Park Jimin and Min Yoongi?

Yes, They Love each other.

.

.

.

btsyugar's story

.

.

Ini hari sabtu dan Jimin rasanya gelisah sekali karena dia tidak dapat menghubungi Yoongi. Dia kan mau minta maaf atas kejadian kemarin.

Mana ada orang yang baru pacaran langsung hilang kontak, kan?

Kalau kata informan terpercaya sih, Yoongi itu setiap sabtu akan berada di Taman Kota, bermain basket bersama sunbae lain dan sayangnya, cuma Yoongi yang berwajah manis dan bertubuh mungil hingga banyak yang menggoda Yoongi. Bukan hanya dari anak-anak Tim tapi juga orang-orang yang berada di taman.

JIMIN TIDAK TERIMA, BRO!

"Angkat hyung, pelit sekali!" Gerutu Jimin gemas. Dia ingin sekali minta maaf atau setidaknya, biarkan dia melihat wajah manis sang terkasih -muntah saja tidak apa- untuk waktu singkat. Dia sedang merindu.

Ugh, Jimin, tobat nak.

"Halo Jim?"

"Eh diangkat!" Seru Jimin girang lalu berdehem karena ia baru saja sadar telah kehilangan image pada kesan pertama di telpon. "Hyung?"

"Hm?"

'Duh, suara hyung lembut sekali seperti pantat bayi! Aku jadi meleleh~' inner Jimin membuat geli banyak nyamuk yang bertebaran disekitarnya.

"Hyung sedang apa? Sibuk tidak hyung? Kalau sibuk, bisa ditunda dulu tidak? Aku ingin ajak hyung kencan! Hyung mau?"

Diseberang sana, Yoongi sibuk menahan tawa karena gemas. Jimin bawel sekali,tapi dia lucu.

"Aku mau main basket sebentar lagi. Mau ikut?"

"Kencan di ring basket? Tidak seru kalau hyung mengabaikanku. Masa nanti aku di selingkuhi oleh bola bulat?"

"Kau kan bulat Jim." Canda Yoongi.

"Hyung jahat sekali~~" Rengek Jimin.

"Ya sudah, mau kencan dimana?"

"Hm, aku akan temani hyung main basket dulu lalu kita makan di cafe. Bagaimanapun aku tidak mungkin melarang hyung main basket kan?"

Jimin, sadar tidak kalau Yoongi tengah merona marah karena merasa sangat dihargai?

Oke, berhenti menjadi gentle.

"Bagaimana hyung? Aku jemput sekarang mau?"

"Boleh, tau rumahku?"

"Tau! Kan aku harus siap ketemu calon mertua kapan-kapan. Hehehe."

"Dasar. Ya sudah jemput tidak pakai lama atau aku akan pergi sendiri."

"Sip Hyungie! Aku matikan ya, sampai nanti."

Pipp..

.

.

.

Jimin sekali lagi berkaca lalu turun dari mobil hasil rengekan kepada sang Ayah. Untuk pemberitahuan saja, Jimin itu tidak terlalu pandai menyetir. Tadi saja, dia hampir menabrak tong sampah dan kucing saat di perjalanan. Untungnya dia pandai mengelak dan juga menyelamatkan mobil sang Ayah dari ancaman kehancuran serta tilangan polisi.

Tapi dia tidak mau kencannya buruk!

Ting tong...

Jimin menunggu dengan sabar hingga Yoongi membuka pintu diikuti sosok wanita setengah baya yang tersenyum lembut.

Karena hidup di keluarga yang mengutamakan sopan santun, Jimin langsung membungkuk hormat, menyapa ceria namun santun Ibu Yoongi. Ya, hitung-hitung biar dipandang sebagai anak yang baik lah.

"Selamat jam sepuluh bibi." Ibu Yoongi terkekeh lalu mencubit pipi Jimin.

"Pacar Yoongi?"

"Eh?" Jimin terlihat kaku, salah tingkah mendadak karena ketahuan.

"Iya bu, dia pacarku."

Duh Yoongi, Jimin sudah siap pingsan kapan saja itu, tolong diperhatikan.

"Tampan sekali, kalian mau kemana?"

"Mau kencan Bibi, hehehe. Boleh, Bi? Janji, tidak pulang sampai malam. Nanti kalau tidak percaya, Jimin bisa titipkan Kartu Siswa, jadi Bibi bisa mencari Jimin."

Ibu Yoongi tertawa, heran kenapa Jimin masih terlihat kekanakkan. "Boleh saja, tapi jangan ketempat yang tidak benar ya?" Jimin mengangguk cepat.

"Kau bawa mobil?" Tanya Yoongi. "Motornya mana?"

"Hyung kan mau main basket dulu, habis main pasti panas, keringatan, makanya aku bawa mobil, jadi bisa berdingin sembari kita ke cafe." Jawab Jimin polos.

Ibu Yoongi menyikut lengan anaknya gemas, merasa jika kekasih anaknya sangat lucu dan perhatian sedangkan Yoongi hanya merona parah.

"Aku saja yang bawa. Sini kuncinya," Jimin menurut, memberikan kunci mobil karena dia tidak mau menabrak banyak benda bahkan orang, jalan ke Taman itu cukup padat.

"Kemari tasnya biar aku bawa." Jimin mengambil tas Yoongi lalu memakainya. "Bibi, kami pamit ya."

"Hati-hati."

"Aku berangkat, Bu."

.

