Relion's present
.
.
My Hybrid
.
.
Exo funfiction, Exo official couple,
rate m, boyxboy, chanbaek story
.
.
.
Yang gasuka boyxboy harap jangan baca:)
.
.
Baekhyun (17)
Chanyeol (19)
.
.
Enjoy reading~
.
.
.
Pagi itu seperti pagi biasanya untuk Byun Baekhyun, dia bangun dengan senyuman dan semangat yang berlebihan karena semalam dia tertidur nyeyak sehabis memakan masakan neneknya yang dia rindukan.
Baekhyun beranjak dari tempat tidur sempitnya menuju kamar mandi yang berada di kamarnya untuk mencuci mukanya. Meski dirinya masih merasa mengantuk dia tetap berjalan menuju kamar mandi.
Seketika Baekhyun menegakkan telinganya merinding dan meringis saat membuka keran air dan merasakan air mengalir mengenai tangannya -dingin. Air dipegunungan ini memang sangat dingin, apalagi saat musim dingin seperti ini.
Tapi tak apa, cuci muka pagi-pagi itu menyegarkan menururnya. Setelah selesai mencuci muka, Baekhyun turun kebawah untuk menemui neneknya dan membantu membersihkan rumah.
"Nenek selamat pagi~" ucap Baekhyun saat melihat neneknya tergesa menyiapkan sarapan sambil sesekali menguap.
"Selama pagi kitty Baek" meletakan segelas susu stroberi kesukaan sang cucu di meja makan.
"Nenek memasak apa eoh?" balasnya sembari memasukan tangannya kedalam piayamanya lalu menggaruk perutnya yang gatal.
"Nenek hanya menyiapkan sandwich dan susu stoberi untukmu, maaf nenek tidak sempat memasak tadi"
"Mau kemana nek?" mengangkat satu alisnya bingung saat melihat neneknya tergesa-gesa seperti orang yang terlambat berkerja.
"Nenek bersama orang tua yang lain akan turun ke kota untuk membeli beberapa bahan pokok untuk memasak, kita pergi bersama menggunakan bis"
"Bisnya hanya ada saat pagi-pagi saja dan tidak ada lagi bis yang akan turun lagi ke kota, maka dari itu nenek harus segera bersiap-siap sebelum bisnya datang" jelas sang nenek panjang lebar.
Mendengar penjelasan neneknya Baekhyun hanya nganggukan kepala dan mulai duduk di meja makan sambil menyeret piring sandwich dan susunya untuk mendekat.
"Sebentar lagi bisnya akan datang jadi nenek akan siap-siap dulu" ucap sang nenek sambil mengenakan mantel tebal dan membawa kerajang belajanya.
"Ah iya nenek sudah menyuruh Chanyeol kemari untuk menemani mu selama nenek pergi" lanjut sang nenek santai.
Uhukk!
Baekhyun yang tadi sedang meminum susu stroberi nya akhirnya tersedak karena mendengar nama hybrid srigala tersebut disebut.
"Y-yak nek tak apa jika aku ditinggal sendiri, aku juga terbiasa sendiri di rumah saat di eomma dan appa kerja" Baekhyun mempoutkan bibirnya lucu.
"Disini berbeda Baekhyunnie, kau sedang berada di dekat hutan nenek takut hewan-hewan berbahaya turun dari hutan, sehingga nenek meminta Chanyeol untuk menjagamu"
Baekhyun yang notabenenya tidak bisa melawan kehendak sang nenek hanya diam mempoutkan bibirnya sambil menundukan telinganya kesal.
Tiin Tiinn
Terdengar suara kelakson bis di luar rumah. Baekhyun yang tadi hanya terpaku dengan melihat sandwichnya, segera melirik ke arah jendela dan melihat bis butut berwarna biru putih berhenti di depan rumah sang nenek.
"Cha~ Baekhyun nenek tinggal dulu, nenek akan kembali saat matahari sudah di berada tinggi di langit" ucap sang nenek mengusap rambut acak-acakan Baekhyun.
