Chap 1
Naruto dan teman teman hanya milik MK sensei.
saya selaku author hanya meminjam saja.
Fic ini mengandung konflik yang lumayan berat dan ada beberapa adegan Lime and Lemon di dalamnya.
Bagi pembaca yang masih usia dibawah umur, saya harap agar tidak membaca Fic ini.
Genre: Romance, Hurt, NTR tingkat tinggi :v
Pair: NHL
Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi kedua keluarga besar Uciha dan Hyuga, karena acara pernikahan yang akan di segera di selenggarakan.
Terlihat gadis cantik bermahkota indigo berkulit putih menggunakan gaun pengantin sedang menuju altar yang sedang di huni oleh pria berjas rapi ala pengantin.
Berwajah datar berambut seperti pantat ayam yang sedang menyunggingkan senyum dengan di temani seorang pendeta.
Dengan langkah yang sangat anggun, gadis bermarga Hyuga itu menjajaki tangga di temani seorang pria tua aka Hiashi hyuga menuju altar dimana pemuda Uchiha itu menunggunya.
"Ku serahkan Hinata kepada mu Sasuke."
Ucap pria tua itu kepada pemuda Uchiha tersebut.
"Baiklah, pernikahan Sasuke uchiha dengan Hinata Hyuga akan segera di selenggarakan."
Akhirnya pengucapan janji suci antara kedua mempelai di selenggarakan dengan hikmat.
Dan di tutup dengan sang pengantin pria mencium mempelai wanitanya, walau hanya di kening.
-RzOneNHL
Di balik kemeriahan itu, mereka tidak menyadari bahwa ada seseorang yang menatap mereka dengan sinis.
'Kau akan tau akibatnya karna telah mengambil dia dariku Teme!'
Seorang pria tampan dengan postur yang ideal, kulit Tan dan rambut blonde menatap sinis mereka.
.
Setelah perayaan kecil di Gereja, di mana akhirnya pengucapan janji suci mereka selesai, kedua mempelai memasuki mobil yang akan membawa mereka menuju hunian baru yang telah di berikan oleh keluarga mempelai.
"Mereka akan segera berangkat, lakukan tugasmu dengan baik, dan-"
Pria itu menyeringai sambil menggenggam handphone yang sedang bertengger di area telinganya.
"TABRAKK BAGIAN KANAN MOBIL TERSEBUT DAN CEPAT PERGI UNTUK MENGHILANGKAN JEJAKMU!"
"Sesuai keinginan anda tuan"
Terdengar suara seseorang dari handphone pemuda tersebut.
-RzOneNHL
"Apa kau bahagia menikah denganku Hinata-chan?"
Terdengar suara Sasuke yang berada di dalam mobil pengantin yang sedang melaju pelan .
"Tentu saja Sasuke-kun, a-aku sangat bahagia, walaupun agak sedikit mendadak"
Tampak ada nada keraguan di dalam kata kata Hinata barusan.
"Baguslah klau kau merasa seperti itu, aku senang mendengarnya"
Sasuke tersenyum tulus, dan itu membuat Hinata ikut tersenyum.
Siapa yang tidak kenal dengan pasangan ini di Universitas Tokyo Jepang, pasangan yang sudah menjalin hubungan sejak di senior school sampai saat ini, di tambah kedua orang tua mereka saling mengenal dan saling joint antar bisnis, walaupun begitu ,akhir akhir ini Sasuke mulai gelisah dengan kehadiran seseorang yang mulai memasuki hubungan mereka, maka dari itu Sasuke mempercepat hari pernikahan mereka yang sebelumnya di rencanakan setelah mereka berdua wisuda.
Flashback
Hari ini ada yang terlihat berbeda dari Hinata .
Sejak keluar dari perpustakaan dia terlihat sangat bahagia dan itu membuat Sasuke curiga.
"Ada apa dengan mu Hinata-chan? Kau terlihat sangat berbeda siang ini."
Sasuke dan Hinata sedang makan siang setelah jam kelas pertama mereka selesai.
"Tidak apa Sasuke-kun, aku hanya kagum dengan seseorang, aku sangat kagum dengan kemampuan nya."
Jawab Hinata sambil terus menyunggingkan senyum nya.
"Siapa dia hime, apakah aku mengenalnya?"
Sasuke terlihat penasaran dengan seseorang yang sedang di Kagumi Hinata.
