~ The Hands Of Lucifer : Reborn ~
~ Disclaimer at Masashi Kishimoto ~
~ Pair : Naruto x Harem ~
~ Rated: T ~
Chapter 3 : The Rouse Of Power
"Its Showtime coy" ucap naruto sambil memamerkan senyum iblis nya. Lalu dengan cepat Naruto berlari ke arah para Minoutor.
"KENAPA KALIAN DIAM SAJA, CEPAT BUNUH DIA " Ucap Pemimpin para minoutor memerintahkan anak buahnya untuk membunuh naruto.
" OKE BOSS " Ucap mereka serentak, kemudian mereka mulai berlari ke arah naruto.
Sekitar 6 minoutor berlari ke arah naruto yang mulai mendekat ke arah mereka" AKU AKAN MEMBUNUH BOCAH KEPARAT!" Teriak minoutor yang berada di depan sambil mengarahkan kapak besarnya ke arah vertikal mencoba membelah Naruto dari atas.
"SWUSHHHHH!" "BRRUARSSHH!"
Dengan sigap Naruto mengindari kapak itu. Kemudian kapak itu tertancap dengan keras ke dalam tanah.
"BANYAK OMONG LUH" Teriak Naruto melepaskan Tinjuanya yang telah di selimuti aura hitam ke arah perut sang iblis.
"SWUSHHHH" "BUAGGGHH"
Setelah menerima pukulan naruto, sang iblis hanya terdiam lalu..
"HOEEKKKSSS"
Iblis minoutor memutahkan banyak darah dari mulutnya,lalu dengan perlahan ia mulai tersungkur ke bawah.
" Cih Ngotori tangan aja luh" Ucap Naruto dengan datar sambil mengibas-ngibaskan tangan kananya mencoba untuk menghilangkan bekas darah si iblis tadi.
" B-BERANINYA KAU !" Teriak salah satu minoutor yang tersisa,setelah melihat temanya mati karena terkena pukulan Naruto.
" Kampret!, masih ada juga ya " Keluh Naruto melihat 5 iblis minoutor masih ada di hadapanya.
" BRENGSEK , AYO TEMAN-TEMAN KITA BUNUH DIA !" Ucap Iblis minoutor itu yang mulai berlari ke arah Naruto di susul 4 iblis minoutor lainya.
"Khe..khe..khe tapi semakin banyak semakin SERU !" Kekeh Naruto mengerikan, lalu dengan cepat Naruto berlari ke arah lima iblis minoutor itu.
" HEAHHHHH !" Salah satu iblis minoutor mengarahkan kapak nya horizontal ke arah tubuh Naruto.
Dengan sigap Naruto melompati kapak tersebut, kemudian Naruto melebarkan tangan kananya dan mengarahkanya ke wajah si iblis.
" BURIED HEAD !" Teriak Naruto membanting si iblis dengan kepalanya terlebih dahulu menghantam ke aspal dan membuat aspal keras itu retak.
" BRUAAAAGGGGG " "KRRRRAKK"
"AGRGGGHHHH!" Erangan pilu si Iblis minoutor.
Tidak hanya sampai di situ saja masih ada 4 Iblis minoutor di belakang si minoutor yang di banting, kemudian dengan cepat Naruto mengarahkan tendanganya kemaluan si iblis yang berada paling depan.
" KICK DICK " Teriak Naruto menendang kemaluan si iblis.
"AGRGHHHHHHH" Erangan pilu si Iblis sambil membungkuk memegangi kemaluanya. Melihat si iblis minoutor membungkuk Naruto tidak tinggal diam saja, Ia langsung memegang kepala si iblis dan mengarahkan lututnya ke arah kepala si iblis.
" KNEE ATTACK " Dengan keras Naruto menghantamkan kepala si iblis dengan lututnya " MAKAN INI " Tambah Naruto. Ia menghantamkan kepala si iblis dengan lututnya bertubi-tubi.
" BUAGHHGHHG" "BUAGGGHHHHG" "BUAGGGHHHHG" "BUAGGGHHHHG"
Serasa cukup Naruto mendongakan kepala si iblis dengan kasar. Terlihat olehnya wajah si Iblis yang tampak tak berbentuk lagi.
" K-kau i-iblis s-sialan " Lirih pelan si iblis minoutor .
" Kau juga iblis, BANGSAT!" Teriak Naruto melayangkan pukulan terakhirnya kepada si iblis itu.
" SWUSSHHHS" " DUAGHGGHGGH"
Tamatlah sudah riwayat si iblis minoutor setelah Naruto memukul telak wajahnya dan ia terpelanting beberapa meter kebelakang. Mungkin memang Naruto terlihat Brutal dan sadis, tapi mau bagaimana lagi memang seperti itu cara bertarungnya, karena ke brutalan dan kesadisanya itu ia mendapat julukan Akuma no Yankee ada pula yang menyebutnya Crazy Yankee. Tetapi Naruto cuma menghajar siapa saja yang meyerangnya, dia tidak akan memulai petarungan akan tetapi dia yang mengakhiri petarungan. Tapi jika perempuan yang menyerangnya, dia lebih memilih mengalah, itu karena Naruto tidak bisa memukul seorang perempuan karena dalam kamusnya seorang pria sejati tidak pernah melukai perempuan.
