Tittle : Because This is Thankful! [VKook]

Summary : Cuman karna sebuah kalung, dan karna kalung itu juga mereka bertemu...

Cast : VKOOK, NAMJIN, MINYOON, J-HOPE (MILIK KITA BERSAMA)

GS (GENDERSWITCH)

BAGI UKE, GS

Next...

Jungkook mengejar Taehyung dia berlari dengan kencang nya agar bisa menyeimbangi lari nya Taehyung. Jungkook tidak lelah mengejar Taehyung dan mereka tidak menyadari kalau, mereka sudah keluar dari area sekolah *orang ganteng mah bebas upsss lupakan yang itu..

Saat keduanya sudah lelah berlari akhirnya Taehyung terduduk di jalan dia sungguh kelelahan begitu juga Jungkook. Yeoja itu lebih memilih duduk di bangku kayu yang sebenarnya sudah tidak layak pakai lagi namanya saja orang lelah...

"Hei! Kembalikan aset ku!" Jungkook memulai pembicaraan.

"Aset?"

"Cih... jangan pura pura bego deh! Kembalikan kalung ku" teriak Jungkook.

"Tidak semudah itu bocah... kau sudah menumpahkan minuman disepatuku yang mahal itu dan kau membuang nya. Tentu saja tidak akan semudah itu kau mendapatkan nya!" Jawab Taehyung datar.

"Dan kau mengambil kalung yang sangat berharga dihidupku. Asal kau tahu kalung itu adalah kalung pemberian mendiang nenek ku dan makam nenek ku sangat jauh. Dia tidak dimakamkan disini. Dan hanya itu kenang kenangan terakhir dari nya" jelas Jungkook.

"Oh" respon Taehyung kelewat pendek.

Dan Jungkook? Tentu saja dia geram dia sudah menjelaskan panjang lebar tentang berharga nya kalung itu dan respon Taehyung hanya 'Oh' iya baiklah gelar yang diberikan warga sekolah untuk namja itu tidak salah.

"Please... kembalikan kalung itu! Aku tidak bisa hidup tanpa kalung itu aku mohonn"

"..." tidak ada respon dari Taehyung.

"Kau tuli ya? Aku bilang, kembalikan kalung itu! Aku janji akan membersihkan sepatu mu yang kubuang keselokan itu"

Dan Taehyung punya rencana yang sangat bagus dia menyeringai dalam diam(?)

"Baiklah..." balas Taehyung yang membuat Jungkook sudah berbinar binar dengan jawaban nya.

"Tapi ada satu syarat yang harus kau lakukan. Itu tidak sulit kok"

"Apapun syarat nya, aku setuju! Mana kalung nya?" Tangan Jungkook sudah menarik narik baju Taehyung agar anak itu mengembalikan kalung itu kepada empunya.

"Tunggu dulu! Kau harus memenuhi syarat itu dulu. Baru aku kembalikan kalung ini"

"Maksud mu? Yahhhh baiklah apa syarat nya?"

"Kau harus jadi asisten ku selama 3 minggu"

"Maksud mu?" Jungkook kaget. What asisten?

"Upss maksud aku 'pembantu' ya pembantu"

"Mulai kapan?" Tanya Jungkook.

"Mulai besok" dan anak itu berlalu.

Kalau Jungkook pikir pikir lagi, besok dia sudah tidak bersekolah disini lagi kan? Lagian, menurut isu isu disekolah, Taehyung akan kuliah di Amerika dan tidak mungkin kan Jungkook menyusul Taehyung hanya untuk menjalankan syarat yang diusulkan namja sialan itu? Dan mungkin Jungkook akan belajar merelakan kalung itu.

Dan akhirnya, Jungkook kekantin. Hanya sekedar duduk duduk saja. Entah kenapa kantin terasa lebih sunyi. Mungkin hari hari terakhir disekolah banyak siswa siswa yang membolos. Dan tiba tiba ada yang menepuk bahu Jungkook pelan.

"Apa kau sudah mengambil kalung itu?" Tanya Jin sambil memakan cemilan nya.

"Mungkin, aku harus belajar merelakan kalung itu Jin. Dia memberikan satu syarat yang sangat berat" jawab Jungkook murung.

