Our High School Love Story
Warning: YAOI, FLUFF, crack pair, gaje, ngakak, typo, EYD berantakan, bahasa tidak baku, etc
Rated: M! maafkan author yang nista ini T.T
Main Pair: KRISHO ^^ cameo: EXO
Disclaimer: Idea and story ARE MINE, no plagiarism is allowed.
#info: author uda update chapter 7 " Sorry Joonmyeon, but I Love You" ingat di Review yahhh ^^ harus :p
# don't be a silent reader please ^^ #
^^~Happy reading~^^
CHAPTER 6
Keempat anak muda terlihat sedang memacu kakinya pada selasa pagi itu, jam sudah menunjukkan tepat pukul 7 pagi namun mereka masih dalam perjalanan menuju sekolah menengahnya. Jarak antara asrama dengan sekolahnya memang tak begitu dekat hingga mereka memerlukan waktu kurang lebih 15 menit untuk mencapainya. Donghae saem yang ditugaskan sebagai ketua kedisiplinan mulai menutup pintu gerbang sekolah menengah SM tersebut tepat saat bel tanda masuk berbunyi. Beberapa detik setelah gerbang tersebut benar-benar tertutup, barulah muncul batang hidung keempat murid yang telat tersebut.
" omoooo! Kita benar-benar…. sudah terlambat" Luhan langsung berhenti sambil ngos-ngosan yang diikuti oleh ketiga orang lainnya, mereka berdiri agak jauh dari gerbang supaya tak ketahuan oleh Donghae saem karena keterlambatan mereka.
" Sekarang kita pakai jalan memutar, kita panjat dinding belakang sekolah saja" Chanyeol, namja yang paling tinggi diantara mereka mengusulkan.
" kau yah pasti bisa Yeol, mentang-mentang elu kayak tiang listrik, tapi gimana nasib kita bertigaaa? -_-" kali ini Jongdae dengan trollnya memukul kepala happy virus.
" nanti aku duluan manjat terus ngangkat kalian dari atas deh" ia menunjukkan cengiran khasnya yang menampakkan deretan gigi putih bersinar sunlight #ehh.
Ketiga makhluk mungil itu hanya bisa mengekorinya dari belakang, dengan mengendap-endap tentunya agar tidak ketahuan gurunya. Setelah mereka sampai di belakang sekolah, Chanyeol dengan mudahnya memanjat dinding yang tingginya 3 meter itu lalu duduk diatasnya untuk memudahkannya membantu ketiga sahabatnya mulai dari Luhan, Suho dan yang terakhir Jongdae.
" yaaa! Murid nakallll! Jangan harap kalian bisa melarikan diri darikuu!" tiba-tiba Donghae saem muncul dari belakang mengkagetkan keempatnya, mereka menatap tanpa berkedip iblis yang sedang memegang rotan panjang dengan aura-aura gelap di sekelilingnyssa.
~Glek~
"ketahuan deh"
Sebelum keempat sekawan tersebut sempat kabur, mereka sudah terlebih dahulu diseret pasrah ke lapangan, guru-guru SM memang evil semua.
" berdiri dengan satu kaki diatas, kedua tangan di telinga" keempatnya langsung mematuhi instruksi yang diberikan Donghae saem kepadanya dengan terpaksa, siapa sih yang mau berdiri berpanas-panasan di lapangan sekolah seperti ini selama satu pelajaran penuh.
" Berdiri yang benar, terutama kau Kim Suho!" dipukulnya pantat teposnya dengan rotan panjangnya hingga ia memekik terkaget. Sepertinya seluruh guru di sekolah SM ini langsung mengingat kebandelannya semalam yang pulang terlambat hingga menyusahkan para guru.
" Saem, kita jangan dihukum donk, gara-gara Suho nih kita jadi terlambat" Jongdae menunjukkan wajah memelasnya memohon ampun.
