Our High School Love Story

Warning: YAOI, FLUFF, crack pair, gaje, typo, EYD berantakan, bahasa tidak baku, etc

Main Pair: KRISHO ^^ cameo: EXO

Disclaimer: Idea and story ARE MINE, no plagiarism is allowed.

#Promosi: bagi yang suka Krisho moment, author buatkan one-shot "Our High School Love Story Valentine Version", baca terus review ya buingbuing* ^^ (sedih ah author kalo reviewnya dikit -_-")

besok/lusa author baru update chapter 6 nya " Sorry Joonmyeon , but I Love You" ya :)

# don't be a silent reader please ^^ #

^^~Happy reading~^^

CHAPTER 4

Awan yang sudah mulai berwarna kelabu pertanda malam akan segera tiba. Sepasang manusia itu akhirnya berjalan keluar dari gedung sekolah SM dengan tangan yang masih setia bertaut satu sama lain. Mereka hendak melangkahkan kakinya menuju tempat parkir siswa dimana pemuda blonde itu meletakkan sepeda motor Harley Davidson nya.

" Kriss~"

" hmm?" Kris memakai helm hitamnya lalu mulai menstarter kendaraan kesayangannya.

" Aku lapar, kita pergi makan malam yuk" ajak namja mungil tersebut ketika Kris memberikan sebuah helm untuknya.

" Boleh juga, kau mau makan apa chagi?" Suho terlihat menimang-nimang, memikirkan opsi makanan yang restorannya paling dekat dengan sekolahnya. Perutnya sedari tadi sudah berbunyi nyaring akibat energinya yang terkuras sia-sia untuk membersihkan kolam renang sekolahnya tadi sore.

" uuhh.. aku ingin makan chinese food saja."

" Baiklah, kita ke restoran yang berada di sebelah jembatan penyeberangan saja gimana?" ia membantu Suho memakaikan helm miliknya, wajah namjachingunya sekarang terlihat makin imut ketika menganggukan kepalanya dengan helm kebesarannya yang agak berat.

" Krisss~" panggilnya sekali lagi ketika melihat Kris telah mendudukan tubuhnya pada sepeda motor tersebut. Ia berbalik ke belakang menatap namjachingunya yang masih menatapnya lekat dengan mata doenya tanpa berkedip, sedangkan Kris masih bingung dengan Suho yang masih belum naik ke jok penumpangnya.

" Gendong."

" haah?" otak Kris yang lemot masih belum dapat memproses permintaannya yang terdengar aneh.

" Gendongg~ aku tidak bisa naikkk" ujarnya dengan menahan malu, tapi mau bagaimana lagi, kakinya yang pendek sungguh berbeda dengan kaki jenjang Kris yang dengan mudahnya menaiki motor raksasa tersebut.

pfftt! Kris mati-matian menahan tawa yang sebentar lagi akan meledak. Memang sepeda motor miliknya berukuran besar tetapi sebegitu kecilnya kah tubuh kekasihnya sampai-sampai ia tidak mampu menaiki motor sendiri.

" huahahaha! siapa suruh kau pendek sekaliii!" Suho hanya mampu mempoutkan bibirnya sebal, Kris masih saja selalu suka menggodanya dengan menyebutnya pendek, kerdil, kecil dan sebagainya.

Akhirnya tawanya harus dihentikan juga ketika Suho menendang betisnya dengan agak keras, meski tak berefek sama sekali mengingat kaki pemuda blonde tersebut yang sekeras batu.

" Tauk ah, kau menyebalkan Kris Wu, aku pulang sendiri saja." Suho melancarkan aksi ngambeknya, hendak berpaling dari hadapan namjachingunya.

Berterima kasihlah pada reflek tubuh Kris yang langsung menahan tangan kecil pemuda tersebut dengan sebelah tangannya dan sebelahnya lagi digunakannya untuk menggendong tubuh ringan Suho, membantu dirinya menduduki jok belakang.

