Our High School Love Story
Warning: YAOI, FLUFF, crack pair, gaje, ngakak, typo, EYD berantakan, bahasa tidak baku, etc
Main Pair: KRISHO ^^ cameo: EXO
Disclaimer: Idea and story ARE MINE, no plagiarism is allowed.
#info: author sudah update chapter 6 nya " Sorry Joonmyeon , but I Love You" ingat dibaca terus di Review yahhh ^^ mwehehe! (wajib lol)
# don't be a silent reader please ^^ #
^^~Happy reading~^^
CHAPTER 5
4
Cuaca yang menyejukkan di malam hari sama sekali tak membuat kedua manusia itu mengigil kedinginan. Setelah selesai makan malam, Kris segera memarkir sepeda motornya atas permintaan kekasihnya di dekat Subway, ralat, atas ancaman kekasihnya bahwa ia akan mencakar wajah rupawannya bila ia menggunakan Harley Davidson nya sekali lagi, maka berakhirlah mereka berdua berkencan untuk yang pertama kalinya dengan menggunakan kendaraan umum yang bernama Seoul Metropolitan Rapid Transit atau biasa sering dipanggil sebagai MRT. Sepasang kekasih itu terlihat sedang mengantri dengan sabar untuk menggunakan Cyber Station Map.
" chagi ya~ mesin apaan sih ini?" Tanya pemuda chinese itu terbengong-bengong saat Suho mulai menekan sebuah tombol di layar mesin tersebut.
" Omo Kris! Jangan bilang ini pertama kalinya kau menggunakan MRT" Suho menatap namjachingunya dengan tatapan tak percaya. Cmon! Siapa sih yang tak pernah menaiki kendaraan umum ini di Seoul, bahkan di China pun terdapat banyak stasiun MRT, LRT, monorail atau apalah itu.
" Ya iyalah ini yang pertama, biasanya kemana-mana juga aku diantar supir pribadi atau ngendarain sepeda motor sendiri" Suho makin ternganga mendengar jawaban jujur yang keluar dari mulut Kris. Meski ia tahu semua siswa siswi yang bersekolah di sekolah menengah SM itu kaya raya, tapi tidak ampe segitu hebohnya kali sampai-sampai tak pernah mengendarai kendaraan umum.
" Kuajarin deh nanti, kita mau kemana dulu nih?" Kris menatap map touchscreen tersebut lekat. Di cuaca yang bersahabat seperti ini paling enak untuk sekedar berjalan-jalan bersama kekasih di malam hari, sekaligus mereleksasikan tubuh dan menyegarkan pikiran setelah aktifitas sekolah yang penat.
"umm.. di antara Yeouido park atau Marronnier park saja deh chagi"
" oke deh! Kita ke Yeouido park saja" Suho langsung menutup pembincangan, ia mengeluarkan sebuah card kuning dari dompet Burberry nya yang Kris yakini sebagai Card Reload Devices.
" Sini Kris aku ajarin! Pertama scan cardnya, kedua pilih bahasanya, lalu tekan titik keberangkatan dan tempat yang hendak dituju dari layar tersebut. Kalau dari sini mau ke Yeouido pakai Seoul Subway Line 5 saja, rute ini yang paling dekat soalnya, kemudian kita pilih two-way journey. Terakhir tulis kwantiti yang perlu diisi lalu tekan tombol enter" Suho tanpa ragu menekan tombol yes pada layar touchscreen di hadapannya. Keluarlah sebuah card berwarna kuning keemasan dari mesin tersebut, sedangkan Kris masih diam mematung melihat kecanggihan sebuah Cyber Station Map.
" uwooow, daebak!" pemuda jangkung tersebut bertepuk tangan ria sedangkan Suho sweat drop melihat kelakuan namjachingunya yang entah kenapa OOC banget dari tadi.
" Sudah! jangan lihat mesinnya kelamaan, masih banyak orang yang lagi antri tuh." Ditariknya paksa blazer seragam namjachingunya menjauhi area tersebut, ia merasa malu sekali melihat banyak orang asing yang melirik bahkan menertawakan mereka.