"Ne hati-hati dijalan" balasnya dengan lesu.
Nenek Xi segera keluar rumah dan berjalan tergesa ke arah bis. Baekhyun yang melihat bis yang ditumpangin nenek telah pergi hanya mengela napasnya, seketika Baekhyun kehilangan nafsu makannya.
Baekhyun pun akhirnya berjalan ke arah ruang tv meninggalkan sandwich dan susu stroberinya yang baru ia makan sedikit. Baekhyun kemudian menyalan kan tv lalu mencari channel tv yang dapat menghiburnya. Setelah beberapa menit Baekhyun menonton tv, seketika terdengar bel di depan rumahnya.
Baekhyun pun berjalan ke arah pintu dengan malas dan membukanya.
"Hai manis!" ucapnya riang dengan senyuman lebar di wajahnya.
Baekhyun yang mendengarnya hanya memutar bola matanya malas. Lalu melihat pakaian si hybrid srigala tersebut, dia masih menggunakan kaos hitam tanpa lengan dan sekarang menggunakan celana pendek dan sepatu sneakers hitam.
"Mau apa kau kesini huh?" balasnya dengan galak.
"Tentu saja untuk menjagamu kitty"
"Aku tidak membutuhkannya! aku bisa menjaga diriku sendiri" melipat tangan di dadanya lalu menarik telinganya kebalakang marah.
"Tapi aku disuruh nenek Xi untuk menjaga kucing kesayangannya" mengusap telinga kiri Baekhyun sembari tersenyum tulus.
Tidak!
Jangan telinga!
Jerit Baekhyun dalam hati. Telinga adalah salah satu titik sensitif seekor hybrid kucing. Hybrid kucing pasti akan sangat senang jika ada yang mengusap telinga mereka dan akan mendengkur halus.
Chanyeol yang melihat Baekhyun mulai mendengkur halus saat dirinya mengusap telinganya hanya tersenyum sambil terkekeh kecil. Manisnya -batin Chanyeol
Karena diluar udara mulai terasa dingin, Chanyeol memutuskan untuk berhenti mengelus telinga hybrid kucing manis -yah dengan sedikit tidak rela- tersebut karena takut jika Baekhyun akan sakit jika terkena udara dingin.
"Hey Baek! bolehkan aku masuk?" tanyanya.
Seketika pun Baekhyun sadar dan sedikit merengek saat tak ada lagi yang mengusap telinganya dengan lembut.
"U-u'um ma-masuklah" cicit Baekhyun membuka pintu rumahnya lebar-lebar.
Saat telah diberi izin oleh penghuni rumah, Chanyeol pun masuk kedalam rumah tersebut lalu melihat Baekhyun disebelahnya sedang menundukan wajahnya berusaha menyembunyikan ronah merah dipipinya, meskipun percuma karena masih dapat terlihat jelas oleh Chanyeol.
Mereka berjalan kearah yang berbeda, Chanyeol yang berjalan ke arah dapur -bermaksud mencari cemilan untuk mereka berdua- sedangkan Baekhyun berjalan ke arah ruang tv dan duduk disofa yang embuk itu.
Chanyeol lalu membuka kulkas dua pintu tersebut. Melihat banyak snack dan cemilan disana membuat Chanyeol membentuk sebuah seringai kecil, ternyata nenek Xi sangat perhatian kepada cucunya itu. Chanyeol pun memilih beberapa cemilan yang sekiranya akan disukai Baekhyun.
Setelah mendapat beberapa cemilan Chanyeol segera melangkahkan kaki panjangnya menuju kitty manis yang sedang duduk disofa ruang tv. Chanyeol duduk disebelahnya Baekhyun tanpa ragu.
"Kau mau?" menyodorkan beberapa snack cemilan kepada Baekhyun.
Baekhyun melirik Chanyeol sebentar, lalu matanya tertuju pada pepero strawberry yang berada di tangannya, lalu Baekhyun mengambilnya dengan cepat. Chanyeol yang melihat Baekhyun hanya tertawa kecil masih malu ternyata ucap Chanyeol dalam hati.