Memang benar Suho lah yang menyebabkan keterlambatan sahabatnya, mereka harus menunggunya yang berjalan pelan dan terseok-seok sambil memegang dinding jalanan padahal keempatnya sudah terlambat bangun pagi itu, yang juga berawal dari kesalahan pemuda berkulit susu tersebut karena semalam pulang pagi buta sehingga menyebabkan ketiga temannya kekurangan tidur. Sebagai sahabat yang baik, ketiga manusia yang kena getahnya mau tak mau harus rela dihukum juga.
" kamu sihh… sudah kubilang mandinya jangan terlalu lama" Luhan menyenggol pinggang manusia bebek di sampingnya ketika Donghae saem sudah fokus kepada siswa siswi lain yang juga terlambat.
" kok jadi aku sih, tuh Suho juga jalannya lama kayak kura-kura gitu" sewot Jongdae tidak terima dengan tuduhan tersebut.
" Yaa! kau ngga kasian sama dia apa, semalam sudah diperkosa sama naga mesum" bela Chanyeol menunjukkan sedikit simpatinya terhadap sahabatnya yang polos, ia tahu teman jangkungnya yang lain memang sangat liar di atas tempat tidur.
" Siapa yang diperkosa siapa?" Suho menunjukkan muka blank watadosnya, sama sekali tidak nyambung.
" yaaa kamuuuuuuu!" jerit ketiganya serempak
" haaah 0_0?"
"bukannya kau bersama Kris di hotel semalaman?" todong Jongdae.
" kau melakukan this and that dengan Kris kemarin kan?" potong Luhan
"apalagi bekas kissmark di lehermu juga" Chanyeol menambahkan bumbu penyedap rasa yang membuat Suho melabakkan menjawabnya.
" hufft.. begini nih ceritanya -_-" #jrengjreng #ratedMpundimulai
flashback 11.30 pm ( anak dibawah umur skip yang ini ya)
" kau tidak akan pulang sebelum menuntaskan masalah kita yang satu ini" lalu diterkamnya kembali tubuh mungil Suho kembali ke atas ranjang hotel tersebut.
" hajimmmmaaaaaaaaaaaa! Eommaaaaaa~ huweeeeee.. umpphhh" mati-matian Suho berusaha melepaskan diri dari tubuh jangkung di atasnya. Kris langsung menghisap dan menggigit bibir plum di bawah untuk meredakan jeritannya.
Tangan nakalnya mencengkram kedua dada pemuda mungil yang sudah terekpos jelas di hadapannya, dimainkannya kedua tonjolan coklat tersebut dengan mencubit, menarik dan memelintirnya hingga memerah.
"uhh.. ahh.. K..Kris gelii! Nghh.. Hentikaann aah~" tubuh Suho kelinjangan saat bibir tebal tersebut bertemu dengan nipplenya, lidah tak bertulangnya mulai bermain liar di atas dadanya, menjilat, menghisap lalu mengigit tonjolan kemerahan tersebut pelan. Pemuda polos yang pertama kalinya mendapat sensasi aneh tersebut hanya mampu mendesah kegelian ketika tangan kanan Kris mengelus-elus perut putih ber-absnya.
" yaa.. ahh.. pabbo. Henti..nggh~" Kris membubuhi kissmark di samping pusarnya seraya melepaskan underwear kuning Suho lalu dilemparnya ke atas keramik, setelahnya ia baru melepaskan celana panjang beserta dalaman miliknya.
" hoaaa.. Kris kau mau apa? Kita mau apa? Kenapa kau melepaskan pakaianmu dan pakaianku?" Suho dengan canggung menutupi daerah privatenya dengan kedua tangannya.
Ini pertama kalinya keseluruhan tubuh putihnya terekspos dengan jelas, ia berusaha memalingkan wajahnya sambil menutup matanya erat ketika melihat tubuh menggiurkan Kris yang tersuguh di hadapannya.
" chagi ya~ kau semakin menggodaku kalau bersikap imut seperti itu" bisik Kris di telinga kanannya lalu menjilat cuping telinga Suho yang membuatnya kembali terkikik geli.
" Su..sudahh! kita sebenarnya mau melakukan apa sihh?" Kris membalikkan tubuh Suho memunggunginya.
