Title : "Let Me Having You"

Main Cast :- Choi Siwon
- Cho Kyuhyun
- Lee Donghae
- Choi Jiwon
- Kim Kibum
- and other cast..

New cast :
- Tan(Choi) Hankyung (Siwon's Dad)
- Kim(Choi) Heechul (Siwon's Mom)
- Kim Jaejoong
- Jung Yunho

Warning : ada pergantian cast, GS for Kyuhyun, Jaejoong, and Heechul,cerita pasaran, hati-hati typos bertebaran

Genre : Romance, drama

Summary : " Choi Siwon, laki-laki yg hampir mendekati sempurna, menyukai kakak sepupu dari 'calon adik ipar'nya, seorang gadis cantik bernama Cho Kyuhyunie yg harus mengalami kelumpuhan sementara akibat kecelakaan yg dialaminya satu tahun lalu. Dapatkah Siwon membuat Kyunie jatuh cinta dan membuka hatinya untuk Siwon?

Prev Part 17

"Whoaa noona, kau cantik sekali. Pantas saja Siwon hyung begitu tergila-gila padamu. Seandainya aku bukan sepupumu aku pasti akan langsung menikahi..."

BRUGH

Belum sempat Donghae melanjutkan kata-katanya, ia keburu mendapatkan lemparan bantal sofa dari calon kakak iparnya.

"Yak hyung.. kenapa kau melempariku dengan bantal? bagaimana kalau nanti wajah ku tidak tampan lagi,"

"Ckh.. makanya jangan menggoda calon istri orang"

"Ckh.. kau berlebihan hyung, dia kan noonaku!"

"Tapi dia calon istriku!"

"Sudah.. sudah.. kenapa kalian jadi ribut begini, seperti anak kecil saja!" Ny Lee melerai pertengkaran tidak penting antara Siwon dan Donghae.

"Wonnie, lebih baik kita berangkat sekarang.."

"Ok Baby.. Ahjumma kami permisi dulu"

"Ya Siwon-ah, hati-hati dijalan dan jaga Kyunie baik-baik ne.."

"Pasti ahjumma.."

"Hati-hati dijalan hyung"

Mobil Siwon pun melaju meninggalkan rumah Donghae dan menuju Mansion Choi.

Part 18

Selama di perjalanan menuju rumah Siwon, Kyunie hanya terdiam sambil menatap kearah luar jendela. Bukan apa-apa, ia hanya sedang gugup. Sesekali ia meremas dress yg sedang dipakainya, mencoba mengurangi kegugupannya. Siwon yg awalnya fokus menyetir kini mengalihkan pandangannya kearah kekasih cantiknya.

"Baby, kau baik-baik saja?"

"Uh? Ah.. ne.. a-aku baik-baik saja"

"Apa kau gugup?"

"Umh.. sedikit.."

"Kau tenang saja baby, orangtuaku tidak akan menggigitmu"

"Umh Wonnie.. a-apa orangtuamu akan menyukai ku?"

"Ehm.. entahlah.. semoga saja orangtuaku menyukaimu agar nanti kita bisa secepatnya menikah"

"A-apa?"

"Ani.. maksudku begini, kau tau sebelumnya aku tidak pernah membawa kekasihku kerumahku. Karena jika aku membawa kekasihku kerumah dan mengenalkannya pada orangtuaku itu berarti bukan hal yg main-main. Apalagi jika orangtuaku menyukai kekasihku. Bisa jadi mereka akan secepatnya menikahkan kita"

"A-apa? Me-menikah?"

"Yes baby.. katanya mereka sudah ingin menimang cucu dan dipanggil harabeoji dan halmeoni.."

Tidak terasa sampailah mereka di kediaman keluarga Choi. Siwon segera keluar dari mobil lalu membukakan pintu untuk kekasihnya. Siwon menggenggam tangan Kyunie lalu mengajaknya masuk kedalam. Beberapa maid menunduk hormat saat Siwon dan Kyunie sudah berada didalam.

"Maaf Tuan muda, Tuan dan Nyonya besar sudah menunggu anda diruang tamu" ucap Pak Kim, kepala pelayan di mansion Choi

"Ne pak Kim, terimakasih"

Siwon segera melangkahkan kakinya menuju ruang tamu dimana ayah dan ibunya berada. Sedangkan Kyunie masih mengekori Siwon dikarenakan kekasihnya itu belum melepaskan genggamannya. Siwon melihat kedua orangtuanya tengah duduk bersantai sambil menghadap kearah kolam renang. Kebetulan posisi mereka membelakangi pintu masuk yg menghubungkan ruang tamu dan kolam renang.

"Annyeong haseyo abeoji, umma.."

Choi Hankyung dan istrinya Choi Heechul segera menoleh kebelakang begitu mendengar suara putra sulungnya.

"Wonnie.. kau sudah datang?" Ny Choi Heechul segera berdiri lalu berjalan menghampiri Siwon.

"Ne umma.. oh iya dan ini kekasihku namanya Cho Kyuhyunie"

"A-annyeong haseyo ahjumma, Cho Kyuhyunie imnida" ucap Kyunie sambil membungkukkan sedikit badannya.