Kembali ke pertempuran. Terlihat Naruto telah mengalahkan Iblis tadi dan tersisa dua lagi yang berada di hadapanya.
" WOI, Kenapa kalian diam saja ? Ayo maju" ucap Naruto santai sambil ia duduk di atas tubuh iblis yang baru di hajarnya habis-habisan.
Kedua iblis minoutor yang pertama menggunakan pedang besar yang kedua menggunakan kapak besar itu hanya saling pandang ketakutan, karena melihat teman-temanya mati mengenaskan oleh Naruto.
" Hoi bagaimana ini ?" tanya iblis minoutor yang mengunakan pedang.
" Kita Serang saja bersama-sama" balas iblis minoutor yang menggunakan kapak.
"Oi Sudah selesai kerja kelompoknya ?" tanya Naruto santai sambil berdiri lalu melambaikan tanganya kearah mereka berdua.
" Heh sombong sekali kau bocah " ucap Minoutor membawa pedang.
" Kita habisi saja dia " tambah Minoutor membawa kapak.
" KITA BUNUH DIA SECARA BERSAMAAN " Teriak mereka bersamaan lalu mengayunkan pedang dan kapak besar mereka secara bersaaman ke arah tubuh Naruto.
" Cih " Naruto hanya bisa melindungi tubuhnya dengan tangan kananya karena dia tidak sempat menghindari serangan. akan tetapi...
" SWUSHHHSHSHH "
" KRRRRAAAKK" "TRRRANNNG"
Kapak dan pedang besar yang mengenai tangan Naruto malah hancur berkeping-keping bukanya tangan Naruto. Kedua Iblis itu hanya terpaku dan membisu, bukan mereka saja seluruh Pierage Rias dan juga beberapa minoutor tersisa juga terkejut melihat kejadian tersebut, bahkan Naruto saja hanya terdiam dengan kebingungan.
" K-kenapa tangan ku tidak hancur ?" Batin Naruto bertanya-tanya.
" Heh kau pikir tangan raja iblis akan hancur dengan senjata seperti itu " terdengar suara berat yang hanya dapat di dengar oleh Naruto saja.
" L-lucifer kaukah itu ?" batin Naruto bertanya kembali
" Tentu saja bodoh , dan dengar ini Naruto seluruh bagian tubuh ku kebal terhadap segala senjata apapun bahkan aura suci tak akan bisa melukai ku, yang bisa melukai ku hanya Pedang suci milik-NYA saja" Jelas Lucifer panjang lebar.
" Keren juga tangan ini " batin Naruto sambil mengusap tangan kananya.
" Hoi kalian terkejut ?" tanya Naruto sambil meremas tangan kananya yang di masih di selimuti aura hitam.
Kedua iblis itu hanya bisa mengangguk ketakutan, melihat Naruto tidak mempan dengan serangan mereka.
" Sama Aku juga " setelah mengatakan hal itu Naruto langsung melesatkan hook dari tangan kananya ke arah kepala kedua iblis tersebut.
" SWUSHSHSSSHH "
" BUAGGHGHHGT "
" AGRHGGGGGGGHHG" erangan pilu kedua iblis minoutor itu bersamaan setelah menerima hook dari Naruto dan tersungkur ke bawah.
" Huh mati juga, Kuso pegal juga nih pinggang" ucap Naruto enteng, serasa tak memilki dosa. " Woi Kenapa kalian diam saja , Ayo maju semua " tambah Naruto menantang Iblis minoutor yang tersisa.
" BOCAH BANGSAT, BERANI SEKALI KAU PADA KU! " Geram si pemimpin para iblis minoutor " AYO SEMUA KITA BUNUH DIA " Tambah si pemimpin minoutor.
" HEAHHH " Balas para minoutor yang tersisa kemudian mereka berlari mendekati Naruto.
" Cih Merepotkan Saja " decih Naruto,kemudian aura hitam yang berada di tangan Naruto mulai berkumpul dan membentuk pola genggaman tangan yang besarnya 2x lipat melebihi tangan kanan nya.
" AKAN KU BUNUH KALIAN SEMUA!" Teriak Naruto berlari ke arah Gerombolan iblis Minoutor. Setelah bereda di hadapan mereka, Naruto langsung melesatkan pukulanya yang berbentuk Aura genggaman tangan yang cukup besar kearah para iblis minoutor.
" FATAL BLAST!" dengan lantang Naruto menyebutkan teknik barunya.