"Kau suka sekali ya makanan rasa stoberi??" ucap Chanyeol sambil membuka salah satu snack yang dibawanya.
Baekhyun pun hanya menjawab dengan gumaman kecil sambil memakan peperonya dan kembali fokus melihat channel tv di depannya.
Beberapa saat suasana menjadi hening hanya terdengar suara mulut masing-masing yang sedang mengunyah makanan dan suara yang keluar dari tayangan di tv.
Merasa bosan Chanyeol pun melirik Baekhyun di sebelah kanannya, dia tersenyum melihat Baekhyun yang begitu serius menonton acara tv tersebut sambil sesekali memasukan pepero stroberi nya kedalam mulut.
Baekhyun yang merasa di pandangin melirik Chanyeol dengan ekor matanya. Dan mendengus saat kedua mata mereka melakukan kontak mata. Chanyeol hanya terkikik geli saat merasa hybrid disebelahnya mendengus.
"Hey Baek? kau tidak akan membagi pepero tersebut kepadaku?" ucapnya betah memandang Baekhyun lamat-lamat.
"Tidak, aku tidak berniat membagi ini denganmu!" balas Baekhyun dengan suara galak yang ia buat.
"Ck! pelit sekali sih"
Baekhyun tidak menjawab perkataan Chanyeol, dia hanya asik memasukan satu persatu pepero tersebut kedalam mulutnya.
Ide jahil pun terlintas dipikiran Chanyeol dan membuat seringai tercetak jelas di wajahnya yang tampan tersebut. Saat Baekhyun memasukan satu pepero lagi kemulutnya, Chanyeol dengan sigap mendekat kearah Baekhyun dan mengigit ujung lain pepero tersebut.
Hraukk
Seketika Baekhyun pun terkejut atas tindakan Chanyeol tadi, dan sekarang ia membelalakan matanya yang sipit karena jarak wajah mereka yang dekat. Bahkan hidung merekapun sampai bersentuhan.
Chanyeol hampir saja meledakan tawanya saat melihat ekspresi Baekhyun sekarang, tapi melihat wajah mereka sangat dekat Chanyeol nekat untuk lebih mendekatkan wajah mereka dengan mengigit pepero tersebut sedikit demi sedikit.
Karena jujur saja, Chanyeol merasa terpesona dengan kecantikan Baekhyun saat melihatnya sedekat ini. Tak terasa hanya tinggal sedikit lagi sisa pepero tersebut, Chanyeol pun terus mengigit nya hingga-
CUP
Baekhyun dibuat merinding saat merasa benda kenyal dan basah itu menempel tepat pada bibirnya, semula bibir itu hanya menempel pada bibirnya tapi tiba-tiba bibir itu bergerak seperti sedang melumat bibirnya.
Manis -batin Chanyeol
Chanyeol yang tidak mendapat penolakan dari Baekhyun pun mulai berani bertingkah lebih, dia mulai menggerakan bibirnya untuk melumat bibir tipis dan manis milik hybrid kucing tersebut.
Merasa mulai nyaman dengan apa yang dilakukan Chanyeol, Baekhyun sedikit demi sedikit mulai memejamkan matanya dan mulai menikmati lumatan bibir diatasnya. Melihat Baekhyun memejamkan matanya sambil menundukan telinganya membuat Chanyeol bersemangat untuk berbuat lebih lagi.
Baekhyun yang awalnya tidak membalas, akhirnya membalas ciuman Chanyeol meski dengan gerakkan yang sedikit kaku.
Merasa ciumannya dibalas Chanyeol mulai menuntut ciumannya, Chanyeol mendorong Baekhyun kebelakang hingga Baekhyun terbaring berada dibawahnya sedangkan Chanyeol berada diatasnya.
