Matahari musim panas. Sinarnya menerobos melalui jendela kaca. Memberikan kesan cerah sebuah kamar dengan dinding berwarna baby blue bermotif awan putih.

Di salah satu sudut kamar, berdiri lemari kayu yang sengaja didesain hanya setinggi satu setengah meter. Tujuannya adalah agar si pemilik kamar tidak kesulitan mengambil baju-bajunya. Salah satu daun pintunya dipenuhi dengan stiker yang merupakan hadiah dari makanan ringan.

Di samping lemari pakaian, terdapat lemari kaca yang ukurannya sedikit lebih tinggi. Isinya penuh dengan kaset-kaset game dan berbagai peralatan game. Terdapat coretan tak rapi pada bagian bawah lemari kaca. 'Harta Karun GameGyu'.

Di meja nakas yang cukup panjang terpajang beberapa pigura. Satu pigura berisi beberapa anak kecil yang tersenyum lepas di sebuah taman bermain. Satu pigura lainnya berisi dua anak kecil dan sedang duduk di sebuah sofa. Foto lainnya berisi foto keluarga berisi ayah, ibu dan dua anak yang sebelumnya berfoto bersama. Pigura terakhir, berisi foto close up seorang anak sedang tersenyum dengan mata bulatnya yang menatap tepat pada kamera, kedua tangannya membentuk gestur v-sign dan diletakkan pada kedua sisi pipi chubbinya.

Angin berhembus masuk melalui celah jendela yang sedikit terbuka, menerbangkan gorden tipis berwarna putih yang membingkai sisi dalam jendela. Merasakan semilir angin, sang pemilik kamar mulai membuka matanya. Manik cokelat itu perlahan beradar ke sisi samping tempat tidurnya. Bibir mungilnya mulai membentuk senyum ketika menyadari ada sosok lain di kamarnya. Menggeser posisi tidurnya, bocah berumur sepuluh tahun itu perlahan memeluk erat sosok yang dirindukannya.

Akhirnya kau pulang, Bummie hyung.

.

Maaf, aku lagi dalam 'fujoshi mode off', belum bisa melanjutkan ff Confession. Gantinya ini.