" DUAGGGHGH "
" SWUSHSSHH "
Semua iblis minoutor terhempas sangat jauh kebelakang bahkan sampai menembus beberapa gedung di pelabuhan hingga mereka terhempas ke arah lautan.
" BRUAGHHHGH"
" BRUARRRGHH"
" BYUAAAARRRR "
Kemudian setelah mereka tercebur ke dalam lautan, mayat mereka mulai terapung di atas permukan air, pertanda mereka sudah tak bernyawa lagi. Sungguh tidak masuk akal, Bukankah Naruto hanya memukul ketuanya saja tapi mengapa malah seluruh anak buahnya juga ikut terhempas, ini pertanda bahwa teknik terbaru milik Naruto itu sangat hebat dan mematikan.
Kembali ke Naruto yang masih terdiam memandang ke arah iblis minoutor yang tadi ia hempaskan hingga tercebur kedalam lautan, tangan kananya yang tadi di selimuti tatto tribal dan aura hitam perlahan mulai menghilang. Lalu dengan perlahan ia membalikan tubuhnya kebelakang dan berjalan santai ke arah Rias Dkk sambil kedua tanganya ia masukan kedalam saku jaket hoddienya.
" Naruto-kun " Rias Dkk berlari ke arah Naruto terkecuali Issei yang menatap Naruto dengan perasaan iri ,karena ia melihat Naruto telah menghabisi Para iblis minoutor dengan tangan kosong.
" Cih akan ku balas kau Namikaze " decih Issei sebelum ia melangkahkan kakinya menjahui pelabuhan Nagarai.
Kembali ke tempat Naruto Dkk
" Naruto-kun, kau tak apa ? " tanya Rias dengan begitu khawatirnya.
" Apa ada yang sakit ?" tambah Akeno tak kalah khawatirnya seperti Rias, melihat dari sikap Akeno sepertinya Akeno mulai menyukai Naruto.
" Tenang, aku baik-baik saja kok " jawab Naruto menenangkan mereka berdua yang begitu khawatir dengan dirinya.
" Kau hebat Naruto senpai, bisa mengalahkan iblis-iblis itu sendirian " Celetuk Koneko yang sedari tadi diam setelah ia melihat pertarungan Naruto dan para iblis minoutor.
" iya, kau begitu hebat Naruto-kun " tambah Kiba mengakui kehebatan Naruto bisa mengalahkan para iblis Minoutor.
" Hehehehe, aku tidak sehebat itu " cengir Naruto sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. " Loh si ero gaki kemana? " tambah Naruto sambil menolehkan kepalanya kearah kanan dan kiri mencari keberadaan Issei.
" Eh iya kemana dia? " ujar Rias yang baru sadar Issei tidak ada. " Mungkin dia ada urusan " tambah Rias.
" Hmm " dengan santai Naruto mengagukan kepalanya tanda ia mengerti. " Baiklah kalo begitu aku pulang dulu " ucap Naruto hendak pulang karena ia begitu lelah setelah menggunakan kekuatan Lucifer.
Sebelum Naruto pergi , tangan lembut milik Rias mencoba meraih lengan kanan naruto yang di selimuti perban.
" N-naruto-kun, besok kamu harus menjelaskan tentang kekuatan mu itu kepada kami " Ucap Rias yang sebenarnya ia sudah tahu asal dari kekuatan itu yang berasal dari Lucifer, akan tetapi Ia belum tahu dari mana Naruto mendapatkan kekuatan legendaris dari Tangan Lucifer.
" sudah kuduga kalian akan bertanya. Baiklah, aku akan menjelaskan semuanya besok " balas Naruto. Yang kini tengah memperhatikan tangan kanan nya yang di selimuti perban.
" kalo begitu aku pulang dulu Minna, Jaa nee " tambah Naruto lalu melangkahkan kakinya menjahui Rias Dkk.
" Hmm, Jaa nee " balas Rias melambaikan tangan nya ke arah Naruto.
" Buchou, bukankah kamu sudah tahu dari mana kekuatan Naruto berasal ?" Tanya Akeno yang sedari tadi hanya diam.
" Iya aku sudah tau ,akan tetapi aku belum tau bagaimana Naruto-kun mendapatkan tangan dari Lucifer - Sama " Balas Rias yang masih memandang Naruto yang pergi menjauh.
" Hmm " Akeno hanya mengangkuk tanda ia mengerti maksud gadis berambut merah itu.
" Baiklah, kita juga harus pulang " Ujar Rias menyiapkan lingkaran sihir teleportasi miliknya.
Lalu semua pirage Rias memasuki lingkaran sihir itu terkecuali Naruto dan Issei karena mereka sudah pulang sejak awal.