Sedikit kesal karena Baekhyun tidak membuka mulutnya sedari tadi akhirnya Chanyeol mengigit bibir bawah Baekhyun, sehingga meloloskan sebuah lenguhan dari mulut hybrid kucing tersebut.
"Nghh..." Chanyeol yang tidak ingin menyianyiakan kesempatan tersebut langsung melesatkan lidahnya masuk dan mulai menjajah semua yang ada dalam mulut Baekhyun.
Perang lidah pun tidak terelakan, sehingga membuat saliva -ntah punya siapa keluar dari sudut bibir Baekhyun. Baekhyun membalas Chanyeol dengan gerakan kakunya sedangkan Chanyeol bergerak dengan lihai seperti seorang yang sudah profesional.
"Mmphh mhh"
Baekhyun yang mulai terbuai, tidak sadar menggerakan tangannya untuk melingkar di leher Chanyeol dan meremat rambut belakangnya sebagai pelampiasan rasa nikmatnya.
Setelah mebeberapa menit mereka berciuman, Baekhyun mulai merasakan sesak nafas dan mulai mendorong dada Chanyeol agar menjauh. Chanyeol yang mengerti hybrid dibawahnya mulai kehabisan nafas akhirnya melepaskan ciuman mereka -meski sedikit tidak rela.
"Haahh hahh.. " Baekhyun langsung meraih udara sebanyak-banyaknya untuk memenuhi paru-parunya lagi sesaat setelah Chanyeol menyudahi ciuman mereka.
Chanyeol yang melihat Baekhyun berusaha menarik nafas sebanyak-banyak merasa bergairah. Bagaimana tidak? melihat Baekhyunnya yang sedikit berantakan dengan mata sipitnya yang menyayu dan saliva yang keluar dari sudut bibirnya.
Mungkin jika Chanyeol tidak terganggu dengan suara perut yang berasal dari Baekhyun dia akan melanjutkan lagi kegitan melumat bibir manis hybrid yang berada dibawahnya.
"Kau lapar hm?" ucap Chanyeol sambil mengelus telinga kiri Baekhyun.
Baekhyun yang malu karena suara perutnya terdengar jelas dan karena ciumannya tadi bersama Chanyeol si hybrid srigala hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"Kau belum sarapan?" Chanyeol mengangkat satu alisnya.
Gelengan kepala dari Baekhyun sudah cukup untuk membuktikan bahwa hybrid kucing tersebut belum sarapan dengan benar.
"Baiklah aku akan masak untukmu" ucap Chanyeol bangkit dari atas Baekhyun.
"Tu-tunggu dulu... ka-kau tidak usah membuatkan ku sarapan, nenek sudah menyiapkan sandwich dan susu tadi sebelum berangkat" ucap Baekhyun sembari memegang ujung kaos untuk menghentikan Chanyeol.
Chanyeol berbalik melihat kearah Baekhyun, yang dilihatnya pun hanya menundukan kepalanya sambil menekuk telinganya kebawah malu, ia tidak berani menatap ke arah Chanyeol.
"Yakin hanya memakan sandwich dan susu membuatmu kenyang?" lanjut Chanyeol sambil berjongkok di depan Baekhyun agar lebih memudahkannya melihat wajah merona Baekhyun.
Baekhyun yang melihat Chanyeol berjongkok hanya menganggukan kepala lalu membuang pandangannya ke segala arah.
"Baiklah kalo begitu, aku akan mengambilkan sandwich dan susunya kemari" ucap Chanyeol sambil mengacak-acak rambut hitam Baekhyun.
Chanyeol pun berjalan ke arah meja makan lalu kembali dengan sepiring sandwich dan segelas susu stroberi ditangannya.
"Ini makanlah, supaya cacing di perutmu tidak berontak lagi" kekeh Chanyeol.
Baekhyun pun segera mengambil sandwich dan susunya lalu mulai memakannya dengan lahap, Baekhyun masih enggan untuk bertatapan dengan Chanyeol karena masih malu akibat ciuman tadi.
