Summary:
Bagaimanapun juga akan kubalas orang yang telah membunuh Hani. Akan kubuat dia menyesal dan tak sanggup untuk hidup lagi...
...
Sebelumnya
"Sampai jumpa lagi Luhan, aku akan kembali lagi 5 hari itu juga jika kau masih hidup HAHAHAHAHA", Sehun tersenyum penuh kemenangan dan meninggalkan Luhan.
Title: Misunderstanding
Rate M
Warning: Typo, Bahasa tidak baku
Pairing HunHan. YAOI
Ch 5
...
Ruangan tersembunyi
Luhan terbangun dari pingsannya, ia menyadari tubuhnya diikat dan ada sesuatu yang bergetar di holenya. Badannya sesekali menggelinjang akibat getaran yang menyakitkan itu.
'Hiks.. Sehun tolong jangan seperti ini hiks.. aku tidak akan kuat jika seperti ini', Luhan menangis dalam hati.
...
Sudah 2 hari Sehun tidak mengunjungi ruang bawah tanah, Sehun sibuk dengan masalah yang sedang menimpa keluarganya. Ayahnya mengalami kecelakaan dan saat ini masih terbaring koma di ruang ICU. Sebelum mengalami kecelakaan ayahnya sempat menghubungi Sehun untuk mengajaknya bertemu dirumah, sepertinya beliau ingin membicarakan sesuatu yang penting biasanya beliau tidak pernah mengajak bicara Sehun kecuali memang ada sesuatu yang penting. Untuk sesaat Sehun melupakan keberadaan Luhan.
Saat ini Sehun berada di rumah sakit menunggu ayahnya yang belum sadar dari komanya. Sehun beruntung karena ia masih memiliki sahabat yang selalu setia menemaninya di rumah sakit.
"Hun, lebih baik kau pulang untuk istirahat, malam ini biar aku dan Chanyeol yang menjaga appamu", Kai berujar kepada Sehun karena sudah tidak kuat melihat kondisinya yang berantakan karena sejak ayahnya dibawah kerumah sakit ini tak pernah sekalipun Sehun meninggalkan rumah sakit.
"Tapi Kai..."
"Tidak ada tapi – tapi Hun, kami berjanji jika ada sesuatu pasti langsung menghubungimu", Chanyeol mendorong Sehun untuk bergegas pulang.
Dengan berat hati Sehun melangkahkan kakinya.
"Tolong ya...", Sehun pun berjalan meninggalkan rumah sakit.
Setelah Sehun tidak terlihat dari pandangan Kai dan Chanyeol mereka kembali masuk ke dalam rumah sakit.
"Yeol, aku dari kemarin tidak melihat Kris dia pergi kemana ya ? apakah dia tidak mengetahui tentang kecelakaan yang menimpa appanya Sehun ya ?"
"Aku juga sudah mencoba untuk menghubunginya Kai tapi tidak bisa, sepertinya dia mematikan handphonenya,tapi Kai aku merasa ada yang aneh dari Kris selama beberapa hari ini tidakkah kau merasakan ada hal yang aneh dari sikap Kris belakangan ini ?"
"Benarkah ?aku tidak merasakan adanya hal yang janggal dari sikap Kris belakangan ini, mungkin itu hanya perasaanmu saja Yeol"
"Mungkin saja, Kai aku ingin ke kantin rumah sakit dulu, kau duluan saja, kau ingin dibelikan apa ?"
"Tidak usah Yeol terima kasih", Kai masuk ke dalam lift menuju ke kamar appa Sehun.
...
Kamar ICU
Di kamar VVIP yang diperuntukkan untuk satu orang terbaring seorang pria yang walaupun sudah tua masih terlihat tampan dan berwibawa, dia adalah presdir Oh yang lebih dikenal sebagai ayahnya Sehun yang dingin diluar tapi sebenarnya beliau adalah orang yang hangat hanya saja beliau tidak dapat menyampaikan rasa kasih sayangnya dengan baik. Tampak pintu kamar tersebut terbuka dan masuklah seorang pemuda, pemuda tersebut berjalan mendekati presdir Oh dan duduk di kursi sebelah tempat tidurnya.