Mereka telah melalui security gate nya dan sekarang keduanya sedang berdiri bersisian menunggu kedatangan MRT di subway platform tersebut. Tak disangkanya, meski malam sudah sangat larut, kendaraan MRT tersebut masih dipenuhi oleh banyak orang dan mereka harus rela berdesak-desakan untuk masuk ke dalam.
" Chagi ya~ pegang tanganku yang erat ya" tanpa babibu lagi Kris langsung menarik erat tangan kanan Suho, tak ingin terpisah dengannya. Berterima kasihlah pada tubuh tinggi kokohnya yang dapat dengan mudahnya masuk ke dalam tanpa harus berdesakan lebih lanjut lagi. Tubuh mungil Suho pun tertarik masuk ke dalam dan tak sengaja menghantam punggung lebar kekasihnya karena didesak oleh para ahjussi dari belakang.
" Akh.. appo!" tangan mungilnya menggapai hidungnya yang mulai memerah dan mengusapnya pelan, sedikit meringis kesakitan karena wajahnya yang terlebih dahulu mendarat pada punggung atletis kekasihnya.
" Gwenchana?" Kris menariknya ke pelukan hangatnya lalu memposisikan tubuh mereka berdua ke pojokan, ia memenjarakan tubuh kecil namjachingunya dengan kedua tangan kekarnya guna untuk melindunginya dari desakan kasar penumpang yang telah berada di dalam. Kesempatan tersebut ia gunakan untuk mencium pelan hidung mancung Suho yang telah memerah sempurna.
" rasa sakit pergilah.. pergilah" ia lalu kembali mencium hidung mancung tersebut kedua kalinya, kali ini lebih lama. Pemuda manis itu terhenyak dengan tingkah mesra kekasihnya di depan umum.
" ya pabbo! Disini banyak orang tau" Suho mendorong dada bidang Kris pelan seraya menggerakan kepalanya ke kiri dan kanan untuk melihat apakah ada penumpang yang memergoki mereka, beruntunglah mereka karena sepertinya tidak ada seseorang pun yang sadar.
Keduanya tak bergeming, masih setia berdiri pada posisi yang sama hingga akhirnya Kris menyadari masih tertinggal satu bangku kosong yang tersedia. Ia segera mendudukan tubuhnya pada kursi tersebut, tak lupa juga dengan sigap ia menarik pemuda manis itu untuk duduk di pangkuannya.
" K…krisss" Suho yang terkaget untuk kedua kalinya tak tahu harus melakukan apa ketika Kris melingkarkan tangannya mesra ke lehernya dan menarik tubuh mungilnya mendekati dadanya. Kali ini terlihat jelas banyak pasang mata yang melirik ke arah pasangan sejoli tersebut.
" Kau tidak perlu malu chagi~ aku ingin memperlihatkan ke semua orang kalau kau itu adalah kekasih hatiku satu-satunya." Bisik Kris ke telinganya lalu tanpa malu memamerkan kemesraannya dengan mencium pipi chubby Suho yang berada tepat di sebelah wajahnya. Pemuda yang dicium tersebut hanya mampu membalikan tubuhnya sedikit untuk menyembunyikan wajah manisnya yang memerah ke ceruk leher namjachingunya dengan manja.
######KRISHO######
" Yeouido! Akhirnya kita sampaii jugaaaa!" jerit Suho kegirangan setelah MRT tersebut mengantarkan mereka ke taman tersebut.
Mereka sekarang sedang menyewa sebuah sepeda menelusuri sungai Han yang disinari oleh lampu-lampu jalan yang agak termaram. Kris yang mengayuh sedangkan pemuda mungil itu memeluk mesra perut namjachingunya dari belakang. Ia meletakkan sebelah pipinya ke punggung Kris, merasakan hangatnya pundak kekasihnya yang memberikannya rasa aman.
