MENDADAK NIKAH by Daesdream

Chapter 02

.

.

.

CAST :

Park Chanyeol as Lead Male

Byun Baekhyun as Lead Female

Do (Park) Kyungsoo as Chanyeol's Sister

Park Sandara as Chanyeol's Mother

Choi (Park) Seunghyun as Chanyeol's Father (RIP)

Lee (Byun) Jieun (IU) as Baekhyun's Mother

Lee (Byun) Junki as Baekhyuns's Father (RIP)

Kim Jongin as Chanyeol's Bestfriend

Oh Sehun as Chanyeol's Cousin

Etc.

.

.

.

WARNING : GS!UKE, AGE GAP, NOT FOR CHILD, SEMI-NON-BAKU (?), DONT COPY PASTE MY HARDWORK!, CHICKLIT!AU!

.

.

.

Enjoy!

.

.

.

Sehabis makan dengan Tante Jieun, Chanyeol pulang dengan Mamihnya dan memutuskan untuk tidak kembali ke kantor. Dia mengirimkan Whatsapp ke asistennya dan menyuruh asistennya untuk menjadwal ulang apapun jadwalnya hari ini.

"Mih, Mamih serius mau jodohin aku sama anaknya Tante Jieun? Dia masih kecil, Mih." ujar Chanyeol membuka percakapan saat mereka tiba dirumah.

"Mamih serius dan mamih punya alesan, Yeol."

Chanyeol mengernyitkan dahinya.

"Alesan apa coba, Mih?"

"Mamih tuh kasian sama Baekhyun. Semenjak dia ditinggal Ayahnya kehidupan Baekhyun dan Tante Jieun sulit. Bahkan Baekhyun gak bisa lanjut kuliah karena masalah biaya. Dia tadinya mau kerja, karena mamih gak tega, jadi mamih jodohin aja ke kamu. Kasian kalo disuruh kerja. Masih kecil." Mamihnya menjelaskan panjang lebar.

"Tuh, Mamih tau dia masih kecil." Ujar Chanyeol sewot.

"Ya, udah cukup umur sih kalo mau dibuahi."

"Hus! Mamih ngomongnya!" Mamihnya hanya terkekeh ringan.

"Sebenernya ya Yeol, ini juga karena mamih inget perjuangan almarhum Papih kamu sama Ayahnya Baekhyun, mereka sahabatan dari SMA dan bahkan menjemput ajal bersamaan. Mamih gak tega telantarin Baekhyun cari nafkah. Kamu tau sendiri kan cerita gimana susahnya Tante Jieun sama almarhum Om Junki untuk dapetin anak." Mamihnya menjelaskan panjang lebar. Chanyeol hanya bisa menghela napas pasrah. Sebenarnya Chanyeol gak keberatan. Dari awal juga Chanyeol sudah memasrahkan diri untuk dijodohkan oleh Mamihnya. Tapi Chanyeol tidak pernah terbayang akan dijodohkan dengan anak baru lulus SMA.

"Berapa umur Baekhyun, Mih?" Chanyeol ingat, dulu waktu Tante Jieun melahirkan dia sedang kuliah di Mealbourne. Itu berarti bahkan usia Kyungsoo adiknya lebih tua diatas Baekhyun beberapa tahun.

"Delapan belas." Ujar Mamihnya kalem. Tuh kan. Bearti perbedaan usia mereka sembilan belas tahun. Seketika Chanyeol lemas. Dia merasa seperti om-om Pedo.

"Mih, Kyungie aja udah Dua puluh dua. Masa nanti istriku Delapan Belas, Mih?"

