The legend of blackbeard
By New Saivor
Disclaimer Naruto and One Piece is not mine
Rate T (maybe)
Warning : OOC, Typo, Alur gak jelas dll
Enjoy it
Summary : Setelah pertarunganya dengan Sasuke, Naruto kehilangan terlalu banyak darah yang membuat dia meninggalkan dunia Shinobi. Namun dibalik itu, Kami-sama memberikan takdir yang baru untuknya. Dilatih oleh manusia terkuat beserta rekan rekannya yang lain, mengkonsumsi buah iblis dan menyelamatkan takdir sang Kami-sama, mampukah Naruto melakukanya ? DF naru!Godlike!Abal-abal!Don't like don't read!
"Naruto" berbicara
'Naruto' berfikir
"Naruto" Bijuu atau Jutsu
"Naruto" Bijuu berfikir
Di kantor Hokage
Tok tok tok
"Masuk"
Cklek... krieeett...
"hm... ada apa pemuda-san ?" tanya seseorang disana. "
"anoo...apakah anda Hokage-sama ?" tanya Naruto pura pura tak tahu..
"benar, ada keperluan apa anda datang kemari ?" tanya Hokage aka Hiruzen Sarutobi.
"ah begini sebelumnya bisakah anda menyuruh seluruh anbu disini untuk pergi sebentar ?" ujar naruto sesopan mungkin,
"Untuk apa hal itu dilakukan Pemuda-san ?" ujar Hiruzen curiga.
Melihat tanggapan Hiruzen yang merasa curiga, Naruto langsung mencoba mencari cara lain agar dapat bicara pada kakek tua di depanya ini. Naruto mencoba menggerakan kelima jarinya yang ada di balik pakaianya dan mengendalikan semua anbu yang ada
Crang...ktraang...
Wuushh...wuuush...
Terlihat sekelebat bayangan hitam berjumlah 5 melesat keluar dari ruangan Hokage. Kontan saja hal itu membuat Hiruzen bingung. Kenapa semua anbunya pergi ? padahal ia tak memberi kode apapun untuk agar mereka pergi. 'dia orang yang berbahaya' batin Hiruzen
"Apa yang kau lakukan terhadap semua anbu ? apa ini berarti perlawanan ?" ucap Hiruzen langsung memasang kesiagaan.
"ah...jangan salah sangka Hokage-sama. Aku melakukan ini agar hal yang akan ku bicarakan ini tidak didengar oleh siapapun." Balas Naruto dengan senyuman.
"apa ucapanmu bisa dipercaya ?" tanya Hiruzen mulai menurunkan kesiagaanya
"Tentu saja, Hokage-sama" balas Naruto sambil tersenyum(lagi)
"Baiklah, lalu apa yang ingin kau bicarakan ?" setelah mengatakan hal itu Hiruzen langsung duduk kembali di singgasananya. Setelah Hiruzen mengatakan itu, raut wajah Naruto yang semulanya penuh senyum berubah seratus delapan puluh derajat menjadi penuh keseriusan.
"Pertama-tama perkenalkan Namaku Sado Yamamoto, tentu saja itu hanyalah nama samaranku saja. Namaku yang sebenarnya adalah Uzumaki Naruto" jelas Naruto dengan penuh penekanan terhadap nama aslinya. Tentu saja hal itu membuat Hiruzren terkejut setengah mati. Bagaimana mungkin ? semua Uzumaki sudah punah bukan ? setidaknya itulah yang dipikirkan oleh Hiruzen.
"Tunggu dulu bukankah semua Uzumaki sudah..."
"Dibantai maksudnya ?" Ucap Naruto memotong perkataa n Hiruzen. Dan hanya dijawab dengan anggukan kepala oleh sang Hokage.
"memang benar bahwa kaum kami sudah dibantai akan tetapi, tetap saja dibalik pembantaian itu pasti ada yang selamat. Untuk saat ini yang ku tahu ada 4 uzumaki yang masih hidup. Pertama yaitu aku, yang kedua salah satu gennin di Konoha ini, sedangkan sisanya maaf tidak bisa ku beri tahu" jelas Naruto.
