APARTEMEN YUMI
Kringggggggg...
" ughh... berisik!" Yumi pun bangun dan mematikan alarmnya demi menghindari suara berisik dari alarmnya.
'hari ini ada latihan dengan tim 7, aku harus siap – siap' dan Yumi langsung menuju kamar mandi. Hari ini Yumi memakai pakaian jonin yang biasa dia pakai.
_,,_,,_,,_,,_,,_
LAPANGAN 3
" arghhh... Kakashi sensei ini selalu terlambat" keluh Naruto.
"diamlah Naruto, kau sangat berisik" kata Sakura sambil memukul kepala Naruto.
'shannaro! Dimana sensei yang satu ini!selalu saja terlambat!aku bosan menunggu!'
"ittai Sakura-Chan.." keluh Naruto lagi.
"hnn" hanya itu yang saja yang keluar dari mulut sang Uchiha Sasuke.
" ohayo...kalian sudah datang ya?" sapa Yumi kepada tim 7.
' huh, pasti si Bakashi itu terlambat lagi... dasar, orang yang tidak bertanggung jawab'
dilapangan itu sudah terkumpul semua anggota tim 7 dan tim 12, kecuali Kakashi yang masih belum datang. Oh iya, tim 12 terdiri dari 3 orang genin. Yang pertama adalah Iburi Kana, seorang gadis yang mempunyai sifat dingin dan cuek tapi sangat peduli dengan rekan setimnya. Dia merupakan anggota klan terakhir dari klan Iburi. Yang kedua adalah Kurama Rei, bisa dibilang dia adalah kembarannya Naruto. Penggila ramen, orang yang sangat berisik dan juga bertingkah kekanak – kanakan (dan pastinya dia termasuk sahabat Naruto karena sama – sama penggila ramen). Dan anggota terakhir adalah Sai, anak yang tergolong sebagai anak yang pendiam. Dia itu selalu menampilan senyuman palsunya dan bertingkah polos berlebihan. Mereka sudah menunggu sekitar satu jam sebelum Kakashi akhrinya datang.
" Yo...maaf aku terlambat, aku tadi tersesat di jalan bernama kehidupan" ujar kakashi sambil menyapa mereka dengan gaya khasnya.
" BOHONG!" kata Sakura dan Naruto bersamaan.
" Kakashi Sensei, apa kau selalu telat begiin hah..?" kata Rei dengan kesal sambil menunjuk wajah Kakashi.
" Baka... jangan menunjuk wajah Sensei seperti itu" kata Kana sambil memukul kepala Rei.
" ittai Kana-Chan..." Rei sambil mengusap kepalanya yang sakit. Sementara Sausuke hanya 'hn' saja melihat kejadian di depannya dan Sai menunjukkan senyumannya yang palsu. Kakashi menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal sambil tersenyum gugup
' ini masih pagi dan mereka sudah ribut'
'dasar mereka ini..' pikir Yumi sambil memijat keningnya.
" sudahlah, sekarang kita mulai saja latihannya" kata Yumi.
Time skip
_,,_,,_,,_,,_,,_,,_
hari sudah mulai malam dan para genin pun sudah terlihat kelelahan.
'sepertinya latihan hari ini sudah cukup, lagipula mereka terlihat kelelahan' pikir Kakashi yang lalu melihat ke arah Yumi dan dibalas anggukan oleh Yumi yang menandakan dia juga berpikiran sama dengan Kakashi.
" baiklah latihan hari ini kita sudahi dulu" kata Yumi kepada muridnya yang dibalas oleh anggukan.
" Kakashi sensei ayo kita ke ichiraku ramen, aku sudah lapar" kata Naruto dengan semangat.
" iya sensei, kita ke ichiraku ramen..." kata Rei mendukung.
"baiklah kalau begitu, kita ke ichiraku ramen" kata kakashi dengan bosan.
" yayyyy" jawab Naruto dan Rei yang langsung berjalan meuju ichiraku ramen. Sakura, Sasuke, Kana dan Sai mengikuti mereka dari belakang karena mereka juga merasa lapar lalu diikuti juga oleh Yumi dan di paling belakang ada Kakashi sambil membaca bukunya itu. Sepanjang perjalanan, mereka saling bertukar candaan.
' kalau kuperhatikan, Yumi-Chan punya senyum yang indah' pikir Kakashi dan tersenyum di balik maskernya.
' apa yang kupikirkan?kenapa aku memperhatikan Yumi?' Kakashi segera kembali berfokus pada bacaanya.
_,,_,,_,,_,,_,,_,,_
ICHIRAKU RAMEN
" paman...aku pesan ramen ekstra besar..." kata Naruto tidak sabaran.
" aku sama seperti Naruto paman..." kata Rei memesan ramennya juga.
