Lagi-lagi OMAKE... Maaf karena di OMAKE ini tak ada karakter asli Saint Seiya yang muncul. Maafkanlah Author yang OC Mania ini :v
Happy Reading~
「Aku akan melakukan apa pun untuk menemuimu lagi... Walaupun itu berarti―」
For Their Special Someone...
.
.
Murasaki berjalan di lorong kastil yang menjadi markas Akumu. Lalu, dari arah yang berbeda, ia menemukan sosok yang sudah lama tak ia temui, berjalan ke arahnya.
"Oh? Akhirnya kamu dikeluarkan, ya?" ucapnya dengan nada sarkastik seperti biasa. "...Leviathan...?"
Pemuda tampan di hadapannya memandangnya dari atas sampai bawah.
"...Kamu pasti anak hasil pertalian dari Doppelganger dan Shape-shifter yang kudengar," ucap Leviathan. "Yang disebut-sebut sebagai favorit si wanita ular itu."
Sang doppelganger mendengus. "Ternyada ada gosip begitu?" Dia menertawakan dirinya sendiri. "Yah, walaupun aku tidak bisa menyanggahnya. Itu satu-satunya alasan kenapa aku bisa menjadi satu dari Dewan Sepuluh Komandan... Padahal, sebenarnya aku tidak keberatan menyerahkan posisiku kepadamu."
"Kalau kamu melakukan itu, aku pasti akan menolaknya..."
"Tapi di sinilah kamu sekarang, menjadi salah satu Komandan."
"Heh." Leviathan ikut mendengus. Ekspresinya kembali mengeras dan dia kembali melangkah pergi.
"Kamu pergi ke mana?" tanya sang pemuda bermata amethyst kepada sang pemuda berambut biru pucat. Dia bertanya dengan nada serius, nada sarkastiknya barusan menghilang dalam sekejap seolah hanya ilusi.
"...Eropa. Lebih tepatnya, Inggris."
"Oh?" Sang pemuda berbalik dan menatap Leviathan yang berjalan menjauh. "Langsung ke jantung musuh, apa kamu akan baik-baik saja?"
"Jangan remehkan aku. Lagipula... justru itu tujuan Medusa mengirimku ke sana. Untuk mengalihkan perhatian musuh, sehingga tak akan ada bala bantuan yang bisa dikirim untuk mengganggu rencana balas dendamnya."
Beginilah rencana para Akumu. Delapan dari sepuluh Komandan akan memimpin pasukan mereka dan menyebar ke berbagai sudut Dunia, lalu membuat kekacauan, kepanikan, dan ketakutan di atas manusia. Dengan begitu, mereka akan disibukkan dengan kerusuhan tersebut. Sehingga, tidak akan ada yang memperhatikan Medusa dan Akumu yang menetap di Jepang, melawan para Saint. Inilah cara Medusa membalaskan dendam pribadinya kepada Athena dan dendam para monster kepada manusia.
"Tentu saja..." Murasaki menyeringai. "...Tujuanmu hanya itu dan bukan untuk menemui seseorang, kan...?"
Langkah sang naga laut terhenti. Ia berbalik dan berkata kepada sang doppelganger, "Sepertinya, kita punya lebih banyak kesamaan daripada yang kita kira."
Keduanya tersenyum kepada satu sama lain.
"Ya, kita berdua sama. Kita berdua sama-sama mencintai seseorang yang bukan berasal dari Dunia kita," balas Murasaki. "Tapi aku ikut bersedih, karena kamu juga harus berjumpa dengannya sebagai musuh..."
Keduanya terdiam, mereka hanya menatap satu sama lain tanpa berkata apa-apa. Pada akhirnya, Leviathan kembali berjalan menjauhi sang pemuda. Kenangan pertemuannya dengan gadis itu kembali berputar di pikirannya. Janji yang mereka utarakan, yang terpaksa dia ingkari.
Mengingat senyuman gadis itu―
―Sebuah senyum tipis terulas di wajah tampannya...
.
.
.
「Aku akan melakukan apa pun untuk menemuimu lagi... Walaupun itu berarti, aku harus menjadi musuhmu... Walaupun itu berarti, kamu akan membenciku... 」
「Omake - 完」
Wina: Bagian dua dari Parade Update XD
? : "Parade Update"?
Wina: Ah, karena kedengaran lucu, kan?
? : ... *beralih ke fic-nya* Lagi-lagi OC, ya...
Wina: Err, ya, maaf... Eh- Kenapa tiba-tiba mengalihkan pembicaraan?
? : Kita tidak perlu membalas review, jadi kenapa tidak menutupnya sekarang?
Wina: Uh, Okay...?
Sekian~
Terima kasih sudah membaca sampai akhir.
Seperti biasa, saya minta maaf atas segala typo, OOC, dan kesalahan-kesalahan lainnya...
Jika bersedia, silahkan meninggalkan review
Sampai jumpa di Chapter selanjutnya~