"hm...aku mengerti maksudmu. Nah jadi aku harus memanggilmu apa ? Uzumaki atau Yamamoto ?" tanya Hiruzen
"Untuk saat ini panggil saja aku Yamamoto, aku tidak mau jadi bahan pembicaraan Hokage-sama" jawab Naruto sembari memegang erat pakaian yang ia pakai.
"Aku mengerti Yamamoto-san"
Greb...Wuushh...
Naruto membuang semua pakaian yang ia kenakan, sekarang terlihatlah Naruto dengan wujud baru(pakaian Naruto The Last tanpa ikat kepala Konoha).
"apakah itu tampilanmu yang sebenarnya ?"
"hn...begitulah. dan Hokage-sama, aku punya kabar untukmu. Pertama apa kau tahu bawha Suna dan Oto berniat menginvasi Konoha pada Ujian Chunnin tahap ketiga..." ujar Naruto berhenti sejenak menunggu respon Hiruzen
"hah...kalau soal itu aku sudah menduganya. Karena kemarin saja Orochimaru muncul di Ujian tahap ke dua di hutan Kematian. Teruskan !" mendengar tanggapan Hiruzen, Naruto menganggung dan langsung melanjutkan kabar yang ia dapat
"Kedua, sebenarnya ini bukan kabar tapi sebuah permintaan. Aku ingin agar aku menjadi Shinobi Konohagakure" balas Naruto
"Untuk menjadi ninja kau harus di uji dulu. Apakah kau pantas atau tidak." Jawab Hiruzen atas permintaan Naruto
"Tentu saja aku tahu akan hal itu. Baiklah mungkin itu saja yang ingin ku sampaikan, tapi sebelum aku pulang.."
Ctik...
Naruto menjentikan kedua jarinya, tak lama kemudian langsung muncul kelima anbu yang sebelumnya pergi meninggalkan ruangan Hokage
Wushh...Wush...wushh...
Tap...tap...tap...tap...tap..
Kelima anbu tersebut langsung bersiaga di sekitar Hokage, dan langsung mengeluarkan Tanto mereka. "Maafkan kami Hokage-sama, kami lengah, tiba tiba tubuh kami bergerak sendiri seolah olah dikendalikan. Dan hal itu terjadi saat pemuda ini masuk ke ruangan anda" ucap Anbu tersebut.
"Aku tahu hal itu, dan tidak perlu khawatir dia tidak berbahaya. Kembali ke tempat semula!" dan dengan berakhirnya ucapan Hiruzen seketika kelima anbu tersebut langsung menghilang dan kembali ke tempat semula.
"hahh...Baiklah Yamamoto-san, tes akan diadakan besok lusa di tempat khusu Pelatihan Anbu. Apa kau siap ?" ujar Hiruzen memastikan
"Hn...jangan meremehkanku"
"baiklah Besok lusa kutunggu di depan gedung ini"
Tak mengidahkan ucapan Hiruzen, Naruto langsung pergi nyelonong keluar. Didalam perjalanan Naruto banyak ditatap para penduduk sekitar, tak lupa dengan beberapa bisikan bisikan halus dari mereka. Terus saja berjalan Naruto tak lama kemudian mendengar suatu bisikan yang sangat dikenalnya.
"hei... apa kau tahu ? nanti Menma si bocah pembuat onar akan melawan Neji si Prodigy. Menurut mu siapa yang akan menang ?"
"hahahaha... kau bodoh ya ? Tentu saja Neji yang akan menang. Mana mungkin bocah itu menang"
"Hahahahha...kurasa kau benar, tapi bagaimana jika bocah itu menang ?"
"ahh...sudahlah dari pada membahas hal itu lebih baik melakukan hal yang lebih berguna"
Dengan berakhirnya percakapan itu, Naruto jadi teringan dia di masa lalu. Sendirian, kesepian, dan di kelilingi oleh umpatan kasar dari penduduk. Mengingat hal itu membuat Naruto yang sekarang meringis.
