ATTENTION !

Halo,Eka disini,maaf menunggu lama _

Thanks to : itsathenazy ,BYDSSTYN ,Misharu Rin, Arlequeen Kim , kimxjeon , wonrepwonuke ,tfiiyy , :-*

Gomawo sudah meluangkan waktu untuk : Read/Review/Fav/Foll Fanfikku yang nggak bermutu ini.

Maaf gabisa balas review kalian . Tapi insya Allah jika bisa lanjut Review kalian akan aku balas.

Dan sorry banget,sepertinya jalan ceritanya berubah dari rencana awal. Aku kehilangan plot yang udah kurencanain. Jadinya melenceng amat jauh. Apa tidak apa?

Tolong beri pendapat kalian ,please. Kalo nggak FF ini aku DISCONTINUED.

THANKS.

Chapter 3

Author : Park RinHyun

Genre : Romance,Drama,Hurt/Comfort,Fantasy(?)

Rate : T

Cast : Meanie and other cast ~

Happy reading !

[Mingyu side]

'...Appa...', Mingyu menoleh cepat .

Dan pemandangan asing menyambutnya. Netranya membulat melihat sesosok anak perempuan terduduk tak jauh darinya dengan luka didahi,lengan dan juga telapak gembulnya penuh air mata.

Wajah lucu itu terlihat sangat berantakan.

Mingyu berlari ,bermaksud menghampiri anak itu . Tapi ...secepat itu pula sosok kecil itu hilang . Mata Mingyu menjelajah sekitar ,dan lagi-lagi pria itu terkejut . Dia berada ditempat yang berbeda. Kali ini di tengah-tengah lorong rumah sakit yang dipenuhi aroma obat-obatan .

Dan lagi-lagi dikejutkan oleh sosok yang sama. Anak perempuan yang tadi ia temui. Kali ini anak itu dalam keadaan baik. Secara tiba-tiba ,entah kenapa Mingyu merasa dadanya memberat . Rasanya sakit sekali. Anak itu tengah menangis ,di depan ruangan bernomor 2797 .

"KIM MINGYU ! "

Teriakan Jeonghan membawa Mingyu kembali ke dunia nyata .

Ia menegakkan bahunya yang terasa pegal.

Jeonghan yang tadinya akan mengamuk mengurungkan niatnya. Ia terheran melihat aura Mingyu yang buruk . Wajah tampan adik kesayangannya terlihat kacau .

"Kau baik,Kim?", tanya Jeonghan .

"Ya... hanya mimpi aneh ,hyung ",bibir Mingyu mengulas senyum tipis.

"Baiklah . Segera turun dari tempat tidurmu. Kau tidak lupa janjimu ,bukan ?"

Mingyu mengerutkan keningnya. Seperti biasa ,lupa.

"Astaga! Gyu ,kau berjanji menemaniku ke pameran seni Inseong",Jeonghan berujar frustasi. Wajah cantiknya menggelap .

"1...! 2...", Jeonghan berhitung,auranya membuat Mingyu merinding.

"Aku akan siap dalam 10 menit !"

Kabar baiknya sang adik peka.

Secepat kilat, Mingyu melompat dari tempat tidurnya ,dan menuju kamar mandi . Meninggalkan Jeonghan yang mengomel karena ranjang berantakan yang Mingyu tinggalkan.

ekapark-

"Hyuuuuung.. . berhenti menyeretku"

Kalian tidak salah dengar ,Kim Mingyu yang tampan itu tengah merengek sekarang. Didepannya sang hyung cantik,Jeonghan,menyeretnya tanpa ampun.

"10 MENIT? KAU MEMBUANG WAKTUKU SELAMA SATU JAM ,KIM!"

Mingyu memperhatikan sekitarnya dengan wajah merah karna malu. Banyak wajah-wajah yang menonton dengan rasa penasaran tingkat tinggi .

'..Hyuuuuung ...argh! Kau membuatku malu', rutuknya dalam hati .

"Jangan mencoba untuk kabur, Kim . Kita akan bertemu 2 jam lagi ,di Cafe didepan sana. Aku akan membunuhmu kalau kau nekat dan mengabaikan kata-kataku. Bersenang-senanglah ", Jeonghan mengecup pipi kanan Mingyu,dan menghilang secepat mungkin.

Meninggalkan sang 'adik' ,sendirian ,bak anak anjing yang tersesat XD

'Hiks... bolehkah aku menangis sekarang?', inner Mingyu merengek. Ia menutupi wajahnya memerah parah. Lalu mencari jalan masuk ke tempat pameran dengan tergesa.

Mingyu menghela napas . Lega. Akhirnya ia bisa menjauh dari kerumunan . Iseng ia memperhatikan lukisan yang dipamerkan. Ia mendekat ke salah satu lukisan. Dan ,jantungnya tiba-tiba berdetak begitu cepat.

'Anak ini...'

"Appa..."

Langkah kaki mungil itu tertatih mendekat. Sang Ayah menatap gadis kecil itu penuh kebanggaan.

"Ada apa Kyuwon-ie sayang ?"

"Appa sedang apa ? ",bibir yang tak kalah mungil itu melontarkan tanya.

"Kau lihat ,appa sedang melukis"

"Gambar siapakah ini ,appa?"

"Menurutmu ini gambar siapa?",Pria dewasa itu balik bertanya.

Alisnya terangkat melihat bocah kesayangannya menilai lukisan yang baru ia selesaikan separuhnya.

Demi Tuhan, bocah perempuan itu begitu menggemaskan dengan dahi sedikit berkerut mencoba memberitahukan pendapat ,dengan pemikiran yang begitu polos.

"Uuuuumnn..Ini Kyuwon-ie !",mata cantik itu berbinar.

Sang Ayah mengangkat tubuh mungil sang anak ,lalu membawanya ke pangkuannya .

"Kau ingin dilukis seperti apa ,sayang?"

"Kyuwon-ie ingin digambar bersama bunga,es krim dan juga Appa dan Eomma "

"Uncle ?"

"Tidak mau. Hanya Appa dan Eomma"

Mingyu mengerjapkan mata berkali-kali. Tubuhnya limbung sejenak. Lalu tubuh berbalut kulit berwarna tan itu tumbang tak sadarkan diri.

[JEPANG]

Wonwoo mengaduk makanannya tanpa selera. Bayangan yang ia lihat terasa begitu nyata. Seorang Bocah perempuan dan Ayahnya . Anehnya wajah mereka berdua blur.

"Wonuuu-chan , Kau baik-baik saja?"

Wonwoo mengangkat wajahnya ,lalu menatap Sana ,gadis Jepang itu sahabatnya.

"Ya. Aku baik Sana-chan"

"Tapiiii... kau tidak terlihat baik-baik saja. Apa yang kau pikirkan sedari tadi?",cecar Sana.

"Hanya mimpi aneh "

"Mimpi?"

"Sudahlah. Itu kan hanya mimpi. Lebih baik lanjutkan saja makanmu", Wonwoo tersenyum, tapi wajahnya tetap saja datar .

Sana menyerah.

"Baiklah. Kau juga ,makanlah"

Tobecontinue~

So,bagaimana pendapat kalian tentang chapter 3 yang luar biasa kacau ini ?

AKU BENAR-BENAR BUTUH SARAN READERS-NIM -

THANK YOU. RnR PLEASE :D