Pada saat itu merupakan musim semi, banyak cherry blossom berwarna-warni bermekaran pada sisi kiri kanan Yeouido park, menambah keindahannya meskipun hari sudah gelap. Tidak terdapat banyak orang di dalamnya mengingat hari itu adalah hari Senin, sehingga mereka dengan bebas berkeliaran dan bermesraan tanpa harus menahan diri.
" Wah! Sudah lama aku tak mengunjungi tempat ini, banyak yang sudah berubah ya" Kris mengekori namjachingunya dari belakang seraya mengambil beberapa photo menggunakan smartphonenya.
Tanpa Suho sadari, kekasihnya juga mengambil banyak foto candidnya yang sekarang sedang seru-serunya bermain air, tak ragu untuk kembali membasahi celana panjangnya dengan mencelupkan kedua kakinya ke dalam air. Suho terlihat sangat manis ketika ia menunjukkan senyum innocentnya yang selalu menawan hati seorang Kris.
" Yaa! Kriss! Cepat kemariiii… palli!" Kris hanya menuruti panggilan namjachingunya tanpa mengetahui niat jahat Suho.
Ketika tubuhnya mulai mendekati pinggiran sungai buatan tersebut, tangan kurus Suho tanpa aba-aba menariknya jatuh ke dalam air, membuat seragam Kris kembali basah kuyup untuk kedua kalinya hari itu sedangkan kekasihnya hanya dapat tertawa terbahak-bahak melihat wajah kaget Kris yang mupeng.
" Dasar anak nakalll! Awas yaaa!" Kris membalasnya dengan memercikkan air ke tubuh mungilnya, yang juga membasahi seragam dan rambut merahnya.
Tawa mereka yang membahana terdengar jelas ke seluruh penjuru taman, siapa pun yang melihatnya pasti akan iri dengan kemesraan mereka. Suho menyewa pistol air lalu menyemprotkannya ke arah pemuda jangkung yang sekarang sedang melarikan diri menuju air mancur raksasa yang terdapat di tengah taman.
" jangan kaburr Kriss~" pemuda berkulit susu itu mengejarnya ketika Kris sudah tiba duluan di bawah air mancur tersebut, Kris langsung memeluknya erat lalu menerbangkan tubuh mungilnya ke udara sambil berputar-putar begitu Suho menghampirinya, percikan air membasahi kedua tubuh mereka yang sudah basah karena mereka berdiri tepat di bawah air mancur.
" ahhh.. air mancurnya baguss banget!" tepat pada saat itu, laser berwarna-warni mulai menyinari air mancur tersebut, menambah moment harmonis bagi kedua insan tersebut.
Suho yang masih terangkat ke udara oleh namjachingunya seketika itu juga perlahan menatap wajah sempurna Kris yang berada di bawahnya, yang juga balas memandang wajah cantiknya lekat tanpa berkedip.
Sepertinya kedua namja tersebut mulai terbawa suasana romantis lalu perlahan Suho mendekatkan wajahnya ke wajah namjachingunya, kali ini dialah yang berinisiatif untuk mengecup bibir tebal pemuda chinese tersebut, dibelainya rahang Kris yang kokoh dengan kedua tangannya, merasakan betapa masculine nya tubuh yang dimiliki kekasihnya. Pemuda blonde itupun membalas ciuman basah yang diberikan Suho, entah sudah berapa menit berlalu namun keduanya masih enggan melepaskan ciuman tersebut, malah semakin memperdalam tautan bibir mereka. Pemuda mungil itu sekarang melingkarkan kedua kakinya pada pinggang Kris, sedangkan kedua tangan Kris merayap pada paha kanan dan pinggul namjachingunya. Keduanya sudah tak peduli lagi dengan kondisi mereka yang basah kuyup ataupun akan tertangkap basah karena berciuman di public area. Sekarang ini, Suho hanya ingin menikmati masa bahagianya bersama Kris, menikmati sebagaimana manisnya kencan pertama mereka.