"Ku rasa tidak Sasuke-kun, aku baru bertemu dengannya ketika di perpustakaan pagi tadi, saat itu aku ingin membaca novel bahasa asing sambil menunggu jam kuliahku berlangsung, tetapi aku ada sedikit kesulitan untuk menterjemahkankannya, lalu dia membantuku dan juga mengambilkan buku yang sangat susah kugapai karena rak buku itu sangat tinggi."
Hinata berceloteh tentang seseorang yang baru di temuinya tadi pagi, Sasuke hanya bisa tersenyum saat mendengar celotehan kekasihnya.
Sasuke belum sadar, bahwa seseorang yang di ceritakan Hinata adalah seorang lelaki .
Apakah Sasuke masih dapat tersenyum setelah mengetahui seseorang tersebut.
"Hahaha, kau terlalu pendek, bukan rak bukunya yang terlalu tinggi, jadi bersabarlah, mungkin tinggimu akan bertambah."
Hanya kepada Hinata Sasuke dapat berbicara panjang lebar.
Mendengar ejekan Sasuke, Hinata menggembungkan pipinya yang membuat nya semangkin terlihat imut.
"Hai-hai, jangan menggembungkan pipimu atau aku akan menciummu?"
Sasuke menggoda Hinata sambil tertawa kecil.
"Dasar mesum, aku tidak ingin kau cium sebelum kita menikah, ingat itu Sasuke mesum!"
"Hahaha, ia ia aku tahu, kau punya rencana setelah ini? Aku masih ada 1 kelas lagi setelah ini."
"Sepertinya aku akan menunggumu di perpustakaan, aku ada pertemuan, orang itu berjanji akan mengajarkan ku bahasa asing sebentar lagi."
"Kalau begitu aku pergi dulu, kelasku sudah hampir di mulai, babayyy."
Sasuke berlalu meninggalkan Hinata di kantin.
Hinata masih asik meminum jusnya tanpa menyadari ada seseorang yang memperhatikan nya dari jauh.
"Kau milikku Hime!"
Seringai penuh akan dambaan tercetak jelas di wajah pemuda tersebut.
-RzOneNHL
Hinata mulai melangkahkan kakinya dari kantin menuju perpustakaan yang tidak terlalu jauh dari kantin yang Hinata duduki tadi.
Dia tampak bersemangat dengan tawaran orang asing yang baru dia kenal.
Ntah mengapa Hinata merasa berbeda saat bersama orang tersebut, perasaanya sangat nyaman berbeda saat dia bersama Sasuke kekasihnya.
Hinata mulai memasuki sambil celingak-celinguk mencari seseorang, dan akhirnya dia menemukan orang yang dia cari, orang tersebut sedang berjalan kearah lorong paling ujung rak perpustakaan.
Tanpa rasa sabar, Hinata berlari sambil meneriaki nama orang itu.
"Naruto-kunnn! Tunggu!"
-RzOneNHL
Sebenarnya Naruto sudah melihat Hinata sejak memasuki perpustakaan, dia sengaja berjalan kearah rak perpustakaan yang paling jarang di kunjungi murid, yaitu rak buku-buku lama yang sudah kusang.
Sepertinya ada rencana licik yang sedang di rencanakan pemuda blonde itu.
"Naruto-kunnn!"
Naruto dapat mendengar jelas teriakan gadis yang sedang berlari ke arahnya.
Naruto tidak mempedulikan teriakan Hinata dan tetap berjalan semangkin cepat agar Hinata mengikutinya dan tidak membuat kecurigaan mengapa Naruto membawanya keruang yang lumayan sedikit suram itu.
"Kehh, sepertinya dia tidak menyadari langkahnya, akhirnya kau terjerad Hime."
Gumam Naruto sambil menyeringai dan masih tetap berjalan cepat menuju ruangan yang sudah Naruto rencanakan.
Hinata termakan tipu muslihat Naruto dengan berkedok bahwa dia mahasiswa baru. Pada dasarnya Naruto sudah pindah ke Tokyo universitas sejak 3 bulan yang lalu.
Dia sudah sering memperhatikan Hinata untuk tau apa yang gadis polos itu suka.
Dan Naruto juga sudah merasa geram dengan kenyataan bahwa si bungsu uchiha telah berpacaran dengan gadis yang dia sukai.
-RzOneNHL
"Naruto-kun, tunggu aku, hah hah aghh."
Hinata mulai terlihat terengah-engah ketika sampai tepat di sebelah Naruto.
Naruto yang melihat posisi tempat yang di tujunya sudah pas mulai menyeringai kecil dan itu tidak di ketahui Hinata
"Maaf Hinata, aku menggunakan earphone."
Naruto berucap sambil melepaskan benda yang berada di telinganya.
