Chapter 2
Lucky Bet
Naruto hanya milik Masashi Kishimoto-san
Banyak kekurangan dalan fict ini
OOC-Miss Typo-No bully
Maklum Newbie
"Heh , kamu itu percaya diri sekali Hi-na-ta-chan . Ada satu siswa yang menurutku tidak tertarik denganmu" Jawab Ino
"Siapa itu Ino ? Apakah dia kaya ? Tampan ? Berani ?" Balas Hinata
"Dia ituu... "
" ... si Uzumaki " Balas Ino
"Ya ya ya itu betul sekali " Tambah Sakura
"Heh betulkah ? Darimana kau tau itu Ino-chan ?"Tanya Hinata penasaran
"Tentu saja aku tau, semua murid di kelas kita juga tau, karena hanya si Uzumaki yang cuek padamu, bahkan dia sama sekali tidak tertarik padamu Hinata-chan." Jawab Ino dengan yakin
"Kalau begitu akan kubuat dia bersujud dan memohon kepadaku " Jawab Hinata dengan senyum kesombongannya yang manis .
"Heh percaya diri sekali kamu Hinata-chan, bagaimana kalu kita bertaruh ? Jika kamu bisa mendapatkannya dalam waktu 1 bulan, kami akan melakukan apapun yang kamu suruh selama 1 bulan." Tawar Ino
"Hah, hanya mendapaktan seseorang tidak susah untukku Ino-chan , Sakura- chan" Jawab Hinata dengan menyombongkan diri
"Baiklah, kalau begitu kita deal ?" Ucap Sakura dan Ino
"Deal " Jawab Hinata. Dan taruhan mereka pun dimulai
"Tapi tunggu dulu, Ino-chan, Sakura-chan. Si Uzumaki yang kau sebut itu siapa ?Aku tidak mengenalnya." Sambung Hinata
"Hah ? Kau itu Hinata-chan, teman sekelas sendiri tidak tahu. Dia itu yang tampan, rambutnya pirang, matanya biru sebiru lautan , dan duduk paling belakang di dekat jendala sendirian ." Jawab Ino
"Wajar saja dia duduk sendirian, dia itu miskin walaupun tampan ." Jawab Sakura .
"Hampir semua murid di KHS juga tidak mau berteman dengannya kecuali jendela." Sambung Sakura sambil tertawa .
"Iya, dan kudengar dia itu hanya tinggal dengan Ibunya, karena ayahnya tidak diketahui, dia juga memiliki seorang adik bernama Hana-chan."
'Oh, orang miskin yaa. Kalau hanya dia sih mudah aku mendapatkannya ' Kata Hinata dalam hati .
"Ino-chan kenapa kamu bisa tau sebanyak itu tentang si Uzumaki ini ?" Tanya Hinata bingung
"A-a- anoo, aku sempat suka dengannya pas awal masuk sekolah" Jawab Ino malu-malu
"Benarkah? Apakah kamu tidak bisa mendapatkannya Ino-chan ? Hahaha " Tanya Hinata dibarengi tawa jahatnya
"Huh? Bukan begitu Hinata-chan, aku hanya sudah tidak tertarik lagi dengannya, dia itu orangnya dingin sekali, apalagi terhadap wanita"
"Bilang saja kau tidak bisa mendapatkannya Ino-chan" Ledek Sakura
" Hei bisakah kalian minggir ? Kalian menghalangi jalan ku ! " Ujar seseorang dengan suara baritone, menghentikan kegiatan ketiga siswi tersebut. Ketiga siswi tersebut menoleh ke orang yang berbicara tersebut, yang tidak lain adalah Uzumaki Naruto
" Hey , bisakah kau sopan sedikit ? Kau tidak tau siapa aku , Uzumaki-baka ?" Jawab Hinata dengan nada marah .
" Huh, maaf Hyuga-san, aku tau siapa kamu, karena aku sekelas denganmu. Tapi, bisakah kau minggir ? Karena aku malas berurusan dengan orang kaya yang sombong sepertimu" Ucap Naruto dingin sambil berjalan membelah grup tersebut .
" Ahh " Hinata dan sahabatnya jatuh kesakitan karena ditabrak oleh Naruto. Kejadian tersebut terlihat oleh sahabat Hinata , yaitu Kiba.
