Title : "Let Me Having You"

Main Cast :- Choi Siwon
- Cho Kyuhyun
- Lee Donghae
- Choi Jiwon
- Kim Kibum
- and other cast..

New cast :
- Tan(Choi) Hankyung (Siwon's Dad)
- Kim(Choi) Heechul (Siwon's Mom)
- Kim Jaejoong
- Jung Yunho

Warning : ada pergantian cast, GS for Kyuhyun, Jaejoong, and Heechul,cerita pasaran, hati-hati typos bertebaran

Genre : Romance, drama

Summary : " Choi Siwon, laki-laki yg hampir mendekati sempurna, menyukai kakak sepupu dari 'calon adik ipar'nya, seorang gadis cantik bernama Cho Kyuhyunie yg harus mengalami kelumpuhan sementara akibat kecelakaan yg dialaminya satu tahun lalu. Dapatkah Siwon membuat Kyunie jatuh cinta dan membuka hatinya untuk Siwon?

Prev part 18

Selama perjalanan Siwon tidak henti-hentinya tersenyum mengingat respon keluarganya -terutama ibunya- terhadap Kyunie. Ia tidak menyangka keluarganya menyukai gadis pilihannya tanpa memandang status sosial.

"Kau kenapa, Wonnie?"

"Ah aku tidak apa-apa baby. Hanya teringat respon ummaku terhadapmu.."

Part 19

"A-aku juga tidak menyangka keluargamu mau menerimaku. Aku sempat takut dan khawatir keluargamu tidak menyukaiku"

"Mereka bukan tipikal orangtua yg memaksakan kehendaknya, baby. Mereka menghargai setiap keputusan anak-anaknya jika hal itu membuat anak-anaknya bahagia, termasuk dalam hal mencari pasangan hidup. Walaupun sebelumnya bumonimku mencoba menjodohkanku yg berakhir dengan penolakan dariku tapi mereka sama sekali tidak marah" terang Siwon

"Memangnya sudah berapa kali kau akan dijodohkan?"

"Emm mungkin sudah empat kali, entahlah aku tidak terlalu memikirkannya baby"

"Termasuk saat belum mengenalku?"

"Ya sayang.."

"Kalau boleh tau, kenapa kau menolak dijodohkan? aku yakin semua gadis yg akan dijodohkan denganmu pasti sangat cantik, dari keluarga terpandang dan juga berpendidikan tinggi"

Mendengar pertanyaan juga asumsi dari kekasihnya Siwon lalu menepikan mobilnya. Kyunie hanya mengerjapkan matanya karena bingung kenapa tiba-tiba Siwon menepikan mobilnya.

"Baby.. listen to me, menurutku cantik itu relatif, karena yg terpenting dalam suatu hubungan adalah kenyamanan. Aku selalu mengikuti kata hatiku, jika hatiku merasa tidak nyaman maka aku tidak akan menjalin suatu hubungan dengan wanita itu. Kau tau kenapa aku menginginkan menjalin hubungan denganmu? Karena aku merasakan kenyamanan saat berada didekatmu, aku merasakan jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya, dan karena aku menyukai semua yg ada pada dirimu yg tidak dimiliki wanita lain" Siwon menggenggam tangan Kyunie, mencoba meyakinkan kekasih cantiknya bahwa hanya ia yg Siwon inginkan.

"Won-wonnie..."

"Ya sayang.. ah bagaimana kalau bulan depan kita menikah saja?"

"A-apa?"

"Iya sayang.. aku sudah tidak sabar ingin menjadikanmu istriku, dan juga..."

"Ju-juga apa?"

Siwon memajukan tubuhnya hingga wajahnya hanya berjarak beberapa senti saja dari wajah Kyunie "Emm.. aku takut tidak bisa mengontrol diri, baby.."

Kyunie memalingkan wajah meronanya begitu Siwon mengatakan hal itu. Ia paham maksud dari 'tidak bisa mengontrol diri'.

"Hah.. yasudah kita lanjutkan perjalanan kita, pasti bibimu sudah khawatir karena aku belum memulangkan keponakan cantiknya" Siwon kembali duduk dan menjalankan mobilnya menuju rumah Donghae.

SKIP TIME

Pagi hari yg cerah, Kyunie sedang membantu bibinya menyiapkan sarapan. Sementara Tuan Lee sudah berada dimeja makan sambil membaca koran paginya ditemani secangkir kopi dan menunggu sarapan pagi buatan istri dan keponakannya.

"Sayang.. tolong bangunkan Donghae ya, anak itu daritadi susah sekali dibangunkan, biar imo yg lanjutkan"

"Baik imo.." Kyunie pun melangkahkan kakinya menuju kamar Donghae yg berada di lantai dua. Baru beberapa langkah, Donghae sudah turun dengan wajah khas bangun tidur serta rambut yg acak-acakkan tapi itu tidak mengurangi kadar ketampanan seorang Lee Donghae. Ia berjalan menghampiri ayah ibu serta noona kesayangannya.

"Selamat pagi abeoji, umma, dan noona.."

"Yak anak nakal.. cuci mukamu dulu sana, kau ini jorok sekali" ucap ny Lee menegur putra tunggalnya.