"Tidak masalah Naruto-kun, aku hanya sedikit lelah, hah hah hah."
Hinata tampak masih mengendalikan nafasnya.
"Ini minumlah, mungkin kau akan sedikit lebih baik"
"Ahkk terima kasih Naruto-kun, kau baik sekali."
"Jangan hiraukan."
Setelah beberapa saat, akhirnya semua menjadi tenang walau Hinata masih tampak lelah.
"Baiklah Naruto-kun, apakah bisa kita mulai mencari buku, di sini tidak ada buku yang menarik, dan semua adalah buku tua."
Hinata mulai memperhatikan rak buku di sekitarnya,
Semua hanya tumpukan buku tua dan kusam pikir Hinata.
"Dan di tambah kita terlalu jauh dari meja belajar perpus"
Hinata mulai merasa tidak nyaman dengan kondisi sekitar, karna udara yang dingin disebabkan Ac di tambah bau buku usang yang tidak sedap di hirup baunya.
Tapi buru buru Hinata membuang perasaan itu.
Hinata tidak sadar, bahwa inilah yang di rencanakan Naruto kepadanya.
Terlihat licik memang, tetapi demi cinta apa boleh buat.
"Kalau soal buku yang mau kamu pelajari, tidak perlu cemas, aku sudah membawa beberapa buku bahasa Spanyol, German, Perancis, dan Inggris, dan beberapa novel terkenal dari negara masing-masing."
Naruto tersenyum tulus sambil mendudukkan dirinya di lantai perpus yang masih terawat tersebut.
"Kau lihat? Di sini tidak buruk juga, aroma buku bekas juga akan menenangkan ketika kau terbiasa"
Karna tidak bisa menolak, akhirnya Hinata mengikuti apa yang dilakukan Naruto, yaitu melesot di lantai perpus.
"Ini tidak buruk, ayo kita mulai." ajak Hinata antusias.
Akhirnya kedua sejoli itu memulai kegiatan yang sudah mereka rencanakan, yaitu belajar.
Tidak terasa 3 jam telah berlalu.
Sasuke mulai keluar dari ruangan kelas menuju perpustakaan yang lumayan jauh dari kelasnya.
Dia sudah tidak sabar ingin pulang bersama dengan kekasihnya tersebut aka Hinata.
Sementara di tempat lain terlihat dua sejoli sedang serius mengerjakan sesuatu.
Lebih tepatnya, hanya si perempuan yang sedang mencoba mentranslate beberapa kalimat yang di beri Naruto.
"Naruto-kun ini artinya ap-"
Ucapan Hinata terhenti saat menyadari bahwa pandangan Naruto terlalu intens kearahnya, seolah-olah akan seekor elang sedang mengunci mangsanya.
"Ja-jangan me-memperhatikanku seperti itu Naruto-kun!"
Hinata terlihat gugup, di tambah tiba-tiba Naruto mengulurkan tangannya untuk mengangkat dagu Hinata agar pandangan mereka bertemu.
Deg deg deg!
Jantung Hinata seakan mau copot ketika melihat mata biru indah Naruto yang sedang menatapnya intens.
"Kau cantik dengan poni rata yang membingkai wajahmu, dan mata lavender pucatmu seakan menghentikan duniaku."
Hinata semangkin memerah dengan gombalan tak seberapa dari Naruto barusan.
Dia merasa hatinya berdesir hangat di tambah seakan ada jutaan kupu-kupu yang akan meledak di perutnya.
Keterkejutan Hinata tidak berhenti sampai disitu.
Dengan berlahan Naruto mendorong tubuh Hinata sampai tergeletak tak berdaya di lantai perpus dengan Naruto yang menindihnya.
Hinata mulai merasakan hembusan nafas hangat beraroma mint milik Naruto menerpa wajahnya.
Hinata mulai tampak gagapan dengan posisi yang sangat intim yang sedang dia lakukan bersama Naruto pemuda yang belum ada 24jam di kenalnya.
Bahkan Sasuke tidak pernah seintim ini dengannya.
"Na-naruto-kun, apa yang kau lakmmmmhh!"
Perkataan Hinata terhenti karna secara lembut Naruto mencuri ciuman pertamanya.
"Nghhhhnn Na-naruhh, mhhh ahh!"
Hinata menggumamkan nama Naruto secara seksi yang membuat semangat Naruto semangkin bergairah.
"Egnhhh"
Desahan Hinata terhenti saat Naruto melepaskan ciuman panas mereka karena kebutuhan oksigen.