"Sangat disayangkan kau harus terbaring disini, padahal aku ingin kau melihat dengan mata kepalamu sendiri kehancuran dari Keluarga Oh kehancuran dari perusahaan yang sudah kau rintis sejak dulu", pemuda tersebut memulai bermonolog karena presdir Oh tidak dapat merespon maupun menjawab perkataan pemuda tersebut meremas tangannya kuat menahan amarah yang sepertinya telah terpendam sejak lama, kemudian ia tersenyum sinis sambil menggertakan giginya.
"Kau pasti sudah mengetahui siapa pelaku sebenarnya dalam kasus yang menimpa putri bungsumu kan, makanya kau menghubungi Sehun tapi sekali lagi sepertinya Tuhan sedang berpihak kepadaku seorang yang telah kau buat menderita diumurnya yang masih sangat muda disaat seharusnya ia mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya bukannya caci maki dan pukulan dari orang yang yang notabene adalah orang tuanya".
"Tapi aku sudah sampai disini tidak mungkin aku mundur sekarang aku hanya ingin memberitahukan hal ini kepadamu terima kasih karena sudah mengangkatku sebagai anak angkatmu, walaupun hal tersebut tidak mengurangi sedikitpun dendamku padamu, selamat tinggal", pemuda tersebut berdiri dan melangkahkan kakinya keluar ruangan tanpa menolehkan kepalanya ia berjalan dengan langkah ringan seolah apa yang ia pendam telah ia keluarkan.
...
Kai berjalan keluar lift dan melihat Kris memasuki ruang inap Presdir Oh, Kai sampai didepan pintu kamar lalu Ia memegang gagang pintunya dan gerakannya langsung terhenti saat Ia mendengar suara Kris yang dingin di dalam sana. Kai mendengar semua pengakuan Kris kepada Presdir Oh. Kai mematung di depan pintu sampai Ia mendengar suara langkah kaki Kris yang hendak keluar dari ruangan Presdir Oh dan langsung bersembunyi di balik meja perawat. Kai lama bersembunyi tidak menyadari ada seseorang yang berjalan menuju ke arahnya.
Pundak Kai tiba – tiba di sentuh oleh seseorang,"Sedang apa kau disini ?"
Kai yang kaget layaknya terkena serangan jantung langsung lemas dan terhuyung jatuh,"Yhaaa...! kau mengangetkanku Chanyeol, haaah sepertinya nyawaku telah berkurang 10 tahun".
"Aku hanya bertanya sedang apa kau disini dan kau sendiri yang terkaget – kaget", Chanyeol menjawab Kai dengan sinis.
Chanyeol membantu Kai berdiri dan bertanya,"Tadi aku melihat Kris keluar dari lift dia tadi ke sini ?"
Kai terdiam saat Chanyeol bertanya lalu Ia langsung berlari masuk ke dalam ruang Inap Presdir Oh, setelah memastikan tidak terjadi apa – apa dengan Presdir Oh, Kai duduk di sofa yang memang di sediakan di dalam Ruangan tersebut.
"Yeol, kita dalam masalah, Kris adalah dalang dari semuanya aku pinjam handphonemu aku harus menghubungi Sehun segera".
...
Rumah Sehun
Sehun sampai ke rumahnya disambut oleh Kim Ahjumma, pengasuhnya yang telah lama mengabdi di kediaman keluarga Oh.
"Bagaimana keadaan Presdir Oh, Tuan Muda?"
"Appa masih belum sadar Ahjumma"
"Anda harus tetap kuat tuan muda, karena anda hanyalah keluarga satu – satunya yang dimiliki oleh Presdir"
"Iya Ahjumma", Sehun hendak melanjutkan langkahnya teringat Luhan yang sudah beberapa hari ini tidak ia tengok langsung menghentikan langkahnya dan menolehkan kepalanya ke Kim Ahjumma.
"Ahjumma, bisakah kau mengantarkan makan malam ke kamarku ? aku belum sempat makan malam di rumah sakit tadi".
"Baik Tuan muda akan saya bawakan".
Sehun melanjutkan langkahnya ke kamarnya, hal pertama yang dilakukan oleh Sehun adalah membersihkan tubuhnya yang tidak pernah mandi semenjak berita appanya mengalami kecelakaan sampai kepadanya.