######KRISHO######
Malam sudah menunjukkan pukul 10.35 p.m, sepasang kekasih tersebut tampak sedang menyantap hidangan snack malam mereka di atas rumput hijau, seraya menikmati tenangnya suara aliran sungai yang mengalir.
" Kriss~ aaaa" Suho memasukkan sepotong tteokbokki terakhir ke dalam mulut Kris yang dipesannya tadi.
" aaa~kenyangnyaaa~" keduanya membaringkan tubuh mereka yang masih basah ke rerumputan hijau tersebut setelah membersihkan bekas makanan mereka.
" ini sudah jam berapa Kris?" pemuda blonde itu mengambil ponselnya dan mengaktifkannya, terpampang dengan jelas waktu sudah menuju ke jam 11 malam.
" eer… chagi~ sepertinya kita tidak akan bisa pulang malam ini" Suho yang melihat ke layar smartphone Kris ikut-ikutan panik. Keduanya sepertinya telah melupakan bahwa subway line sudah tak lagi berfungsi di atas jam 10 malam.
" Waaa~ ini gawat! Kyuhyun saem akan menghukumku lagi."
Kris dan Suho memang bertempat tinggal di asrama milik SM, hanya saja Kris sebagai murid Siwon saem harus tinggal di blok B sedangkan dirinya di blok A. Mereka diharuskan untuk pulang ke asrama mereka sebelum jam 11 malam, karena itu curfew yang harus dipatuhi tiap siswa SM tanpa terkecuali.
" Kita pakai bus saja?"
" Andwaeyo~ bus juga sudah tak beroperasi lagi di atas jam 10 malam" balas Suho lalu mengacak rambut kemerahannya, ia sedikit menyesali permintaannya kepada namjachingunya untuk tidak membawa sepeda motornya kemari. Mereka juga tak mungkin berjalan kaki karena jarak asrama ke Yeouido park sungguh jauh.
" huff.. mau bagaimana lagi" Kris menarik pergelangan tangan Suho membantunya berdiri.
" kita mau kemana Kris?" pemuda manis itu hanya mengekori kekasihnya tanpa tau dimana ia akan dibawa pergi.
" kita harus mencari tempat tinggal malam ini.. bagaimana pun kita tak bisa pulang ke asrama chagi, dan tidak mungkin kita tidur di taman kan?" Suho hanya mengangguk polos tanpa merasakan tanda-tanda bahaya.
Berakhirlah kedua namja itu dalam sebuah ruangan di sebuah hotel dekat Yeouido Park tersebut. Suho baru selesai membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya dengan sebuah bathrobe putih yang menyelimuti tubuh putihnya yang basah. Kris yang sedang terduduk di lantai pun langsung tak mampu berkata-kata melihat betapa sexy namjachingunya yang baru selesai mandi tersebut.
" kenapa kau lihat aku sampai begitu? Pergi mandi sana, nanti kau sakit Kris" Suho yang tak mengerti arti tatapan lapar kekasihnya hanya membalasnya dengan tatapan polosnya. (Sudah author bilang juga dari chap 4 kau akan jadi santapan malam Kris Wu #plak #plak)
Kris bersmirk ria lalu mulai mendekatkan dirinya ke arah Suho yang mulai mundur ke belakang secara teratur, merasakan aura gelap disekeliling namjachingunya.
" y.. yaa..kris jangan kemariii…kau mau apa" pemuda manis itu mulai merasa ketakutan. Kemana perginya Kris Wu yang dari tadi bermanja-manja padanya.
" Setelah dipikir-pikir chagi~ mungkin aku akan pergi mandi setelah memakanmu terlebih dahulu" pemuda blonde itu menjilati bibir bawahnya perlahan, dibukanya satu per satu kancing seragamnya serta menanggalkan blazernya, menampakkan tubuh atletisnya yang ber-abs.
