Author: Celaka!! Niatnya Cuma' buat 2 chapter,Jadi 3 chapter!!

Summary: Cinta akan menang!!

Chapter 3:

I will defend You!!

Pertandingan selesai,Ichigo dan Rukia menang!! Mereka mendapatkan penghargaan sebagai penari terbaik di SMU Karakura. Lalu,Ishida dan Inoue mendapat penghargaan sebagai penari paling ANCUR sepanjang sejarah SMU Karakura. Kenapa tidak? Mereka udah ngancurin arena pertandingan sehingga peserta selanjutnya bertanding ditempat lain. Tak terasa sudah sebulan pertandingan berakhir. Ichigo merasa perasaan suka-nya sama Rukia mulai mendalam juga sebaliknya. Saat mereka sedang nonton tv berdua. Bel berbunyi…

"Rukia,tamu,tuh"

"Iya,aku tahu!!" sambil beranjak dari sofa dan membukanya. Saat dibuka ternyata itu adalah Byakuya…

"Ni…Nii-sama?"

"Rukia? Siapa yg datang?" tanya Ichigo

"Ni…Nii-sama…!!" jawab Rukia

"Bisa…kita bicara sebentar,Rukia?" Tanya Byakuya dg Cooling

"Ba…Baik" jawab Rukia sambil keluar dari kamar. Ichigo yg melihat Rukia keluar,menatap dg tatapan kaya' gimana gitu. Dibilang sinis,sih enggak. Yah,pokoknya gitu,deh.

Diluar…

"Rukia. Apa kau belum lupa perjanjian denganku?"

"Be…Belum,Nii-sama…" jawab Rukia terbata-bata

"Kalau begitu,tetap ingatlah janji itu,kau mengerti?"

"Hai',wakarimasta,Nii-sama" ucap Rukia sambil menundung kebawah. Setelah bertanya itu,Byakuya pergi dan Rukia masuk dg wajah murung.

"Kau kenapa?" tanya Ichigo

"Bu…Bukan apa-apa. Aku masuk kamar dulu,ya…" jawab Rukia dg senyum yg kelihatan sekali kalau dia menahan rasa sedih. Ichigo mengetahui itu tapi dia diam saja

Tak terasa 2 hari lagi acara sudah selesai. Mereka semua disuruh kumpul di Aula.

"Oke,semuanya…2 hari lagi acara ini akan selesai. Apa selama ini kalian sudah mendapat pelajaran? Yg terpenting dari ini semua adalah,kalian bisa menerima keadaan apapun dg pasangan kalian. Semoga,kalian membawa pelajaran ini sampai nanti kalian dewasa." Ucap Rangiku yg tumben bicara serius

……………………………………………………………

Setelah acara itu selesai. Ichigo pergi kesebuah tempat untuk menyendiri

"dua hari lagi,ya? Apa aku bisa…mengatakan perasaanku yg sesungguhnya…padanya?" Tanya Ichigo sambil memandang langit

"Aku…apa bisa…aku…bilang padanya…tentang perasaanku?" Tanya Rukia dilain tempat sambil melihat keluar jendela

"Kurosaki…"

"Ng? Ishida?"

"Ada pemberitahuan mendadak,kata Byakuya-sensei…setelah kegiatan ini selesai,Aku,Kau & Abarai akan pergi utk memeriahkan sebuah acara" jelas Ishida

"Memeriahkan…sebuah acara?" Tanya Ichigo heran

"Ya,kau ingat…Saat PenSi setahun yg lalu disekolah,kita nge-band,'kan? Katanya band kita bagus dan sekarang kita diundang…" jelas Ishida

"Ya,aku mengerti…" jawab Ichigo dg suara kecil

Malam sebelum pulang,kamar 1514,Rukia sedang beres-beres...

"Besok…Aku akan kehilangan cintaku. Nii-sama pasti takkan mengizinkanku pacaran dg Ichigo…" ucap Rukia sambil meneteskan setitik air mata.