" SRRRINGGG"
" WUSSSSHHH"
Dengan seketika lingkaran sihir milik Rias menghilang dan membawa Rias bersama piragenya.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Keesokan harinya Naruto tengah berjalan menuju sekolahnya. saat ini ia mengenakan kemeja pendek putih bergaris- garis hitam khas milik kuoh gakuen, yang tidak di kancingkan bagian depan nya dengan kaos di balik kemejanya yang berwarna hitam dan bertuliskan " This Is Clothes ", ia juga memakai celana panjang hitam serta rantai yang melingkari saku kanan nya khas seorang yankee . Dengan rasa kantuk dan malas ia menelurusi jalan - jalan kota yang mulai ramai oleh pejalan kaki.
" Hoamzzz " Naruto menguap keras dengan santai tak peduli dengan pandangan orang lain yang melihat nya aneh " Kuso , ngantuk sekali hari ini " Keluhnya karena semalam ia tak cukup tidur sebab ia harus memburu iblis liar bersama Rias dan Pieragenya.
" Apa kau bisa hentikan keluhan menyebalkan itu hah , menggangu tidur ku saja " ujar Lucifer dengan suara mengerikanya.
" Urusai Lucifer , kau tidak tau betapa ngantuknya aku. Kau sih kerjaan tidur saja " balas Naruto dengan malasnya, sambil mengangkat dan melipat tangannya sebagai sandaran di kepalanya.
" Heh Kerjaan ? Aku sudah terkurung di sini sejak kau lahir sampai saat ini jadi bagaimana aku bisa melakukan kerjaan jika aku terkurung " Ucap Lucifer
" Hah benarkah. Jadi kau tau apa yang ku lakukan selama ini ? " Tanya Naruto penasaran.
" Tentu saja dari game-game yang kau mainkan sampai majalah porno kesukaan mu aku tau semua "Balas Lucifer dengan santai.
" K-kau tau majalah porno ku " Ucap Naruto tergagap, padahal selama ini belum ada yang tau Naruto memiliki Majalah seperti itu. Tetapi Naruto juga lelaki normal, tidak mungkin lelaki normal tidak mempunyai benda seperti itu.
" Yeah , Kesukaan mu dada besar dan rambut merah kan. Ha ha ha dan letaknya di bawah kasur mu " Tawa Lucifer , mendengar Naruto yang ketakutan.
" U-urusai , aku juga lelaki normal kau tau " balas Naruto dengan gugup , sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. Ia merasa gugup karena ketauan orang lain memiliki benda seperti itu. walaupun si Lucifer bukan orang sih.
" Hei bukankah kesukaan mu itu mirip dengan King mu hah " tanya Lucifer yang tersenyum mengerikan di dalam tubuh Naruto "Oh itu toh yang membuatmu menyukainya " tambah Lucifer sedikit menggoda Naruto. ternyata Raja iblis bisa menggoda juga ya.
" U-urusai " Ujar Naruto tak menjawab pertanyaan Lucifer. Memang benar sih yang di katakan Lucifer tapi ia malu untuk menjawab.
Saat dalam perjalanan kesekolahnya, Naruto melewati gang sempit ,tiba - tiba ia dihadang beberapa berandalan dari arah depan dan belakang. Para berandalan itu bertubuh dua kali lipat dari Naruto dan ada beberapa berandalan yang membawa rantai besi, kayu besar dan senjata tajam di tangan mereka .
" Ohayou Namikaze-san , sedang jalan - jalan pagi ya " ucap Salah satu berandalan disertai gelak tawa khasnya sebagai sampah masyarakat.
" Mau apa kalian? " dengan pandangan dingin dan tanpa ada rasa takut Naruto menatap wajah si berandalan yang lebih tinggi darinya .
" Kami cuma ingin membalas dendam , karena kau membuat Jirou-san masuk rumah sakit " Jawab si berandalan , sambil mengeluarkan pisau lipat dari dalam saku nya.
Dengan santai Naruto melihat pisau itu tanpa ada rasa takut di wajah nya. Naruto hanya mengangap pisau itu tidak lebih dari sebatang ranting kecil yang rapuh.
" Sebelum kau membalas ku, aku ingin bertanya sesuatu pada mu " Ujar Naruto , sambil meregangkan otot lehernya ke kiri dan ke kanan memperisapkan diri nya untuk bertarung.
" Kleek "
" Kleek "
" Kau mau bertanya apa hah " Balas si Berandalan , meyiapkan pisau lipat yang ada di tangan nya.
" Sebenarnya siapa sih Jirou heh ? " Ucap Naruto dengan santai nya.
"KONOYAROOO! HAJAAAR !" Teriak lantang si Berandalan. Di ikuti berandalan yang lain nya.
" Heh Baka " Ucap Naruto pelan sambil memamerkan senyum iblis nya.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Hanya selang waktu lima menit saja, para berandalan yang tadi menyerang Naruto, kini mereka tergeletak tak berdaya setelah di hajar Naruto secara brutal seperti biasanya.