" okeeee... " teriak paman teuchi. Sementara yang lain hanya memesan ramen porsi biasa saja. Mereka duduk secara berdampingan mulai dari ujung kiri : Sakura, Yumi, Kana, Rei, Naruto, Sai, Sasuke dan yang paling ujung kanan adalah Kakashi.
" pssstt, Yumi Sensei, Sensei pernah lihat tidak wajahnya Kakashi Sensei?" tanya Sakura dengan penasaran. Semenjak mereka menjadi murid Kakashi, mereka belum mpernah sekalipun melihat wajahnya. Pertanyaan itu juga mengingatkan Yumi, selama dia berteman dengan Kakashi dia pun belum pernah melihat wajah di balik masker tersebut. Yumi memikirkan ide jahil untuk membuka masker Sang Copy Ninja tersebut.
" kenapa Yumi Sensei senyum – Senyum?" tanya Kana kepada gurunya tersebut.
" apa kalian mau tau wajahnya Kakashi Sensei?" tanya Yumi kepada muridnya itu dengan senyuman licik. Yang di respon dengan anggukan oleh Sakura.
" Oyyy Kakashi, bisa ke sini sebentar ada yang mau kubicarakan denganmu" kata Yumi memanggil Kakashi. Kana dan Kakashi bertukar tempat duduk. Sasuke dan Sai melihat Kana dengan tatapan 'apa yang terjadi?'.
" Yumi Sensei berencana membuka maskernya Kakashi Sensei" menjawab tatapan dari Sai dan Sasuke. Mereka bertiga pun tertarik dengan rencana guru mereka tersebut. Sambil mengahabiskan ramen, Yumi dan Sakura juga mengalihkan perhatian Kakashi dengan mengajaknya ngobrol dan saat itu juga Yumi memberikan potongan kertas kepada Rei.
" nanti kalian berlima tangkap dan tahan Kakashi Sensei. Tunggu kdoe dari Sensei atau Sakura. Kita akan membuka maskernya" Rei yang membacanya pun langsung memberikan kertasnya pada Naruto lalu mengopernya lagi sampai kertas itu ada pada Kana. Mereka saling bertatapan dengan seringai dan anggukan yang menandakan kalau mereka tertarik ingin melihat wajah Kakashi. Saat Kakashi dan Yumi masih ngobrol Sakura dengan sengaja menjatuhkan dompetnya di dekat kursi Kakashi.
" Kakashi Sensei, bisa minta tolong tidak ambilkan dompetku di bawah kursi sensei?" Kata sakura dengan muka memelas. Dan saat itu juga Yumi memberikan kode kepada Rei dan yang lainnya untuk menangkap Kakashi.
" Heyyy apa yang kalian lakukan?" tanya Kakashi panik. Rei dan Naruto menahan kaki dan tangan sebelah kanan yang dibantu juga dengan Sakura sementara Sasuke, Sai dan Kana menahan Kakashi di sebelah kiri.
" hehehhehe...hari ini kami akan melihat wajah Sensei" kata Naruto sambil menahan Kakashi.
" Yumi Sensei...cepat buka maskernya..." kata Sai masih menahan Kakashi.
" setelah sekian lama aku akhirnya bisa melihat wajahmu Kakashi..." kata Yumi sambil mendekati Kakashi.
" jadi...kau...yang...merencanakan...ini...?" tanya Kakashi yang masih berusaha melepaskan diri. Yumi hanya teresenyum dan mulai membuka maskernya.
' sedikit lagiii...' pikir Yumi.
brukkkkkk... keadaan menjadi kacau, karena Kakashi tiba – tiba terjatuh dari kursinya.
Naruto, Rei dan Sakura terpental tidak terlalu jauh di sebelah Kanan Kakashi. Sementara Sasuke, Sai dan Kana terpental di sebelah kiri Kakashi. Kakashi terjatuh ke arah belakang. Sementara Yumi terjatuh meniban tubuh Kakashi. Jarak wajah mereka hampir tidak ada.
mereka saling menatap satu sama lain.
' mata ini terlihat sayu dan juga sangat indah, tapi seperti menyembunyikan kenangan yang menyakitkan' pikir Yumi saat melihat tajam ke arah Kakashi.
' kenapa jantungku berdetak cepat?' tanpa disadari wajah Yumi seudah berubah menjadi kemerahan.
" ummm Yumi...?" kata Kakashi menghamburkan lamunan Yumi.
" ohhhh maaf Kakashi.." kata Yumi yang langsung berdiri. Para genin yang menyaksikan kejadian tersebut memikirkan hal yang sama ' kita harus membuat Yumi Sesnei dan Kakashi Sensei pacaran' pikir merkea semua yang masih terdiam melihat kejadian tersebut.