"melakukan hal yang sudah seharusnya dilakukan kepada kekasih" ia mengarahkan hartanya yang paling berharga ke bokong Suho.
" jangan bilang kau akan memasukan punyamu yang besar itu" pemuda manis itu menatap horror Kris yang sepertinya serius dengan perbuatan nista yang akan dilakukan terhadapnya.
" menurut video yadong yang kunonton semalam, pria kalau melakukan piip bersama pria harus lewat jalan belakang"
" kau menontonnyaaa?" Suho semakin membelalakkan matanya, namjachingunya benar-benar melakukan research aneh tersebut.
" tentu saja, demi untuk melakukannya denganmu chagi~"
" kau gila Kris, ogahh.. huweeee.. aku akan mati jika kau memasukkannya" namja blonde itu sekarang sudah menggesek-gesekkan miliknya ke holenya.
" ini akan nikmat, actor yang melakukannya saja mendesah kenikmatan"
Jujur saja, ini juga pertama kalinya Kris melakukannya dengan seorang namja, tentu sama sekali tidak tahu menahu letak perbedaannya bila ia melakukannya dengan yeoja sehingga melakukan kesalahan yang fatal.
~jleb~
"…."
" loh kok ngga bisa masuk yah?" Kris mencoba untuk yang kedua kalinya, ketiga, hingga keempat kali.
~jleb~
~jleb~
~jleb~
" yaaaaa! Lubangmu terlalu sempit nih chagiii!"
" kamu yang salahh! Punyamu tebal kayak gitu" balas Suho tidak terima.
~hening~
Kris yang merasa sangat tidak puas melebarkan kedua kaki namja manis itu dengan paksa.
" aargh! Ya pahakuuu sakittt krishh~!" tanpa babibu namja chinese itu langsung mencoba melesatkan miliknya ke hole kering Suho tanpa pemanasan terlebih dahulu ketika ia melihat lubang surga miliknya mulai agak terbuka karena kedua kakinya dilebarkan.
~jleb~
"yesss masuk!"
Suho yang terkaget menerima perlakuan namja tersebut pun reflek mengeratkan kedua kakinya dan dinding rektumnya dengan seerat-eratnya, berusaha mengeluarkan benda asing dari dalam tubuhnya.
~krek~
"aaarghhh! Appooo! Ini sakit sekalii! Jangan menjepitku keras begitu… aahhh~" Kris mencabut paksa miliknya yang agak membiru sambil mengaduh kesakitan.
"e..ehh.. sakit sekali yaa? Mian" Suho serba salah melihat namjachingunya yang sekarang sedang menutupi kemaluannya dengan kedua tangannya berusaha menahan sakit di bagian bawah tubuhnya.
"sshhh..s.. sudahlah aku tidak berniat melakukannya lagi denganmu" sepertinya naga pervert itu sudah kapok bersetubuh dengan Suho #rasakan
Demikianlah malam pertama mereka yang batal akibat research kurang mendalam dari seorang Kris Wu, sudah seharusnya ia membawa lube dan melakukan pemanasan terlebih dahulu.
" kalau begitu, aku masih perjaka donk yah? 0.0" sorak Suho kegirangan dalam hati
#####KRISHO######
"begitulah ceritanya" namja manis tersebut menyelesaikan kisah malam pertamanya yang dihadiahi tepuk tangan meriah dari ketiga sahabatnya, rupanya jalannya yang terseok-seok tadi dikarenakan kedua paha dalamnya yang sakit bukan bokongnya.
"uwooo.. maafkan aku yang sudah meragukan kepolosanmu" Jongdae kembali berlinang air mata untuk kebahagiaan sahabatnya yang rupanya belum terenggut kesuciannya.
"pertahankan keperjakaanmu nak Suho" entah datang dari mana, sekarang Donghae saem sudah berada di sampingnya sambil memukul pundaknya ikut-ikutan menyemangati.
"cuma kau yang bisa menghilangkan ke-pervert-an naga mesum itu"
Kris Wu's class
"hatsyiiiii"
" kau sudah demam Kris"
"aniyo.. sepertinya ada orang yang sedang membicarakanku.. hatzyiii!"