"Hoammm.. baiklah umma" Donghae pun berjalan menuju kamar mandi yg terletak disamping dapur.

Kyunie pun kembali membantu imonya menata sarapan pagi dimeja makan. Setelah siap semuanya pun memulai sarapan mereka.

"Kyunie, samchon dengar semalam kau pergi kerumah kekasihmu, benar begitu?"

"Ne samchon, Siwon membawaku kerumahnya dan mengenalkanku pada orangtua nya"

"Lalu bagaimana tanggapan keluarga Siwon, sayang?"

"Emm.. mereka menerimaku imo, bahkan tadinya ibunya Siwon memintaku untuk menginap "

"Benarkah? wah benarkan apa kata imo, mereka pasti akan menyukai dan menerimamu"

"Tapi imo, samchon, eum.. itu..." Kyunie terlihat ragu-ragu

"Ada apa sayang? katakan saja"

"Ba-bagaimana ka-kalau nanti keluarga Siwon melamarku dalam waktu dekat? maksud Kyunie i-ini hanya seandainya"

"Itu semua terserah padamu sayang, apa kau sudah siap untuk menikah dan menjadi seorang istri dalam waktu dekat?"

"Benar Kyunie, Samchon dan Imo akan selalu mendukung apapun keputusanmu, yg penting kau bahagia menjalaninya" ucap tuan Lee.

"Noona.. akupun akan selalu mendukung noona.. noona tenang saja ne.."

"Gomawo samchon, imo, Hae-ah.."

*** Sementara itu di Mansion Choi ***

Siwon tengah bersiap-siap untuk berangkat kekantor, ia tengah memasang dasi dikerah kemejanya. Kemudian Ny Choi Heechul datang menghampiri putra sulungngya.

"Butuh bantuan umma, Wonnie?"

"Ah.. tidak umma, aku sudah selesai"

Heechul duduk di ranjang sambil memperhatikan putra sulungnya. Bayi kecil nan lucu yg dilahirkannya duapuluh tujuh tahun lalu kini menjelma menjadi laki-laki yg sangat tampan, gagah, berkharisma dan mempesona dengan lesung pipi dikedua pipinya.

"Kenapa umma melihatku seperti itu?"

"Ah tidak.. hanya saja tidak terasa anak umma sudah dewasa dan sebentar lagi akan menikah"

Siwon tersenyum kemudian duduk disamping ibunya. Ia menggenggam tangan wanita yg sudah melahirkannya.

"Umma, apa umma serius ingin melamar Kyunie untukku dalam waktu dekat ini?"

"Tentu saja, memang kau fikir umma bercanda? kau tidak mau?"

"Tidak umma.. bukan begitu.. aku hanya bertanya, justru aku ingin sekali secepatnya bisa menikah dengan Kyunie.."

"Saat pertama melihatnya, entah kenapa umma langsung menyukainya, begitupun dengan appamu. Walaupun baru pertama kali bertemu, umma yakin dia gadis yg baik dan sopan walaupun agak sedikit pemalu. Dia nampak berbeda dengan gadis kebanyakan. Dia juga tetap cantik dengan kesederhanaannya. Apalagi dia anak dari sahabat umma dan appamu, dan harus kehilangan orangtuanya di usianya yg masih muda"

"Itu sebabnya aku jatuh cinta padanya dan menolak untuk dijodohkan"

"Nanti siang saat jam istirahat kau temani umma pergi kerumah Kyunie ne. Umma sudah membicarakan ini dengan appamu. Appamu setuju dan menyerahkannya pada umma"

"Baiklah.. nanti siang Wonnie jemput umma kemudian kita kerumah Kyunie"

"Yasudah lebih baik kau cepat turun lalu sarapan, Appamu sudah menunggu dibawah"

"Baiklah ummaku yg cantik.."

Jam sudah menunjukkan pukul sebelas lebih tiga puluh menit. Siwon teringat akan janjinya dengan ibunya untuk menjemput dan mengantarnya kerumah kekasihnya. Sebelumnya Siwon sudah memberitahukan Kyunie siang ini ia dan ibunya akan berkunjung. Siwon segera membereskan pekerjaannya lalu keluar dari ruangannya. Ia kemudian menghampiri sekretarisnya.

"Yoona-ssi, aku akan keluar beberapa jam kedepan bersama ibuku. Jika ada yg mencariku katakan untuk datang lagi besok"

"Nde sajangnim, algesseumnida"

Siwon melangkahkan kakinya menuju lift yg akan membawanya menuju kelantai dasar. Setelah sampai dilobby Siwon segera menuju ke mobilnya yg terparkir dihalaman gedung. Baru akan masuk kedalam mobilnya tiba-tiba ada yg menahannya.

"Oppa, tunggu.."

"Stella-ssi.. ada apa kau kesini?"

"Oppa mau kemana? aku ingin bicara dengan oppa"

"Maaf Stella-ssi, aku sedang terburu-buru, mungkin lain waktu"

"Tapi oppa..."

TBC..

Mian chingu baru up lagi. Ada yg masih ingt ff ku ini kah? rasanya pengen cepet-cepet dikelarin biar ga kaya dikejar-kejar hutang,kkkk..
at last ditunggu reviewnya chingu.. gomawo..