"Kau kenapa Hinata-chan ?" Tanya Kiba
"Hah , Kiba-kun orang itu, si Uzumaki dia menabrakku sampai aku, Ino-chan, dan Sakura-chan jatuh " Jawab Hinata
"Berani sekali si Uzumaki itu, akan ku beri pelajaran dia " Ujar Kiba. "Kau tunggu di sini Hinata-chan aku ingin memberi dia pelajaran" Lanjut Kiba .
"Heu um, Arigato Kiba-kun" Jawab Hinata
"Itulah gunanya sahabat." Setelah itu Kiba langsung menghampiri pemuda pirang yang menabrak Hinata tadi.
"Hey kau Uzumaki, berhenti kau !" Teriak Kiba
Merasa dipanggil, Naruto menoleh ke asal suara tersebut. "Ya ada apa Inuzuka-san ?" Tanyanya.
Bruuaakkkk !
Naruto dipukul oleh Kiba
"Hey apa-apaan ini ?" Tanya Naruto bingung
"Kau apakan Hinata-chan ? Hah ?" Kiba balik bertanya
"Oh maksudmu Hyuga-san dan pengikutnya? Aku tidak apa-apakan mereka, aku hanya berjalan dan tak sengaja menabrak mereka karena mereka menghalangi jalanku." Jawab pemuda pirang tersebut dengan santai .
Kiba yang sudah emosi ingin menghajarnya lagi sebelum suara menghentikan kegiatan Kiba.
"Uzumaki Naruto, Inuzuka Kiba, kalian berdua ikut ke ruangan saya " Suara tersebut ternyata berasal dari seorang Wanita berambut pirang, berdada besar a.k.a Kepala sekolah KHS Senju Tsunade.
"Baik Tsunade-sama" Jawab mereka berdua
Skip
Di tempat Hinata
"Hey Hinata-chan, kenapa kau jahat sekali ? Padahal si Uzumaki itu hanya menabrak kita pelan, kau tidak perlu mengadukannya kepada Kiba-kun. Kasihan si Uzumaki itu" Ucap Ino.
"Iya benar Hinata-chan" Sakura setuju.
"Biarkan saja si Uzumaki itu, sudah miskin, sombong pula " Jawab Hinata
"Tapi kau seharusnya baik padanya Hinata-chan, kau ingat kan taruhanmu ? Bagaimana kamu menang jika kamu jahat padanya." Ujar Sakura
"Hei Sakura-baka, kenapa kau memberinya saran ? Kau ingin dia menang ?" Tanya Ino kesal
"Gomen Ino-pig, aku lupa hehe" Jawab Sakura
"Benar juga saranmu Sakura-chan, arigatou sarannya Sakura-chan, Berarti besok aku harus meminta maaf padanya. Dan kalian siap-siap lah menjadi budak ku selama sebulan, hehe" Ucap Hinata sambil tertawa
Skip
Di tempat Naruto
"Ini semua gara-gara mu Uzumaki, kita disuruh membersihkan toilet sekolah !" Ucap Kiba
"Kenapa jadi salahku? Kau yang memukulku tanpa sebab Inuzuka-san" Jawab Naruto
"Pokoknya aku tidak mau tau, kau saja yang membersihkan toilet sekolah, masa orang sepertiku membersihkan toilet. Dan ingat, jangan bicara dengan Kepala Sekolah soal ini." Ancam Kiba
"Baiklah " Jawab Naruto sambil menghela nafas. 'Kebiasaan orang kaya, tidak mau melakukan perintah hanya karna gengsi' Gumam Naruto dalam hati.
Bel sekolah sudah berbunyi, waktunya para murid untuk pulang. Di depan gerbang sekolah sudah ada 3 sahabat yang menunggu jemputannya.
"Ah itu dia jemputanku, nee Hinata-chan, Ino-chan aku duluan ya."
Ucap Sakura sambil melambaikan tangan
"Iya Sakura-chan hati-hati di jalan ya" Ucap Ino dan Hinata
"Nee Hinata-chan, kapan kau mau minta maaf dengan si Uzumaki tersebut?"
"Oh iya, aku hampir lupa Ino-chan, mungkin nanti." Jawab Hinata
"Oh itu jemputanku sudah datang di sebrang jalan , aku duluan ya Hinata-chan " Ucap Ino sambil berlari menyebrang jalan.
"Iya, Ino-chan "Jawab Hinata
Ino yang sedang menyebrang jalan, melambaikan tangan ke Hinata tanpa melihat lalu lintas dan ...
"Ino-chan awass !" Teriak Hinata
Brukkkk
