Baekhyun mengerjapkan matanya pelan, simungil merintih kecil saat merasakan kepalanya berat dan panas ditubuhnya
"nggh~ eomma~" rengeknya dengan suara serak
"baekhyunee?" sosok wanita paruh baya masuk tergesa-gesa menghampiri mungil kesayangannya, bisa terlihat jelas raut khawatir khas seorang ibu diwajahnya
"eommaa-- panass--" rengek Baekhyun, matanya terpejam erat seperti sedang menahan sakit
Sooyoung menghela napas, ia mengganti plester didahi Baekhyun dengan plester baru yang ia ambil dilemari es tadi
"kamu demam sayang, hari ini Baekhyunee istirahat saja ya"
mata simungil terbuka "tapi kemarin yeolie ajak Baek ke taman bermain" bisiknya susah payah
"tapikan baekhyun sedang sakit, mana bisa main kan?"bujuk Sooyoung, wanita ini akan sangat lembut jika bersama Baekhyun, ia tidak bisa membentak simungil ini
bibir Baekhyun mengerucut sedih "baek ingin yeolie--" rengeknya
Sooyoung menghela napas sedih, ia elus dahi Baekhyun kemudian beranjak pergi keluar kamar
=uwu=
Chanyeol mendengus melihat Sehun dan Kai yang sibuk bertengkar karena game mereka
"heii~ kan sudah ku bilang pencet yang ini astaga kau membuatku frustasi" erang Kai
"sudah kupencet tapi tetap saja kalah, kau yang tidak tau main Jongin aissh" Sehun tidak kalah gaduh dengan auman protesnya
"sudah-sudah, kalian ribut sekali, adik kalian sedang sakit bukannya menjaganya malah bertengkar seperti ini" Sooyoung yang baru tiba langsung mengomeli sikembar
"Baekhyun sakit?" Chanyeol akhirnya bersuara
Sooyoung mengangguk sedih "semalam suhu tubuhnya naik sekarang sudah mendingan hanya saja panas yang ia rasa membuatnya tidak nyaman" cerita Sooyoung
Sikembar langsung berlari menuju kamar adiknya meninggalkan Sooyoung dan Chanyeol yang terkekeh
"jangan bertengkar dikamar adikmu" teriak Sooyoung dan dijawab serempak oleh sikembar
"sebenarnya aku ingin mengajaknya ketaman bermain hari ini" ucap Chanyeol kembali duduk saat Sooyoung mempersilahkannya duduk
"ya, tadi dia juga merengek ingin pergi tapi keadaannya tidak memungkinkan untuk berjalan apalagi berlari"
Chanyeol menghela napas "boleh aku melihatnya?"
Sooyoung mengangguk senang "tentu, lebih baik kau langsung pamit dengannya ah sekalian bujuk dirinya untuk makan karena ia harus segera minum obat"
Chanyeol mengangguk patuh dan pamit untuk pergi kekamar Baekhyun
=uwu=
"hueeee, yeolieee"
chanyeol mempercepat langkahnya, mendengar rengekan Baekhyun membuatnya tidak sampai hati
ceklek
"heeii jangan menangis, disini kan ada aku dan jongin yaa baeek" bujuk Sehun sedang Jongin menepuk-nepuk lembut kepala adik mereka
Chanyeol mendekat dan duduk dipinggir ranjang
"Chanyeol datang" ucapnya dengan nada main-main
mata Baekhyun terbuka, tangisannya berhenti sekejap. Wajahnya memerah dengan mata basah, tangannya terangkat minta dipeluk
Dengan senang hati Chanyeol memeluk simungil, ia menarik pelan tubuh Baekhyun dan membungkusnya dengan pelukan hangat. Sehun yang melihat hanya bisa mencibir iri sedang Jongin dengan baik hati menepuk pundak Sehun agar kesabaran kembarnya itu bertambah
"Sst~ berhenti menangis, nanti sakitmu tidak sembuh-sembuh hm" bisik Chanyeol menenangkan yang mungil
Baekhyun mengangguk-angguk sambil membersihkan air matanya dibaju Chanyeol
setelah dirasa tenang, Chanyeol melepas pelukan mereka dan membantu Baekhyun untuk kembali baring dikasur
"makan?"