"Ah jadi ini kekasihmu Wonnie, pantas saja kau tidak mau dijodohkan. Annyeong aku ibunya Siwon dan itu suamiku. Ayo duduk jangan berdiri saja"

Heechul segera menuntun Kyunie untuk duduk di sofa. Hankyung pun datang menghampiri istri dan anaknya dan kemudian duduk disamping istrinya.

"Annyeong haseyo ahjussi.." Kyunie menyapa ayah dari sang kekasih

"Hannie, ini kekasih putra kita. Bagaimana menurutmu?"

Heechul yg memang dikenal blak-blakan langsung bertanya pendapat suaminya tentang 'calon menantunya'.

"Siapa namamu tadi, nak?"

"Cho Kyuhyunie, ahjussi.."

"Cho.. Kyuhyunie?" Hankyung nampaknya tak asing dengan nama itu. Ia seperti pernah mendengarnya tapi dimana.

"Kalau boleh tau, siapa nama orangtuamu?"

"Um.. nama orangtua saya Cho Young Woon dan Cho Jung Soo"

"APA?" Hankyung dan Heechul kompak berseru. Ternyata kekasih putranya ini adalah anak dari sahabat mereka sewaktu sekolah.

"Apa abeoji dan umma mengenal orangtua Kyunie?" tanya Siwon penasaran

"Bukan hanya kenal, tapi mereka berdua adalah sahabat umma dan appamu sewaktu sekolah dulu" ucap Heechul menjelaskan

"Lalu, dimana orangtuamu tinggal sekarang? pasalnya sudah hampir dua tahun kami putus komunikasi"

"Umm.. appa dan umma sudah meninggal karena kecelakaan satu tahun setengah yg lalu ahjussi.."

"APA? MENINGGAL?" lagi-lagi tuan dan nyonya Choi ini kompak berseru. Sebenarnya mereka sangat terkejut, setelah putus komunikasi hampir dua tahun tahu-tahu mereka sudah tiada.

"Kami turut berbelasungkawa atas kepergian orangtuamu. Kami sungguh tidak mengetahui kalau ternyata mereka sudah tiada" ucap Heechul seraya menggenggam tangan Kyunie.

"Nde.. tidak apa-apa ahjumma"

"Permisi Tuan, Nyonya.. makan malam sudah siap" ucap Pak Kim menghampiri majikannya

"Ah baiklah.. lebih baik kita makan malam dulu, kajja Yeobo, Siwon, Kyunie.." ucap Heechul seraya menggandeng lengan Kyunie untuk berdiri dan menuju ruang makan diikuti Tuan Jung dan putra sulungnya. Ah nampaknya sang Nyonya besar menyukai calon menantunya ini.

SKIPP

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, saking asyiknya mereka berempat mengobrol walaupun sebenarnya obrolan didominasi oleh sang nyonya besar yang antusias menanyakan ini-itu kepada calon menantunya.

"Umma.. sudah malam sudah waktunya Kyunie pulang" sang putra sulung menginterupsi obrolan ibunya.

"Ishh kau ini mengganggu saja! kalau sudah malam memang kenapa? Kyunie menginap saja disini lagian disini banyak kamar kosong"

"Yeobo.. jangan seperti itu, Kyunie kan masih ada bibinya, bagaimana nanti kalau bibinya mengkhawatirkannya. Lagian Kyunie masih bisa berkunjung kemari lain waktu" ucap sang kepala keluarga mencoba memberikan pengertian kepada istri cantik nan galaknya itu.

"Benar Kyunie akan sering-sering datang kemari?"

"N-ne ahjumma.."

"Umma.. mulai sekarang panggil aku Umma.. dan panggil suamiku Appa. mengerti cantik?" ucap Heechul tegas dan mutlak.

"Ne.. u-umma"

"Hahh.. baiklah.. Wonnie, kau antarkan calon menantuku pulang. Hati-hati jangan ngebut. Kalau sampai ada apa-apa dengannya kau tau sendiri akibatnya. Mengerti?"

"Hahh.. ne umma aku mengerti. Kenapa umma mengancamku seperti itu. Tanpa disuruh pun aku pasti akan menjaganya"

"Tidak usah banyak protes, Choi!"

"Ya ya baiklah Nyonya besar.. ayo baby kita pulang"

"Ka-kalau begitu saya permisi pulang dulu A-appa, Umma.."

"Ya.. hati-hati dijalan sayang.. kapan-kapan umma akan berkunjung kerumah bibimu"

"Hati-hati dijalan, nak.. sering-seringlah datang kemari"

"Ne A-appa.. Annyeong haseyo.." ucap Kyunie seraya membungkukkan sedikit badannya.

Siwon segera menggenggam tangan Kyunie keluar dari mansion lalu mereka berdua masuk kedalam mobil yg sudah disiapkan. Seperti biasa Siwon membukakan pintu mobil untuk kekasihnya. Mobil pun melaju meninggalkan mansion Choi dan kembali kerumah Donghae.

Selama perjalanan Siwon tidak henti-hentinya tersenyum mengingat respon keluarganya -terutama ibunya- terhadap Kyunie. Ia tidak menyangka keluarganya menyukai gadis pilihannya tanpa memandang status sosial.

"Kau kenapa Wonnie?"

"Ah aku tidak apa-apa baby. Hanya teringat respon ummaku terhadapmu.."

TBC..

Jngan lupa follow fav and review yaa.. See you next time chingu..