MENDADAK NIKAH by Daesdream

.

.

.

CAST :

Park Chanyeol as Lead Male

Byun Baekhyun as Lead Female

Do (Park) Kyungsoo as Chanyeol's Sister

Park Sandara as Chanyeol's Mother

Choi (Park) Seunghyun as Chanyeol's Father (RIP)

Lee (Byun) Jieun (IU) as Baekhyun's Mother

Lee (Byun) Junki as Baekhyuns's Father (RIP)

Etc.

.

.

.

WARNING : GS!UKE, AGE GAP, NOT FOR CHILD, NON-BAKU, DONT COPY PASTE MY HARDWORK!, CHICKLIT!AU!

.

.

.

Enjoy!

.

.

.

Banyak orang bilang Chanyeol itu terlalu ambisius dengan karirnya dan melupakan kehidupan pribadinya. Chanyeol sendiri tidak akan meyangkal. Memang kenyataannya seperti itu. Tapi usianya sudah 37 tahun dan dia masih single. Sebenarnya masalahnya bukan itu, masalahnya Mamihnya Chanyeol terus-terusan mendesak Chanyeol untuk menikah. Ingin cepat punya cucu katanya. Tapi saat Chanyeol bilang mau adopsi anak, Chanyeol malah dilempar sendal sama Mamihnya. Jadi Chanyeol bingung sendiri.

"Sakit, Mih. Untung sendal jepit. Coba kalo heels." Ujarnya sambil mengusap pipinya yang terkena lemparan sendal Mamihnya.

"Lagian kamu gak peka! Mamih tuh pingin kamu nikah! Mamih tuh malu kamu dikatain bujangan tua melulu kalo kita kumpul keluarga!" Salak Mamihnya sambil berkacak pinggang. Salah apa dia punya anak kayak Chanyeol begini.

"Ya, bilang yang jelas, Mih. Pake kode mau punya cucu segala. Lagian omongan orang didengerin" ujar Chanyeol.

PLAK!

"Aduh!" Chanyeol mengusap pipinya yang lagi-lagi kena lemparan pasangan sendal jepit yang dilempar ke arah Chanyeol oleh Mamihnya.

"Mih, apaan sih. Sakit nih". Chanyeol sewot sendiri. Ini mah KDRT namanya.

"Lagian kamu, gampang banget bilang 'omongan orang didengerin' yang ngomongin itu keluarga kita sendiri! Tante kamu, Om kamu, bahkan Eyang kamu! Mamih gak mau tau, pokoknya kamu harus nikah! bawa calon kehadapan Mamih atau kamu Mamih jodohin!" Ujar Mamihnya panjang lebar. Chanyeol rasanya ingin sekali membela diri. Tapi Chanyeol takut. Salah-salah, Vas bunga nanti yang melayang kearahnya.

Chanyeol menghela napas panjang, "yaudah, Mih. Jodohin aja aku" Ujarnya pasrah. Chanyeol ini jomblo. Ngenes lagi. Karena saking sibuknya mengejar karirnya dia sampai-sampai lupa kapan terakhir kali pacaran. Sampai-sampai ada gosip yang menyebutkan Chanyeol gay. Mereka gak tahu aja, meskipun Chanyeol jomblo, kalau urusan memuakan batin mah tetap jalan terus. Namanya juga laki-laki. Sehat dan normal lagi. Jadi Chanyeol punya jadwal sendiri lah untuk sekedar one night stand mah.

"Kamu serius?" Ujar Mamihnya, intonasi suara mamihnya sudah normal, tidak meninggi seperti tadi.

"Serius, Mih. Chanyeol gak punya pacar. Masa Chanyeol mau bayar orang buat jadi pacar sewaan Chanyeol. Ini bukan drama korea" Ujarnya.

"Lagian kamu, jomblo kelamaan. Kamu tau gak? sampe ada gosip kalo kamu itu gay! Mamih gak habis pikir sengenes apa sih kamu, Yeol" Chanyeol mendeham. Duh dasar gosip. Bikin malu aja.