" benar kata Baekhyun, kau sudah terserang flu, lihat mukamu saja sudah merah seperti kepiting rebus" Kai bersuara pelan agar tidak menganggu kegiatan mengajar di kelasnya.
"uurghh.. karena evil saem tak berperikemanusiaan itu" Kris menaruh kepalanya ke atas meja sambil mengutuk-ngutuk Kyuhyun saem yang kemarin tega menghukumnya semalaman penuh meskipun ia masih memakai pakaiannya yang basah, hukuman itu jelas dikarenakan ulahnya yang menodai anak didik tercintanya.
" pftt! Makanya hilangkan kemesumanmu yang sudah tingkat akut itu, bisa-bisanya kau mengajak Suho ke hotel" Sehun menggelengkan kepalanya tidak percaya, mengajak pacar yang baru dipacarinya selama satu hari ke hotel itu kasus yang sangat luar binasa.
" kemesumanmu memang hampir setara dengan kkamjong, ckck.. jadi kau sudah menyelesaikan report permohonan maafmu belum?" tangan nakal Yixing menowel pundak lebar Kris dari belakang.
Pemuda blonde itu harus menjalani hukumannya menulis di 100 lembar kertas HVS " saya menyesal dan tidak akan lagi melakukan hal senonoh yang mencemarkan masa depan bangsa." Okay, itu terdengar sangat teramat alay. Salahkan kealayan Siwon saem yang menyuruhnya membuat report gaje tak bermutu tersebut demi untuk meringankan hukuman guru evil itu, Kris benar-benar perlu berterima kasih kepada wali kelasnya sehingga ia tak perlu diskors dari sekolah hingga beberapa hari mendatang.
" huff…sudah kukumpulkan tadi" jawabnya setengah hati. Hari ini moodnya benar-benar buruk, mengingat hukumannya yang masih sangat banyak, demam yang menyebabkan sekujur tubuhnya sakit, ia juga masih belum bertemu dengan malaikat kecilnya sejak tadi pagi. Baru kemarin malam ia berpisah dengannya namun sekarang saja dia sudah rindu berat pada Suho.
"jadi missionmu semalam sukses ato ngga?" Baekhyun kembali bertanya penasaran.
" Jangan tanya" Kris tambah bad mood mengingat malam pertamanya dengan Suho yang berakhir tragis kemarin.
"pasti gagal.. pstt psttt" bisik Kai pada Sehun yang terkikik geli melihat awan mendung di atas kepala duizhangnya. Suho benar-benar berbeda dari yeoja lainnya hingga dapat membuat seorang Kris begitu murka pikir mereka.
Kedua mata duizhang itu langsung terbuka lebar saat ia melihat pemuda yang dirindukannya di seberang sana dari kaca jendela kelasnya. Sepertinya pemuda manis itu sekarang disuruh berdiri di depan kelas s1, Kris sedikit menahan senyumnya melihat wajah bete Suho yang lagi-lagi melancarkan pout imutnya. Tentu saja namja tersebut sebal mengingat dirinya dihukum dua kali pagi ini.
" Saem! Aku lupa membawa buku" tiba-tiba pemuda jangkung itu berdiri sambil mengangkat sebelah tangannya mengundang perhatian Siwon saem yang sekarang sedang mengajar di depan kelas.
" Lalu kenapa tidak dari tadi kau mengatakannya, berdiri di depan kelas sana!"
" Yes!" muridnya yang satu ini memang kurang waras, malah kesenangan menerima hukuman dari wali kelasnya karena ia akhirnya dapat bertemu juga dengan namjachingunya pagi ini.
Sekolah menengah SM memang berbentuk "U', jadi kelas Suho terletak di utara sedangnya kelas miliknya di selatan, kedua kelas tersebut terpisah oleh jarak dan hanya terhubung dengan kaca bening. Kris sekarang berdiri tepat di depan kelasnya memandang jauh ke arah pemuda manis di hadapannya yang baru menyadari keberadannya.