Tiba-tiba,Ichigo masuk…

"Lagi…sibuk,ya?" Tanya Ichigo sambil membawa dua cangkir minuman.

"Ya…Yah,nggak juga…" jawab Rukia panik dan buru-buru menyeka air matanya.

"Rukia,besok…aku tidak bisa ikut pulang ke Karakura dgmu…" ucap Ichigo sambil duduk ditempat tidur. Hati Rukia terasa hancur lebur seperti batu yg dipukul dg palu saat Ichigo mengatakan hal itu. Tapi,dia pura-pura tidak kecewa…

"Be…Begitu,ya? Kenapa?" Tanya Rukia sambil memasukkan bajunya ke koper tanpa melihat Ichigo

"Aku,Ishida dan Renji akan pergi ke Konoha utk memeriahkan acara pembukaan disana" jawab Ichigo

"Konoha? Itu Negara yg jauh,'kan? Berapa lama kau disana?" Tanya Rukia

"Sekitar sebulan,setelah itu. Aku akan ke Suna selama 2 bulan…" jawab Ichigo

"Ti…tiga bulan-an,ya?" Tanya Rukia menahan air mata

"Ya,begitulah…" jawab Ichigo

"Bagaimana dg sekolahmu?" tanya Rukia

"Aku diijinkan untuk tidak masuk sekolah. Karena ini juga atas perintah dari sekolah. Jadi enggak apa-apa" jawab Ichigo. Rukia hanya diam. Dia merasa benar-benar tidak mendapatkan kesempatan untuk menyatakan perasaannya pada Ichigo. Jauuh dihati Rukia yg paling dalam. Dia berfikir 'Pasti Nii-sama yg merencanakan ini agar aku tidak bersama dg Ichigo'.

"Nih…"

"Eh? Apaan,nih?"

"Coklat panas,aku buatkan utkmu…" ucap Ichigo

"A…Arigatou,Ichigo…" jawab Rukia sambil mengambil gelas dari Ichigo

Besoknya,mereka semua melakukan kegiatan terakhir,Yaitu bersih-bersih. Sorenya mereka jalan-jalan dan malamnya acara penutup. Rukia yg menghilang dari pandangan dan Ichigo memutuskan utk mencarinya…

"Kemana…si bodoh itu?" Tanya Ichigo sambil menelusuri jalan setapak

Saat sampai dibelakang hotel,Ichigo melihat sosok kecil sedang duduk dipinggir kolam. Saat dilihat…

"Rukia?"

"Ichigo? Apa yg…kau lakukan disini?" Tanya Rukia

"Dasar,aku ini mencarimu tau! Kau ini kemana,aja,sih?" Tanya Ichigo

Tidak ada jawaban dari Rukia. Rukia hanya melihat kebawah dg senyuman kecil tapi terlihat sekali dari wajahnya kalau dia sedang sedih…

"Kau kenapa?" Tanya Ichigo

"Eh!? Apanya?" Tanya Rukia balik

"Wajahmu…kau lagi ada masalah,ya?" Tanya Ichigo

"Nggak…bukan apa-apa…" jawab Rukia

"Wajahmu jadi berubah sejak Byakuya datang menemuimu beberapa hari yg lalu. Kenapa?" tanya Ichigo

"Bukan apa-apa…"

'Ichigo,sekarang saja!! Ini saat yg tepat utk menyatakan perasaanmu padanya bukan? Mumpung kalian lagi berduaan begini!!'

Terdengar suara lain yg menyuruh Ichigo cepat-cepat menyatakan perasaannya…

"Ru…Rukia…" panggil Ichigo gugup

"Ada apa?"

"Ada yg…ingin kukatakan padamu…" ucap Ichigo terbata-bata

"Eh?"

"Sudah lama…aku ingin bilang ini padamu…"

"Ada apa?"