"Yaudah, pokoknya terserah Mamih mau ngejodohin Chanyeol sama siapa. Yang penting Mamih seneng" Cahnyeol berujar, berusaha menyudahi pembicaraannya dengan Mamihnya. Chanyeol masih banyak kerjaan. Kalau meladeni Mamihnya bisa-bisa bikin Chanyeol makin mumet.

"Oke kalo gitu, nanti Mamih hubungin kamu kalo udah ada calonnya"

"Iya Mih, ini udahan kan? Chanyeol masih harus ketemu klien jam 1 nanti" Ujar Chanyeol sambil pura-pura melihat jam tangan. Sok sibuk. Sebenarnya Chanyeol bohong, kerjaan banyak sih, tapi tidak ada yang urgent apalagi jadwal ketemu klien, hanya saja Chanyeol takut lebih lama bicara sama Mamihnya. Sudah cukup sepasang sendal jepit melayang ke arah wajah tampannya.

"Yaudah, Mamih juga ngantuk mau tidur siang"

"Oke, bye Mih" Chanyeol menghampiri Mamihnya dan mengecup pipi Mamihnya. Lalu keluar dari kamar mamihnya.

"Aman, Ka?" tiba-tiba, Kyungsoo, adiknya menghampirinya sesaat setelah Chanyeol menutup pintu kamar mamihnya.

"Sepasang sendal jepit, Dek. Lumayan" kata Chanyeol sambil mengusap pipi kanan dan kirinya. Kyungsoo hanya menertawakan kakaknya.

"Lagian sih lo, tinggal nikah aja apa susahnya" ujar Kyungsoo

"Susah kalo gak ada calonnya. Udah ah, jangan dibahas. Bete gue. Gue mau cabut dulu, Dek" ujar Chanyeol

"Oke, Ka. Tiati" kata Kyungsoo sambil berjalan kearah ruang tamu.

Chanyeol memutuskan untuk kembali ke kantornya. Mungkin akan pura-pura lembur hingga pulang larut.

Chanyeol masih bingung. Baru kemarin Mamihnya membuat Chanyeol setuju untuk dijodohkan, barusan, lima menit yang lalu, Mamihnya mengirim Whastapp yang intinya menyuruh Chanyeol untuk pulang cepat karena akan dipertemukan dengan orang yang akan dijodohkan dengannya. Cepet amat. Batin Chanyeol. Cahnyeol curiga, jangan-jangan Mamihnya kemarin mencak-mencak menyuruh Cahnyeol menikah karena ada hidden agenda untuk menjodohkannya. Ck.

suara renyah IU melantunkan lagu Pallete memecah pikiran Chanyeol. Itu ringtone ponselnya. Dia melihat ponselnya dan berdecak kecil ketika tulisan "Mamih" terlihat di layar ponselnya. Mamihnya menelpon.

"Ya, Mih"

"Chan! kamu tuh ya durhaka deh sama Mamih! masa Mamih WA di read doang, emang Mamih koran!" mamihnya mencak-mencak.

"Kalem, Mih. Ini Chanyeol lagi dijalan kok. Tega banget sih bilang Chanyeol durhaka cuman gara-gara WA gak di bales"

"Eh, kamu lagi dijalan? yaudah hati-hati" tut... tut... tut...

belum sempat Chanyeol berkata apa-apa Mamihnya sudah memutus teleponnya. Duh, punya Mamih begini banget sih. Bisa tuker gak? hehehe bercanda.

Tiga puluh menit Chanyeol mengendarai mobil menuju restoran yang ditunjuk Mamihnya. Harusnya bisa lebih cepat. Maklumlah Seoul. Macet.

"Hai, Mih" Cahnyeol mengecup pipi Mamihnya, dia langsung menuju meja Mamihnya begitu memasuki restoran. Tempat duduk Mamihnya sangat strategis, jadi saat Cahnyeol masuk langsung kelihatan posisi duduk Mamihnya.

