Reita the Thumb Boy
Chapter 8
=XxX=
Title : the GazettE Dorama –Reita the ThumbBoy-
Author: Akiyama Kaira
Fandom: the GazettE (band), Versailles (Band), Alice Nine (Band), Thumbellina (story)
Genre: Humor
Disclaimer: Reita milik saia! Yang lain embat aja noh *plakk!* XD Thumbellina karya om Christian Anderson. Saia pinjem dulu yah, om XDD *plaakk*
Chara: Reita, Aoi, Uruha, Ruki, Kai, Yune (the GazettE) Kamijou, Hizaki (Versailles) Nao, Hiroto (AliceNine)
=XxX=
"Gochisosama~ ^0^" Reita mengakhiri sarapannya. Sayur asem dan tahu bacem seperti biasa.
"Ah, kurasa make-up ku sedikit luntur." Komentar Kai.
"Kalau begitu cepatlah rapikan, sebentar lagi acaranya dimulai." Kamijo mendorong tubuh mungil Kai ke kamarnya.
"Kurasa aku juga perlu membenahi make-up-ku. Permisi, Kamijo-sama."
Kamijo mengiyakan Reita. Lalu makhluk ber-noseband itu berjalan menuju kamarnya. Ia membuka kamarnya dengan santai, lalu tentu saja mengkuncinya.
"Reita."
"Eh? Udah bangun, Ruk? Oha-" Reita mangap melihat wujud seorang manusia mini seukuran dirinya. Well, dia lebih pendek dari Reita. Pipi-nya chubby, pandangan matanya tajam ke arah Reita.
"Semalem lu nyipok gue, ya?" Tanyanya.
0.0 (Reita)
"Rei?"
0.0
"PESEEEEEEKKK!" Kali ini Ruki nge-growl pake toa mesjid.
"Ee—I—Iya? Kenapa? Lu siapa?" Tanya Reita.
"Gue Rukiiii! Lu inget burung parkit yang nyelametin lu di sungai, heh? Yang nganterin lu sampe ke sini?"
"Hoh? Kok…?" Reita nunjuk – nunjuk ke arah manusia mini di depannya.
"Dan lu nyipok guee? Lu nggatau, ya kalau gue bisa berubah jadi manusia mini kalau gue dicipok, heh?"
0.0
Reita SHOXX mendengarnya. "Ta—tapi gue cuma ngecup pipi lu doang, kok tadi pagi. Itu juga cuma bentaaaarrr~"
"Tapi kan tetep ngefek, PESEEEEKK!"
TT_TT (Reita)
=3= Ruki
"Maapin gue, Ruk~ TT3TT Uweeee~" Reita berusaha meluk – meluk Ruki.
"Shuuuuuhhh! Pergi, luu! TT^TT"
"Dakara…" Reita menundukkan kepalanya. Tangannya meremas – remas ujung pakaiannya sampe lecek.
"…"
"Aishiteru-Sore-dake-na-no" Ucap Reita tanpa titik-koma dengan frekuensi suara di bawah 50Hz.
"Are? 0.0"
"AishiteruAishiteruAishiteru~! Gomeeeenn~"
0/0 (Ruki)
"Honto~?"
"Honto da." Reita nunduk dalam pasrah.
"… Boku mo." Jawab Ruki cepat.
"Eeh?"
=XxX=
"Begitulah, gomen ne, Kai-chan~" Reita tertunduk. Hari itu ia membatalkan pernikahannya dengan Kai tepat di hari pernikahan mereka. Apalagi kalau bukan karena Ruki. Namun Reita menyembunyikan alasannya itu. Ia hanya menjelaskan kalau belum dapat restu orangtua dan belum siap(?).
"Ah, tidak apa – apa. Lagipula aku sudah punya pacar, kok ^-^" Jawab Kai. Reita dan Ruki lega.
"Uaaaaapuaaaaaa?" Kamijo shock tujuh turunan *maksud?*. "Siapa pacarmu itu, Kai? Siapa?"
"Eeh, dia ada di depan, kok. Tadi maunya diajak masuk, sih. Tapi dianya nggamau." Kata Kai dengan wajah yang entah inosen atau bego. *dilempar drums*
"Kalau begitu kita nikahkan kalian hari ini saja." Kata Kamijo kalem.
"Heee? Benarkah, ayah?" Kai ngefek blink-blink.
"Iya. Sayang, kan udah ngeluarin biaya, juga. Fufufu~"
Semua sweatdrop
"Ah, dimana calon-mu itu, Kai-chan? Ayo tunjukkan pada kami ^0^" Pinta Kamijo riang.