" Cih , Mendou na " ucap Naruto sambil menepuk-nepuk ke dua telapak tangan nya.
Dengan santai Naruto melangkahkan kakinya menjauh dari gang sempit yang tadi menjadi arena bertarungnya dengan para berandalan.
Setelah beberapa menit Naruto berjalan, ia sudah berada di depan pintu gerbang Kuoh Gakuen. Ketika ia berada di sana Naruto langsung menjadi pusat perhatian beberapa murid lainya yang baru datang. bukan tatapan kagum atau apa tapi tatap heran yang di tunjukan oleh mereka. jarang sekali berandalan seperti Naruto berangkat pagi pikir mereka, biasanya lima menit sebelum bel Naruto baru tiba di sekolah.
" Cih, apa aneh aku berangkat pagi " batin Naruto lalu membalas pandangan murid lainya dengan pandangan dingin.
Dengan sekali pandang dari Naruto murid-murid yang melihatnya langsung memandang ke arah lain dan mempercepat jalanya karena mereka takut akan di hajar Naruto.
" Hadeh, mereka lari lagi dari ku "ujar Naruto sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. " Apakah wajah ku seseram itu? " tambah Naruto.
" Wah...wah sepertinya aku melihat sebuah keajaiban di pagi hari Nih "
Terdengar suara seseorang di belakang tubuh Naruto. Dengan perlahan Naruto membalikan tubuhnya dan ia melihat pria berpakaian satpam kuoh gakuen yaitu si Kazuki yang baru datang karena pergantian shif jaga dengan teman nya.
" Urusai , memang salah aku berangkat pagi ? " celetuk Naruto pada mantan Senpai nya itu.
" Ah Tidak - tidak " balas Kazuki singkat.
" Terserah " ucap Naruto meninggalkan Kazuki di gerbang Kuoh gakuen.
" Hah bocah itu " guman Kazuki melihat Kohai nya mulai berubah menjadi lebih baik.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
TENG... TENG... TENG
Bel tanda istirahat berbunyi , waktu yang dinantikan murid-murid setelah pelajaran usai.
" Cukup untuk hari ini, jangan lupa kerjakan PR untuk minggu depan!" ucap Matsuda sensei mengakhiri jam pelajaran Matematika di kelas 12-H
" Baik Sensei " ucap seluruh kelas terkecuali Naruto yang tengah tertidur pulas di meja nya.
Setelah Matsuda sensei melangkah pergi meninggalkan kelas. Lalu di ikuti beberapa murid yang hendak pergi ke kantin atau ke tempat lainya ada pula yang berada di kelas. ada yang ngosip dengan teman nya, ada yang sedang bermain hp, dan sebagai nya. Sedangkan Naruto baru bangun dari tidur nya karena dia di bangunkan oleh kedua sahabatnya yaitu Honda dan Izaki.
" Oi bangun, sudah istirahat " ucap Honda membangunkan Naruto.
" Kau ini Naruto, kerjaanya hanya tidur saja " tambah Izaki
" Urusai , aku masih ngantuk nih " Balas Naruto masih dalam posisi tidurnya.
" Ke kantin tidak ?" tanya Izaki mengajak Naruto ke kantin.
" Heh tidak kau saja dengan Honda, aku mau tidur lagi " balas Naruto yang masih mengantuk.
" Baiklah, ayo Honda " ucap Izaki
" Hm " balas Honda singkat
Mereka berdua pergi meninggalkan Naruto yang kembali tidur di bangku nya. Setelah beberapa menit Izaki dan Honda pergi, kemudian ada seseorang yang mengoyangkan bahu Naruto dengan pelan, mencoba untuk membangun kan Pria bermata biru Shapire itu. Naruto yang merasa terganggu pun bangun dari tidur nya.
" Sudah ku bilang aku mau ti- " belum selesai Naruto bicara, ia melihat seorang gadis cantik berambut merah berada di hadapan nya, ya tidak lain yaitu Rias yang kini menjadi Buchou nya.
" G-gomen Naruto-kun, aku gangguin kamu tidur " ucap Rias gugup merasa bersalah karena membangunkan Naruto dari tidurnya.
" Eh Rias! , Tak apa aku sudah bangun dari tadi kok " Balas Naruto yang terkejut melihat Rias yang kini berada di hadapan.
" B-benarkah ? " tanya Rias yang masih merasa bersalah.
" Iya iya. ngomong-ngomong ngapain kamu kesini " balas Naruto sambil membenarkan posisi duduk nya. " apa ada masalah ?" tambah Naruto.
" E-eh tidak ada kok. Cuma kemarin kamu kan mau jelasin pada kami dari mana kamu mendapatkan kekuatan mu itu " balas Rias dengan panjang lebar.