Ini adalah kesempatan kedua untuknya, dan tentu saja dia tak akan menyia nyiakan hal ini. Pokoknya dia akan menjadi matahari bagi dirinya yang lain di dunia ini. Setelah mendeklarasikan hal tersebut Naruto langsung melesat ke arah Barat. Kenapa ? karena ia merasakan aura dari dirinya yang lain(Menma) disana.
Wushh...
Narutodengan gesitnya berlari menuju ke tempat Menma. Setelah berlari selama lima menit Naruto kemudian dia sampai di tempat Menma, terlihat Menma sedang duduk di tepi danau.
Sebuah ide jahil melintas di kepala Naruto Naruto langsung membuat sebuah bola api di tangan kanannya. Tujuan nya tak lain untuk mengagetkan Menma, sekaligus mengetes kemampuan Menma.
Swooshh...
Setelah bola api tersebut terbentuk Naruto langsung melemparnya ke arah Menma, dengan cepat bola api tersebut melesat ke arah Menma
Syuuutt...
Bola api tersebut hampir mencapai Menma.
Menma pov
Hallo, perkenalkan namaku Namikaze Menma. Aku adalah salah satu Gennin dari desa Konohagakure ini. Saat ini aku sedang duduk duduk di pinggir danau. Disini aku sedan menenangkan diri. Sebenarnya saat ujian Chunnin tahap ketiga nanti, aku akan melawan seorang prodigy dari klan Hyuga. Dan itu membuatku agak sedikit gugup kau tahu, dia sangat kuat.
Deg
Refleks insting bahayaku berbunyi, aku langsung melompat ke arah tepi danau dan berdiri disana. Tak lama setelah aku melompat menjauh dari tempatku semula, ledakan terjadi disana
Duaarr...Swooooshh...
Dan benar saja, sesaat setelah aku melompat menjauh. Tempat duduku sebelumnya langsung meledak dan dilahap api
Menma pov end
"Siapa disana!"
Hening...
" Cepat tunjukan dirimu!Heii...!"
Hening...
"Atau aku akan..."
"Akan apa? Hah...akan membunuhku?" bisik seseorang di belakang Menma
Swuuuussh...Tap...
Merasakan kehadiran musuh dibelakangnya Menma langsung melompat menjauh dan mendarat di sepuluh meter di depan Naruto. 'Sejak kapan dia berada di belakangku' batin Menma terkejut.
"kenapa? Kau terkejut ?" seolah dapat membaca fikiran Menma, Naruto langsung menyeringai dan mencoba menekan Mental Menma.
"Cih...siapa kau sebenarnya!"
"aku? Kau tidak perlu tau tapi yang jelas. Aku adalah lawanmu kali ini"
"Yang benar saja sialan"
"Kage Bunshin No Jutsu"
muncul sekitar 6 bunshin di sekitar Naruto, 2 bunshin Menma pun langsung melesat ke arah Naruto. 2 bunshinya melakukan penyerangan taijutsu dan tentu saja hal itu dengan mudah dihindari oleh Naruto.
Buaaghh...duaagghh...
Bofh...Pofh...
Kedua bunshin Menma dengan mudahnya dilumpuhkan oleh Naruto. Menma yang melihat itu mendecih tidak suka
Swuushh...
Ke empat bunshin Menma melesat ke arah Naruto dengan menyiapkan sebuah kunai di masing masing tangan. Tak tinggal diam saja, Naruto mulai mengeluarkan kekuatanya
Wuuushhh...
Tampak perubahan terjadi pada tubuh Naruto, tubuh yang awalnya hanya berdiri santai mulai membeku di beberapa bagian. Udara di sekitar Naruto pun turun drastis dengan ditandai rumput yang mulai membeku di sekitar Naruto
'Apa itu ? tubuhnya membeku ?' batin Menma
Tangan Naruto mulai bergerak mengambil rumput rumput di bawahnya lalu melemparnya ke atas. Mengambil nafas sejenak, Naruto kemudian meniupkan udara dingin dan membekukan rumput rumput yang ia lempar tadi
"Ice Saber"
Sekarang tampak Naruto sedang memegang sebuah pedang es di tangan kananya.
