Author: Duuh,Maaf banget,nih. Yang kemaren ke Upload itu malah chapter 1. Soalnya gak tau gimana cara nge-publishin cerita yang berchapter-chapter. Sekali lagi maaf banget,ya...

Chapter 2:

Blossom

Hari berikutnya,hari ketiga dalam kegiatan One Room,One Couples,One Love. Rukia yang sedang membersihkan rumah tidak bisa serius karena dia terus-terusan bersin sejak semalam karena kehujanan kemarin.

" Hu…Huatchi!! "

" Kau baik-baik aja,Rukia? " Tanya Ichigo yang lagi nyantai (dia lagi duduk didepan tv sambil ngemil dan minum segelas jus dingin)

" Aku nggak apa-apa,kok. Paling cuma flu a-…Huatsy!! " jawab Rukia sambil menyapu dan bersin sampai-sampai debu yang sudah di sapunya beterbangan kembali. Entah sudah berapa kali dia bersin,tapi kondisinya mulai memburuk sejak kehujanan kemarin.

" Udah minum obat? "

" Udah,kok…Hatsym!! " jawab Rukia yang bersin lagi.

" Kalo mau ke dokter,ayo…kuanterin " jawab Ichigo.

" Ng…nggak usah,Hatchim!! " ucap Rukia sambil meneruskan pekerjaannya kembali.

Sementara itu,diruang para guru…

" Bagaimana,Ukitake-sensei? Kondisi para siswa saat ini? " Tanya Unohana.

" Yah,mereka lama-kelamaan menikmati acara ini,Rangiku-sensei. Kau benar-benar hebat " puji Ukitake.

" Tentu aja, Aku…!! " sombong Rangiku.

" Tapi,dari yang kulihat…sepertinya pasangan yang paling akur itu…Pasangan Ichigo-kun dan Kuchiki,ya? " ucap Ukitake.

" Akur darimana? " Tanya Rangiku heran.

" eh? "

" Kemarin aku lewat kamar mereka dan disana aku melihat…"

Flashback

" Liat kondisi para peserta,ah~ mumpung lagi nganggur…" ucap Rangiku. Rangiku mulai dari kamar no. 2103,kamar Hitsugaya dan Hinamori,Tenang-tenang aja. Kamar no.0603,kamar Ishida dan Inoue,tidak terlalu tenang tapi juga nggak terlalu berisik. Kamar no.1514,kamar Ichigo dan Rukia. Awalnya tenang tapi tiba-tiba…

" APA KATAMU!!!? " Teriak Rukia sambil melempar piring.

Prang!!

" KAU MEMBUANG IKAN YANG BARU KUBELI KEMARIN UNTUK BAHAN MAKAN MALAAAM!!? " Ucap Rukia sambil membanting kursi makan. (Sugoi!! badan kecil tapi tenaganya BIG)

" Uwaa!! Ampun,Rukia!! Aku pikir udah basi!! Makanya kubuang!! " ucap Ichigo sambil sembunyi dibelakang sofa.

" YANG BASI ITU ADALAH WAJAHMU,BAKAA!! "

Duak!!

" JANGAN BERCANDAAA!! " Sambil melempar panci.

" GYAAAA!!! "

Tring!!

" A…ada apa…dikamar ini? Kalau nggak salah,ini kamar Ichigo dan Kuchiki,'kan? " Tanya Rangiku sambil mengintip karena takut.

" LALU! KAU JUGA MEMBUANG SAYUR PAPRIKA YANG KUBELI TADI,'KAAAN!! "

" Aku,'kan nggak suka paprika!! Makanya kubuang!! " ucap Ichigo yang masih mengumpat dibalik sofa dengan panci diatas kepalanya (Panci yang dilempar Rukia bersarang diatas kepala Ichigo).

" DASAR SIAAAL!! "

Prang,Duak,Bugh,Dger,Buum,Kick,Jger,Dreng,Blar,Deng,Deng,Dung!!!