" Oh ya aku lupa, hehe maaf ya " kekeh Naruto sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
" hihi tidak apa-apa kok " balas Rias yang tersenyum melihat Naruto terkekeh. Menurut Rias,Naruto terlihat lucu jika terkekeh seperti itu. " Ayo ke ruang klub " Tambah Rias.
Lalu Naruto berdiri dari bangku kesayanganya " Baiklah , ayo " ucap Naruto mulai melangkah ke arah pintu kelas.
Dengan perlahan, mereka berdua berjalan menuju ke Ruang klub penelitian ilmu gaib. Selama diperjalan itu pula, Naruto melihat beberapa laki-laki melihatnya secara tajam. karena mereka melihat gadis paling populer di Kuoh Gakuen yaitu Rias sedang berjalan bersama berandalan yang paling populer di Kuoh Gakuen, ya siapa lagi kalo bukan Naruto.
" Kenapa si yankee itu jalan bersama Rias-sama "
" Mungkin dia mau di apa-apain "
" kalo begitu kita hajar si yankee itu "
" kau saja , aku takut di hajar nya. Kau tau kemarin ada kabar dia baru menghajar 50 orang dan semuanya masuk rumah sakit,karena itu lengan nya di perban begitu".
" Benarkah?. Hih kejam nya "
Naruto menghela nafas setelah medengarkan ucapan mereka yang berbisik-bisik di belakang nya " Hah , apakah Wajah ku seburuk itu ". Sementara, gadis yang di maksud tampak biasa-biasa saja. Lalu Naruto menepuk keningnya dengan pelan.
" Ada apa Naruto-Kun ?" Tanya Rias yang sedari tadi hanya terdiam.
" Tak apa " Balas Naruto yang menoleh ke belakang dan menatatap balik orang - orang yang tadi membicarakan nya diam - diam.
Sekali tatapan dari Naruto, orang - orang yang tadi membicarakan nya langsung lari kocar kacir entah kemana.
" Heh , lagi - lagi mereka lari hanya karna aku menatap mereka. Memang nya aku Iblis apa ? " batin Naruto yang belum sadar bahwa diri nya memang Iblis.
" Ada apa sih ?" Tanya Rias kembali, menghentikan langkahnya di hadapan Naruto dengan wajah penasaran namun terlihat imut.
" Hm Tidak ada apa - apa, Rias-chan " balas Naruto sambil mengusap kepala Rias secara perlahan.
Rias yang di perlakukan begitu tidak bisa menahan rona merah di pipi nya. Tentu saja siapa sih gadis yang tidak senang bila di perlakukan begitu romantis dengan orang yang di cintai nya.
" O-oh begitu " ucap Rias malu -malu, Lalu Ia melanjutkan langkah nya dan di ikuti oleh Naruto dari belakang.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Setibanya Naruto dan Rias di Ruangan Klub. Mereka melihat para pirage Rias yang tengah melakukan aktivitas masing-masing seperti Akeno dan Koneko yang tengah membaca buku, Kiba memoles pedang kesayanganya, Asia yang sedang berada di dapur, dan satu lagi Issei yang tengah tertidur di sofa samping Kiba.
" Yo Minna " ucap Naruto setelah memasuki ruangan Klub.
" Ara...ara Naruto-kun " Balas Akeno yang tengah membaca buku.
" Oh Naruto senpai " Balas Koneko juga sambil membaca buku nya.
" Yo Naruto-kun " Balas Kiba yang juga sedang memoles pedang kesayangan nya
Sedangkan Issei tidak membalas sapaan Naruto karena tengah tertidur pulas di sofa. Dan Asia yang kini berada di dapur tak mengetahui bahwa Naruto datang. Dengan santai Naruto duduk di sofa sebelah Issei yang tengah tertidur.
" Nah Naruto-kun , sekarang jelaskan pada kami tentang kekuatan mu " Ucap Rias yang telah duduk di sofa mewah yang khusus untuk dirinya.
" Oh baiklah aku akan menceritakan semua dari awal " Balas Naruto mulai menceritakan saat ia bertemu dengan Lucifer untuk pertama kali nya.
[ SKIP TIME ]
" Jadi begitulah ceritanya " Ucap Naruto mengakhiri cerita panjang nya.
" Oh Jadi begitu toh " guman Rias mengerti apa yang di katakan Naruto.
" Jadi Lucifer-sama belum mati " Celetuk kiba.
" Dia mana mungkin bisa mati, tetapi dia di segel dalam tangan ku oleh Kami-sama " terang Naruto
" dan lengan itu milik Lucifer - sama? " tanya Akeno menunjuk lengan kanan Naruto yang di balut perban.
" Ya begitulah " balas Naruto dengan Santai. " Baiklah aku sudah menceritakan semua, jadi apakah aku boleh pergi" tambah Naruto.
" Tentu saja Naruto-kun " Ucap Rias berdiri dari kursi nya dan tersenyum ke arah Naruto.
" Baiklah , Jaa nee Minna " balas Naruto melangkah meninggalkan Klub penelitian Ilmu gaib.