"Majulah Menma ! kita lihat kemampuanmu" ujar Naruto datar
Ke empat bunshin Menma yang sudah berada di dekat Naruto bergerak mengepung Naruto dari empat arah dan mengayunkan kunai mereka untuk menebas tubuh Naruto. Walaupun dengan serangan bersamaan itu, tetap saja Naruto berhasil menghindari serangan mereka dengan melompat tinggi ke atas.
"Serangan dari empat arah, hm lumayan untuk ukuran gennin sepertimu" ujar Naruto menatap bunshin bunshin Menma dari atas
"cih sialan" umpat Menma kesal
Swush...swush...swusss...
Bunshin Menma melemparkan semua kunainya menuju Naruto, Naruto yang melihat itu menangkis semua serangan Menma menggunakan pedang es di tangan kananya
Trank...trank...trank...
Semua serangan Menma berhasil Naruto patahkan.
"Sekarang giliranku" ujar Naruto yang menyiapkan pukulan di tangan kirinya
Sriiiing...
Tangan kiri Naruto yang semula berwarna tan mendadak menjadi hitam legam yang artinya tangan kirinya dilapisi Haki jenis Busoshoku. Haki yang membuat bagian yang di aliri haki dapat menjadi sekeras baja.
Narutomemutarkan tubuhnya menghadap ke bawah tepatnya menhadap kumpulan bunshin Menma, seakan memiliki pijakan di udara Naruto menekuk kedua lututnya mengambil ancang ancang untuk melesat ke bawah. Kenapa Naruto bisa bertumpu di udara jawabnya adalah Ito Ito No Mi
Swuuuushhhh...
Naruto melakukan tolakan keras dari atas dan menukik ke bawah dengan kecepatan tinggi
Blaaaaaaaarrrrr...
Tap tap
Terlihat hanya dua bunshin Menma yang selamat dari serangan Naruto barusan. Dan keduanya pun tampak sudah kelelahan.
Debu hasil dari pukulan Naruto masih menutupi tempat serangan Naruto bersarang. Tak lama kemudian asap debu tersebut mulai hilang dan sekarang tampaklah Naruto yang berdiri di tanah yang hancur dengan kedalaman satu meter dan lebar lebih dari dua meter tersebut
'Pu-pukulanya kuat sekali' batin Menma ngeri
"Cih.. apa hanya itu saja kemampuanmu ? dasar payah" ujar Naruto sinis.
Tangan kiri Naruto yang semula berwarna hitam mulai kembali berubah seperti sedia kala
"Ku-kussoooo!" teriak Menma melempar dua kunai dan dua shuriken ke arah Naruto
Syuuuuut...Swuuuushh...
"Lagi lagi melempar kunai, apa kau tidak memiliki keahlian lain hah" ujar Naruto meremehkan
Trankkk...trankkk...
Dan lagi, semua kunai dan shuriken Menma berhasil Naruto tangkis menggunakan pedang es nya. Namun dibalik itu Menma menyeringai senang
Boofhhh...Boffhh...
Kunai dan shuriken yang ditangkis tadi mendadak berubah menjadi bunshin Menma, hal itu membuat Naruto membelakan matanya
Bunshin yang pertama dengan cekatan mengambil kunai di kantung ninja nya kemudian mengayunkannya secara vertikal untuk menebas Naruto
Traaaankkk...
Tentu saja hal itu dengan mudahnya di tangkis Naruto menggunakan pedangnya
Greeebb...Greeebbb...Staaaabb...
Dan hal yang membuat Naruto terkejut lagi adalah pergerakanya ditahan oleh ketiga Bunshin Menma yang tersisa, satu menahan kedua kakinya, sedangkan sisanya menahan tubuhnya agar tidak bisa bergerak
"Kena kau !" teriak suara di atas Naruto
Naruto yang mendengar hal itu mengangkat kepalanya ke atas dan melihat asal suara barusan. Betapa kagetnya Naruto melihat pulu- ah tidak ratusan bunshin Menma melayang di atas nya dan siap melancarkan serangan
"Rasakan ini !" teriak Menma mengawali serangan beruntun dari semua bunshinya
Swuuuushhh...wuuuushh...swuuusshh...
