Yap lanjutan dari SuzaLulu kita.

Rating T

"Oke sebagai langkah awal ayo kita bernyayi bersama!" seru Hikaru

"Ayo!".

Akhirnya mereka bersenang-senang semalaman. Mereka bernyanyi, menari, melakukan hal yang tidak pernah mereka lakukan. Hikaru pemuda yang t elah membuat hatinya hangat itu mulai jadi bahan pikiran Lelouch setiap hari. Tak terasa sudah seminggu mereka bersama, tiba-tiba Hikaru mengatakan bahwa ia akan dipindahkan dan mereka tidak akan bertemu lagi. Saat itu Lelouch merasa ia akan kesepian.

"Princess. Kau kenapa?" Tanya Hikaru.

"Ti-Tidak apa2." jawab Lelouch bohong.

"Owh!, aku kira kau akan sedih jika aku pergi. Jadi lebih baik kau tenang-tenang saja ya." ucap Suzaku seraya mengelus rambut hitam Lelouch.

"Aku akan sangat merindukanmu Hikaru." batin Lelouch seraya menutup matanya.

Saat mengelus rambut Lelouch, Hikaru merasa ada sesuatu yang janggal. Tapi ia tidak mau membertahukan pada Lelouch.

"Baiklah!, ayo kita pulang. Princess aku akan mengantarmu pulang." ucap Hikaru seraya menarik tangan Lelouch.

"Eh- Eh!, tunggu Hika." belum sempat Lelouch ngomong tangannya udah ditarik duluan ma si Hikaru. Hikaru menariknya melalu jalan yang bukan menunjukan jalan rumah mereka.

"Hika.. Kita mau kemana?" tanya Lelouch, tapi Hikaru masih menarik tangannya.

"…" Hikaru tetap diam sampai mereka tiba disebuah pohon.

"Kau ingat pohon ini?" tanya Hikaru.

"Tidak. Memangnya kenapa?" tanya Lelouch. Tapi samar-samar rasanya Lelouch pernah melihat pohon yang mirip disuatu tempat. Tapi dimana ya? (mana aku tau. Jangan Tanya aku.)

"Kalau aku beginikan bagaimana?" ucap Hikaru sambil mendorong Lelouch merapat kepohon itu.

"Hika Ap-a yang kau laku-."perkataan Lelouch terhenti saat tiba-tiba wajah hikaru ada didepan wajahnya.

Sret! (!) Hikaru melepas rambut palsu Lelouch seketika Lelouch langsung siap-siap lari tapi ditahan ma Hikaru. Hikaru yang melihat perubahan Lelouch langsung saja melengkungkan senyuman yang gak bisa ditebak. Marah, senang, atau apa?

"Sudah ku duga. Sejak awal aku sudah curiga padamu." ucap Hikaru seraya merapatkan tubuhnya dengan Lelouch.

"Hika lepaskan." Lelouch mencoba berontak tapi tenaganya kalah besar dengan Hikaru.

Tiba-tiba Hikaru melepaskan Lelouch dan Lelouch pun lari meninggalkan Hikaru sendiriian dipohon itu.

"Kita akan bertemu lagi Princess." ucap Hikaru sambil memandang bulan yang bersinar redup diatas.

Esok harinya di Ashford Academy terdengar gosip bahwa akan ada murid pindahan. Padahal hanya murid pindahan, tapi kenapa sampai seheboh ini? Kayak pemilihan presiden aja. Disisi lain diruang Osis sedang ada kehebohan tersendiri.

"Hai-hai, kalian sudah dengar belum?, katanya murid baru yang akan pindah itu direkomendasikan oleh Euphemia Li Brittannia." ucap Milly.

Byuur! (kayak suara keran aja) Lelouch memuntahkan minumnya diwajah Rivals. "APA KAU BILANG KETUA?" teriak Lelouch.

"Kau kenapa Lulu. Kok panic gitu?" tanya Kallen bingung.

"Ah!, tidak.. A-aku ha.." kata-kata Lelouch terhenti saat ada ketukan dari luar ruang Osis.

"Ah!, tunggu sebentar." Sherly lalu membuka pintu ruang Osis dan berdirilah seorang pemuda.

"Maaf, saya diminta kemari oleh Euphiemia Li Britannia." Ucap pemuda itu.

"Oh!, kau murid baru itu ya. Silakan!" sherly mempersilahkan pemuda itu masuk. Dan alangkah terkrjutnya Lelouch saat tau bahwa pemuda itu adalah Hikaru dari perkumpulan malam.

"Hika…"

"Hai semuanya namaku Suzaku Kurugi. Salam kenal." Ucap pemuda itu.

"Suzaku.. Kurugi.." tiba-tiba badan Lelouch tiba-tiba lemas dan ia pun duduk kembali dikursinya.

"Kau tidak apa-apa Lulu?" Tanya Rivals yang membantu Lelouch untuk duduk dikursinya.

"Ti-tidak apa-apa. Aku hanya sedikit pusing."

"Mungkin dia kecapean, aku akan membawanya keUKS." Rivals lalu membawa Lelouch keUks dan meninggalkannya disana.

"Su-Za-Ku.. Su-Za-Ku.. rasanya nama itu tidak asing. Tapi kapan aku pernah mendengarnya?" batin Lelouch.

Setelah merasa badannya lebih baik, Lelouch memutuskan untuk pergi kekelas dan lagi-lagi ia terkejut saat melihat Suzaku duduk diseberang bangkunya. Lelouch memutuskan untuk duduk saja tanpa menoleh pada Suzaku. Lalu ada sesuatu yang terbang kemejanya.

"Aku akan menunggumu diatap Princess." Deg!, jantung Lelouch seakan mau mencelos. Kenapa dia bisa tau? (ya iyalah tau. Secara kemaren rahasia loe udah kebongkar. *plak digampar Lelouch.).

Dengan hati yang dag-dig-dug. Lelouch menemui Suzaku diatap. Suzaku menyerahkan sebuah amplop berisi sebuah tiket pesawat menuju jepang.

"I-ini?.." Tanya Lelouch pada suzaku.

"Tiket pesawat. Besok aku tunggu kau dibandara jam7 malam. Tolong bawa pakean untuk 3 hari." Kata Suzaku lalu meninggalkan Lelouch diatap.

"woii!, kamu Cuma manggil aku buat ngasik ini. Dasar Baka!" teriak Lelouch.

TO BE CONTINEW…

Yap.. saya berminat buat bikin fic ini ampek Chaper 3. Moga-moga para pembaca suka ya.

Thanks buat CFS karna sudah membantu dan member dukungan. Buat JmsB I Like U.

Please Review..