Dg mengumpulkan seluruh keberaniannya. Ichigo mengatakan…

"Rukia…Aishiteru…" ucap Ichigo dg wajah sedikit merah

"Eh?"

"Aku tahu ini memang mendadak! Tapi,sudah lama aku menyukaimu. Awalnya aku menyukaimu sebagai temanku! Tapi,lama-lama…aku menyadari bahwa…rasa suka-ku padamu sudah lebih dari teman!" jelas Ichigo

"Ichigo aku-…Eh!?" kata-kata Rukia yg awalnya mau bilang 'Aishiteruyo' berubah karena dia mengingat janjinya dg Byakuya…

"Rukia,Maukah…kau jadi pacarku?" Tanya Ichigo. Tiba-tiba Rukia menundukkan kepalanya dan berbalik.

"Gomen ne,Ichigo…Aku…hanya menganggapmu sebagai temanku,nggak lebih!" ucap Rukia dg berat hati. Tentu kata-katanya sangat mengejutkan Ichigo yg berfikir bahwa Rukia akan menerimanya…

"Ru-…"

"Aku! Aku nggak bisa jadi pacarmu! Maafkan aku!" ucap Rukia yg langsung pergi meninggalkan Ichigo yg kaget mendengar jawaban Rukia…

"Ruki-…ah,Rukia…"

Dilain tempat,Rukia sendirian ditempat yg jauh dari Ichigo dan keramaian disana dia…

"Kenapa…Kenapa aku nggak bisa mengatakan yg sebenarnya pada Ichigo!? Kenapa!?" Tanya Rukia pada dirinya sendiri

"Padahal aku menyukai Ichigo,Aku sangat menyukainya!! Tapi,kenapa…Gara-gara perjanjian itu!? Kenapa aku nggak bisa jujur bahkan pada diriku sendirii!!" ucap Rukia yg terduduk sambil menangis

"Aku menyukainya…aku sangat menyukainya…dia sangat penting bagiku…tapi…" air mata Rukia terus mengalir tanpa henti. Dan tiba-tiba…

"Rukia"

"Eh?"

Entah apa yg terjadi,tapi…tiba-tiba ada salju turun dan…muncul-lah Hisana…

"Ne…Nee-san?"

"Rukia…kenapa kau menangis?" Tanya Hisana lembut

"Nee-san,aku…aku menyukai Ichigo! Ichigo menyatakan perasaannya padaku…tapi…kenapa aku tidak dapat bilang yg sebenarnya padanya? Kenapa!?" Tanya Rukia menangis

"Apa gara-gara perjanjian itu? Perjanjian dimana aku tidak boleh berhubungan dg Ichigo karena Ichigo bukan keturunan bangsawan? Apa gara-gara itu? Semua gara-gara perjanjian itu aku…aku berbohong pada diriku sendiri! Aku menyukai dan menyayangi Ichigo! Tapi,aku juga enggak mau mengecewakan Nii-sama! Tapi…tapi aku…" ucap Rukia yg meluapkan seluruh perasaannya saat itu.

Kemudian Hisana memegang pundak Rukia…

"Rukia,aku tahu kau melakukan ini demi Byakuya-sama…tapi,apa gunanya kau tepati janji itu kalau kau tidak dapat kasih sayang bahkan dari Byakuya-sama?" Tanya Hisana lembut

"Eh? Apa…aku salah? Apa aku salah karena telah jatuh cinta pada Ichigo?" Tanya Rukia balik

"Tidak…Kau tidak salah,Jatuh cinta itu alami. Rukia…aku tahu,Semua yg kau lakukan itu benar…Lakukanlah yg menurutmu benar. Raihlah cinta yg Selama ini kau pendam…" ucap Hisana

"Nee-san…"

"Jujurlah…pada dirimu…jika kau memang mencintainya…kau pasti akan lakukan apapun demi mendapatkannya…walau yg harus kau lawan itu Byakuya-sama" ucap Hisana yg lama-kelamaan menghilang…