Meskipun Suho sama sekali tak mengerti arti kata "memakan" yang menurutnya ambigu tetapi bagaimanapun juga ia pasti tersentak kaget bila kekasihnya tiba-tiba menanggalkan pakaiannya sehingga tak sengaja menjatuhkan dirinya di atas kasur hotel tersebut. Kris yang tak menyia-nyiakan kesempatan pun langsung menerjang tubuh mungilnya. Sekarang tubuh kekarnya berada di atas kekasihnya dengan kedua tangannya menjebak Suho sehingga tak bisa memberontak dari kekangannya.
" K..Kris.. kau mau apa? Kauu.. menakutkan Kris" okay, Suho benar-benar ketakutan sekarang, tangannya mencekram erat ujung bathrobenya.
" Hmm.. hanya melakukan sesuatu yang menyenangkan.. chagi~" dengan cepat Kris kembali melumat bibir tipisnya untuk kesekian kalinya hari itu. Suho yang tak mampu berbuat apa-apa hanya mampu membiarkan namja yang berada di atasnya melakukan hal yang ia inginkan kepadanya. Saat Kris merasa namjachingunya sudah mulai terbuai dengan sentuhannya, tangan nakalnya mulai melepas tali bathrobe tersebut, memperlihatkan kulit mulus kekasihnya.
" chagii ya~ kau benar-benar cantik sekali malam ini" bisik Kris tepat di telinga Suho yang langsung membuatnya merona manis. Lidahnya mulai bergerilya di bahu putihnya, lagi-lagi memberikan banyak tanda kemerahan pada namjachingunya.
Baru saja Kris hendak melanjutkan aktifitas panas mereka ke jenjang berikutnya, smartphone Suho yang berada di dalam tasnya pun berbunyi nyaring, menyadarkan pemuda cantik tersebut dari mimpi manisnya.
" horeee! Aku selamatttt!" nangisnya dalam hati.
Tanpa memperdulikan tatapan tajam Kris, Suho dengan segera mendorong dadanya menjauhkan tubuh jangkung tersebut darinya dan segera mengambil smartphonenya yang menunjukkan adanya telepon masuk dari para sahabatnya.
" annyong Lulu"
" Yaaa! Kemana saja kau? Kyuhyun saem sekarang marah besar saat tahu kau belum pulanggg" terdengar amukan Luhan dari seberang sana sehingga Suho harus menjauhkan alat komunikasi tersebut dari telinganya. Jari mungilnya segera menekan tombol loudspeaker.
" eer… sekarang aku lagi bersama Kris"
" cieee.. yang lagi kencan berdua" sekarang malah Jongdae yang menggoda, untuk sekedar informasi Jongdae adalah teman se-roomate Luhan juga.
" kami sekarang tidak bisa pulang Lu, chen" Suho frustasi mengingat besok dia akan diberi hukuman berat oleh guru evil tersebut.
"kenapa tidak bisa?"
" karena subway sudah tutup, bus juga sudah tidak lewat" tunggu, loh? kok sepertinya ada yang kelupaan deh pikirnya
"…"
"Lu..chen.. kau masih di sana?" Suho mengira sambungan teleponnya telah terputus tapi layar smartphonenya masih tertulis "connect"
" Ho…"
" ye?"
" kenapa kalian ga pake taxi saja?"
~KRIK~
" asdfghjkl! Kenapa sama sekali ga kepikirannn?!" jerit Suho tanpa sadar membanting handphonenya ke lantai.
" kim jongdaeeeeee! Setelah ini kau akan mati ditanganku" Kris begitu membenci manusia unta yang menyebalkan tersebut mengingatnya yang sudah merusak kebahagiannya dua kali hari ini.
" yeyyy! Kita bisa pulang Kris" Suho segera membalikkan tubuhnya ke arah namjachingunya setelah men-disconnect-kan sambungan teleponnya.
" masih belummm"
" ehh?"
" kau tidak akan pulang sebelum menuntaskan masalah kita yang satu ini" lalu diterkamnya kembali tubuh mungilnya.