Kris yang tadi sempat mengambil buku gambar a4 nya sebelum keluar kelas kemudian segera mencoret kertas putih tersebut dengan spidol, rupanya mereka berkomunikasi dengan menggunakan buku gambar.
Kita bicaranya seperti ini saja
Suho yang dapat membaca tulisan besar dari seberang sana pun langsung mengangguk angguk mengerti, meski agak kesusahan juga mengingat tulisan cakar ayam kekasihnya. Dikeluarkannya juga buku gambar miliknya dari dalam tas selempangnya.
Kenapa kau berdiri? Kau dihukum juga?
" aku rela dihukum asalkan bisa berlama-lama denganmu" goda Kris di dalam hatinya, entah hilang kemana awan mendung yang sedari tadi dibawanya, sekarang hatinya penuh dengan bunga bermekaran berwarna-warni.
Iya.. dihukum karena terlalu banyak melamun memikirkanmu, kamu?
Tentu saja Kris membohonginya sekaligus menggombalinya, ia tahu namjachingunya yang satu ini akan marah kepadanya bila ketahuan membolos kelas demi dirinya sedangkan Suho berusaha menahan senyumnya mati-matian membaca gombalan pasaran kekasihnya.
Kkk.. pabbo! :p ini sih hukumanku buat yang semalam
Kris ber-oh-ria, rupanya kyuhyun saem pun tidak pilih kasih menghukumnya padahal Suho merupakan anak didik favoritenya.
Pantesan Kyuhyun saem masih jomblo, evil kek gitu sih, kkkk
Mentang- mentang guru magnae tersebut tidak memperhatikan gerak geriknya, Kris dengan semena-mena merusak nama baik guru tetangganya yang sudah berusia 30an tahun itu sedangkan anak didiknya sekarang berusaha meredam tawanya saat membaca kata "jomblo", sepertinya mereka berdua harus menjadi mak comblang untuk mempertemukan guru evil itu dengan Siwon saem yang juga masih single.
Aku tidak melihatmu daritadi, kau kemana sih?
Terlambat (T_T) terus dihukum Donghae saem tadi
Pemuda chinese itu tersenyum melihat emoticon nangis yang digambarnya, sepertinya apapun yang Suho lakukan terlihat begitu imut di matanya. Terjawab juga rasa kerinduan yang menderanya dari tadi.
Pantesan hari ini kau lupa mengecat rambutmu, kau juga memakai kacamata.
Suho menarik sehelai rambutnya pelan, memang ia tidak sempat mewarnai rambut kesayangannya pagi ini, rambut hitamnya sekarang membingkai wajah imutnya berbeda dengan rambut merah yang diwarnainya kemarin, dua hari yang lalu ia juga mengecatnya hingga berwarna coklat muda.
Jelek ya huweee TAT ~ aku pakai kacamata pas pelajaran berlangsung saja kok
Aniyo.. kau selalu terlihat manis di mataku
~Blush~
Pemuda mungil itu paling tidak tahan bila digombali kedua kalinya oleh namjachingunya yang sedang menatap hangat dari kejauhan, ia hanya dapat berharap Kris tidak dapat melihat wajahnya yang sudah mulai memanas.
Nado Kris~ kau juga terlihat tampan di mataku.. saranghaeyo
Deg!
Kali ini giliran Kris yang kena checkmate. Entah kenapa hatinya sedikit berpacu membaca tulisan rapi Suho, tak pernah ia merasa sesenang ini sebelumnya ketika dipuji tampan.
Ya! Dia tahu dengan jelas bahwa dirinya tampan, ganteng, kece.. blah.. blah makanya dia bisa terkenal di sekolah ini, tetapi sensasi lembut yang diterimanya kali ini sangat berbeda, sensasi unik yang cuma dapat diberikan oleh sesosok namja manis yang sekarang menatapnya malu-malu dengan cara menutupi setengah mukanya yang memerah dengan buku gambarnya. Kris makin tidak tahan melihat kelakuan imut kekasihnya dari seberang, kalau saja Suho berada di dekatnya sekarang, sudah pasti ia akan melumat bibirnya lalu menerkamnya. Uupss! Kemesumanmu belum hilang Kris!