Suara pertempuran Kurosaki Ichigo Vs Kuchiki Rukia yang kelihatannya sangat mengerikan dan menegangkan, menakuti seluruh mahluk hidup didunia bahkan Gaou yang besar,nyeremin dan Ekstrim sekali pun jadi kicep. (Dibawakan seperti Narator pertandingan)

End of FlashBack

.................................................................................................

" Begitulah,sejak saat itu…aku tidak mau lagi lewat kamar itu " ucap Rangiku yang membuka traumatik masa lalu sambil minum segelas teh.

" Pantas saja, saat itu Ichigo-kun datang ke ruanganku dan minta perban juga plester yang banyak " ucap Unohana.

" Kuchiki-sensei,ternyata adikmu kalau marah mengerikan juga,ya? " Tanya Ukitake. Biasalah,Byakuya yang cool tidak mau bicara.

" Bagaimana dengan pasangan Inoue-san dan Ishida-san? " Tanya Ukitake.

" Mereka kelihatannya nggak ada masalah…jadi,tenang aja " ucap Rangiku.

" Pasangan Hitsugaya-kun dan Hinamori-san? "

" Mereka memang ada sedikit masalah,tapi bukan masalah besar " Jawab Rangiku.

" Paling masalah Hitsugaya-kun dipanggil 'Shiro-chan' lagi oleh Hinamori-san…" ucap Ukitake.

Dilain tempat...

" Brrr " = merinding.

" Kau kenapa, Hitsugaya-kun? " tanya Hinamori.

" Ffth,rasanya ada yang membicarakanku. " jawab Hitsugaya yang merinding.

" Fuh,dasar Ge-Er. " ucap Hinamori yang membawa segunung tumpukan baju kotor.

Tak terasa hari sudah gelap,para guru kembali kekamarnya masing-masing. Dikamar 1514…

" Ichigo…makan malam udah siap,nih…" ucap Rukia dari balik dapur.

" Oke " jawab Ichigo sambil melompat dari sofa dan segera kemeja makan tidak sabar makan makanan buatan Rukia.

" Uiih,Karee…aku suka banget,nih " ucap Ichigo yang udah gemilang banget kalo ngeliat makanan pedas.

" Makanlah yang banyak. Aku yakin kau pasti suka. Kare itu kubuat dengan 5 kg cabe rawit dan 3 kg cabe merah " ucap Rukia.

" Haah!!? Sebanyak itu?? Kau nguleknya gimana?? " tanya Ichigo.

" Gak jaman tau ngulek-ngulek. Aku pakai blender. " jawab Rukia.

" Ho…Ho ho ho. Kukira kau pakai tanganmu. Kau nggak makan? " Tanya Ichigo sambil mengambil piring.

" Duluan aja aku -…! " kata-kata Rukia terhenti dan…

Bruk! Prang!!

" Ru…Rukia!! " ucap Ichigo yang langsung kedapur. Disana dia dikagetkan saat melihat Rukia terjatuh dengan wajah merah dan pecahan piring dimana-mana.

" Wa! Wa! Wa! Rukia! Kau kenapa!? Bangun! Oi,Rukia!! " ucap Ichigo cemas.

………………

" Sial! Panasnya tinggi banget!! Ni cewek bandel banget,sih? Disuruh ke dokter kaga mau…" ucap Ichigo sambil memegang dahi Rukia.

Ichigo yang sigap dan siap langsung menggendong Rukia dan segera membawa Rukia kerumah sakit. Sementara itu,dibawah…

" Ehe he he,tadi…filmnya seru,ya? " Tanya seorang gadis.

" Itu benar,Inoue-san…apalagi waktu cowoknya ketauan selingkuh sama ceweknya. Si cowok langsung dikejar sama sang cewek yang ngejar sambil bawa-bawa golok. Terus,buat nyelametin dirinya. Dia nyebur ke Tempat Pembuangan Sampah! " ucap cowok itu.