"Nee…San…"

Besoknya,mereka pergi malam hari sekitar pukul 19.00 karena kapal yg akan menyebrangkan mereka sedang tersendat dipelabuhan karena ada badai. Mereka semua naik kekapal dan menuju ke Karakura. Beberapa orang pergi ke bandara utk mengantarkan Ichigo,Ishida dan Renji naik pesawat menuju Konoha. Semua mengucapkan salam perpisahan pada mereka bertiga termaksud Inoue (Cih,ngapain mesti ada Inoue,sih? Buang aja Inoue ke TPS Bantar Gebang!!). Tetapi,Rukia tidak ada disana. Membuat Ichigo benar-benar kecewa…

"Kurosaki,ayo masuk…" ucap Ishida

"Ya…" jawab Ichigo

"Oooi,kalian semua!! Jangan saking kangennya kalian padaku ampe membuat kalian menempel fotoku dimana-mana,ya" ucap Renji PD

"SIAPA YG BAKAL KANGEN AMA LU!!?" Jawab para siswa sambil melempar tomat kemuka Renji (Ups,semuanya tepat kena dimuka Renji. Nggak meleset se-senti pun. Berarti semua cocok jadi QuarterBack. Ya-Ha!!)

"Udah,deh,Abarai…ayo masuk!!" ucap Ishida

"Awas kalian!! Pasti kalian bakal kangen ama gw!!" ucap Renji kesal dg wajah penuh tomat

"Iya,yg kangen ama lu tuh,pasti Babbon berekor ular!!" ucap salah satu siswa

"Kalian!!" geram Renji

Kemudian mereka masuk dan para siswa pergi,sementara itu,Inoue melihat dari kejauhan Rukia yg sedang lari kearah sini. (Maksudnya,kearah Inoue)

"Kuchiki-saan!! Kau terlambat! Kurosaki-kun dan yg lainnya udah masuk!!" ucap Inoue

………………………

"Kuchiki…san?" Tanya Inoue yg heran kenapa Rukia diam saja.

"Ichigooo!!" ucap Rukia tiba-tiba. Tapi,tidak ada jawaban dari Ichigo…melihat saja tidak.

"Ichigo! Aku tahu kau mendengarku! Ichigo!!"

"Kuchiki-san?"

"Oi,Kurosaki…Kuchiki-san manggilin kau,tuh" ucap Ishida

"Biar saja…" Jawab Ichigo,Sebenarnya berat bagi Ichigo utk mengatakan hal itu tapi…

"Kurosaki!!"

……………………

"Ichigo,asal kau tahu saja…aku…aku…AKU JUGA MENCINTAIMU,ICHIGOOO!!" Ucap Rukia yg mengagetkan Inoue,Ishida,Renji,Apalagi Ichigo…

"Kuchiki-san!?"

"Aku tahu perbuatanku kemarin sangatlah bodoh!! Aku tidak bisa jujur pada diriku sendiri!! Tapi,Ichigo…aku menyukaimu!! Aku sangat menyukaimu lebih dari apapun!!" ucap Rukia terduduk dilantai sambil menangis

Lalu,Hujan turun membasahi tubuh Rukia dan Inoue. Walau hujan turun,Rukia tetap berada ditempatnya…

"Maafkan aku! Siapa yg peduli soal perjanjian itu!? Siapa yg peduli soal tata karma keluarga bangsawan!? Aku tidak peduli!! Yg kuinginkan itu hanya bersama dgmu!!" ucap Rukia berlinang air mata.

"Kuchiki-san…" ucap Inoue yg ikutan sedih

"Kurosaki…" ucap Ishida yg melihat kearah Ichigo

…………………Tak ada komentar dari Ichigo. Ichigo daritadi hanya diam tanpa kata…

"Aku ingin bersamamu!! Bagiku kau lebih penting dari segalanya!! Yg kuinginkan hanya kau seorang,Ichigo!!"