"Udahlah Chan, Age is only number. Lagian mamih udah atur semuanya supaya kamu sama Baekhyun bisa nikah paling lambat bulan depan." Ujar mamihnya kekeh

Chanyeol mengernyit, "loh, Mih. Kok paling lambat bulan depan? Cepet banget. Jangan bilang mamih udah rencanain dan siapin ini dari jauh-jauh hari?" Chanyeol bertanya curiga. Meski Jomblo ngenes gini Chanyeol tidak bodoh-bodoh amat. Untuk pernikahan hanya menyiapkan selama satu bulan itu tidak mungkin. Mungkin saja sih kalau pernikahan sederhana. Tapi kalau untuk orang seperti Mamihnya yang ingin segalanya serba 'Wah' itu tidak mungkin kalau persiapan pernikahan hanya satu bulan.

Mamihnya hanya nyengir tanpa dosa dan tidak berniat menjawab kecurigaan Chanyeol. Lalu Mamihnya meninggalkan Chanyeol dan bersenandung kearah dapur.

lagi-lagi Chanyeol hanya bisa menghela napas melihat kelakuan mamihnya.

Tuh kan, gue bilang juga apa. pasti ada hidden agenda tiba-tiba nyuruh gue nikah. batin Chanyeol

.

.

.

"Ka, lo serius bakalan nikah sama Baekhyun anaknya Tante Jieun?" Chanyeol sedang tengkurap di kasurnya, Kyungsoo tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu kamarnya dan menanyakan hal yang membuat mood nya down.

"Tau dari mana, lo?"

"Mamih tadi, dia cerita sama gue. Gila, Ka. Baekhyun kan masih kecil. Mamih kok tega." Ungkap Kyungsoo

"Tau lah, terserah Mamih aja. Ntar gue bantah dikutuk lagi sama dia."

"Lo kalo ngomong yang bener, nanti dikutuk beneran baru tau rasa. Eh, btw, gue jadi takut sama mamih. Nanti gue dijodohin sama aki-aki bau tanah lagi." Chanyeol tertawa mendengar penuturan adiknya.

"Udah sono, gue mau tidur. Lo maen masuk aja. Kalo gue lagi ganti baju gimana?" Ujar Chanyeol. Dia makin membenamkan kepalanya ke bantal.

"Ya tinggal keluar lagi lah." Balas Kyungsoo santai sambil keluar dari kamar kakaknya.

Chanyeol hanya menghela napas mendengarnya lalu memutuskan untuk segera tidur. Hari ini emosinya seperti roller coaster. Dia butuh istirahat sambil mencoba mengingat kapan terakhir kali dia bertemu dengan Baekhyun calon istrinya dan bagaimana rupanya sekarang. Sudah lama sekali. Mungkinkah saat pemakaman Papihnya? tapi Cahnyeol tidak ingat dia bertemu dengan Baekhyun. Jujur bahkan Chanyeol lupa dengan wajah Baekhyun sama sekali. Sudahlah. Lebih baik dia tidur sekarang. Besok kerjaannya masih menunggu.

.

.

.

"Boss, kenapa lo, muka asem bener. Belom dapet jatah naena yak." Teman seperjuangnya Jongin tiba-tiba menepuk bahu Chanyeol membuatnya kaget. Untung Chanyeol bukan orang latahan.

"Cari cewek yuk, seminggu nih gue gak naena gara-gara klien sialan. Lagi pengen gue." Lanjut Jongin.

"Gue lagi gak mood, lo cari aja sendiri, Jong." Ujar Chanyeol

"Ah, gak asik lo. Pokoknya pulang gawe kita ajeb-ajeb lah, cari cewe!" Jongin berkata agak berteriak karena sambil keluar dari ruangan Chanyeol.

"Terserah lo deh Jong! Terserah!" Chanyeol balas berteriak. Lalu dia mendengan Jongin tertawa. Sahabatnya yang satu itu punya otak diselangkangan, bahasa kasarnya. Player dan penjahat kelamin. Tapi Jongin adalah sahabat seperjuangannya Chanyeol. Mereka mendirikan IT Consultant berdua, dimulai dari bukan apa-apa hingga menjadi seberkembang sekarang. Memang masih belum sangat besar, tapi IT Consultant yang mereka dirikan sudah cukup mempunyai nama di dunia IT Korea Selatan.