"Apa itu?"

"Menjadi budak nya selama 3 minggu dan tanpa digajih. Nice! Hanya karna kalung aku diperbudak namja sialan itu" teriak nya kesal.

"Pelan pelan saja ngomong nya! Sepi sepi begini ada aja yang datang kekantin. Kau juga sih yang cari masalah dengan Taehyung. Dan kau berani menjawab nya pula. Kenapa kau tidak jilat saja sepatu nya?"

"What the... apa kau gila? Yakali menjilat sepatu dekil itu?" Jawab anak itu jijik.

"Tapi mulai kapan kau jadi pembantu nya?"

"Mulai besok" respon Jungkook datar

Jin hanya manggut manggut saja sampai dia menyadari sesuatu.

"Apa kau tau kalau Taehyung kuliah di Amerika mengikuti ayah nya?"

"Tentu saja aku tahu Jin... semua siswa siswi yang lain menggosipkan itu dari semalam"

"Dan besok dia akan ke Amerika. Dan pasti nya syarat itu tidak terlaksanakan kan? Iya kalau dia menyuruh mu ikut dengan nya ke Amerika"

Dan Jungkook tersenyum.

"Serius? Yeayyy tapi tak apalah kalung itu ada padanya dedek ikhlas kok"

"Alayyy"

*lupakan yang itu guysss

Hari ini adalah hari yang menyenangkan bagi Jungkook karna, anak itu telah diterima di Universitas yang diinginkan nya.

Saat ini Jungkook sedang duduk di taman belakang kampus. Dia sedang menunggu Yoongi karna, anak itu katanya minta pulang bareng. Kini sudah jam 02.10 sudah lama Jungkook menunggu disini tapi yang mengajak bertemu disini tidak kunjung datang juga.

"Lama sekali bocah itu pergi" gerutu Jungkook kesal.

"Siapa yang kau bilang bocah itu? Sadar diri dong!" Tiba tiba Yoongi muncul dihadapan nya. Tentu saja Jungkook kaget. Dan spontan tangan nya menampar pelan wajah Yoongi.

"Aduuhh apa maksud mu? Sakit tahu tega sekali" jawab Yoongi kesakitan.

"Kau yang mengangetkan ku Yoongie. Kenapa lama sekali?" Tanya Jungkook penasaran.

"Jimin meminta maaf kepada ku atas kejadian 1 bulan yang lalu" balas anak itu menarik tangan Jungkook.

"Aku lapar! Jangan pulang dulu ya kita ke kedai langganan ku kayak biasa makan jajangmyeon aku traktir deh!"

"Ehhmmm baiklahhh aku ikut! Tapi jangan lama lama ya aku nanti sore janjian sama Jimin"

"Hmmm" respon Jungkook pendek.

3 TAHUN KEMUDIAN

Jungkook sedang berjalan jalan santai di taman kota. Anak itu menggunakan kaos bermotif kupu kupu dan jaket berwarna coklat yang diikat dipinggangnya dan celana jeans selutut dan rambut sebahu yang dibiarkan terurai. Dia sedang refreshing karna, terlalu banyak tugas yang harus diselesaikan anak itu. Dia hanya punya waktu 3 minggu sebelum ujian. Jungkook termasuk anak yang pintar di kampus dan, anak itu sering mendapat nilai yang bagus. Tentu saja orang tua Jungkook sangat bangga dengan Jungkook.

Saat Jungkook sudah lelah untuk berjalan jalan santai, dia duduk dibangku taman yang tidak jauh dari tempat nya berada dirasanya, waktu sudah hampir malam, Jungkook berinisiatif untuk pulang karna besok dia harus kekampus.

Sesampainya di apartemen, Jungkook akhirnya, mandi dan saat selesai mandi dia menggunakan pakaian rumahan. Dan saat itu Jungkook menyisir rambut nya sambil bercermin (Eaaaakkk) dia teringat akan kalung nenek nya yang sudah tidak ada lagi terpasang dilehernya.

'Apakah kalung itu masih ada atau telah hilang ditangan namja sialan itu?' Batin Jungkook kesal.