Ya,mereka adalah Inoue dan Ishida yang baru pulang dari jalan-jalan. Saat mereka mau naik lift,tiba-tiba Ichigo lari secepat kilat dan memecahkan rekor 40 yard dalam waktu 4.2 detik (Aich,emangnya Kobayakawa Sena)

" Ku…Kurosaki-kun? "

" Kurosaki! Kuchiki-san kenapa? " Tanya Ishida yang ngeliat Rukia dibelakang Ichigo dengan wajah pucat.

" Aku harus membawanya kerumah sakit!! Dimana rumah sakit terdekat!? " ucap Ichigo.

Dirumah sakit,Ichigo mondar-mandir seperti setrikaan didepan ruang UGD. Sudah ½ jam Rukia masuk keruangan itu dan belum ada seorang pun yang keluar…

" Kurosaki,kau duduk saja kenapa? Bikin pusing tau! " keluh Ishida.

" Kurosaki-kun. Tenang aja,Kuchiki-san pasti nggak apa-apa " ucap Inoue menenangkan Ichigo.

" Mana bisa aku tenang!! Yang didalam sana itu Rukia!! Aku -…"

" Jangan khawatir! " ucap seorang dokter yang keluar dari UGD.

" Eh? Dokter!! Bagaimana? Bagaimana keadaan Rukia!!? " Tanya Ichigo seperti orang kerasukan sambil menyekek dokter itu.

" Ukh! Uukh!! Te…Tenang…Tenang…" rintih dokter itu.

" Kyaa!! Kurosaki-kun,dokternya!! Dokternya!! " ucap Inoue panik.

" Oh,Ah,maaf. Aku kelepasan…" ucap Ichigo yang langsung melepas sang dokter dan sang dokter tepar.

" Kyaaaa!! Dokternya!! "

*************************************************************************************************************

" Begitu…Syukurlah…"

" Ya,Kuchiki Rukia ini hanya kecapean dan demam biasa,jangan khawatir…" jelas dokter tersebut.

" Jadi…apa Rukia udah bisa dibawa pulang? " Tanya Ichigo.

" Ya,tentu saja…tapi,sampai dirumah,biarkan dia istirahat selama 2-3 hari…" jawab dokter itu.

" Aku mengerti "

Lalu,Rukia dibawa pulang. Dan dibaringkan diatas tempat tidur oleh Ichigo.

" Kau ini…sudah kukatakan untuk ke dokter saja tapi menolak. Kau tahu? Keras kepalamu yang berlebihan itu selalu membuatku khawatir,tau…" ucap Ichigo sambil mencium bi-…Tidak! Dahi Rukia. (Jangan melakukan 'Itu'. Nanti aja…)

Besoknya Rukia bangun dan melihat Ichigo tertidur dibangku sebelah kasurnya. Ternyata Ichigo menjaga Rukia sejak semalaman dan terus meng-kompres Rukia agar panasnya turun.

" Dasar bodoh! Dia terus menjagaku sejak semalam sampai tidak tidur. Apa yang dipikirkannya? " ucap Rukia sambil memegang tangan Ichigo.

Pukul 10.00,Ichigo sedang ada didapur untuk membuatkan Rukia makanan. Tapi,daripada berniat membuatkan makanan. Dia lebih berniat mau membakar rumah dan meledakkan rumah (Maksudnya hotel). Dia merebus air tapi malah di tinggal keluar sehingga airnya ampe abis dan pancinya hampiiir gosong. Saat menanak nasi,berasnya nggak dicuci dan langsung dimasak begitu aja. Saat dia mengupas bawang,yang ada jarinya yang dikupas (Itai!). Saat dia menggoreng ikan,apinya terlalu besar sehingga gosong…Ah,pokonya ancur,deh kalo Ichigo yang masak…

" Udah cukup!! Aku memang nggak punya bakat dalam memasak!! " keluh Ichigo sambil membanting panci.

" Ichigo,kalau nggak bisa masak,ya nggak usah masak…" ucap Rukia.