Tiba-tiba Ichigo pergi meninggalkan Ishida dan Renji…

"O…oi,kau mau kemana? Kurosaki…bentar lagi kita berangkat" ucap Ishida

Tanpa memperdulikan kata-kata Ishida,Ichigo langsung lari ketempat Rukia berada…

"Aku…aku hanya…"

"Kuchiki-san…Eh? Ku…Kuro-"

Ichigo tidak bilang apa-apa,dia hanya memberi isyarat menyuruh Inoue diam dan pergi. Inoue yg mengerti pergi…

"U…Uuh…huu…" isak Rukia

"Berhentilah menangis…cewek bodoh!!"

"Eh?"

"Apa ini Kuchiki Rukia yg kukenal? Menangis seperti anak kecil begini…" ucap Ichigo sombong

"I…Ichi…go?" Tanya Rukia terbata-bata melihat kearah Ichigo

"Aku…udah tau kalau kau pasti punya alasan menolakku kemarin" senyum kecil Ichigo

Tanpa berkata apa-apa,Rukia bangun dan memeluk Ichigo…

"Bodoh!! Aku takkan begini kalau Nee-san tidak mendatangiku!!" ucap Rukia yg masih menangis

"Hisana-san mendatangimu?"

"Ya…" jawab Rukia tanpa melihat Ichigo

"Itu berarti,Hisana-san masih sangat menyayangimu."

Saat mereka lagi asik-asiknya,Byakuya dan guru-guru lain datang…

"Kurosaki Ichigo!!" ucap Byakuya

"Bya…Byakuya?"

"Nii-sama…"

"Rukia,apa-apaan ini? Apa kau sudah lupa pada perjanjian kita?" Tanya Byakuya dingin (Udah ujan,dingin,datang Byakuya. Tambah dingin,deh. Untung aja gak ada Hitsugaya. Bisa membeku,deh)

"A…aku…" jawab Rukia yg ketakutan. Tiba-tiba Ichigo berdiri didepan Rukia. Seperti melindungi Rukia…

"Eh?"

"Aku tak tahu perjanjian apa yg telah kau buat!! Tapi,satu yg kutahu! Perjanjianmu itu membuat Rukia sangat sakit!" ucap Ichigo

"Ichigo…"

"Low-Life!! Kau tak tahu apa-apa! Pergilah!!" ucap Byakuya

"Terserah kau mau mengatakan aku apa…tapi,kau takkan bisa merebut Rukia dariku…Bahkan saat aku sudah mati!!" tegas Ichigo. Rukia hanya bisa diam dan terkejut mendengar kata-kata Ichigo.

"Kurosaki-kun…"

"Sikap cool-nya tak bisa dimaafkan!!" ucap Renji yg nempel dikaca

"Ya,kau benar" ucap Ishida yg juga ikut nimbrung

"Kau!!" dg suara petir dan suasan hujan. Membuat suasana semakin menegangkan.

"Kau tak mengerti apa-apa,bahkan…Hatimu yg Low-Life takkan pernah sederajat dg Rukia!!" ucap Byakuya. (Byakuya omongannya ga' bisa dijaga!!)

-Deg!!-

Kata-kata itu membuat Rukia yg sejak tadi diam bangkit…

"Ru…"

"Nii-sama…silahkan kau bilang aku apa saja tapi…JANGAN PERNAH SAMAKAN PERASAANKU DG BANGSAWAN!!" Ucap Rukia tegas

"Rukia?" ucap Ichigo heran dan Byakuya kaget

"Nii-sama,aku…sudah tak peduli pada perjanjian itu…!" ucap Rukia sambil menghadap kebawah sehingga wajahnya tidak terlihat

"Apa katamu?" Tanya Byakuya

"Nii-sama,maafkan aku…aku tahu perbuatanku salah,tapi…yg kuinginkan saat ini hanya satu…Aku…hanya ingin bersama dg orang yg kucintai…" Ucap Rukia dg suara lembut. Ucapan Rukia membuat semua orang terdiam.