" Jaa nee Naruto-kun / Naruto senpai" balas mereka yang ada di ruangan klub.
Setelah Naruto pergi, Issei bangkit dari tidur nya.
" Hoaaamz, Siapa tadi yang datang Kiba ? " tanya Issei pada Kiba.
" Ohh itu Naruto-kun, dia menjelaskan tetang kekuatanya pada kita " jelas Kiba
" Cih Tukang pamer " decih Issei sambil kembali ke posisi tidur nya.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Setelah Naruto meninggalkan ruangan klub, ia kembali ke kelas nya untuk melanjutkan tidur karena ia masih mengatuk. Setelah ia sudah berada di depan kelas nya. akan tetapi sebelum memasuki kelas...
"Namikaze Naruto, ikutlah denganku."
Naruto menoleh, dan melihat murid berbadan besar yang memanggilnya,
" ada urusan apa " tanya datar Naruto
"Sudah ikut saja, kau tidak perlu banyak bertanya." balas si murid berbadan besar.
Naruto menghela napas."Hedeh ini pasti gara-gara aku jalan bersama Rias."
Lalu Naruto mengekor di belakang murid yang berbadan tinggi besar. Mereka terus berjalan menuju ke arah gudang belakang tempat menyimpan peralatan olahraga milik sekolah. Di situ terlihat sangat sepi, namun samar-samar dari kejauhan. Naruto melihat segerombolan orang yang sepertinya sedang menantinya. Saat Naruto sudah semakin mendekat, ia bisa melihat sekitar sepuluh orang yang sedang berdiri sambil beberapa membawa balok kayu.
" Wah sepertinya akan ada pesta nih " ucap Naruto dengan santai walau pun di kelilingi oleh gerombolan murid yang berbadan besar.
" Iya dan kau makanan nya " ucap salah satu dari mereka.
" Ha ha lawakan yang lucu " tawa garing Naruto " Baiklah cukup bercanda nya " dengan santai Naruto meremas ke dua telapak tangan nya, pertanda siap untuk bertarung.
Kreek!
Kreek!
" Ayo mulai pesta nya " memamerkan senyum iblis andalan nya.
" SOMBONG SEKALI KAU " salah satu dari mereka mengarahkan balok kayu yang di pegang nya ke arah kepala Naruto.
Melihat balok kayu yang mengarah ke kepala nya Naruto hanya melindungi kepala nya dengan tangan kanan nya yang di baluti perban.
" SWUSSSHHHH "
" BRRRAAAAKKK "
Balok kayu yang menghatam Naruto hancur berkeping-keping setelah dengan keras menghatam tangan kanan Naruto.
" Heh, Not bad " ledek Naruto dengan memamerkan senyum bengis nya.
" Dia M-monster " ucap salah satu dari gerombolan itu
" Dan sekarang giliranKUU! " dengan keras Naruto menendang orang yang tadi menghantam nya.
" BUAAGGGGHHH! "
" AGGRRRHHHHG! " erangan kesakitan setelah di tendang oleh Naruto dan terpental jauh ke belakang menabrak beberapa peralatan olahraga.
" Piece of cake " ledek Naruto lagi tanpa rasa takut di wajah nya.
" KEPARAT! AYO HAJAR DIA BERSAMA-SAMA! " Teriak lantang salah satu dari gerombolan murid yang ingin menghajar Naruto.
" Cih Banci cupu " decih Naruto melihat semua gerombolan tadi mengeroyok nya. " Heh Dasar amatir " ucap Naruto menyiapkan tinju nya.
setelah dekat dengan Naruto gerombolan tadi mengarahkan balok kayu mereka kepada Naruto dan Naruto juga bersiap melepaskan tinjuanya pada mereka akan tetapi...
" HENTTIIIIKAAANNN "
Dengan seketika semua nya berhenti dan melihat sumber suara tersebut.
" K-kaicho "
" B-bagaimana mereka bisa tau "
" M-matilah kita "
Ucap gerombolan itu, sedangkan Naruto dengan tenang ia menggaruk pantat nya yang gatal tanpa tau kondisi saat ini.
" Kalian harus di hukum karena berani mengeroyok seseorang apalagi dengan menggunakan senjata " ucap Kaicho yang bernama lengkap Sona Sitri dan ia juga salah satu iblis kerjaan dari klan sitri " Minna, tangkap mereka semua " tambah Sona menyuruh pierage nya menangkap gerombolan itu.
" Haik !, Kaichou " ucap mereka serempak dan membawa gerombolan tadi ke ruang BK untuk di hukum.
Setelah anggota OSIS dan para gerombolan pergi, kini yang tersisa hanya Naruto dan Sona.
" Jadi kau budak iblis baru milik Rias? "tanya Sona dengan tiba-tiba membuat Naruto terkejut.