" Aku padahal Cuma pengen buat bubur,tapi malah ancur semua " ucap Ichigo yang kecewa.

" Kau mau buat bubur apa sampai goreng ikan segala? " tanya Rukia.

" Ikannya buat dimakan sama aku sendiri. " jawab Ichigo.

" Ayolah,jangan kecewa seperti itu…Nggak ancur semua,'kok…" ucap Rukia menyemangati Ichigo.

" Enggak ancur apanya?? " tanya Ichigo yang udah pasraaah banget.

" Oke,baiklah kuakui. Kau memang udah menghancurkan dapur kita. Kau sudah menghancurkan panci,wajan,dan hampir mau meledakkan kompor dan lain-lain. Dan yang lebih penting,kau menghancurkan dapur orang,Ichigo…" jawab Rukia enteng.

" Jahatnya! Kukira kau mau menghiburku!! " keluh Ichigo.

" Tadi kuhibur tapi malah gak mau. Ya,udah. Kukatakan aja yang sebenarnya…" ucap Rukia dengan mata yang masih terlihat lemah.

3 hari kemudian,Rukia sembuh total setotal-totalnya. Selama itu pula,Rukia merasa ada yang aneh dalam dirinya,tiap kali melihat Ichigo ada sesuatu yang bergetar didadanya. Begitu pula dengan Ichigo. Akhirnya mereka berdua menyadari bahwa mereka saling suka tapi,sama-sama malu mengakuinya. Lalu,pada sebuah malam…

" Semuanya,seminggu lagi akan di selenggarakan perlombaan 'Dance'. Kalian semua harus mengikutinya dan membuat gerakan se-kreatif mungkin. Mengerti!!" ucap Rangiku

Setelah diberitahu,Rukia dan Ichigo panik karena mereka sama sekali tidak pernah bisa menari.

" Aaakh!! Celaka!! Aku sama sekali nggak bisa nari!! " ucap Rukia.

" Aku juga,tiap kali ada acara dance aku selalu kabur dan bolos!! Siaal! Seharusnya aku ikut party night saat SMP!! "

" Emangnya ada yang mau,ya nari bareng kau? " tanya Rukia.

-Dger- hati Ichigo terasa sangat shock.

…………………………

Di tengah kepusingan mereka. Mereka ber-inisiatif untuk melihat beberapa gerakan dari film yang mereka beli kemarin dan malamnya mereka mempraktekannya.

" Sebelum latihan. Kita jalan-jalan dipantai,yuk " ajak Rukia.

" Jalan-jalan dipantai? Kau gila! Kau baru sembuh,tau! " ucap Ichigo.

" Ayolah,sebentar aja,kok. Kita Cuma jalan dipinggir pantai aja. Enggak berenang,kok. Ya? " rayu Rukia.

" Uuh. Baiklah. Tapi,kita Cuma jalan dipinggir aja,'kan? " tanya Ichigo yang emang sangat lemah kalo udah berhadapan dengan Rukia. Rukia mengangguk dengan senyum senang.

........................................................................................

" Yaa!! enak banget udara malam didekat pantai!! " ucap Rukia yang lagi berdiri dipinggir pantai (Sejak kapan Rukia jadi Suzuna??)

" Ya. " ucap Ichigo simple.

" Simple banget jawabanmu? " tanya Rukia.

" Kau mau aku ngomong apalagi? Semua kata-kata yang mau kuucapkan udah kau ucapkan duluan,tau! " ucap Ichigo.

" Huuh,em? I…Ichigo…" panggil Rukia.

" Ha? Apa? " tanya Ichigo.

" I…Itu…" jawab Rukia yang sedikit demi sedikit menjauh dari Ichigo.

" Apaan,sih? Kok menjauh? " tanya Ichigo.

" A…Ada sesuatu dikakimu…" jawab Rukia.

" Apaan,sih? Kalo ngomong yang jelas,dong! " keluh Ichigo.