"Walau kau harus kehilangan segalanya?" Tanya Byakuya

"Ya,aku tidak peduli walau harus kehilangan segalanya. Buat apa aku punya segalanya kalau aku tidak bahagia"

……………………

"Dakara,Nii-sama…Onegaisimazu,izinkan aku hidup atas kemauanku sendiri. Aku tidak ingin hidupku diatur oleh Nii-sama…Onegai…!!" Pinta Rukia

"Ru…kia…" ucap Ichigo yg cengo

"Sikap cool Rukia juga enggak bisa dimaafin!" ucap Renji dg posisi yg sama

"Nii-sama…Kumohon,aku ingin bahagia. Bahkan walau aku harus mati sekarang…Aku ingin bahagia" ucap Rukia. Saat Rukia bicara seperti itu,Byakuya melihat bayangan wajah Hisana.

Kemudian,Byakuya berbalik dan pergi meninggalkan semuanya…

"Nii…Nii-sama…" ucap Rukia yg masih takut

"Aku…menyerah pada kalian berdua!" Ucap Byakuya yg terhenti

"Eh?"

"Lakukan yg ingin kalian lakukan. Aku takkan melarang kalian lagi…" ucap Byakuya

"Nii-sama…" ucap Rukia yg raut wajahnya dari sedih menjadi bahagia. Kata-kata Byakuya menandakan bahwa dia merestui hubungan Ichigo dan Rukia

"Kau…benar-benar mirip dg kakakmu,Rukia. Wajahmu,Suaramu…mirip sekali dgnya. Hisana,sekarang…adikmu bahagia. Apa kau bahagia juga?" ucap Byakuya yg pergi sambil menutup mata. Lalu,Byakuya menghilang…

"Nii-sama,Arigatou gonzaemasu" ucap Rukia memegang dadanya…

"Aku…tak menyangka Byakuya bisa bicara hal seperti itu…" ucap Ichigo

Tiba-tiba,Rukia memeluk Ichigo yg sedang melihat Byakuya yg menghilang

"Ru…Rukia…?"

"Aku…senang sekali,Nii-sama mau merestui hubungan kita,Ichigo…" ucap Rukia

"Ya,aku juga…" jawab Ichigo sambil memegangi kepala Rukia

"Ukitake-sensei,Cinta muda memang sangat menyenangkan,ya?" ucap Rangiku dg wajah pura-pura menangis sambil memegangi saputangan

"Ya,murid-murid kita sudah sangat besar…" jawab Ukitake

"Tapi,kau nggak jadi pergi ke Konoha?" Tanya Rukia

"Bodoh! Mana mungkin aku seenaknya pergi meninggalkan Ichirin no Hana (My Single flower) disini…" ejek Ichigo

"Ichirin…No Hana?"

"Ah,salah! Kau,'kan udah enggak single lagi…kau,'kan udah jadi pacarku sekarang…" ucap Ichigo. Rukia hanya bisa tertawa mendengar kata-kata pacarnya

Lagi romantis-romantisnya,Tiba-tiba Renji dan Ishida memukul punggung Ichigo…(Aduh! Ganggu,deh! Gw pikir lu pade udah pada pergi!)

"GOOD JOB!!" Ucap mereka berdua bersamaan sambil memukul Ichigo

"SAKIIT!! Apa yg kalian lakukan!?" bentak Ichigo

"Kuchiki-san,Omereto…(Selamat!)" ucap Inoue

"Inoue…Yah,makasih…" balas Rukia

"Kalian…kenapa ada disini? Kalian nggak jadi pergi?" Tanya Ichigo

"Pergi? Jangan bercanda! Mana mungkin kami pergi tanpa vokalis juga gitaris kami!" ucap Renji

"Haa?"