Belum sempat juga pemuda blonde itu membalas jawabannya, wali kelas mereka sudah lebih dulu memukul kepala pasangan itu dengan rotan.
" Yaaa! Kris Wu! Kim Suho! kalian aku keluarkan dari kelas bukan untuk berpacarannn! Keliling lapangan 10 kali sanaaaa!"
Berakhirlah sepasang manusia itu menjalankan hukuman mereka untuk yang kesekian kalinya pagi itu, sedangkan para teman-temannya dan fansnya menyoraki mereka yang sedang berlari di atas lapangan SM yang luasnya bukan main itu untuk memberikan semangat dari jendela kelas masing-masing.
" ckckck.. duizhang kalau segitu sukanya sama Suho kenapa ngga mau ngaku saja sih" Baekhyun mengomentari seraya melihat perjuangan kedua temannya dari jendela, terlihat dengan jelas wajah Kris yang berseri-seri saat kedua tangan Suho menarik belakang seragamnya berharap dapat memperlambat kecepatan larinya.
"entahlah.. Kris memang bodoh lebih mementingkan harga dirinya"
" tetapi Suho hebat ya, cuma dia satu-satunya orang yang bisa menjinakan Kris, HAHAHAHAA" perkataan Kai mendapat sambutan tawa meriah dari ketiga lainnya.
Dari sekian banyak siswa siswi yang menyoraki mereka terdapat satu namja yang melihat mereka dengan tatapan tidak senang.
" jangan melihat mereka seperti itu, kau tahu Kris sudah punya Suho kan?" Xiumin sahabat baiknya yang mengetahui pemuda yang satu ini memendam perasaan kepada namja blonde tersebut berusaha menghiburnya.
"hmmm" kedua mata hitamnya masih belum melepaskan bayangan kedua manusia di lapangan itu.
######KRISHO######
" Krisss…Krissss.. akhirnya kau bangun juga"
" uunghh.. aku dimana?" Kris mengedip-ngedipkan matanya beberapa kali melihat disekelilingnya adalah ruangan serba putih
" kau di UKS pabbo.. kenapa kau tidak bilang kau sakit eoh? Kau pingsan di lapangan tadi setelah selesai lari" todong Suho sewot, untunglah ada Donghae saem yang membantunya memapah tubuh tingginya. Ia sama sekali tidak menyadari kekasihnya sedang demam tinggi.
"eoh? Aku pingsan?" beo Kris dengan bengong.
" ya iyaalah.. kalau tidak bagaimana kau bisa disini." Suho sekarang mengambil obat demam dari kotak PKK yang terdapat di dalam ruangan tersebut.
"minumlah ini Kris, kau akan merasa lebih baik setelahnya" ia lalu menyodorkan tablet merah putih tersebut ke mulut namjachingunya, yang reflek ditutup rapat mulutnya.
" aku tidak suka makan obat" Kris merengek layaknya anak umur 5 tahun yang diberi obat, sekarang ia mati-matian menolak benda itu menjauh darinya.
" jangan manja Kris Wu, kalau kau tidak makan obat kau tidak bisa sembuh" Suho masih bersekukuh memaksa kekasihnya untuk meminum obat tersebut.
" aku akan minum, tapi ada syaratnya" Jreng! Kumat lagi otak yadongnya, padahal dirinya masih sakit juga.
"syarat? Apa itu?" pemuda manis itu mengedipkan kedua matanya imut kea rah kekasihnya.
" aku akan meminum obat tersebut tetapi melalui mu-lut-mu" Kris meletakkan ibu jarinya membelai bibir tipis kekasihnya dengan pelan. Suho sedikit merinding ketika jari lembut pemuda chinese itu mengusap bibirnya.
" bagaimana? Kau ingin aku sakit seperti ini karena tidak makan obatkah?" ia menunjukkan wajah memelasnya. Kris tahu dengan benar namjachingunya tak dapat menolak permintaannya.