" K-kau tau dari mana Kaichou " ucap Naruto malah balik bertanya.
" Tentu saja, karena aku juga seorang iblis " Balas Sona dengan memamerkan sepasang sayap kelawar milik nya.
" Ohh jadi masih ada iblis yang lain ya" ucap Naruto dengan mode berpikir nya " Oh ya Nama ku Namikaze Naruto salam kenal " tambah Naruto memperkenalkan diri nya.
" Hm Nama ku Sona Sitri salam kenal " Balas Sona dengan datar. " Kalo begitu aku permisi dulu " tambah Sona sambil melangkah pergi menjahui Naruto.
" Oh ya Kaichou " Ucap Naruto membalas Sona. " Heh sepertinya aku akan semakin banyak bertarung Nih " batin Naruto melihat Sona manjahui diri nya.
~ T.B.C ~
Oke Minna, sekali lagi saya minta maaf nih karena baru update. Gimana chapter ini seru gak, kalo gak seru maklumi aja nama nya juga Author baru Hehehe. Sebenarnya saya belum pernah tu Nonton Anime nya saya cuma baca - baca di fanfiction aja. Tapi karena saya mau buat ini ff jadi saya mendownload anime nya dari season 1 sama 2, tapi saya belum tau ada season 3 nya apa gak . jadi bagi temen-temen yang tau bisa kasih tau link nya sama saya hehehe tolong ya.
Hm oke sekarang saya akan jelasin semua tentang Naruto dari teknik - teknik nya sampai bentuk tubuh nya semua saya jelasin di sini.
Nama : Namikaze Naruto
Tinggi : 175 Cm
Berat : 60 Kg
Golongan darah : B
Makanan kesukaan : Ramen dan Cola
Model rambut : sama kaya di Canon tapi lebih panjang. Ya mirip Minato lah
Jenis Bidak : 2 Pawn ( kalo gak salah di canon kan semua bidak pawn kan issei nah di sini issei cuma 6 pawn. )
Sacred Gear : Hand of Satan ( Bahasa jepang nya Te No Maou )
( penjelasan sacred gear nya Naruto
Sacred ini bisa membuat pemilik nya memiliki tingkat-tingkatan kekuatan yang dimiliki oleh Lucifer :
1. Curse Seal : Exposure
( Segel kutukan : pembukaan )
( dalam tingkatan ini pemilik nya akan mempunyai 5 % dari kekuatan Lucifer atau satan yang sangat besar. Kekuatan ini bertumpu pada tangan kanan nya. Jika tingkatan ini aktif aura kegelapan menyelimuti tangan kanan nya juga muncul pentragram dari punggung tangan nya, dari pentragram itu muncul seperti tatto tribal menyelimuti Tangan Naruto. Kelebihan pada tingkatan ini , pemilik nya bisa mengangkat segala macam benda dengan mudah, tangan kanan nya kebal terhadap segala macam senjata dan aura suci pun tidak bisa melukai nya. Tingkatan yang kedua nanti di chapter yang lain nya.)
Teknik : Saat ini Naruto belum bisa sihir atau segala macam nya jadi kalo ia bertarung ya cuma bringasan saja tapi cuma satu teknik sihir yang bisa Naruto kuasai saat ini yaitu Fatal Blast
Fatal Blast : Fatal blast yaitu teknik mengumpulkan seluruh kekuatan pada tangan kanan dan membentuk aura hitam seperti genggaman tangan yang 2x lebih besar dari tangan biasa. Nama Teknik ini di ambil teknik Oga Tatsumi dari anime beelzebub yang teknik nya bernama Zebul Blast tapi cara kerja teknik milik Naruto sama seperti yagai milik guru guy saat melawan madara tapi beda nya kalo guru guy naga kalo Naruto genggaman tangan. Efek dari teknik ini bila terkena musuh akan menghancurkan bagian dalam tubuh bukan bagian luar nya seperti patah tulang dan lain nya dan bila teknik ini terkena benda apa pun benda tersebut akan hancur. Nanti teknik ini memiliki tingkaran yang lebih besar dan kuat.
Buried Head : Dari nama sudah jelas yaitu pengubur kepala. Teknik ini mengakibatkan kepala musuh terkubur. Nama teknik di ambil dari teknik Oga tatsumi yaitu Bury punch.
Kick Dick : Teknik ini berfungsi untuk melemahkan pertahanan lawan. Dari Nama nya juga nendang itu tuh mana ada yang kagak lemah :p.
Knee Attack :Teknik serangan untuk menghancurkan kesadaran musuh. Teknik ini mirip teknik Stinger yang ada di game God Hand.
Oke minna, segitu dulu untuk chapter ini. Saya usahain cepet update buat Chapter 4. Kalo ada kata yang salah atau kurang pas saya usahain buat di edit, Review yang banyak ya biar tetep semangat.
* Salam Shasi Aryo *
