Chapter 3
"Hyungieh... Touch me.. Ah..." Jungkook sedang merangkak.. tidak.. dia sedang menggeliat dan mendekat. Satu tangannya sedang berada di dalam celananya dan satunya lagi berada di dalam kaosnya. Let's start the game.
"Kau kenapa Kookie? Ingin menggodaku heum?" Aku mencoba membuat suaraku sedatar mungkin.
.
..
...
Author POV
"Hyungieh~~" Jungkook masih menggeliat mencoba mendekatkan diri pada namja yang ia panggil hyung itu. Badannya sekarang seperti jeli. Lemas tak punya energi untuk merangkak dari ujung sofa yang lain ke ujung yang lain(yg ada Taetae). Jangankan untuk merangkak. Untuk menyentuh dirinya sendiri saja kini dia tidak sanggup. Rasa panas dalam dirinya membuat seluruh tubuhnya lemas dan otaknya tak bisa berpikir. /oke obat dari Minjae bahaya ternyata.
Taehyung memandangi kekasihnya yang kini sedang sangat horny dari ujun sofa. Menikmati desah kefrustasian Jungkook yang tak bisa setidaknya sekali saja untuk mendapatkan puncak kenikmatan yang tubuhnya inginkan. Seringaian Taehyung semakin melebar saat melihat Jungkook semakin meneriakkan namanya untuk segera menyentuhnya.
"TAETAE HYUNGIEH~~~~ AH... PLEASE.. I can't... cum.. by myself... Ah..." racau Jungkook semakin frustasi.
"..."
"Hyungieh..." kini air mata mulai turun dari sudut mata Jungkook. Taehyung mulai beranjak dari tempat duduknya. Ia berdiri dan mendekatkan dirinya ke Jungkook. Tak berkata apapun, memandang Jungkook sebentar lalu membalikkan tubuh Jungkook agar terlentang.
Tanpa aba-aba Taehyung sekarang sudah berada di atas Jungkook dan menyelipkan tangannya ke dalam celana Jungkook. Menggenggam sesuatu di dalam sana yang sudah sangat keras dan panas. Jungkook menggeliat dan badannya menegang. Jungkook mengangkat tangannya dan meremas bahu kekasihnya di atas. Namja di atas mulai meremas dan menaik turunkan tangannya di dalam celana sana dengan tempo kasar dan cepat sambil menatap tajam ke arah kelinci yang sedang menggeliat di bawahnya.
"Ah.. Tae... More.." Jungkook sudah kehilangan pikirannya menikmati setiap sentuhan kasar yang diberikan oleh kekasihnya.
"Ah... Cum.. More... ah.. TAEEEE..." Tangan Taehyung basah begitu juga celana Jungkook.
Taehyung menarik tangannya keluar dari dalam celana basah itu. Menjilat tangannya yang basah. "Sepertinya adik kecilmu dibawah sana masih belum bisa tertidur sayang." Bisik Taehyung dengan suara beratnya yang seksi.
Jungkook sedang berusaha mengatur nafasnya, setidaknya kini mulai bisa menggerakkan badannya karna sudah tidak terlalu frustasi. Hell yeah.. Adik kecilnya masih terbangun dan menginginkan lagi yang lain, bukan hanya adik kecilnya di bawah sana tapi bagian berkedut miliknya yang menginginkan sesuatu di dalam sana.
Taehyung mulai mendudukkan dirinya dan melepaskan cengkraman tangan kekasihnya dan bersandar pada sofa. Dia belum mencium kekasihnya sedari tadi. Memang sengaja ingin melihat apa respon namja yang menjadi kekasihnya itu.
"Hyung... more please..." Jungkook mendudukkan bokongnya di paha Taehyung... tidak.. dia menggesekkan bokongnya dan mendudukannya di sesuatu di bawah perut Taehyung.
"Mau apa Bunny?"
"Wortel?!" bisik Jungkook ditelinga sang harimau di depannya.
"Ummm... Bukannya Bunny sudah tak ingin 'wortel' sejak seminggu yang lalu?" bisik namja yang sedang memangku dan menggigit telinga bunny miliknya menimbulkan lengguhan pelan yang tertahan.
"Hyungieh~~"
Author POV end
Taehyung POV
"Ummm... Bukannya Bunny sudah tak ingin 'wortel' sejak seminggu yang lalu?"
"Hyungieh~~" desahan Kookie semakin membuatku gila. Seandainya aku tak menahan diri kurasa aku sudah menghujamkan diriku di dalam my bunny.
"Ambil sendiri wortelmu sayang." Bisikku kepadanya.
Jungkook mulai turun membuka kaitan celana jeans hitamku dan... Oh God.. Dia menarik resletingku dengan giginya. Dia membuka celanaku dan menarik boxerku turun untuk mengeluarkan 'wortel' yang dia inginkan.
"Ah.." aku mengerang saat Jungkook melahap milikku. Sensasi yang sudah lama aku rindukan. Mulut hangat milik Jungkook memang terbaik. Gigi kelinci yang terkadang menggesekknya. Tanganku memegang surai lembut miliknya. "Argh... Um... More bunny.. Deeper.." sensasi ini. Aku menjambak dan menekan kepala Jungkook untuk memperdalam kulumannya dan menaik turunkan kepalanya. Ah... bahkan My Kookie terlihat begitu menikmatinya.
Jungkook menengadahkan mukanya. Memperlihatkan muka manisnya dan bibirnya yang kecil sedang menikmati mencoba memasukkan 'wortel' yang semakin lama membesar ke dalam mulutnya.
Jilat... Hisap... Kulum...
Jilat... Hisap... Kulum...
Jilat... Hisap... Kulum...
Terus dilakukannya. Membuatku semakin gila dan semakin menjambak surai gelap miliknya.
"Mphm.. emm.. hyu..ng.."
Taehyung POV end.
.
.
..
...
...
Ikut gila kek Tae gak? jambak rambut kek Tae gak?
Muahahahahahhaha (ketawa jahat)
Maap ya Author baru update.. maklum baru ada inet.. sedih sedang di atas gunung :"
Btw updatenya sengaja.. sengaja dikit.. biar yang baca degdegan mereka bakalan ngapain..
Spoiler.. chapter berikutnya ada Jiminnya :P
