Byakuya dingin.
Dan selanjutnya, Ichigo dan Rui,.. atau Rukia, entahlah, melaksanakan perintah dari Byakuya yang dia ucapkan dengan dingin dan reiatsu besar.
T B C
Saya jamin 2 chapter lagi bakal tamat ini fic. Dan maaf ya kalau nanti endingnya mengecewakan, gara-gara WB sih.
Ayo di RnR terus!
