-Cinta Pertama-
Disclaimer : Bleach © Tite Kubo, Facebook bukan punya Cha, Cha cuma punya accountnya.
Rated : T
Genre : Romance/Hurt/Comfort
Pairing(s) : GrimmRuki, slight GrimmNel
WARNING : AU, OOC, rada gaje
Summary : Jika aku bertemu lebih dulu denganmu, apakah kau akan mencintaiku dan tak pernah mengingat dia lagi? Jika aku bertemu lebih dulu denganmu daripada dia, apakah boleh aku memiliki hatimu tanpa bayang-bayangnya?
Kau itu indah
Kau itu bermakna
Kau menggores kenangan cinta
Tapi di saat yang sama,
kau menggores luka dalam...
"Rukia itu berbeda dengan Nell," ucap Grimmjow membuka pembicaraan.
"Ya, gue tau. Tiap orang kan beda sifatnya, Grimm," timpal Rangiku.
"Gue lebih nyaman di deket Nell."
"Grimm, lo kalo ngomong jangan sembarangan!" suara Rangiku terdengar agak membentak.
Orang-orang di sekitar mereka langsung menoleh ketika mendengar suara keras Rangiku. Tentu saja, karena keduanya kini tengah menunggu bus di halte dekat sekolah. Grimmjow menghela nafas panjang, lalu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya. Setelah itu, iris birunya kembali ke Rangiku.
"Gue berkata sesuai dengan yang gue rasain."
"Grimm! Lo realistis dikit lah! Sekarang kalo misalnya lo bilang lebih baik Nell, lo mikirin perasaan Rukia nggak?"
"Ran, gue tahu. Gue tahu jelas."
"So?"
"Gue... bingung. Antara Nell dan Rukia, dua-duanya sama-sama berarti buat gue."
"Jadi?"
Belum sempat menjelaskan, sebuah bus berhenti tepat di depan halte tempat mereka menunggu. Grimmjow dan Rangiku memang sering pulang bersama karena rumah mereka satu arah. Cowok berambut biru itu berdiri tepat di samping Rangiku karena bus agak penuh.
"Grimm, lo belum jawab, loh!"
"Apa?" tanya Grimmjow.
"Antara Nell sama Rukia, lo pilih mana?"
"Entahlah."
Rangiku memutar bola matanya sebal. Gadis itu agak tak terima dengan penjelasan Grimmjow yang seolah ingin cepat memutuskan hubungannya dengan Rukia. Rukia tidak semudah itu untuk mendapatkan hati Grimmjow, butuh waktu lama untuk Rukia menerima sakit hati ditarik ulur hatinya oleh Grimmjow.
Mulai dekat dengan Grimmjow hingga Rukia menyukai cowok berambut biru itu. Lalu dilanjutkan dengan respon negatif Grimmjow yang malah bilang kalau ia membenci Rukia. Dan diakhiri dengan Grimmjow yang akhirnya termakan oleh kata-katanya sendiri. Cowok itu akhirnya menyukai Rukia. Tapi Rangiku akan sangat menyesal jika mereka berdua tak bisa mempertahankan hubungannya. Setiap detil dari perkembangan hubungan Grimmjow dan Rukia, selalu diketahui oleh Rangiku.
Tak tuk tak tuk
Rukia mengetuk-ngetukkan pulpen yang ia pegang pada buku tulisnya, sesekali ia menoleh ke belakang sedikit, mencoba menatap siswa berambut biru di barisan belakang. Sayangnya, siswa bernama Grimmjow itu tengah sibuk memperhatikan pelajaran dengan setengah hati, sesekali ia menguap.
Tak lama kemudian, suara surga (baca : bel istirahat) berbunyi, Rukia tersenyum senang, lalu menoleh lagi ke arah Grimmjow. Ada secercah semangat di sana, Rukia pun kembali menaruh perhatiannya pada guru yang sedang merapikan alat mengajarnya.
Setelah guru tersebut meninggalkan ruang kelas, Rukia sengaja mendatangi meja Soi Fon, yang kebetulan terletak di jejeran paling depan barisan Grimmjow. Wajah Soi Fon yang semula kusut, tiba-tiba berubah menjadi penasaran.