-Jungkook P.O.V-

Aku sepertinya sedang bersedih karna teringat akan wajah nenek. Aku sangat rindu dengan nenek ku .Dia, adalah segala gala nya bagi ku. Dan terakhir aku bertemu dengan nya saat dia berkunjung kerumah ku. Biasanya, jika aku rindu pada nya aku sering mengusap kalung pemberian nenek. Dia memberikan kalung kupu kupu itu saat aku berumur 5 tahun. Tapi saat itu aku masih kecil jadi, kalung itu disimpan Eomma dan saat aku sudah dewasa aku akhirnya memakai kalung itu. Sudah 4 tahun aku memakai kalung . Aku merasa bersalah dengan nenek karna tidak bisa menjaga pemberian nya dengan baik.

"Nenek maafkan aku tidak bisa menjaga pemberian mu. Aku menyayangi mu"

-Normal P.O.V-

Mata Jungkook berkaca kaca. Hampir saja ia menangis. Jungkook berusaha tidak menjadi anak yang cengeng karna Jungkook bukan anak kecil lagi. Anak itu tersadar dari lamunan nya. Jungkook merasa bosan tinggal di apartemen yang sunyi ini. Anak itu sering mengeluh kepada Appa dan Eomma nya yang tidak menyediakan waktu untuk Jungkook. Mereka terlalu sibuk bekerja diluar negri pula. Jungkook memutuskan untuk, pergi ke cafè tempat Yoongi bekerja.

Sesampainya di cafè, Jungkook segera duduk di bangku paling pojok. Dia heran biasanya, hari minggu seperti ini banyak muda mudi yang berkunjung ke cafe ini tapi, sekarang tampak lebih sepi dari biasanya. Dan Jungkook melambai lambaikan tangan nya kearah Yoongi dan, Yoongi pun menyadari nya. Dia segera berlari kearah meja Jungkook dan duduk dihadapan yeoja imut itu.

"Ada apa kau datang kesini Kookie?"

"Aku kesepian di rumah... tidak ada teman. Apa aku menganggu?"

"Hahaha tentu tidak Kookie ku sayang. Karna cafè ini sepi pengunjung aku bisa santai. Jadi, kau kesini mau apa?"

"Aku hanya ingin curhat saja" jawab Jungkook murung.

"Kau kenapa?"

"Tidak apa apa hanya bosan saja"

"Apa kau ingin curhat? Curhat saja!"

"Kau adalah sahabat yang paling mengerti aku Yoongi"

"Pasti dong... jadi kau mau cerita apa?"

"Kalung"

"Hah? Cuman kalung? Astagaa Kookie, sudah lama sekali kejadian itu masih saja kau mengingat nya"

"Kau tidak tahu betapa berharga nya kalung itu bagiku bodoh! Bayangkan saja Jimin memberi mu, sebuah kalung. Jika kalung itu hilang bagaimana perasaan mu?"

"Hmmm ya sedih lah..."

Dan tiba - tiba...

"Hai Kook! Apa kabar?" Tiba tiba Jimin langsung muncul dihadapan Jungkook.

"Apaan sih kamu ikut ikut nimbrung aja" protes Yoongi dengan wajah cemberutnya.

"Tidak apa apalah... oh ia aku ada berita menarik!"

"Apa?" Jawab Jungkook dan Yoongi berbarengan.

"Taehyung kembali kekorea" tegas Jimin.

Dan reaksi Jungkook dan Yoongi tentu saja terkejut.

"Si beruang itu kembali lagi... habis dunia! Oh ia anak itu kuliah dimana?"

"Dia kuliah di universitas yang sama dengan kalian" Jimin mempelankan suaranya.

"APAAAAAA" Teriak Jungkook dan Yoongi kencang. Membuat semua pengunjung di cafe melihat ke arah mereka. Dan itu, memalukan (semua mata tertuju padamu)

"Begitu juga dengan ku. Aku kaget sekali apa..." tiba - tiba Yoongi memotong.

"Kook sepertinya, aku harus bekerja pengunjung sudah mulai rame lebih baik kau pulang saja!"

"Apa? Kau mengusirku?" Tanya Jungkook marah.

"Maksud ku bukan begitu..."