Saat Sehun keluar kamar mandi tampak makanan sudah diletakkan di meja nakasnya. Sehun membawa nampan makanan tersebut dan membuka pintu menuju ruang bawah tanahnya, rupanya makanan tersebut hendak Ia berikan ke Luhan. Sehun menyalakan lampu ruang bawah tanah tersebut dan melihat Luhan dalam keadaan yang mengenaskan di atas tempat tidur. Luhan tampak lemas, keringat dingin bercucuran di sekujur badannya, dan matanya terlihat sayu dan menatap kosong ke atas langit – langit atap.
Sehun meletakkan nampan makanan di meja nakas sebelah kasur, Lalu Ia menaiki kasur melepaskan semua dildo, vibrator, hingga tali yang mengikat tubuh Luhan. Sehun menatap tubuh lemas Luhan tiba – tiba merasakan sakit di hatinya, matanya mulai berkaca – kaca. Sehun memeluk erat tubuh Luhan sambil membisikkan kata – kata maaf kepada Luhan. Sehun sudah tidak kuat lagi menyiksa Luhan. Sehun berpikir dapat membalaskan dendam adiknya kepada Luhan dengan memusatkan amarahnya untuk Luhan. Sehun berpikir dapat membuang semua rasa cintanya kepada Luhan dengan menggantinya dengan perasaan dendam, tapi Sehun sudah tidak kuat lagi.
...
Flash Back
"Sehunnie, ayo sini eomma kenalkan dengan anak teman eomma"
Sehun berjalan mendekati eommanya langsung berhenti dan mematung. Sehun kecil memandang seorang anak yang sama kecilnya dengannya hanya saja Ia terlihat berbeda, matanya yang seperti anak rusa telah memikat hati Sehun kecil dan sejak itu Sehun telah jatuh cinta dengan Luhan. Walaupun sejak saat itu mereka tidak pernah bertemu lagi tapi Sehun selalu mengetahui perkembangan dari Luhan, dimulai dari dimana ia bersekolah, dengan siapa ia berteman, hingga kegiatan apa yang yang dilakukannya sehabis bersekolah. Bahkan saat Luhan mengalami masalah Ia selalu membantunya dari belakang seakan – akan Sehun adalah bayangan Luhan
Sehun tidak peduli jika Ia dianggap sebagai stalker, teman – temannya tidak ada yang mengetahui tentang rasa cintanya terhadap Luhan. Saat geng preman yang membunuh Hani tertangkap dan mereka memberitahu bahwa Luhan adalah dalangnya, Sehun mengalami shock. Sehun tidak dapat mempercayai apa yang telah didengarnya. Sehun akhirnya menyelidiki kasus tersebut dengan bantuan detektif kepercayaan keluarganya dan semua bukti mengarah ke arah Luhan.
Saat itu Sehun sudah tidak dapat berpikir lagi, perasaannya bercampur aduk menjadi satu. Sehun yang sudah berjanji akan balas dendam kepada dalang dari pembunuhan adiknya tidak dapat menarik kata – katanya kembali. Sehun akhirnya menanamkan rasa dendam ke dalam hatinya dan mengubur dalam – dalam rasa cintanya kepada Luhan.
Flash Back End
...
Luhan mendengar bisikkan kata maaf dari Sehun ikut mengeluarkan air mata dalam diamnya. Luhan tidak dapat menggerakkan badan maupun berbicara, badannya seperti mati rasa dan otaknya menolak untuk menerima rangsang dari sarafnya.
Mereka berdua berpelukan cukup lama hingga mereka berdua tertidur dalam keadaan berpelukkan.
...
"Sial, Sehun tidak dapat dihubungi, sepertinya handphonenya mati".
"Sudah mencoba menghubungi telepon rumahnya ?".
"Sudah, sepertinya mereka semua sudah tidur".
"Sebaiknya kita menghubungi Sehun lagi besok pagi, biarkan Ia beristirahat juga, sekarang kita merangkai kata yang tepat agar Sehun tidak mengamuk kau kan tahu sendiri dia sangat emosional".
"arasseo, kita hubungi Sehun lagi besok".
Chanyeol hanya menganggukan kepalanya, sesekali Ia menggerakkan kakinya gelisah. Saat Kai menceritakan apa yang Ia dengar tadi Chanyeol kaget dan tidak percaya seorang Kris yang merupakan sahabat sekaligus saudara angkat Sehun karena Presdir Oh telah mengangkatnya menjadi anak, tega melakukan hal seperti itu.
...
TBC