"Duduk, Chan. Lama banget kamu" Ujar Mamihnya.

"Seoul, Mih. Macet" Ujarnya. Chanyeol langsung duduk disamping Mamihnya.

"Salam dulu dong sama Tante Jieun, duh, kamu gak sopan banget sih, Chan" Mamih menepuk paha Chanyeol.

"Oh, maaf, halo Tante. Apa kabar?" ujarnya kepada orang yang sedang tersenyum duduk di depannya ini.

"Baik, Chan." Tante Jieun tersenyum tenang ke arah Chanyeol. Tante Jieun ini janda, sama seperti mamihnya. Waktu saat menjadi jandanya juga sama. Papih Chanyeol dan suaminya Tante Jieun adalah korban kecelakaan beruntun 4 tahun lalu saat mereka melakukan perjalanan bisnis.

"Udah lama gak main kerumah, Tan. Masih tinggal di tempat lama kan? " tanya Chanyeol kepada tante Jieun

"Ya, kamu dong Chan yang samperin Tante Jieun, masa Tante Jieun yang samperin kamu" tau-tau Mamihnya menyahut. Chanyeol kan bertanya ke Tante Jieun. Mamihnya rese nih.

"Hehe, wajar Mba Dara, Chanyeol pasti sibuk banget. Ya, kan Chan?" ujar Tante Jieun menanggapi Mamihnya Chanyeol. Chanyeol hanya tersenyum canggung.

"Mih, aku udah dipesenin makan belum?" ujar Chanyeol setengah mengalihkan pembicaraan. Setengahnya lagi karena dia memang kelaparan. Seharusnya ini waktu makan siang Cahnyeol.

"Udah kok, tunggu aja sebentar lagi juga dateng."

"Okay, Mih." ujar Chanyeol, lalu dia meminum Lemon tea yang ada di hadapan Mamihnya. Minuman itu pasti milik mamihnya.

"Nah, mumpung anaknya udah disini, Jieun. Kita omongin perjodohan Chanyeol dan Baekhyun ya"

uhuk uhuk uhuk

Chanyeol tersedak minumannya.

Apa tadi? perjodohan Chanyeol dan Baekhyun? Baekhyun anaknya tante Jieun yang seusia adiknya itu?

"A-apa Mih?"

"Iya, Chan. Mamih sama tante Jieun udah sepakat menjodohkan kamu sama Baekhyun. Tahun ini dia sudah lulus SMA. Jadi sudah legal untuk menikah" Mamihnya menjelaskan tanpa beban.

LULUS SMA?! YANG BENER AJA! batin Chanyeol.

"Mba Dara, jangan dipaksakan kalo Chanyeol nya gak mau" tiba-tiba Tante Jieun bersuara saat melihat reaksi Chanyeol.

"Gak apa-apa kok Jieunie, Chanyeol udah setuju mau dijodohin." kata Mamihnya Cahnyeol.

ya gak sama anak baru lulus SMA juga, Mih. batin Chanyeol. Tapi jelas Cahnyeol tidak bisa menyuarakan isi hatinya. Selain tidak enak dengan Tante Jieun, dia juga tidak mau cari masalah dengan Mamihnya. Akhirnya Chanyeol hanya tersenyum canggung. Bingung mau menanggapi apa.

Tidak berapa lama makanan mereka datang. Chanyeol sudah kehilangan napsu makannya. Sisa waktu di restoran itu dia habiskan dengan awkward.

.

.

.

TBC

.

.

.

Hallo, salam kenal. Maaf ya kalo bacanya kurang nyaman. Ini sengaja setting nya seoul tapi bahasanya mirip novel2 Chicklit hihi. tadinya cast nya OC tapi ini CB Ver nya jadi maaf ya kalo banyak typo di nama cast . Btw aku menunggu sangat orang baik yg mau upload Exo tourgram hehe . hm lanjut gak nih ? hehe.