"Kenapa lo? Grimmjow lagi?" tebak Soi Fon, yang tentu saja tepat.
"Hn," Rukia mengangguk.
"Dia ngediemin lo gitu, ya? Di facebook lo berdua juga kenapa jadi it's complicated?"
"Hhh, gue nggak tahu, Soi. Bingung," jawab Rukia lesu.
"Udah tenang aja, kalo jodoh nggak kemana, kok!" Soi Fon tersenyum menghibur.
Rukia berusaha tersenyum, lalu mencoba curi-curi pandang dengan kekasihnya. Namun, ternyata Grimmjow lebih tertarik untuk mengobrol dengan Renji ketimbang menghampirinya. Rukia hanya bisa menarik nafas panjang.
Dari awal memang begitu, kan? Rukia ingat, pertama kali mereka duduk berdekatan saat jadian pun hanya karena digoda oleh anak-anak X-7, satu kelas. Lalu, saat Rukia sakit, dan akhirnya Grimmjow menghampiri tempat duduk Rukia untuk menanyakan keadaannya.
Setelah itu? Rukia harus repot-repot menghampiri Grimmjow untuk makan bersama atau pun sekedar mengobrol saja. Rasanya memang canggung dan terkesan agresif untuk seorang perempuan, namun Rukia seolah tak punya pilihan lain.
Tak lama kemudian, Grimmjow bangkit dari tempat duduknya, lalu beranjak keluar kelas. Jelas sekali ia melihat kalau Rukia ada di situ dan ia baru saja melewatinya, namun remaja berambut biru terang itu seolah sama sekali tak perduli. Saat itu, hati Rukia seperti tersayat dan sakit sekali.
"Sabar aja, Ru," ucap Soi Fon sambil tersenyum.
Rukia lagi-lagi tersenyum pahit, lalu menoleh keluar kelasnya, Grimmjow sedang berbincang dengan Gin. Ia tidak berbicara dengan seorang perempuan, tapi mengapa hati Rukia rasanya sakit? Diabaikan. Akhir-akhir ini Grimmjow lebih sering menjahili Hiyori atau Mashiro ketimbang di dekatnya. Ya, ia berubah.
Untuk apa kita bersama?
Kalau kau tak lagi setia
Bahkan setiap katamu dusta
Aku bahkan tak tahu sampai mana
Kau akan terus menyakitiku
Bahkan pada Rangiku pun, Grimmjow hanya bercerita tentang Nell, terkadang membandingkannya dengan Rukia. Sebenarnya untuk ukuran kesabaran, Rukia sudah cukup sabar dan sama sekali tidak mengerti apa yang membuat Grimmjow tiba-tiba mendiamkannya dan bahkan di sekolah pun mereka sama sekali tidak saling menyapa.
April...
Rukia's POV
.
.
Grimmjow IsHere Jeagerjaques is in a relationship with Rukia Kuchiki Ex-Seven but it's complicated.
About an hour ago.
15 Comment - Like
You, Rangiku Matsuu Ichimaru, and 3 other people like this.
.
Ini sudah kedua kalinya ia mengganti status hubungan kami menjadi it's complicated. Sebenarnya apa yang salah? Kenapa ia terus-terusan seperti ini? Seolah berkata kalau ia sudah bosan denganku dan kapanpun itu, ia bisa mengakhiri hubungan kami
Rangiku baru saja bercerita beberapa hari lalu tentang curahan hati Grimmjow padanya. Ia bilang kalau ia bisa bercerita lebih banyak pada Nelliel ketimbang denganku. Ia bilang kalau ia pasti bingung dan tiba-tiba bisa kehilangan topik pembicaraan bila SMSan denganku.
Hal sepele? Mungkin. Tapi memang sudah beberapa hari ini kami tak berkomunikasi sama sekali. Jangankan untuk berbicara, menyapa pun tidak. Mungkin SMS dari Grimmjow pun hanya ada tiga kali dalam seminggu, sekedar menanyakan PR. Padahal dulu ia selalu mengirim SMS saat sore menjelang. Grimmjow... Bisakah sedikit saja kau jelaskan ini padaku?
.
Facebook (wall-to-wall)
.
Rukia Kuchiki Ex-Seven It's complicated lagi? Maaf ya, kalo selama ini aku nggak bisa ngertiin kamu.