" Dikakimu…ada sesuatu…" ucap Rukia dengan suara yang teramat sangat pelan.

" Apaan?! " tanya Ichigo.

" U…Ular…" jawab Rukia.

" Haa? Uli? Tape uli maksudmu? Kau mau makan tape uli? " tanya Ichigo.

" Bukan Uli. Tapi Ular!! " jawab Rukia dengan suara pelan.

" Apaan? "

" Ular…"

" Uli? "

" Ular! "

" Undian? "

" Ular!! "

" Unsui? "

" Aho ka? Unsui itu dari Shinryuuji. Ular!! "

" Apaan,sih? Kalo ngomong yang kenceng,dong!! " keluh Ichigo.

" DIKAKIMU ADA ULAR,BODOOOOH!!!" teriak Rukia.

" Apa?! Ular!!? Uwaaa!! Singkirkan itu dariku!! Singkirkan!! Gyaaaa!!! " ucap Ichigo yang langsung lari jingkrak-jingkrik.

" I…Ichigo…"

" Gyaaa!! Ular!! Lepaskan!! Lepaskan ini dariku!! Uwaa!! Aku benci banget sama ular!! Makanya aku juga benci sama Orochimaru!! Lepaskan!! " ucap Ichigo yang udah guling-gulingan dipasir kaya' lagi brig dance .

" Puh…puaha ha ha ha…" tawa Rukia tiba-tiba. Ichigo langsung berhenti guling-gulingan dan ngeliat Rukia.

" Ha? "

" La…Larilah lebih jauh…Ichi..go…" ucap Rukia yang masih tertawa.

" Haa?? "

" Kya ha ha ha…guaha ha ha…"

" Dia…A…? " ucap Ichigo yang ngeliat kebawah dan baru nyadar kalo yang dikakinya itu hanyalah sebuah rumput laut yang nyangkut dikakinya.

" Dia!! "

" Ka…kau itu…takut sama…ular,ya?? " tanya Rukia yang masih memegangi perutnya.

" Kau ini menipuku,ya?? Dasar cewek sialan!! Beraninya kau menipuku!! " keluh Ichigo yang malu berat.

" Ha…Habisnya…dari kemarin kau itu keliatan lesu. Jadi kukerjai aja. Kyaaa…lucu banget. Ayo…larilah lagi " ejek Rukia.

" Kau ini!! Beraninya menipuku!! " ucap Ichigo yang mengejar Rukia. Akhirnya mereka jadi main kejar-kejaran dipinggir pantai.

" Coba saja kalau kau bisa menangkapku,cowok fobia ular " ejek Rukia.

" Kemari,kau!! akan kuhajar kau!! " ancam Ichigo.

................................................................................................

Malamnya, Renji yang udah sangat sebel + kesal dengan keberuntungan Ichigo yang sekamar dengan Rukia diam-diam menguping pembicaraan Rukia dan Ichigo dikamar mereka. Tapi…

" Ara,Renji-kun…sedang apa disini? "

" Ugyaaaa!! A…Ah,I...I...I...Ino...ue…? A...Aku…" jawab Renji gelagapan.

" Nguping Kurosaki-kun dan Kuchiki-san,ya? " Tanya Inoue curiga.

" Enggak. "

" Jangan bohong. Kalau bohong nanti tato-mu jadi makin banyak,lho. " ucap Inoue

" A...Aa~h,oke baiklah,aku akui aku-…"

Tiba-tiba…

" Aaah~ Ichigo,jangan begitu,aku…" ucap Rukia.

" Rukia…diamlah,kau mau juga,'kan? "

" Eh? Masa? Kurosaki-kun dan Kuchiki-san ……" ucap Inoue yang menempelkan telinganya ke pintu.

" Ssst "

" Ah! Ichigo~ jangan!! Nanti…ah "

" Ukh,ternyata…mereka!! " hendak mendobrak tapi dicegah sama…

" Apa yang mau kau lakukan,Abarai? Mau menghancurkan pintu kamar orang sembarangan!! " ucap pria itu.

