Fanfic Saint seiya It's time for Goldies
Disclaimer: Sensei Masami Kurumada
Author: Istar Fantasy
Akhirnya chapter ini selesai tepat di Hari Ultahku & Guru Shaka
Chapter 5
Malam harinya Om Alde dan Deathmask yang kebagian tudag jaga duduk di batu sambil mandangin bintang-bintang yang gemerlap….romantisnya.
Aldebaran + Deathmask (merinding menjauh): Ih….amit-amit….!
Karena malam itu sangat dingin mereka masing-masing memakai baju rangkap 4.
"Woi Deathy…..!" panggil Aldebaran (ketularan si Aphro)
"Jangan panggil gua Deathy….!" Dethmask marah
"Iya….Ok… Death… gimana kalo kita adu ketahanan tubuh…..?" tantang Aldebaran
"Gak…. Entar di kerjai lagi….!" Jawab Deathmask (masih trauma)
"Kali ini beneran… ato kamu gak taha hawa dingin yaaaa…..!" sindir Aldebaran (bujukan maut)
"Enak aja…Ok sapa takut…!" Deathmask nerima tantangan
Mereka lalu melepas pakaian mereka (tenang aja mereka gak full telanjang koq)
Penonton: "Yaaaaaaaahhhhhh…!"(kecewa)
Lalu berdiri menantang dinginnya malam itu ( suhu mala mini -50 derajat di bawah titik beku)
Di dalam tenda
"Mus… tolong nyalain api ungun nya dong…. dingin ni….!" Pinta Shion (gimana gak dingi Shura yang beku di masukin juga…katanya sih biar esnya cepet leleh)
"Kok gua sih….!" Jawab Camus yang di tindih paling bawah
"Kamukan yang badannya paling sehat… belom di kerjai ama Author kita….!" Balas Shion lagi
Dalam hati
Camus: "Jangan-jangan sekarang giliran gua…. lagi….yang di kerjai…!"
Camus: "Gak…. Koq tenang aja…!" (tampang licik)
Akhirnya kepaksa Camus keluar buat nyalain api unggun.
Saat baru keluar tenda. Camus langsung kesandung tas make-up si Aphro dan mukanya nyaris menimpa sebongkah kotoran sapi liar yang entah sejak kapan terbujur tak bernyawa di sana. namun sayang Camus berhasil menghindar di detik-detik terakhir.
Camus:"Tu..kan…baru keluar udah nyaris kena ranjau darat…!"
Istar: "Gak itu kebetulan aja koq…...!" (dalam hati: uhhhh…padahal tinggal sedikit lagi…!)
Camus segera nyalain api sebelum bahaya lain menimpanya tapi kayu bakarnya tinggal dikit, Camus pun menambahkan kain- kain yang serupa dengan kain pel yang bertumpuk dekat gundukan kayu bakar. Soalnya dia gak mau ambil resiko dengan mencari kayu bakar sendirian.
Tengah malam tepat, suhu nyaris -100 drajat di bawah titik beku. Om Alde dan Deathmask hampir jadi patung es kaya Shura.
Karena dah gak tahan Aldebaran Dan Deathmask lari pontang panting nyari pakaian mereka yang lenyap tak berbekas (pasti dah pada bisa nebak kemana hilangnya)
Merekapun bergegas balik ke tenda.
"Kyaaaaaaaaaaaaaaaaa….kenapa kalian gak pake baju…!" Aiolos kaget
"Jangan-jangan kalian…..!" Aiolia curiga
"Bodoh….mana mungkin….!" Bantah Deathmask
"Ihhhh…Alde…Deathy…cucok dech…!" celoteh si Aphro
Aldebaran & Deathmask pun menjelaskan semua cerita dengan panjang lebar kali tinggi.
"Ooooooooooooo…. Jadi itu baju kalian….!" Kata Camus (inget sama kain pel)
"Ya…..ya…. sekarang baju kami di mana Mus…..!" teriak Om Alde
"He…he….dah ku jadiin bahan bakar alternative…. cause kayunya dah abiz….!" Kata Camus (nyantei aja)
"….!" Jerit Aldebaran & Deathmask
Keesokan harinya Mereka berniat pulang karena dah gak tahan lagi.
Aiolia pulang sambil memapah Aiolos yang punggungnya keseleo abis ketiban kebo
Shaka menutup wajahnya yang penuh bekas sengat dengan topengku yang di pinjam dengan ongkos sewa 10 dolar perjam
Camus yang masih manggul patung es Shura (belom cair juga)
Shion & Dohko yang berjalan sambil berdebat soal siapa yang benjolnya lebih gede
Aphrodite berjalan sambil mendorong gerobak yang di belinya dari tukang minyak yang sekarang telah di isi 4 mumi (Milo, MU, Kanon, Saga)
Yang paling menarik perhatian tentu saja Aldebaran yang memakai tenda sebagai ganti pakaiannya dan Deathmask yang memakai baju dari Tikar yang di lubangi untuk kepalanya mereka yang sudah terkena flu berat terlihat sangat malu apa lagi sepanjang jalan mereka kelilingi anak-anak kecil yang terus meneriaki mereka..