Hah hah hah
Terdengar suara tarikan nafas tak beraturan dari mereka berdua.
"Ap-appa yang kau lakukan? Hah hah."
Hinata bertanya dengan wajah bersemu dan nafas yang tidak beraturan.
Ada terselip rasa bahagia di sana walaupun dia tidak suka dengan perbuatan Naruto.
"Aku menginginkanmu Hime!"
Wajah Hinata semangkin memerah sambil menggigit bibir bawahnya.
"Kau terlihat semangkin manis kalau begitu."
Ujar Naruto dan kembali melahap bibir kisabel yang sangat menggiurkan milik Hinata.
Berlahan tapi pasti ciuman itu semangkin menuntut.
Desahan desahan dan suara kecupan samangkin memggema di ruangan yang semangkin terasa panas itu.
Aroma buku kusam berubah menjadi aroma nafsu yang tak terbendung.
Hinata mulai menerima sentuhan Naruto pada tubuhnya, tanpa dia sadari tangannya yang semula menahan dada Naruto, kini mengalungkannya dengan sangat mesra di leher Naruto.
Lidah Naruto semangkin menuntut untuk lebih menjelajahi rongga mulut Hinata.
Ceceran Saliva terlihat jelas di area sekitar bibir mereka.
Desahan putus putus yang mulai melemah Hinata membuat pertanda bahwa Hinata sudah mencapai batasannya dan sangat membutuhkan oksigen.
Secara berlahan bibir mereka berpisah dan menciptakan benang benang Saliva terlihat menhubungkan kedua bibir mereka.
"Hahhh hahhh hah, aku akan melanjutkannya, apa kau mengijinkannya?"
Hinata yang mendengar pertanyaan Naruto langsung mengangguk secara reflek karna sudah terbuai akan surga dunia dan rasa nyaman akan sentuhan Naruto.
"Hah hah hah, la-kukhan secara berlahan, ini pertama kalinya bagiku."
Ucap Hinata sambil menatap Naruto dengan sayu.
Mendengar jawaban pasrah Hinata, Naruto langsung tersenyum lembut dan mengecup kening Hinata dengan mesranya.
"Kau milikku, dan ini juga pengalaman pertamaku, kita akan sama-sama mempelajarinya di sini."
Kata kata Naruto sukses membuat si Hyuga hilang kesadaran akan dunia.
Dengan manja tangan Hinata melingkar di leher Naruto.
Dengan nafsu yang sudah menguasai ke dua insan ini, tidak ada yang bisa menghentikan mereka.
Wajah Naruto mulai menyesap leher jenjang Hinata dan memberikan tanda kepemilikannya di sana.
Tangan yang semula pasif kini, mulai aktif membuka satu persatu pakaian yang di gunakan gadis yang sedang ia tindih.
Hinata menyadari kini Naruto kesusahan saat akan membuka pertahanan terakhir di tubuh bagian atasnya.
Pengkait Bra hitam yang di gunakan Hinata hampir membuat Naruto frustasi.
Hinata sedikit tertawa saat melihat wajah Naruto yang menjauh dari leher nya karna ingin membuka bra hitam menyebalkan milik Hinata.
"Hi hi hi"
Hinata tertawa tanpa sadar karna melihat wajah frustasi Naruto.
Jujur Naruto tidak ahli dalam membongkar pasang bra wanita.
"Apa yang kau tertawa kan Hime?"
Tanya Naruto kesal.
"Naruto-kun lucu, biar aku saja."
Secara berlahan tangan Hinata menuju bagian belakang tubuhnya dimana pengkait bra itu berada.
berlahan bra yang di gunakan Hinata mulai tanggal.
Dan membuat Naruto semangkin penasaran dengan bentuk indah ciptaan Tuhan yang satu ini.
Dan...
TBC
Terimakasih atas partisivasi anda dalam membaca Fic sederhana saya ini.
Maaf untuk Fic saya yang lain karena belum bisa saya lanjut.
Author memang plin-plan dalam membuat sesuatu.
Perjuangan author dalam membuat Fic sangat terasa sulit.
Author harus mengetik menggunakan Handphoone dan memodifikasinya di WARUNG INTERNET.
Di tambah Author bukan orang yang berpendidikan.
Author hanya lulusan SMK bidang Otomotif yang biasa megang OLI dan KUNCI PAS atau RING
Di tambah saat ini Author sedang nganggur dan tidak punya semangat sama sekali.
dan mungkin Fic Fic Author akan telat Update
Seperti : MYMAID,COMEBEACK,FUCKYOUSHL
THX
Salam RzOneNHL