" uu..uuhh… baiklah… kaa..kalii ini sa..ja" Suho dengan bergetar memasukkan tablet tersebut ke dalam mulutnya lalu meminum air mineral dari gelas yang dipegangnya sedari tadi. Perlahan ia menaikkan wajah tampan Kris yang otomatis membuka mulutnya kemudian menyalurkan obat tersebut ketika kedua bibir tersebut bertemu.
" su..sudah.." sebelum Suho sempat melepaskan bibirnya, Kris kembali menarik tengkuknya menahannya, menjilat bibir ranumnya dan membasahinya dengan saliva.
"ya..aa.. aku bisa tertular demammu kalau kau menciumku" pemuda cantik itu mendorong dada namjachingunya menolak sentuhan Kris.
" nado saranghae"
" ehh?" Suho mematu mendengar kata yang tiba-tiba dilontarkan dari mulut kekasihnya.
" jawaban yang tadi, aku belum menjawabnya" pemuda tersebut mencoba mengingat-ingat. Oh! Jawabannya atas pernyataan cintanya di buku gambar itu mendadak membuat wajah Suho memerah seperti tomat.
Kris membaringkan tubuhnya kembali ke atas kasur lalu menarik tubuh mungil kekasihnya untuk berbaring ke atasnya. Ia meletakkan kepala Suho tepat di atas dadanya, membuat pemuda manis itu terkesiap mendengar suara jantung Kris bergemuruh.
" Suho.. kau tahu.. hanya kau yang sanggup membuat jantungku berdetak kencang seperti ini" Kris mengambil salah satu tangan mungilnya lalu meletakkannya di dada kanannya.
Pemuda mungil tersebut sekarang menatapnya dengan pandangan sayu yang tak dapat diartikan. Kris mengusap penuh kasih sayang pipi namjachingunya yang ia rasa begitu lembut dan mulus.
"Aku menginginkanmu, aku sangat mencintaimu.. teruslah bersamaku" Kris mencium bibir tipis tersebut sekali lagi dengan lembut, tanpa melumat hanya menempelkannya. Kali ini Suho sama sekali tidak menolak, ia memejamkan matanya merasakan deru nafas Kris yang hangat menerpa wajahnya, ini pertama kalinya Suho merasakan ketulusan dalam ciuman tersebut, tautan bibir tanpa didasari niat jahat, ketulusan untuk menjalani hubungan baru.
TBC~ (AIM at least 130-140 REVIEWS for FAST UPDATE)
Review again ne (0_0)/ welcome new reviewers!
Uoooo! Reviewnya banyakkk kali chap lalu ampe 2 halaman lebih…. Author terharuu bangett T.T gomawo reviewersss! Muachh :* ! I'm back! Dengan cerita yang author mau ngga mau buat sedikit rated "M" … kyaahahah! Review again yaa? Yang banyak :D! Siapa yang kena jebak kemarin pikirin mereka NC-an sampai tuntas? hayoooo~ :p
Oh iyaa.. author mau menuai janji untuk buatin sequelnya " our high school love story valentine version" ada ide? xD kalau ada review donx di fanficnya.. bukan fanfic inii yahh…gomawoo :)
Special Thanks to: tehehe, wu yinmi, pikachuu, hae15, leeminji elf, DragonAqua, aniaani47, riyoung17, diraLeeXiOh, JoonnieMyeonnie, byuncrackers(suyanq), titan18, LayChen Love Love2(chap1), PhykaaS4MK, richsuo( gamsha :D), jimae407203, LiezxoticVIP, sayakanoicinoe, esthiSipil, PurpleKim(chap4), Izca RizcassieYJ, junmyunyifan(anakkuu! 0.0) , yongchan, SungRaeYoo, steph(chap4), krishoshipper(chap4 + sorry Joonmyeon chap1).
#######
author pusing kok ada yang nanya dah tamat yah ceritanya.. padahal author tulis "LOL" sama TBC juga #tepukjidat…
ada yang pengen author buatkan bagian Suho yang cemburu juga, adilnya keduanya author buatin cemburu okee… sah! (0.0)/