"….Orang gila….Orang gila….Orang gila….Orang gila…"
" minggir anak-anak nakal…. Hatziuwwwwwwwww…(bersin)…. Mau di penggal ya…..!"
Deathmask berniat untuk menyerang anak-anak itu tapi di tahan Aldebaran
"Minggir kebo… mau di penggal…Hatziuwwww…...!" ancam Deathmask
"Jangan mengal kerbau hamil itu haram hukumnya…..!"
Deathmask yang Rasa kesalnya dah gak kebendung lagi terus meronta. Akhirnya Om Alde yang dah gak kuat lagi jatuh tersungkur mencium aspal panas (soalnya tu jalan baru di perbaiki) dan melepaskan Deathmask.
Deathmask yang lari tanpa kendali dengan rem yang blong lalu menabrak sebuah becak & melempar tukang becaknya tinggi ke udara.
Camus yang berniat menolong tukang becak segera melempar Shura yang dah setengah beku tepat mengenai benjol Shion & Dohko.
Karena terlalu focus melihat tukang becak Camus gak yadar kalo di depannya ada lubang saluran limbah yang tidak terlalu dangkal, bisa di tebak Camus jatuh terjebur kedalam lubang itu.
Melihat hal itu sekarang giliran Aiolia yang berusaha menolong tukang becak dia belari sambil menggendong kakaknya, namun naas dia malah kesandung Aldebaran yang masih tengkurep di tengah jalan (gimana lagi mulut & bagian mukanya yang lain nempel di aspal yang belom kering)
Alhasil Aiolia terpelanting, kepala dan sebagian badannya masuk kedalam sebuah gerobak tukang es cendol.
Sementara Aiolos yang bersamanya terlempar kemudian jatuh ke tumpukan para mumi hingga melontarkan Aphrodite kedalam tong sampah
Sedangkan nasib si tukang becak masih beruntung karena berhasil di selamati Shaka yang berdiri di atas kepala Aldebaran
"nuhun sewu pahlawan bertopeng….!" Kata tukang becak (maaf kalo cara nulisnya salah abis aku gak hapal bahasa Jawa)
"Ha…ha….ha…!" Shaka bergaya ala pahlawan bertopeng di Anime Crayon Shin-chan
Setelah selama sebulan mereka jalan kaki & berenang-renang mereka akhirnya tiba di Sanctuary dihalaman kuil Aries tampak Kiki dan para Steel Saint lagi Pesta BBQ
"Kiki lagi ngapain….. gak ikut kemping…!" Tanya Mu
"Gak…. tempat kempingnya kena tanah longsor jadi di batalin….!" Jawab Kiki
"Sebagai gantinya kita BBQ-an di sini aja…!" kata Sho
"Kebetulan kita nemuin domba sekarat di dekat kuil Aries…!" sambung Ushio
(Gimana gak sekarat selama ini gak ada yang kasi makan)
"Dari pada mati sia-sia kita bikin BBQ aja… si Kiki juga dah ngizinin….!" Tambah Daichi
"Ya dari pada mati…kan…!"timpa kiki
"Jaluuuuuuuuuuuuuuuuuuu…(gubrak)….!"teriak Shion sebelum pingsan.
Embeeee…Draaaaang….Embeeeeeeee….Draaaaank… Embeeeeee…Draaaaang….
Suara roh si Jalu yang melayang-layang sambil mukulin pancinya Shura
The end
Behind the scene
Istar: akhirnya selesai juga…..!
Aiolos: Star… kamu tega dech…..!
Shaka: Guru sendiri di kerjai….kualat nanti…!
Camus: Ternyata benerkan aku juga kena…!
Deathmask (di tahan Aldebaran): Awas kamuuuuuuuuuuu…Author kejaaammmmmmmm….!
Shion: hick…hick….Jalu…! (nangisin Domba)
Shura: hick…..hick…..Panci…! (nangisin panci)
Aphrodite: Hick…hick…..kecantikanku…..! (nangisin… gak penting)
Mu: Korban selanjutnya sapa…?
Milo: Aku harap para Specter….! (hasrat terpendam)
Istar: Sorry Mil…..berikutnya para Asgardian…soalnya dah janji…. Bahkan aku dah buat ruang penyiksaan buat Alberich…!
Goldies: Horeeeeeeeeee…!(segera nyiapin Popcorn)
Alberich: Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..!(beneran takut)
Asgardian: Yang di kerjai si Alberich doang...kan….! (harap-harap cemas)
Aiolia: Nanti buatin Fanfic drama romantic Aku & Marin… Ya…plisssssssss…!(ngarep)
Istar: …..~_~…..! (swetdrop)