Ngomong-ngomong tentang ciuman, itu adalah ciuman pertama Baekhyun!
Astaga first kiss ku telah diambil hybrid srigala menyebalkan ini! -runtuknya dalam hati.
Melihat Baekhyunnya -ya Chanyeol berencana akan membuat Baekhyun menjadi miliknya bagaimanapun caranya- makan makanannya dengan lahap membuat Chanyeol tersenyum senang dan gemas.
Lihatlah! pipinya menggembung karena memakan sandwich nya dengan lahap, dan ada noda sisa susu disudut bibirnya, ingin sekali Chanyeol menghapus noda tersebut tapi Chanyeol tidak ingin membuat Baekhyun terkejut dan akan tersedak makannya. Jadi Chanyeol urungkan niatnya.
"Hey Baek, setelah makan kau mau ikut denganku tidak?" tanya Chanyeol untuk mencaikan suasana.
"Kemana?" balas Baekhyun sedikit menoleh kearah Chanyeol.
"Berburu"
"Aku sedang ingin berburu sekarang" lanjut Chanyeol.
Baekhyun yang penasaran bagaimana seekor hybrid srigala berburu di alam liar pun menganggukan kepalanya tanda mensetujui ajakan Chanyeol.
"Tapi setelah aku mandi" ucap Baekhyun sambil meneruskan sarapannya.
Chanyeol senang Baekhyun menerima ajakannya akhirnya tersenyum lebar dan kembali mengusap telinga kiri Baekhyun.
"U-um Chanyeol.. bisakah kau singkirkan tanganmu dari telingaku?" tanya Baekhyun.
"Tidak" balas Chanyeol enteng.
"Y-yak! geli tau kalo kau terus-terusan mengusapnya seperti itu!" dengan nada yang dibuat marah dan sedikit melotot kearah Chanyeol.
Tapi Chanyeol melihat itu hanya tertawa terbahak-bahak. Merasa lucu sekaligus geli melihat Baekhyun berusaha marah padanya.
Baekhyun kesal melihat Chanyeol tertawa terbahak-bahak, akhirnya berdiri lalu meninggalkan sofa dan berjalan sambil menghentak-hentakan kakinya menuju kamarnya di lantai dua.
Melihat Baekhyunnya kesal Chanyeol pun berteriak meminta maaf tapi tidak dihiraukan si hybrid kucing tersebut, malah dia masuk kamar mandi dengan membating pintu kamar mandinya.
Mendengar suara pintu yang dibanting Chanyeol hanya terkekeh kecil.
"Hahh baiklah aku akan minta maaf saja nanti" ucapnya sembari memakan snack yang tadi telah dibukanya. Dan Chanyeol pun jadi teringat saat dirinya mencium Baekhyun begitu menuntut. Seringai kecilpun kembali terlihat di wajah tampannya.
"Akan aku pastikan mencium kembali bibir manis itu" janjinya pada diri sendiri sambil membayangkan tekstur bibir Baekhyun yang berada tepat dibibirnya.
.
.
.
TBC
.
.
.
Yaaak maapkan ion lagi kalo ff ini gaje dan makin absurd (*﹃*)
Ion seneng banget banyak yang review di ff ini, ion jadi tau rasa senengnya mendapat banyak review dari readers-nim sekalian wkwk
Maapin di chapter ini cuma ada adegan kissunya, belum ada naenanya, ion usahain chapter depan bakalan ada naena chanbaek wkwk (๑•̀ㅂ•́)و
Gomenasaiiiiiiii~ kayanya ff ini gabakalan jadi two shoot deh, ion kayanya bakalan jadi bikin beberapa chapter untuk ff iniヾ(。﹏。)ノ゙
Ion juga mau ucapkan terima kasih banyak bagi readers yang telah meluangkan waktunya untuk mereview ff ini, ion menghargai apapun review dari kaliann~
Semoga kalian puas sama chapter ini~ *maapin lagi kalo kurang panjang wkwk*
Ion juga tunggu review dari kalian lagiii~