" Jangan marah lagi donk chagi, aku traktir deh makan malamnya." Mulut monyong khas Suho masih setia melekat di wajah cantiknya sehingga menggoda Kris untuk mencium bibir tipisnya beberapa detik.

" yaa! Kebiasaan!" ia langsung melancarkan pukulan-pukulan ke punggung Kris pelan, berusaha untuk menutupi rasa malu yang menderanya. Hilang sudah rasa sebal yang melanda hatinya.

Belum lagi rasa malu itu menghilang, sekarang Kris malah menuntut kedua tangannya melingkari perut berotot miliknya. Suho merasakan betapa kuat dan kekarnya perut milik Kris dan seketika itu juga pikirannya kembali melayang pada saat dimana tubuh topless Kris yang berkeringat mendekap tubuh miliknya.

" aniya! aniya! aniyaa! Sadarlah Suho!" jeritnya dalam hati, mengusir segala pikiran aneh yang berhubungan dengan tubuh namjachingunya.

" Pegangan yang erat ya chagi~" Kris meremas kedua telapak tangan Suho sebentar sebelum menjalankan kendaraan mewahnya, menjauhkan mereka dari area sekolah SM.

"yahooww!" Kris membiarkan sepeda motornya melaju kencang di jalan raya.

" aaaa.. Krishh! jangan cepatt-cepattt! Yaa! Jeball! Aku takutt!" Kris bersmirk kegirangan ketika Suho mengeratkan pelukannya pada tubuhnya dan membenamkan mukanya ke pundaknya yang lebar, ia memang berencana untuk menakuti namjachingunya dengan sengaja mempercepat speed kendaraannya. Ada kepuasan tersendiri yang dicapainya ketika ia merasakan tubuh hangat Suho menempel erat di punggungnya.

Suho sama sekali tidak menyadari mereka berdua telah sampai di tempat tujuan, namjachingunya telah memarkirkan sepeda motornya tepat di depan restoran tersebut namun pemuda manis itu masih enggan melepaskan tautan tangannya pada perutnya, setia mencekram erat seragam depan Kris hingga sedikit kusut.

" ehem! Suho chagi~ kita sudah sampai" perlahan Suho membuka matanya, rupanya kendaraannya telah lama berhenti pikirnya. Tangan Suho akhirnya terlepas juga dari seragam pemuda chinese tersebut. Meski muka Kris datar saja, tetapi di dalam hatinya ia menelan kekecewaan saat tubuhnya tak lagi merasakan kulit mulus sang kekasih.

"yaa! Dasar jahat! Aku kan takut pabbo!" Suho tahu namjachingunya mengusilinya lagi kembali memukul pundak dan lengan Kris.

Ia hanya membalasnya dengan kekehan lalu tak lupa juga untuk menurunkan tubuh pacarnya hingga kedua kakinya menapak tanah. Sebelum ia dihadiahi pukulan lebih lanjut, Kris segera menarik lengan kecil namja tersebut memasuki restoran. Mereka memesan beberapa menu makanan seperti jajjangmyeon, tze chuan la mien, honey sauce chicken, serta mango pudding sebagai makanan penutup.

Kris terlihat sedang menatap pemuda mungil di hadapannya yang lagi menikmati mango puddingnya dengan mulut penuh. Pipinya yang menggembung menambah keimutannya dan Kris benar-benar berusaha menahan diri untuk tidak mencubit pipi mulusnya bila tak ingin tangannya memar terkena pukulan bertubi-tubi dari namjachingunya.

" Apa setiap kali cara makanmu selalu begitu?" akhirnya runtuh juga pertahanan Kris, ia menghalalkan segala cara untuk menyentuh wajah malaikat di hadapannya.