Baekhyun menggeleng, tangannya masih memegang erat ujung lengan baju Chanyeol takut kalau lelaki itu akan pergi darinya
"makan ya kan harus minum obat"
lagi, Baekhyun menggeleng
"pahit, tidak suka"
Chanyeol terkekeh, ia mengecup lembut punggung tangan Baekhyun yang menggenggam ujung lengan bajunya
"nanti tidak sembuh-sembuh, tidak bisa jalan-jalan bersamaku bagaimana? mau?"
Baekhyun menggeleng keras "mau makan"
"minum obat?"
"mau"
Chanyeol tersenyum "good baby"
Sehun mencebik "tadi kubujuk tidak mau, aissh aku merajuk" ucapnya lalu pergi keluar kamar menuju kamarnya
"kau bisa ambilkan makanan dan obat Baekhyun?" tanya Chanyeol pada Jongin
"tentu-tentu"
=uwu=
Makan sudah, minum obat sudah, Baekhyun sekarang sudah tenang hanya saja ia masih tidak mau melepaskan pelukannya dari Chanyeol padahal malam sudah menjemput waktunya Chanyeol untuk pulang, ia belum makan malam omong-omong
"sayang biarkan Chanyeol pulang okay"
pelukannya semakin Baekhyun eratkan "tidak boleh, baekhyun sakit jadi harus dipeluk sampai sembuh"
Sooyoung mendengus, anaknya benar-benar manja
"tapi Chanyeol harus makan malam, nanti Chanyeol sakit kalau tidak makan"
Baekhyun mendongak menatap wajah Chanyeol yang sejak tadi hanya tersenyum tenang
"Yeolie mau makan ya?"
Chanyeol mengangguk "dengar perutku dari tadi berdemo" kekehnya
"biarkan ssaem pulang baekki, ada aku disini yang akan memelukmu sepanjang malam" Sehun tiba-tiba muncul dengan selimut berwarna pink yang diketahui milik Baekhyun yang baru kering dipenjemuran
Baekhyun mencebik "tidak mau, aku maunya yeolie"
Sehun terdiam, selimut ditangannya jatuh kelantai dengan malang "AKU MERAJUK" ucapnya kemudian berlari kembali kekamarnya
Sooyoung menghembuskan napas lelah, astaga anak-anaknya tidak ada yang beres, pikirnya
"tidak apa bi, Baekhyun biar bersama saya dulu"
"tapi kau harus makan yeol"
Chanyeol menggeleng "belum terlalu lapar, tadi saya hanya bercanda"
Sooyoung tersenyum "yasudah kalau begitu"
Baekhyun menang, malam ini Chanyeol miliknya
=uwu=
Keduanya sudah diposisi berbaring sambil memeluk satu sama lain, Baekhyun dengan mudahnya menyerukkan kepalanya kedada Chanyeol dan menghirup banyak-banyak aroma Chanyeol yang menjadi kesukaannya
"boleh aku makan sekarang?" akhirnya usaha Chanyeol menahan lapar telah sampai pada batasnya
Baekhyun mengangguk "tapi baek ikut"
Chanyeol terkekeh, ia memeriksa suhu tubuh Baekhyun dan untungnya sudah normal kembali, sepertinya Baekhyun sudah membaik kondisinya
"ayo" ia melebarkan tangannya menyambut tubuh simungil dalam gendongan ala koala
"baek berat?" tanya Baekhyun sambil memainkan ujung rambut Chanyeol
"tidak sama sekali" Chanyeol berjalan dengan hati-hati karena kini mereka sedang menuruni tangga menuju ruang makan
"baek duduk disini" Baekhyun menepuk meja makan
Okay-- sebenarnya duduk dimeja makan itu tidak boleh ya tapi apa daya Chanyeol yang sama sekali tidak bisa menolak permintaan mungilnya
keduanya kini duduk berhadapan dengan Chanyeol yang lebih rendah karena duduk dikursi makan sedang Baekhyun duduk diatas meja makan
"baek suap ya" ucap simungil dengan riang setelah menyendok nasi goreng di mangkuk, menu makan malam yang diminta oleh sikembar
Chanyeol dengan senang hati membuka mulut menerima setiap suapan Baekhyun. Tatapan matanya tidak pernah lepas dari Baekhyun yang menampilkan senyum menggemaskannya
"selesai, mau tambah?" tawar Baekhyun
"mau tapi Baekhyunee yang kumakan" Chanyeol menyerbu perut Baekhyun, menciuminya dengan gemas hingga simungil terkekeh geli
"aaaaa geli~ tidak mau~ yeolieee"
drrt drrt drrt
--Jung ssaem calling--
=tbc=