"Haaa~ iya, ayah~" Kai berjalan gontai ke luar istana. Tampak seekor katak tersenyum dengan indahnya. *hoeeeeekk*
"Ohayo, Kai-chan~ ^-^" Sapa katak itu.
"Apaaaaaaaa? Eluuuuuu?" Reita nunjuk – nunjuk katak di depannya dengan ribut.
"Lho? Kamu? O.O" Katak itu cuma melotot bengong. =.=a
"Lu kan katak yang udah nyulik gue, hah? Yang udah nelengsarain gue sampe gue tiba di sini!" Sembur Reita.
"Heh? Ta-tapi.. Yang nyulik lu kan adek gue.. Si.. Hiroto.." Jawab katak Nao takut.
"Ngga peduli! Pokoknya lu BALIKIN GUE KE RUMAH GUE! TITIK!"
"Reita-kun~ =_=" Ruki narik – narik Reita agar tenang. Sekarang kita balik ke Kamijo-Kai-Nao…
"Eeh? Jadi ini calon-mu.. Kai-chan? ^^;" Tanya Kamijo.
"Iya. Jangan lihat fisiknya dulu, ayah!" Ucap Kai. Ia berjinjit dan mengelus – elus leher Nao. Sekelebat kabut pink (lol) menyelubungi tubuh katak itu. Menyisakan tubuh seorang manusia ber-identitas "Nao" yang sudah mengenakan jas dengan make-up lengkap.
"Heeeeeeee?" Giliran Ruki yang ribut. "Curaaaaaanggg! Gampang banget lu berubah sosok! Gue musti nunggu orang nepsong nyipok gue dan lu cuma dielus- elus doang?" Ruki ngamuk nunjuk – nunjuk muka Nao yang inosen.
"Aarrrggghh Ruki-kunnn~" Reita nyeret Ruki ke tempat lain agar lebih tenang. Sementara Kamijo, Kai dan Nao membicarakkan pernikahan NaoKai yang hanya menunggu beberapa puluh menit lagi ^0^.
=XxX=
Pernikahan NaoKai berlangsung meriah. Walau agak terlambat, hohoho~.
"Ru, kalau lu sebenernya makhluk yang satu spesies sama gue, trus cerita lu kemarin itu apaan, dong?" Tanya Reita di bangku tamu VVIP.
Ruki menjilat es krim nya cepat. "Cerita yang mana?"
"Yang.. keluarga lu dibunuh itu."
"Ooh, yang itu." Ruki nyomot bakwan(?). "Cuma cerita ciptaan gue. Ngga usah dipikirin." Katanya santai lalu melahap gorengan.
"…. Ooh.." Reita menggut – manggut. "Ngomong – ngomong, lu laper apa doyan, sih? =.=" Tanyanya sambil nunjuk – nunjuk Ruki yang tangan kanannya memasukkan steak ke dalam mulutnya sedang tangan kirinya melesakkan sedotan yang menghubungkan es teh dengan mulutnya.
"Eeh? 0.0 salah, yah? Gue udah lama ngga makan makanan manusia keak gini, sih" Jawab Ruki inosen.
Hening~
"Eh, Ruk, ngomong – ngomong~"
"Hmm? Nyaem~ apaan?" Ruki nyantap bakpao.
"Astapiruloh, Ruchan~ lu inget kapasitas perut, dong =3=. Itu, gue.. Err…. Lu kan udah ngga bisa berubah jadi burung lagi. Trus… Cara gue pulang gimana, yah?" Reita garuk – garuk tengkuknya.
"Lho? Emang lu punya rumah? 0.0"
Reita speechless
"Ah, lu nginep di rumah yang gue dapet dari Kamijo aja, Rei. Gampang, kan? ^-^" Jawab Ruki dengan big grin khasnya. Pertanda buruk atau baik? "Eeh, tapi cuma ada satu kamar. Jadi.. lu mau tidur di sofa atau... sekamar bareng gue? o(^-^..) hohoho~ ^0^"
"Chibiiiiiii~!"
===OWARIMASHITAAA!===
Yeaaaahhh! Akhirnya saia bosen juga nulis 'TBC' XDXDXD
Oiya, mengenai yang chapter terakhir, saia jadi punya ide buat bikin chapter 'Making of'
Ceritanya tentang Making of Reita the Thumb Boy aja yang penuh kegajean XDXDXD
Setuju ngga, minna?
Belum diketik, sih lol
Oke, sekian aja curcol saia
Review? Unek - unek? Curhatan?
Klik aja link di bawah ini, beneran kok gratis!
No flame please~
Regards,
Akiyama Kaira