.

.

Sepanjang perjalanan, Jimin sibuk bercerita tentang rasa bersalahnya yang membuat Yoongi memutar bola mata karena bosan. Demi apapun Yoongi paham dan ia mengerti pemikiran bocah Jimin.

Tapi ia juga tak kuasa menahan tawa karena ekspresi lucu Jimin saat bercerita terlebih anak itu sesekali bergumam mengikuti alunan radio.

"Sampai." Yoongi memarkirkan mobil lalu menoleh, mendapati Jimin tengah merengut tak suka. "Apa?"

"Jadi ada Taekwoon sunbae dan Changmin sunbae?" Yoongi mengangguk. "Mereka yang pernah menyatakan perasaannya saat valentine dan di kelas itu?"

"Iya." Jawab Yoongi kalem.

"Oh." Jimin mengangguk paham. Dalam hati, ia bersumpah akan memasang mata lamat-lamat agar dua sunbae tiang itu tak berani menyentuh Yoongi.

"Sudah tak apa, mereka juga tau kau pacarku. Ayo."

Nah, kalau sudah begini, Jimin bisa apa selain melting?

Tapi tampaknya Jimin harus merasa kecil karena teman-teman Yoongi menatapnya dengan pandangan remeh. Demi segala sandal rumah yang beda sebelah, dia juga tau kalau anak basket itu memiliki visual tak main-main tapi apa harus se sombong itu?

Memilih aman, dia hanya duduk di bangku yang terletak di pinggir lapangan, duduk di sebelah seorang gadis berambut merah menyala yang juga menatapnya risih.

Terserah, Jimin pasrah saja.

Sepanjang permainan, Jimin berusaha tersenyum karena Yoongi terlihat sangat keren. Kekasihnya itu bergerak sangat luwes dan Jimin tau, Yoongi memang sangat menyukai basket. Tidak heran kenapa guru olahraga disekolah sangat membanggakan kekasihnya itu.

Permainan hanya berlangsung empat puluh lima menit dan Yoongi langsung menuju bangku Jimin, mengambil handuk di tas dan menerima botol minum yang Jimin bawa dari rumah.

'Pengertian sekali.'

"Jadi, Min Yoongi membawa adiknya hari ini?" Suara nyaring Changmin terdengar. Jimin berusaha tidak mendengar.

"Dia adik kelas dengan rambut mangkok itu kan? Sekarang rambutnya sudah tidak mangkok lagi tapi masih culun." Komentar pedas datang dari pemuda berkaos putih hijau.

"Tutup mulut, Mino." Sinis Yoongi.

"Dilihat dari persimpangan jalan Gwanghwamun juga lebih tampan Taekwoon atau Changmin. Yakin tidak menyesal dengan bocah? Kau kan punya pemikiran dewasa, tidak lelah main-main dengan bocah? Apalagi seperti dia, bisa dikasih apa sih, Yoon? Paling dia masih merengek susu dengan Ibunya."

Ok, Jimin tau Kyuhyun itu mulutnya sadis tapi dia merasa sangat terhina sekarang.

Yoongi sendiri tak ambil pusing tapi ia menoleh, menatap raut tidak nyaman Jimin. Dia tau, Jimin pasti tersinggung.

"Seleramu bawah sekali Yoongi." Suara dingin Taekwoon terdengar.

"Sudah, nanti bocah ini menangis dan Yoongi repot harus mengganti popoknya."

Gelak tawa terdengar dan Jimin hanya mencoba tenang. Dia tidak mau membuat keributan terlebih itu teman-temannya Yoongi.

Seketika, ia merasa sangat malu karena benar, Min Yoongi terlalu Indah untuk dipasangkan dengannya. Tapi apa ada yang salah? Salah jika mereka memutuskan bersama karena perasaan mereka yang searah? Bukankah perasaan itu tidak akan memandang wajah?

"Pulang denganku saja, kau tidak mau malu di lihat banyak orang karena membawa bocah kan? Culun lagi. Geli." Tawa kembali menggelegar.

"DIAM SIALAN!"

TBCONG~~~~

Syugar fast update berhubung cerita ini sudah pernah di publish. Btw, Syugar sedang bingung karena ketika Syugar mencoba membuka cerita ini di Ponsel, cerita ini tidak bisa ditemukan/tidak bisa dibuka. apa yang salah? apa salah Syugar, ya FFn?

Terimakasih untuk kalian yang mau membaca meski belum mau meninggalkan jejak, Syugar paham, mungkin cerita ini tidak berkenan di hati kalian. Terimakasih untuk yang memberi komentar, memfollow ataupun memfav cerita ini! I LOVE YOU Muuahh!

SEMAKIN DEKAT DENGAN AGUSTUS HOI! ABANG AGUS MIXTAPENYA CEPET KELUAR PLISEU! /mantepinhati/ UDAH TIGA TAHON NUNGGU BANG! :'(

Balasan Review : vtan368 = Udah next ya, Iya, Jiminnya dibuat polos dulu wkwkwk. prtws = Hihi, makasih semangatnya, udah lanjut ya~. yoongiena = wkwkwk, maklum masih bau badan /?/ masih polos, belum bisa pacaran hihi, udah lanjut ya~ . meganehood = Yoongi mau ademin pipi dulu hihihi, udah lanjut ya~

Yang mau kenal Syugar, Syugar punya Fanacc Instagram juga loh, ada yang berkenan lol :')

ppyong~