"Pesawat sudah take-off barusan,mustahil kita bisa pergi…" jawab Ishida

"Lagipula,kau ini teman kami. Kau itu lagi seneng-senengnya,'kan? Mana mungkin kami tidak ikutan…" ucap Renji

"Eh?"

"Yaah,kuakui,deh. Kau itu memang lebih pantas mendampingi Rukia daripada aku!" ucap Renji

"Arigatou,Minna…"

Akhirnya,Ichigo dan Rukia pacaran…

6 tahun kemudian…

"Nee,Ishida-kun…ayo buruan! Acara pernikahan itu mulai jam 12.00,nih" ucap Inoue yg sekarang berumur 21 tahun…

"Iya,iya,Inoue-san…kenapa berangkat 2 jam lebih awal,sih?" Tanya Ishida yg sekarang juga berumur 21 tahun…Ya,sejak kejadian enam tahun yg lalu,Ishida pacaran dg Inoue dan sekarang mereka tunangan…

"Mereka itu teman kita,makanya…Kita harus datang lebih cepat. Aku ingin melihat mereka saat didandani. Apalagi ini pernikahan Kuchiki-san dan Kurosaki-kun,'kan?" ucap Inoue.

Betul! Hari ini tanggal 6 September,Hari dimana Ichigo dan Rukia akan menikah dan jadi pasangan sampai mati. Kemudian,Inoue dan Ishida berangkat. Sesampainya disana…

"Ah,Renji-kuun!!" sapa Inoue yg melihat Renji

"Ng? ah,Inoue…Ishida?" Tanya Renji yg seumuran dg Ishida…

"Tak kusangka kau akan datang kepernikahan cinta pertamamu sendiri,Abarai" ucap Ishida sambil membetulkan kacamatanya.

"Berisik! Dulu ya dulu. Sekarang yg sekarang. Saat ini…aku hanya ingin melihat teman masa kecilku bahagia…" ucap Renji

"Uwaah,Renji-kun yg sekarang udah jadi lebih dewasa~" ucap Inoue

"Iya,iya,aku jadi kagum" sambar Ishida

"Kalian ini!!"

"Nee,sudahlah! Kita keruang pengantin,yuk" ajak Inoue…

Diruang pengantin,Mereka melihat Rukia yg sedang didandani dan memakai baju pengantin 100% putih…

"Ah,kalian…"

Saat melihat Rukia menggunakan baju pengantin,dia sangaaaaat cantik. Kecantikannya membuat Ishida dan Renji bengong dg wajah kosong…

"Kuchiki-saan,kau cantik sekali…" Puji Inoue

"He he he,Makasih…" jawab Rukia tersipu-sipu

"Kurosaki mana?" Tanya Ishida

"Dia lagi keluar sebentar"

-Bruak- suara pintu dibanting

"Rukiaaa!! Kau ini benar-benar,deh! Udah kubilang tamu yg diundang itu teman kita aja,'kan!?" ucap Ichigo yg bersandar dipintu…

"Ichigo?"

"Kuro…Saki…Kun?" ucap Inoue yg cengo karena ngeliat Ichigo pake baju 100% putiiiih semua. Dan…Udah pasti,Cakep banget!!

"Ng? Inoue,Ishida,Renji?"

"Yo!"

"Apa kabar,Kurosaki-kun?" sapa Inoue

"Sangat baik"

"Apa-apaan kau ini? Mereka semua teman kita bukan?" tanya Rukia

"Teman katamu??? Coba liat itu! Dia itu Grimmjow,'kan? Dia itu musuhku sejak TK yg selalu ngajak aku berkelahi walau aku nggak salah apa-apa sampai-sampai aku dimarahi abis-abisan sama guru gara-gara aku mecahin kaca jendela yg awalnya aku pengen mecahin kepala Grimmjow!! Dan liat itu!! Dia Ulquiorra,'kan? Apalagi dia!! Dia itu musuhku sejak aku SD!! Dia sudah berkali-kali membuatku membersihkan kamar mandi cewek tau!!" Bentak Ichigo sambil nunjuk ke Grimmjow yg lagi asik ngegodain cewek lain dan nunjuk ke Ulquiorra yg lagi ngobrol dg Kuukaku (Kok bisa gitu?)

