Title : Truly YOU
Author :DesySeungho ShawolShinee
Genre : Romance, Comedy
Cast: Park Ji Yeon (T-ara), Yoo Seung Ho (actor), Lee Hong Ki (FT. Island), Jung Yong Hwa (CN Blue), Kim So Eun (actress)
Main Backsound : Breathless by Shayne Ward
Disclaimer :All plot, story ideas © DesySeungho ShawolShinee, All Character © God
Don't take my Fanfiction without FULL CREDIT to my Account, Don't copy my Fanfiction without my PERMISSION, Don't PLAGIAT my Fanficton. I HATE PEOPLE WHO JUST PLAGIAT !
Summary : Bagaimana akhir kisah cinta Jiyeon, Seungho, Hongki, Yonghwa dan So Eun? Chap 13 *end* is up ! Mind to read n reviews?
Chapter 13 :: Finally, it's TRULY YOU!
*Jiyeon pov*
Hari-hariku berlalu dengan normal. Beberapa hari yang lalu aku sudah meminta maaf pada So Eun, dan dia segera memaafkanku. Senangnya, So Eun memang sahabat terbaikku! Hongki dan Yonghwa-oppa masih sibuk berlatih untuk tampil di pensi. Aku lebih banyak menghabiskan waktuku dengan Seungho dan So Eun. Kini Seungho bersikap ramah padaku, kami juga menjadi akrab. Aku merasa senang, karena Seungho kini memperhatikanku. Bukannya aku GR, tapi.. apa Seungho mengiyakan permintaan So Eun yang dulu? Agar Seungho mencintaiku? Ahhh... biarkan semua berjalan seiring waktu saja. ^^
-000-
Akhirnya hari ini tiba juga. Pensi! Yey! Aku bisa melihat sahabatku dan kakakku beraksi di atas panggung. Aku duduk di bangku paling depan bersama So Eun dan Seungho. Acara dimulai, Yonghwa-oppa dan band-nya muncul dari balik tirai. Beberapa lagu dinyanyikan oleh mereka. Aku tersenyum melihat Yonghwa-oppa, aku tak tau ini benar atau hanya perasaanku saja, tapi sepertinya mata Yonghwa-oppa terus menatapku.
"Anyyeong yeorobeun! Ini lagu terakhir dari penampilan kami, semoga kalian menyukainya!" teriak Yonghwa-oppa mencoba berinteraksi dengan penonton. Aku hanya tersenyum geli, band Yonghwa-oppa dan Hongki mendapat antusias yang cukup banyak dari penonton. Baru manggung sekali saja mereka sudah terlihat keren...
"I didn't think it was love, I told myself it wasn't love
I deceived myself, but my heart kept calling your name
I take one step towards you, push you one step away
Each time, you grow in my heart
I must be loving you this much, must be waiting for you this much
Even though it hurts so much, my heart can't seem to let you go
I think there must be just one love, I don't think my heart will change
The love that I've kept only for you, I can now finally tell you
I love you" (As Ever – OST You are Beautiful)
Lagu yang dinyanyikan Yonghwa-oppa ini terdengar sangat menyentuh. Arti yang terkandung dalam liriknya membuatku merenungkan sesuatu. "Lagu tadi, lagu yang kubuat spesial untuk seseorang. Lagu yang mewakili perasaanku padanya. Aku ingin mengatakan padanya bahwa aku sangat mencintainya," kata-kata Yonghwa-oppa menyadarkanku dari renunganku. 'Ohh.. Jadi Yonghwa-oppa sudah menyukai seseorang. Siapa ya?' aku tertarik untuk mendengarkan. Siapa kira-kira yeoja yang membuat Yonghwa-oppa jatuh cinta. Pasti yeoja itu beruntung sekali karena mendapatkan namja yang baik seperti Yonghwa-oppa.