" hah? Apa cara makanku salah? Aneh ya?" Tanya Suho balik dengan menunjukkan wajah polosnya. Oh tak tahukah kau Kim Suho, tubuhmu akan menjadi santapan malam bagi Kris Wu #plak

" Aniya, tapi di sudut bibirmu ada sesuatu" dengan modusnya Kris menangkap pipi chubby Suho dengan sebelah tangannya dan mengusap ujung bibirnya dengan ibu jarinya, dimana benda kekuningan yang kenyal tersebut menempel (pudding saja ribet amat!). Dengan santainya, ia memasukkan sisa makanan tersebut ke mulutnya, dijilatnya perlahan ibu jarinya tersebut sengaja mempertontonkan aksinya saat Suho menatapnya dengan watados nya.

" manis sekali, walau aku lebih menyukai manisnya bibir merahmu." Gombalan Kris dengan suksesnya membuat wajah Suho memerah sempurna. Ia dengan mudahnya mengotori pikiran polos namjachingunya dalam waktu sehari saja. Suho tidak dapat membalas perkataan namja blonde di hadapannya, lidahnya mendadak kelu dan terdiam seribu bahasa. Kris tertawa kesenangan di dalam hatinya mendapat reaksi polos dari pemuda manis tersebut.

" Chagiii~" suara lembut Kris membuat bulu kuduk Suho meremang

" m..mwoo?" perlahan wajah Kris mulai mendekat ke arahnya, ia hanya dapat menelan salivanya dengan susah payah menatap wajah tampan namjachingunya yang hanya beberapa centimeter dari hadapannya.

" Aku ingin lebih~" Kris mengambil buku menu makanan yang masih tergeletak rapi di meja makan lalu menaikkannya, ukuran besar buku tersebut menutupi keseluruhan wajah mereka.

Tak menyia-nyiakan kesempatan, Kris dengan sigap menekan bibir tebalnya pada bibir tipis namjachingunya. Ia meletakkan sebelah tangannya ke tengkuk Suho, berupaya menarik tubuhnya mendekat ke arahnya, memperdalam ciuman mereka. Kali ini, Kris takkan mengulangi kesalahannya lagi, ia segera menjilat bibir plum tersebut lalu memasukkan lidahnya ke mulut Suho. Pemuda manis itu hanya mampu membiarkan Kris mendominasi permainannya, membiarkan lidahnya bebas bergerilya di dalam gua hangatnya. Tubuhnya mulai melemas merasakan sensasi yang pertama kali diterimanya, sepertinya Kris benar-benar telah berkuasa penuh atas tubuh miliknya. Setelah Kris puas menghisap madu yang disuguhkan kepadanya, ia pun melepaskan tautan bibir mereka.

" bagaimana rasanya?" Kris puas melihat wajah namjachingunya yang agak berantakan akibat perbuatannya, menampilkan kedua matanya yang sayu, bibir yang agak membengkak, mukanya yang merona serta seluruh tubuhnya yang agak bergetar. Oh, jangan lupakan bekas kissmark di leher yang ditandainya tadi sore.

" umm.. umm.. aku.. tidak yakin" otak Suho masih brainfreeze, tidak mampu menganalisa hal yang telah dilakukan Kris padanya.

" kau menyukainya?" Suho hanya mampu menganggukkan kepalanya pelan, sedikit malu menyadari perbuatan mereka di depan umum.

" ngg.. rasanya seperti mango pudding yang kumakan tadi." Aku Suho.

Aneh memang, ciuman pertama yang didapatnya dengan Kris berasakan vanilla, sedangkan sekarang malah terasa seperti mango, tetapi apapun rasanya ia mengakui dirinya amat menyukai kedua ciuman manis tersebut. Bukan, tepatnya ia menyukai segala sentuhan lembut di bibirnya yang dengan mudah meluluhkan hatinya, selama ia melakukannya dengan pemuda chinese yang sekarang berada di hadapannya.

" pfftt! Jawaban apa ituu?!" Kris ngakak di dalam hatinya.

Kejujurannya benar-benar membuat Kris ingin kembali mengerjainya. Namjachingunya yang satu ini benar-benar harus belajar banyak untuk menjadi kekasihnya, ckckck.. bagaimana pun juga ia terlalu polos.