" Ishida-kun? " Tanya Inoue. Ya,dia Ishida yang baru pulang belanja. Dengan 3 kantong plastik di kiri dan kanan tangannya. Belum lagi yang di keranjang yang dorongnya. (Banyak amat belanjaannya??)

" Ngapain kalian disi- ! "

" Ah! Ichigo! Udah kubilang,tanganmu disini!! Dasar bodoh!! Kalo kau letakkan disitu mana bisa kurasakan!! " ucap Rukia dari balik kamar yang kedengeran banget kalo dia itu mukul Ichigo.

" Oke,kau juga…lebarkan kakimu agar aku lebih mudah melakukannya!! "

" Tenang aja!! "

" Masa',sih,Kurosaki dan ……"

" Makanya…". Dengan cepat Ishida ikut-ikutan menguping.

" Tapi,Ishida…kenapa kau ikut-ikutan juga? Bukannya tadi kau melarang kami? " Tanya Renji.

" Biarin!! Keliatannya seru!! " ucap Ishida.

" Ichigo,kau bilang mau,'kan? Tapi,nanti kalo jadi kau harus tanggung jawab!! " gertak Rukia.

" Iya,Iya! "

" Ta…Tanggung Jawab? " ucap Inoue dengan wajah merah.

" Oke,kita mulai,Rukia kau udah siap? "

" Sudah,ayo mulai! " aba-aba dari Rukia.

" Me…mereka mulai! "

" I..iya…"

1 jam kemudian,mereka udah menguping Ichigo dan Rukia selama 1 jam…

" HH,Ichigo…aku…udah cape' banget!! " ucap Rukia.

" Iya,aku juga…tapi…aku belum puas,kau udah puas? " Tanya Ichigo.

" Belum,sih…"

" Pu…Puas kata mereka? " Tanya Ishida.

" Aku mau keluar dulu! " ucap Rukia. Karena Rukia mau keluar,mereka bertiga panik dan saat Inoue mau membalikkan badan,dia malah menabrak Ishida dan terjatuh. Mereka hendak lari tapi terlambat. Bahkan Renji sudah memegangi kaki Ishida untuk menariknya kabur tapi,Sang pemilik kamar sudah membuka pintu dan melihat pose aneh mereka bertiga…

" Kalian…Sedang apa? " Tanya Rukia heran.

" Ku…Kuchiki-san? "

" Sudah cukup! Minggir!! " ucap Renji yang sudah nggak sabar dan langsung masuk dan menarik baju Ichigo.

" Oi,Ichigo!! Aku udah denger semuanya!! Kau…apa yang sudah kau lakukan pada Rukia!? " Tanya Renji marah.

" Lakukan…? Rukia? Apa yang kau bicarakan? " Tanya Ichigo heran.

" Tu…Tunggu dulu,Renji…apa-apaan ini? " Tanya Rukia panik.

" Diamlah! Rukia!! Ichigo! Aku tahu…kau…udah melakukan hal yang hanya boleh dilakukan oleh suami-istri!! " bentak Renji.

" Haah!? "

" Apa maksudnya ini,Ishida,Inoue? " Tanya Rukia.

" Ka…Kami nggak tahu. Nee,Ishida-kun? " Tanya Inoue gugup + dengan poker face Max - nya yang sangaat ancur.

" E…Em,ya…"

" Tunggu dulu,Renji!! Aku nggak ngerti! Apa maksudmu!? Lepaskan Ichigo!! " ucap Rukia sambil melepaskan tangan Renji dari Ichigo.

" Diam Rukia!! "

" Aku ngerti!! Dasar Brengsek!! Kau mengira aku dan Rukia melakukan hal yang aneh-aneh,ya? " Tanya Ichigo yang baru nyadar 5 jam kemudian (Ah,Lebay!! Cuma' 5 menit,kok…Jangan dianggap 5 jam itu)

" Ya!! Kalian pasti melakukannya!! " tegas Renji.