.
Grimmjow IsHere Jeagerjaques Maaf juga.
.
Aku cukup terbelalak melihat jawaban darinya, tanggal berapa sekarang? 29 April? Ada apa ini? Ini bukan April MOP dan juga bukan bercanda kalau Grimmjow berkata seperti itu. Aku menghela nafas, lalu membuka facebooknya.
.
.
Grimmjow IsHere Jeagerjaques went from being "in a relationship" to "single".
3 minutes ago.
2 Comment - Like
.
Apa? Benar-benar sudah berakhir? Aku terdiam, menghela nafas sebentar, rasanya hatiku menangis, tapi otakku berkata untuk tidak melakukan itu. Grimmjow? Tapi kenapa? Apa karena Nelliel?
.
Facebook (wall-to-wall)
.
Rukia Kuchiki Ex-Seven Berawal disini, berakhir juga di sini?
.
Grimmjow IsHere Jeagerjaques Maaf...
.
(Relationship status)
Rukia Kuchiki Ex-Seven went from being "in a relationship" to "single".
5 minutes ago.
7 Comment - Like
.
Jadi, benar-benar selesai semuanya, ya? Rasanya menyakitkan, tapi juga ada rasa lega, ternyata Grimmjow benar-benar sudah tak punya perasaan apapun padaku. Tak lama, aku dengar handphoneku berbunyi, ada SMS.
.
From : Liebe
Walaupun putus, kita tetep temenan, kan?
.
To : Liebe
Terserah, maunya gimana? Musuhan?
.
From : Liebe
Nggak lah. Maaf ya, kayaknya belum bisa lupain Nell.
.
To : Liebe
Nggak apa kok. Udah ya!
.
Nelliel lagi, Nelliel lagi. Grimmjow, seandainya aku bertemu lebih dulu denganmu, apakah kau akan mencintaiku dan tak pernah mengingat dia lagi? Jika aku bertemu lebih dulu denganmu daripada dia, apakah boleh aku memiliki hatimu tanpa bayang-bayangnya?
End Rukia's POV
Ini adalah pertama kalinya Rukia masuk sekolah dengan status sebagai 'mantan kekasih' Grimmjow. Rasanya ada beban berat yang menahan langkah Rukia. Aneh. Pagi ini ia berpapasan dengan Grimmjow. Tapi sama seperti sebelumnya, tak ada tegur sapa, apalagi pembicaraan singkat. Rukia malah dapat melihat dengan jelas kalau Grimmjow semakin menjauhinya dan menghindarinya.
Rukia sama sekali tidak mengerti dengan perubahan sikap Grimmjow yang tiba-tiba jadi dingin padanya. Mungkin memang benar, dari awal takdir tak menyatakan mereka untuk bersatu. Dari awal, memang Grimmjow menginginkan Neliel, dan bukan dirinya.
Cinta itu aneh, menggelitik ketika kita pertama kali menemukannya, namun menyakitkan ketika kita harus merelakan ia pergi. Bahkan air mata pun tak cukup untuk membawa ia kembali, karena semuanya percuma ketika cinta pergi.
.
.
~OWARI~
.
.
Ending yang aneh. Yaaah, cerita di chap ini true story dan Cha diputusin dengan cara itu. Temen Cha sampai mencak-mencak bilang mantan Cha pengecut. Hehehe... Fanfic ini hiatus sangat lamaaaaa sekali. Maaf ya, sepertinya Cha kena WB dan juga akhirnya malah hiatus. Gomen. :)
Ada 2 fanfic Cha yang khusus Cha print untuk temen. Soalnya kata dia, ceritanya bagus, tapi dia malas baca lewat handphone atau laptop. Ya sudah, demi mempromosikan FFn, Cha print untuk dia. Tapi, seolah tanpa dosa, dia kasih tahu ke guru Bahasa Indonesia.
And, guess what? Gurunya malah tertarik dengan Bleach. Nanya dengan lengkap, siapa itu Grimmjow? Siapa itu Rukia? Hubungannya dengan Ichigo dan Byakuya apa? Kok ceritanya bisa seperti itu? Astaga... (Kayak interogasi).
Nee, mind to RnR, readers?
