Disclaimer: BLEACH punya kusanagi dalam mimpi indah kusa...XD *dicincang Tite Kubo*

New Baby

Seorang shinigami mungil berambut putih bagaikan salju bershunpo dari gedung ke gedung di atas kota Karakura dengan wajah kesal. Sekarang ini ia sedang mencari fukutaichou yang melarikan diri dari tugas ke kota Karakura. Tak peduli fukutaichounya adalah ibu kandungnya sendiri, Ia akan menyeret fukutaichounya kembali ke Soul Society dan membekukan kakinya di kursinya sampai ia menyelesaikan semua tugasnya.

"Hei... Toushiro!" sapa seorang shinigami berambut orange ketika ia bertemu sang taichou mungil.

"Harus berapa kali aku ingatkan panggil aku Hitsugaya-taichou, Kurosaki!" kata taichou mungil itu kesal.

Tak peduli dengan bad mood sang taichou mungil, sang shinigami berambut orange itu menyengir dan mulai mengodanya, "Pada hal kau memanggilku Ichi-nii waktu kau hilang ingatan, Toushiro!"

Mengingat kejadian itu, wajah sang taichou mungil merona, "Urusaii!" kata Toushiro sambil membalikan badannya, mencoba menyembunyikan wajahnya yang merona.

"Aku lebih senang kau memanggilku Ichi-nii." Kata Ichigo sambil menyengir bertambah lebar. Ia sangat senang menggoda dan melihat wajah taichou mungil yang selalu serius menjadi merona.

Kemudian Toushiro teringat dengan tujuan awalnya dan bershunpo meninggalkan shinigami pengganti berambut orange itu, "Hei, mau kemana kau?" tanya Ichigo mengikuti sang taichou mungil.

"Mencari Okasan!" jawab Toushiro singkat sambil terus mencari reiatsu sang fukutaichou yang sengaja menyembunyikan reiatsunya. Ia sudah mencari ibunya di apartement ayahnya tetapi ternyata kedua orang tuanya tidak ada di sana. Lalu samar-samar ia merasakan reiatsu ibunya bersama ayahnya di suatu tempat. Secepat kilat ia bershunpo menuju tempat itu. Tetapi kemudian langkahnya terhenti ketika melihat kedua orang tuanya berada di sebuah toko dengan plat bertulisakan 'Baby Shop' tergantung di depannya.

Kemudian Toushiro bersembunyi tak jauh dari toko itu dan memperhatikan apa yang orang tuanya lakukan di toko itu, nampak mereka sedang memilih-milih perlengkapan bayi. Hanya dengan melihatnya, Toushiro bisa menduga alasan kenapa mereka berada di tempat itu.

Ichigo yang berhasil mengejar Toushiro ikut bersembunyi dan memperhatikan Gin dan Rangiku dalam toko perlengkapan bayi itu, "Wah... kelihatannya kau akan memiliki adik, Toushiro." Kata Ichigo sambil mengelus-elus rambut Toushiro.

Kemudian dengan kesal Toushiro menyingkirkan tangan Ichigo dari atas kepalanya"Mereka tidak pernah bilang apa-apa kepadaku." Kata Toushiro dengan nada sedih, merasa dilupakan oleh kedua orang tuanya.

"Mungkin mereka mau membuat kejutan untukmu." Kata Ichigo memberi semangat Toushiro.

Mendengar kata-kata Ichigo , mata emerald Toushiro berbinar. Dengan bersemangat ia menganggukan kepalanya, 'Iya.. mungkin mereka ingin membuat kejutan untukku.' pikir Toushiro. Ia melupakan tujuan awalnya menyeret ibunya kembali ke Soul Society dan membiarkan ibunya berbelanja bersama ayahnya. Kemudian ia dan Ichigo kembali ke apartement Gin menunggu mereka berdua kembali untuk mengucapkan selamat.

~H~

Setelah berjam-jam menunggu, akhirnya Rangiku dan Gin kembali ke apartement. Dengan bersemangat Toushiro berlari, menyambut kedua orang tuanya di depan pintu, "Selamat datang." sambut Toushiro juga Ichigo yang inggin mengucapkan selamat kepada Rangiku dan Gin.

"Shiro-chan..." kata Rangiku setengah terkejut dan takut karena ia melarikan diri dari tugasnya. Diluar pekerjaan ataupun ketika tidak ada yang melihat, Toushiro membiatkan ibunya memanggilnya 'Shiro-chan.'

"Wah... ada Ichigo-kun juga." Kata Gin sambil tersenyum ketika menyadari keberadaan sang shinigami berambut orange itu.

"Selamat siang, Ichimaru-san." Sapa Ichigo.

Toushiro terdiam di depan pintu sambil menatap ujung kakinya dengan wajah merona. Ia ingin mengucapkan selamat kepada orang tuanya tetapi, tetapi ia sangat malu mengucapkannya.

"Oh iya." Kata Rangiku sambil menepuk kedua tangannya, teringat sesuatu, "Kebetulan Shiro-chan datang. Tadi aku membelikan sesuatu untukmu."

"Eh?" Toushiro mengangkat sebelah alisnya penasaran.

Kemudian Rangiku mengeluarkan sesuatu dari salah satu tas belanjanya dan memakaikannya diatas kepala Toushiro. Benda itu adalah sebuah topi biru dengan sepasang kuping kucing diatasnya, "Tadi aku membelinya di toko pelengkapan bayi. Maniskan?" kata Rangiku sambil menepuk kedua tangannya dengan bersemangat dan menatap Toushiro dengan mata berbinar.

Melihat hal itu, Ichigo tertawa sejadi-jadinya sambil menggumamkan kata 'bayi' dan 'manis' diantara tawanya. Sementara Gin merasa bersalah kepada Toushiro, "Maaf aku sudah berusaha melarangnya tadi."

Mendadak udara di apartemnet berubah menjadi sangat dingin seperti di kutub utara. Perlahan, Toushiro meraih Hyourinmaru di punggungnya dan mendesis, "Bankai! Daiguren Hyourinmaru!"

Setelah itu terdengar teriakkan horror menggema di kota Karakura.

-kusanagi-