" Ichigo,ini…apa maksudnya? " Tanya Rukia yang masih belum ngerti.

" Dasar bodoh!! Mereka mengira kita sedang melakukan free sex tau!! " bisik Ichigo.

" HAAH!? FREE SEX KATAMU!!? " Tanya Rukia kaget dengan suara lantang sampai-sampai semua penghuni kamar dan guru-guru pada dateng. Dalam sekejap kamar Rukia dan Ichigo penuh dengan nakama-nakama mereka. (Termaksud Hitsugaya yang keliatannya baru selesai mandi dan cuma' pake celana boxer pendek + kaos tanpa lengan)

" Siapa yang melakukan free sex? " tanya Ukitake.

" Apa? Free sex? Siapa? Siapa yang melakukannya? " tanya Matsumoto yang masih belum selesai mandi. Hingga masih ada bekas busa sampho diatas rambutnya.

" Ke…kenapa semua ngumpul disini? " tanya Ichigo dan Rukia yang dalam sekejap kaget.

" Kuchiki-san,apa benar kau melakukan free sex?? " tanya Hinamori.

" Apa? Enggak!! " jawab Rukia.

" Ichigo-kun,kau melakukan free sex dengan Kuchiki? " tanya Ukitake. Byakuya yang mendengar nama Rukia dibawa-bawa langsung mengeluarkan Aura pembunuh khas-nya.

" Kurosaki Ichigo. Apa benar kau melakukan free sex dengan Rukia? " tanya Byakuya dengan nada pembunuh yang membara-bara.

" Ti…Tidak! Aku....sampai mati juga enggak akan pernah melakukan hal seperti itu kecuali nanti kalo aku udah menikah " jawab Ichigo yang udah keringet dingin.

" Tungguuu!!! Apa yang kalian dengar itu semuanya salaaah!! Kami enggak melakukan hal yang serendah itu!! " ucap Rukia. Semuanya langsung terdiam. Termaksud Hitsugaya yang lagi sibuk foto-foto. (Mana tau bisa jadi bahan berita bagus dan top buat Koran sekolah).

" Lalu…tadi…kenapa kau tiba-tiba berteriak 'Free sex' ? Walau aku enggak tau artinya 'Free Sex' itu " tanya Hitsugaya yang masih memegangi note gambar beruang.

" Anak kecil diem,deh! Sana masuk kamar dan tidur!! " perintah Ichigo.

" Anak kecil? GW BUKAN ANAK KECIIIL!! " teriak Hitsugaya sampai-sampai kaca jendela pada pecah. (Ah,enggak sampai segitunya. Dia teriak sampai mendatangkan gelombang Tsunami,doang kok…)

" Dengarkan aku,semuanya! Ini semua salah paham. Oi,Nanas merah sialan! Liat ini! Ini semua gara-gara kau! Semuanya salah paham. Aku dan Ichigo Cuma' lagi latihan dance,tau dance!!" ucap Rukia menjelaskan

" Da…Dance? " tanya Renji.

" Dance? " tanya semuanya.

" Apa kalian semua lupa? Seminggu lagi ada lomba Dance,bukan? Aku dan Rukia lagi latihan. Aku saja yang suka diejekin Short Memory Akut masih inget " jelas Ichigo.

" Latihan? Tapi,tadi…kami dengar…"

" Maaf,kalian jadi salah paham…Aku dan Ichigo kelihatannya terlalu berlebihan,ya? " Tanya Rukia

" Jadi…kalian enggak melakukan Free Sex? " tanya Ukitake.

" Sama sekali enggak. " jawab Ichigo dan Rukia. Semuanya diam dan…

" Renji…" ucap semua yang ada disitu. Renji yang sedang mengendap-endap buat kabur berhenti dan dengan cepat keringatnya pada keluar.

" Y…Y…Ya? " tanya Renji. Semuanya hanya diam dan memberikan Death Eyes Max pada Renji sampai Renji ngompol dicelana.

