CHAPTER 5: PART 21-25

AUTHOR: MAAF KAMI TAK DAPAT MENJAWAB REVIEW ANDA. MOHON MAAF KARENA CHAPTER SEBELUMNYA DI UPDATE LEBIH CEPAT DARI YANG DITENTUKAN. SEBAB, KAMI MEMUTUSKAN UNTUK MEMBATALKAN PERATURAN 2 REVIEW. TERIMA KASIH.

PART 21: ISI PULSA

Junpei sedang pencet-pencet pagar rumahnya sambil terus menggerutu. Takuya yang sedang lewat pun bingung dengan kelakuan temannya satu ini.

"Jun, lo lagi apa, sih?" Tanya Takuya.

"Oooh, gue lagi mau nelpon Operator gue buat isi pulsa." Jawab Junpei.

"Terus, napa lo mukul-mukulin pagar elo?" Tanya Takuya.

"Tadi, pas gue telpon, gue disuruh pencet pagar. Tapi, dari tadi dipencet-pencet gak nyambung juga. Gimana nih, Takuya?" Tanya Junpei.

"Lo masih mending. Gue malah disuruh pencet bintang." Kata Takuya.

Izumi yang mendengarnya segera lari daripada ketularan, yah, namanya juga HP baru…

PART 22: BANTING PINTU

Touma saat itu sedang stress berat. Dia pun menaruh Gaomon di taman depan rumahnya. (ada yah?)

Tiba-tiba, datang seseorang. Touma membuka pintu. Gaomon pun berpikir untuk masuk.

"Pak, cobalah produk baru kami, yaitu bla bla bla bla…"

Touma pun membanting pintu kuat-kuat. Tapi, pintunya tak mau tertutup.

Touma mengulanginya lagi dengan tenaga yang lebih kuat, tapi tetap saja kembali terbuka.

'Rusak kali.' Pikir Touma.

Kali ini, dia mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membanting pintu itu. Tapi sebelum dia sempat membantingnya, dia dihentikan oleh pedagang itu.

"Pakpakpakpakpak… Kalo mau banting pintu, pak, anjingnya dimasukin dulu." Kata pedagang itu sambil menunjuk Gaomon yang sudah sekarat.

PART 23: GILA DAN SETENGAH GILA

Hikari saat itu sedang bosan. Tiba-tiba, dia ditanyai oleh gurunya.

"Yagami, kalau keliling dunia adalah 25.000 mil, dan harga selusin telur adalah 60 sen, maka berapakah umur saya?" Tanya guru.

"Pasti 34 tahun." Jawab Hikari.

"Yah, tidak jauh beda. Jelaskan bagaimana kamu dapat menebaknya." Kata guru.

"Gampang saja, bu. Kakak saya saat ini berumur 17 tahun dan dia sudah setengah gila."

PART 24: BERBURU LALAT.

Ruki saat itu sedang mondar-mandir di dapur sambil membawa pemukul lalat.

"Ngapain lo?" Tanya Juri.

"Gue lagi berburu lalat."

"Oooh, bunuh lalat?"

"Ya, dapet 3 jantan dan 2 betina." Jawab Ruki.

"Darimana lo tau?"

"Yang 3 di gelas bir, sedangkan yang 2 di telepon."

PART 25: BUKU IPS DAN PAHLAWAN.

Joe yang sedang tak ada kerjaan saat jam istirahat memutar-mutar buku cetak IPS-nya.

Gurunya pun langsung berkata, "Hey, Joe! Jangan diputar terus bukunya! Nanti Pahlawannya pusing, loh!"

AUTHOR: DIMOHON REVIEW DAN SARANNYA, JANGAN LUPA BERITAHU PART FAVORIT ANDA. TERIMA KASIH.