Ratusan bunshin Menma tersebut melesat ke bawah dan menyiapkan pukulan dan serangan masing masing
"HEEYYYYAAAAAAA !" teriak semua bunshin Menma
Sementara Naruto hanya tersenyum sambil memejamkan kedua matanya
"Kau benar-benar hebat di usiamu saat ini Menma" ujar Naruto perlahan
Slow Motion ON
Tampak serangan bunshin Menma tinggal satu meter lagi di atas Naruto
Hooooshhhhh...
Udara dingin kembali keluar dari hembusan nafas Naruto, tubuhnya pun perlahan membeku secara keseluruhan. Dan sekarang tampak Naruto seperti patung es, mulut Naruto tampak menggumamkan sesuatu
"Ice Time Capsule"
Swoooooooooooossssssshhhhhhh...
Sebuah gelombang es keluar dari tubuh Naruto dan membekukan semua yang - Menma beserta Menma sendiri, semuanya membeku. Bahkan Danau di dekat mereka sekarang tampak menjadi danau es.
Bunshin-bunshin Menma yang membeku dan masih melayang di atas perlahan mulai jatuh satu persatu.
Kraaakk...Kraaakk...
Naruto menghancurkan bunshin Menma yang menahan pergerakanya.
Tap...tap..tap...
Naruto berlari ke depan dan berhenti tepat di bawah sesosok Menma yang asli dan dalam keadaan membeku tersebut. Tubuh Menma pun terjatuh tepat di kedua tangan Naruto
Slow Motion OFF
Sementara semua bunshin yang terjatuh dari atas langsung hancur berantakan saat menghantam tanah.. yah Naruto menyelamatkan Menma agar tidak hancur
"Tidak akan kubiarkan kau hancur Menma..." ucap Naruto lembut
Syuuuuttt...
Tubuh Menma mulai kembali seperti sedia kala, es yang membekukan tubuh Menma secara perlahan mulai hilang. Dan sekarang tubuh Menma terkulai lemas di gendongan Naruto. Sepertinya Menma pingsan
"karena kau adalah aku dan aku adalah kau, yang membedakan kita hanyalah fisik dan kekuatan" lanjutnya
Naruto meletakan Menma di punggungnya dan berjalan pergi meninggalkan ladang es yang menjadi saksi bisu pertarungan mereka sebelumnya
TBC...
Ok guys cukup sampai disitu saja chapter 2 kali ini. Terima kasih sudah mau mebaca fic buatanku ini
Nah selanjutnya saya akan membahas tentang kekuatan Naruto
"Anko Guru Matematika"
Hm, Anko-san sebelumnya terima kasih atas kritikan anda. Itu sangat membantu, sungguh. Untuk celana Doffy yang berwarna kuning emas itu, murni kesalahanku. Soalnya aku cuma ingat wujud Doffy saat perang di Marine Ford. Dan aku benar benar lupa bahwa celana yang dipakainya saat itu berwarna pink. Gomenne..
Yang kedua soal kekuatan Naru yang Over Power itu memang saya buat sengaja, saya bakalan bikin Naruto itu kayak Saitama gitu.
Yang ketiga soal Haki Naruto, untuk Haki jenis Haoshoku itu mungkin akan saya fikirkan
Yang ke empat, soal Buah iblis tipe logia yang tidak dapat disentuh oleh siapapun kecuali Haki Boshosoku. Tenang saja, kelemahan buah ibliskan bukan itu saja, air juga merupakan kelemahan mutlak setiap pengguna buah iblis. Sedangkan para Shinobi terutama Kirigakure rata rata memiliki elemen air yang merupakan kelemahan buah iblis
Dan yang terakhir, semakin kuat Naruto maka semakin tangguh pula musuhnya. Itu prinsip saya
"mrheza26"
Naruto kemungkinan gk bakalan dark kok. Kurohige itu semacam julukan Naruto di dunia Shinobi aja tapi nanti
"Elfbahu"
Yami-yami No mi gk bakalan di makan Naruto kok
"Alaksablue"
untuk lemon saya gak bisa bikin, kalopun bisa pasti gaje
Ok, sekian dari saya Terima kasih sudah membaca