Malam itu juga,Renji langsung di eksekusi. Buat gantiin Ace di Empel Down (Gak tau tulisannya bener pa gak?) biar gak di eksekusi.

Setelah kejadian semalam,Ichigo dan Rukia mengganti cara menari mereka dan segera berlatih dengan gerakan yang baru. Inoue,Ishida dan Renji benar-benar merasa bersalah pada kedua pasangan tersebut.

………………………………………

Seminggu kemudian,perlombaan berlangsung…

" Oke…Peserta pertama,Hitsugaya Toushiro dan Hinamori Momo…"

" Hinamori,kau siap? " Tanya Shiro-chan (Kyaa!! Dibekuin ama Hyorinmaru).

" Iya,aku siap! Shiro-chan!! " Jawab Hinamori.

" O…Eeeh? Tadi kau manggil aku apa? " tanya Hitsugaya sangar. (Ih,jangan sangar-sangar,dong. Nanti imut-nya ilang dan pindah sama Ichigo. Ah,enggak. Sama Riku…).

" Bu…bukan! Maksudku,Hitsugaya-kun!! "

Kemudian,mereka menari,saat mereka menari banyak kecelakaan. Kaki Hitsugaya 5 kali diinjak sama Hinamori. 2 kali Hinamori jatuh karena Hitsugaya tidak kuat menahan kegemukan Hinamori. (TOBIUME!! HANCURKAN DIA!! –Kyaaa- author mati seketika), 4 kali tangan Hinamori digenggam kuat sama Hitsugaya. 2 kali Hitsugaya kelempar sama Hinamori yang lepas kendali. Saat selesai,Hitsugaya dan Hinamori langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. (??)

" Toushiro…benar-benar malang…" ucap Ichigo yang duduk dibangku peserta.

" Ya,kau benar " jawab Rukia.

" Oke,peserta selanjutnya,Ishida Uryuu dan Inoue Orihime…"

" Kau siap,Inoue-san? " Tanya Ishida.

" Ya…"

" Berjuanglah!! Ero-Megane (Kacamata Mesum)!! " teriak Ichigo.

" Diam kau!! Dasar kepala wortel!! " teriak Ishida.

" Ero Megane? " tanya Rukia.

" Fu Fu Fu,aku dan Renji punya alasan sendiri kenapa memanggilnya begitu " ucap Ichigo dengan tawa liciknya.

Lalu,mereka menari. Sama seperti peserta sebelumnya tapi ini lebih parah,ancur,uuh pokoknya gak bisa dibayangin,deh ancurnya tarian mereka. Kaki Ishida 10 kali diinjak Inoue. 4 Kali Inoue kehilangan kendali sehingga jatuh dari arena pertandingan. Berkali-kali kepala Inoue dan Ishida kejedot. dan seterusnya (Terlalu jahat jika dilanjutkan. Sebenci apapun gw sama Inoue,gw masih punya belas kasihan). Saat selesai,Ishida dan Inoue langsung dilarikan ke pemakaman terdekat. (?!?)

" Kelihatannya hancur semua,peserta selanjutnya…Kurosaki Ichigo dan Kuchiki Rukia!! "

" Ikuze!! " ucap Ichigo.

" Yossha! " jawab Rukia.

Mereka mulai. Berbeda dengan peserta sebelumnya,kaki Ichigo hanya sekali diinjak Rukia. Sisanya mereka sangat lancar. Bahkan ada gerakan dimana Ichigo melempar Rukia keatas dan menangkapnya kembali (gerakan yang menakjubkan. Mentang-mentang Rukia kecil. Dilempar kemana-mana). Setelah itu…apa yang akan terjadi,ya?

To Be Continuued

Ampuuun!! Kalo ada kesalahan tolong dimaafkan!! Aqu anak baru. Sangat baru malah. Jadi,belum berpengalaman. Review aja kalo kelewat banyak kesalahan.

Ps : Sejak kapan Ichigo takut sama Ular??