"Baiklah... aku pergi saja!" Jungkook akhirnya keluar dari cafè dan segera berlari menuju apartemen nya. Karna, cafè tidak jauh dari apartemen Jungkook.

Sesampainya dirumah Jungkook langsung saja merebahkan tubuh nya di kasur. Dia sangat lelah hari ini. Makin hari, mood nya makin tidak baik saja. Padahal Jungkook sudah terbebas dari berbagai masalah dan muncul lagi satu masalah yaitu, datang nya kembali Taehyung ke korea. Ini bukan kabar baik baginya. Daripada Jungkook kepikiran, dia lebih baik tidur.

Silau nya cahaya matahari yang menembus masuk kedalam ruangan apartemen Jungkook, membuat yeoja itu terbangun. Ini baru jam 8. Ya sebenarnya Jungkook ada kelas jam 11. Jadi sebelum dia tidur semalam, dia sudah berniat bangun jam 9. Tapi matahari telah membangunkan nya. Jungkook mencoba berbaring supayah bisa tidur lagi tapi, tiba tiba ada sebuah bunyi yang berasal dari perut nya. Seharusnya Jungkook sarapan. Mau tidak mau anak itu harus bangun untuk menyiapkan sarapan nya sendiri.

Jungkook beranjak dari kamarnya dan, menuju kedapur untuk menyiapkan sarapan nya. Sarapan Jungkook hanya sereal dan susu coklat sarapan yang simple. Sambil makan Jungkook mengambil hp yang sedari tadi ia taruh dikantung celana. Banyak sekali notifikasi dan itu berasal dari grup chat yang ribut.

Isi grup chat :

Yugyeom. : Hei! Kalian tahu tidak kalau, si beruang telah kembali.

Marktuan. : iya betul sekali! Aku semalam melihat anak itu berjalan santai ditaman sekitar jam 5 sore.

Yoongi. : Bukan nya beruang itu kuliah di amerika ya? Kenapa jadi pindah kesini lagi?

Suho : Menurut isu isu yang beredar, beruang itu sendiri yang ingin pindah kesini. Karna beruang itu rindu kepada Eomma nya. Hanya itu yang kutahu.

Yoongi : Menurut isu bukan fakta nya. Aku tidak bakal percaya.

*endchat*

Yang masih Jungkook ingat adalah, kalau semalam dia juga ketaman kota. Dari jam 4 sampai jam setengah 6. Tapi Jungkook bersyukur tidak dipertemukan dengan Taehyung. Apakah dia masih ingat dengan persyaratan itu ya? Batin Jungkook. Dia berharap Taehyung tidak ingat lagi akan persyaratan itu. Lagipula, Jungkook sudah merelakan lebih tepat nya, belajar merelakan kalung itu. Sehabis makan Jungkook menonton tv. Tiba - tiba telepon genggam nya berdering dan terlihat siapa yang menelpon Jungkook 'Yoongi'

"Halo? Iya ada apa?"

"Kau sudah dengar berita itu?"

"Ya sudah lah... memang kenapa itu bukan hal yang buruk"

"Jangan bohong deh! Bilang saja kau takut kalau si beruang masih ingat dengan persyaratan beberapa tahun silam"

"Ia sih... tapi tidak selebai itu juga kan Yoon?"

"Iya iya aku paham!"

"Kalau kau menanyakan hal yang tidak penting seperti tadi, jangan telepon aku. Aku tutup ya"

"Eittt tunggu dulu! Nanti sore ke cafè ya"

"Untuk? Apakah aku tidak mengganggu mu bekerja Yoon"

"Tidak.. pokoknya, harus datang! Sekarang kau boleh tutup bye Kookie"

"Bye juga"

Tak terasa waktu sudah menunjukan jam 9.15 Jungkook masih memiliki banyak waktu. Tapi, tiba tiba Jungkook mengantuk dan dia segera kekamar untuk melanjutkan acara tidur nya.

TBC

Kalian suka enggak? Apa chap yang ini kependekan lagi? Tapi udah 1943 kata loh guys apa masih kependekan? Nanti aku usahain membuat chap yang panjang.

Jangan lupa vote and comment ya. Vote dan comment kalian sangat berharga bagi aku. Jangan sider (Sider insyaflahhh)

Happy Reading^^

알야