"Oooh,ayolah,tenang,Tenang! Dunia takkan kiamat walau kau bertemu dg mereka,'kan?" ucap Rukia

"Bisa-bisanya kau bicara seperti itu!!" ucap Ichigo

"Kurosaki-kun…Kau…kelihatan beda sekali hari ini" ucap Inoue

"Benarkah?" tanya Ichigo

"Itu benar,Kau itu biasanya jelek,sangar,seram,menakutkan dan kaya' setan banget. Tapi,sekarang kau…Aku tak menyangka akan bilang seperti ini…Kau sangat ganteng" ucap Ishida dg wajah yg nggak ikhlas

"Enak aja!! Emang biasanya aku udah genteng,'kan?" ucap Ichigo Pd Mampus!!

"Ishida,kau ini benar-benar bodoh!! Dia itu emang ganteng,tau!" ucap Rukia meralat perkataan Ishida (Uiih,calon istri yg baek. Suaminya dibela)

"Iya,deh yg mau jadi istrinya Kurosaki" ejek Ishida

"Nggak! Dia itu emang paling ganteng diantara hewan-hewan jelek lainnya!!" jawab Rukia dg wajah Innocent

Gdubrak!!

Mendengar kata-kata Rukia. Rasanya Jantung Ichigo ditusuk hingga kedalaman 1000 meter…

"Rukia!! Kukira kau mau membelaku!!" keluh Ichigo

"Ehe he,maaf. Aku emang gak ada niat buat ngebela kau,kok…" ucap Rukia

"Ha ha ha,Kukira mau ngomong apaan…"

"Oi,kalian berdua,siap-siap…10 menit lagi acara akan dimulai" ucap seseorang yg nggak asing bagi mereka. Rambutnya panjang keemasan,Dadanya besar sebesar buah semangka tanpa biji (??),matanya biru langit. Siapalah dia kalau bukan Matsumoto Rangiku…

"Rangiku-sensei…"

"Ah,Orihime…lama tidak ketemu" ucap Rangiku

"Iya,nih he he…"

"Kau ini nggak berubah,ya…tetap seperti dulu" ucap Rangiku

"Makasih"

Kemudian,acara dimulai…

"Apa kau bersedia,tetap bersama dg Kuchiki Rukia dalam suka maupun duka? Dan tetap mencintainya walau apapun yg terjadi?" tanya penghulu yg tak lain adalah…Urahara Kisuke

"Ya,saya bersedia tetap bersama dgnya dalam suka maupun duka dan tetap mencintainya apapun yg terjadi" jawab Ichigo.

"Silahkan,memakaikan cincin pada pasangan anda" perintah Penghulu.

Ichigo kemudian mengeluarkan cincin dari kantong jasnya dan memakaikannya pada jari manis Rukia. Dan Ichigo mencium Rukia. Dg adengan tadi. Akhirnya,mereka sah menjadi pasangan Suami-Istri. Diluar,Rukia melemparkan bunganya dan ditangkap dg sempurna oleh Inoue. Akhir yg bahagia bukan?

Akhirnya aku mendapatkannya

Mendapatkan perempuan yg jadi pujaan hatiku

Akan kulindungi dia sampai mati

Setelah semua ini

Perjalanan cinta kami barulah dimulai

~The End~ ~Owari~

Kyaaa!! Aqw gak kuat lagi ngebayangin IchiRuki yg udah menikah. Eits,ini ada bocoran dikit. Sehabis ini. Qw punya cerita tambahan tentang IchiRuki yang ini. Dibaca,ya. (Promosi dikit)

Jangan lupa di Review,ya. Kalo ini bagus,jelek,ancur,lebur,dll. Bilang aja.

By: ShinigamiDevils