Sebenarnya Almarhum Papih Chanyeol adalah seorang pengusaha tekstil, tapi itu bukan passion Chanyeol sehingga dia memilih mendirikan IT Consultant dibanding meneruskan usaha Papihnya. Sekarang usaha tekstil Papihnya di ambil alih oleh sepupunya, Oh Sehun karena Chanyeol sudah lepas tangan sepenuhnya. Hanya saja dia masih menerima bagi hasil keuntungan karena bagaimanapun saham atas namanya masih ada. Semua hasil dari usaha tekstil papihnya dia simpan di bank atas nama adiknya, Kyungsoo. Jadi, gaya hidup enaknya sekarang benar-benar hasil usahnya dari nol bersama Jongin.

"Jen, hari ini jadwal gue sama siapa aja" Chanyeol menghampiri kubikel asistenya, Jenny. Chanyeol dan Jongin hanya memiliki pegawai total 12 orang, termasuk OB. Jadi, mereka sudah sangat dekat seperti teman bukan lagi seperti atasan dan bawahan.

"Lumayan padet, Pak. Soalnya kan kemarin jadwal saya cancel dua. Jam 10 mau meeting sama IT nya CCTV Solution, abis makan siang sama IT nya Bank Haneda, terus jam 3 an sama Motographic Studio. Harusnya hari ini sama Restoran Arabaco juga, tapi karena udah tiga jadwal dan gak mungkin saya padetin lagi, jadi saya minta jadwal ulang besok sama IT nya." Ujar Jenny panjang lebar. Sebenarnya Chanyeol cukup senang mengetahui jadwalnya padat. Itu bisa mengalihkan pikirannya sementara. Tapi dia juga butuh hiburan, kepalanya penat sekali.

"Ok, Thanks Jen." ujarnya sambil berlalu ke ruangan Jongin.

"Bro, emang lo mau ajakin gue ajeb-ajeb dimana?" Chanyeol langsung masuk tanpa mengetuk pintu ruangan Jongin. Mereka sudah biasa asal selonong seperti itu.

"Ya paling di klub biasa. Gimana, bro, ikut ga?" Ujar Jongin

"Ikut, deh. Mumet gue." Kata Chanyeol. Jongin tertawa ringan

"Oke."

.

.

.

TBC

how was it? ngebosenin ya? hehe biar alurnya gak kecepetan sih. Btw big thanks buat rufexo udah kasihtau aturan penulisan, sejujurnya diriku masih nol besar untuk aturan penulisan masih perlu banyak belajar. Dan Guest bernama xxxmi yang bilang bahasa non bakunya kurang ngena, makasih ya atas sarannya untk baca fanfic Author-nim Memaybob ( btw aku ikutin dan rajin voment ceritanya di wattpad loh, seru abis yang judulnya KERJA). Hm sebenernya sengaja sih bahasanya kaya gini, percakapan non-baku tapi penjelas ceritanya pake bahasa baku (?) /apadeh. Sebenernya ini eksperimen sih, terinspirasi dari Author-nim RatuCungpret di wattpad untuk ceritanya yang judulnya Resign! Dan gaya cerita Author-nim Alnira03 di wattpad. Bahasanya semi-non-baku (?) ala ala novel Chicklit gitu terus juga alurnya gak terlalu cepet. kalo di fanfiction referensinya dari Author-nim ADL96 yang judulnya The Real Seme, Yoy! itu keren banget, wajib banget dibaca. Tapi kayaknya eksperimenku gagal wkwkwkwk. Btw, makasih banyak ya yang udah komen, kriktik, saran, bash, aku terima asal jangan jelek2in chara aja. Mereka biasku semua *Love*

Btw, ada yang excited yet puyeng tujuh keliling gegara repackaged album EXO ?

.

.

.

Dae