" tapi kau curang Kris, kau sudah menciumku empat kali hari ini" protes Suho tidak terima.

" kau tidak suka chagi~?"

" eh.. umm.. bukannya begitu Kris." Pemuda manis itu langsung salah tingkah melihat raut wajah Kris yang sengaja ditekuk, menunjukkan ekspresi sedihnya.

Suho mengakui kehebatan Kris yang mampu membuat dirinya terbuai, tetapi ia tak mungkin bisa bertahan bila namjachingunya terus menggodanya tanpa henti setiap mereka bertemu muka.

" Chagi ya~ aku ingin bisa menciummu tiap hari dan bermesraan denganmu kapanpun yang kumau, itu menandakan betapa aku menyukaimu."

" ahh.. ye" Suho tak tahu harus menjawab apa sekarang, ia yang dengan pemikiran simplenya mempercayai Kris yang serius mencintainya takut dengan lontaran kata-kata yang salah dari mulutnya sehingga dapat melukai hati pemuda tersebut.

" kau juga menyukaiku seperti aku menyukaimu kan?"

" nee… tentu saja Kris… nado saranghae" kata terakhir ini murni dari lubuk hati Suho, bukan sebuah taktik yang dipegang teguh pada awalnya.

Kris memang lihai dalam bermain kata, dengan mudahnya namjachingunya terjebak ke dalam permainannya. Ia memiliki taktiknya tersendiri untuk berupaya merebut seluruh hati pemuda yang menarik hatinya tersebut dan Suho lama kelamaan pun mulai terjatuh ke dalam permainan kecil milik Kris tanpa ia sadari.

TBC~ (AIM at least 70-75 REVIEWS for FAST UPDATE)

Review again please (*0*)/ welcome new reviewers!

Gamshaaa buat reviewnyaaa ^^ hohho.. wahh chap 3 lalu banyak yang sukaa… author senenk :D mudah2an chap 4 ini readers puas juga bacanya.. maaf pendek, otak author masih mampet T.T

author senenk banget menonton exo showtime ep 12, banyak krisho momentnya! Readers uda nonton belumm? :P

########

Ada yang nanya author ini SD/SMP? jawabannya bukaannn~ (0/0) semuda itukah? author anak kuliahan XD mwehehe

Kenapa pakai bahasa alay? karena genrenya humor dan bertemakan sekolah, lebih asik aza pake bahasa alay daripada serius ^^, fanfic author yang lain ga alay koq…. #sekaliguspromosiKrisHo :p

Mau ganti rated nya jadi M ato tetap T? tergantung readers.. tapi jujur author merasa susah harus menghentikan aksi mereka mengingat ratednya kkk #plak

Dimanakah D.O Tao Xiumin? : character buat jaga-jaga saja yang mungkin bakal author keluarkan tergantung mood (?)

Cerita sampingan teman2 suho & kris? Itu juga tergantung ide & mood author. Karena ide author buat fanfic itu setengah-setengah.

Ada yang pengen author buatkan Kris cemburu. Readers mau ga kubuat cerita segitiga/segiempat disini? :p jadi bisa author keluarin ketiga anak EXO yang tersisa, mwehehe.. tenang aza terakhir2 juga Krisho akan author buatkan happy end :D Gimana?

Cerita sambungan fanfic ini sangat bergantung pada para reviewers ^^, gamshaaaaa~ #bow

gomawo juga reviewers dan readers yang mendoakan kelulusan author (^0^)/

Special Thanks to: chan yin mi, DragonAqua, chyu, YeBaek81, kazamatsu, pikachuu, PurpleKim, Titan18, LiezxoticVIP, xoxogirls, dirakyu, SungRaeYoo, esthiSipil, richsuo, byuncrackers, sayakanoicinoe, Deushiikyungie, Prince Hadhi ESP, diraLeeXiOh, yongchan, kikiikyujunmyun, jimae407203, rubikLuhan, aniaani47