" hajimmmmaaaaaaaaaaaa! Eommaaaaaa~T.T"
######KRISHO######
" yaaa! Kemanaa sajaa kalian eohhh?! Dan kenapa kalian basah kuyup seperti ini?" suara Kyuhyun saem menggelegar di seluruh bangunan asrama tersebut. Sedangkan kedua makhluk tersebut hanya mampu menundukkan kepala mereka dalam-dalam. Mereka pulang ke dorm mereka sekitar jam 1 pagi, hanya merekalah yang tahu apa yang dilakukannya semalam.
"omo! Kris apa yang kau lakukan terhadap anak didikku yang unyuu ini hah?" Kyuhyun saem langsung sewot melihat begitu banyak bercak merah di leher putih Suho.
" what? Ada apa? uwwooow! Suhoo ku yang poloss udaaa dewasa" Chanyeol terlalu kegirangan sampai-sampai mengoyang tubuh kurus Luhan yang berada di sampingnya hingga pusing.
"ehh! Jangan merusak baby Joonku yang polos ini donk, jauh-jauh sana naga pervert" Jongdae langsung memeluk sahabatnya dengan sengaja di hadapan Kris.
" yaaaa…. Suho ini milikku, lepaskan tanganmu darinya" amarah Kris terhadap Jongdae yang masih belum reda sehingga ia langsung menarik sebelah tangan Suho sedangkan sebelahnya lagi ditarik oleh diva tersebut.
" ehemm.. kalian sebenarnya dari mana sih?" Luhan memberhentikan aktivitas tarik tambang yang dilakukan kedua manusia bodoh itu.
" umm.. kami dari ho..hotel" Suho mengaruk kepalanya dengan malu-malu kucing
" MWOOOOOO?! HOTELLL?!" jerit ketiga temannya bersamaan plus Kyuhyun saem yang membatu mendengarnya.
" Selamat tinggal temankuuu yang polosss" dengan lebaynya Jongdae bermandikan air mata, berduka atas hilangnya keperjakaan sahabatnya.
" Kris Wu Yi Fan! You areee deadddddd!" dan sebelum Jongdae berhasil dibunuh malam itu, Kris sudah terlebih dahulu dibunuh oleh guru tetangga sebelah yang evil.
END ( LOL )
TBC~ (AIM at least 95-100 REVIEWS for FAST UPDATE)
Review again ne (0_0)/ welcome new reviewers!
Gamshaaa buat reviewnyaaa ^^ hohho.. author senank masih banyak readers yang masih mau review mengingat chap 4 lalu bagi author kurang memuaskan gara2 mood kelam author..mian2x.. kali ini author updet kilat chap 5 moment Krisho semua. Huahhaaaa.. bagaimana? Makin diabeteskah?
Special Thanks to: steph, hae15, yongsuho77, , nonabaozi, diraLeeXiOh, byuncrackers, LiezxoticVIP, Prince Hadhi ESP, Titan18, jimae407203, Deushiikyungie, esthiSipil, rubikLuhan, xoxogirls, jung Eunhee, junmyunyifan, & kikiikyujunmyun(yang uda perhatian banget sama author^^ #hug).
#######
kenapa masih banyak reviewers yang nanya author soal Kris? Omg tidak nyambungkah chap 3 sama chap 4 nya? 0.0..miann~ baca ngulang chap 3 nya deh kalo gitu part Kris' class, beneran ngga nyambung nih? ._. huweee
tenang aza Kris ga bakal nyakitin Suho koq.. heheee.. tapi dia emang dasarnya aza playboy ^^
terus yang soal rated T ato M.. banyakan minta rated M tapi kasihan sih sama readers yang masi bawah umur, ya ga? Jadi author buad setengah2 deh.. nyerempet2 ke M gitu.. haha
Menurut voting juga lbh banyak readers pengen author masukan orang ke 3, tapi yang ini buat fun koq bukan buat stress bacanya, author akan usahain buat ngakak deh.. ehehehe.. #no bash
Yang nanya mau panggil author apa.. terserah sih, author umur 19 taon toh, masii unyuu kan? :p bebas deh mau manggil eonni, onesan, dongsaeng, sunbae, bla3x.. Asal jangan panggil author ahjumma aza #plak mwehehee