"Park Ji Yeon," kata Yonghwa-oppa sambil tersenyum. Seluruh murid SMA ku yang kini menonton di aula berteriak. Aku tersentak mendengar kata-kata Yonghwa-oppa. Seungho dan So Eun sepertinya saling memandang. Aku masih tetap terdiam dan tak percaya saat aku merasa sebuah hembusan nafas berada tepat di samping telingaku. "Saranghaesso, Jiyeon-ah..."
Aku terpaku menatap Yonghwa-oppa, sejak kapan dia berdiri di depanku? Tanpa kuketahui airmata mulai membahasi pelupuk mataku. Aku menggigit bibirku kuat-kuat, menahan agar airmataku nggak jatuh. Suara sorakan teman-teman masih bergaung di telingaku. Aku tak tau atas dasar apa aku meneteskan airmataku di depan Yonghwa-oppa. Tetapi pernyataan cinta darinya membuatku meneteskan airmata ini. Aku hanya mematung sambil menatap dengan kosong mata Yonghwa-oppa. Airmataku jatuh perlahan, tatapan lembut mata Yonghwa-oppa terus menatap mataku. Seakan menelusuri ke dalam hatiku, mencari kebenaran atas perasaanku. Tangan Yonghwa-oppa meraih tanganku, aku tak mampu mengelaknya, aku seakan nggak punya tenaga. Waktu seperti berhenti, suara-suara di sekelilingku terdengar samar-samar.
Aku belum pernah berada pada posisi ini, ditembak oleh seorang namja. Bukankah aku seharusnya bahagia? Tapi airmataku menetes dengan deras. Masalahnya... bukan Oppa yang ku cintai. Walaupun Seungho tak akan pernah mencintaiku, tapi aku tak bisa menghapuskan Seungho dari pikiranku. "Mianhae oppa," ucapku dengan sangat lirih dan hampir tak terdengar. Aku sendiri ragu apakah Yonghwa-oppa bisa mendengarnya atau tidak.
Tiba-tiba tanganku ditarik oleh seseorang. Genggaman tangan Yonghwa-oppa terlepas begitu saja saat aku berlari di belakang namja yang menarik tanganku tadi. Aku mengamati punggung namja yang menarikku. 'Hongki?'
Kami berhenti setelah tiba di taman belakang sekolah. Hongki membalikkan badannya sehingga kami saling berhadapan. Dia meletakkan kedua tangannya di bahuku dan segera memelukku. Tangan kanannya menepuk-nepuk punggungku dengan lembut, berusaha menenangkanku. Aku menangis sejadi-jadinya dipelukkan Hongki. Aku merasa sangat bingung.
Cukup lama aku menangis dipelukkan Hongki. Dia melepaskan pelukannya dan memegang kedua pipiku. Airmataku diusap olehnya. "Biarkan aku memelukmu sebelum kau menjadi milik orang lain," katanya lirih hampir seperti bisikan, namun aku bisa mendengarnya.
*Yonghwa pov*
Lagu ciptaanku untuk Jiyeon sudah selesai ku nyanyikan. Setelah ini aku akan menyatakan perasaanku padanya. "Lagu tadi, lagu yang kubuat spesial untuk seseorang. Lagu yang mewakili perasaanku padanya. Aku ingin mengatakan padanya bahwa aku sangat mencintainya," kataku penuh keyakinan. Aku menatap Jiyeon, "Park Ji Yeon."
Aku menuruni panggung dan berjalan ke arah Jiyeon. Aku mendekatkan bibirku ditelinganya dan berkata lirih, "Saranghaesso, Jiyeon-ah..." Aku menatap matanya dalam, sudut matanya mulai mengeluarkan air mata, aku tak tau airmata apa yang dia keluarkan. Tapi dia mulai menangis, aku terpaku melihatnya menangis. Aku ingin merengkuhnya dalam pelukanku, tapi entah kenapa keberanianku hilang begitu saja. Aku hanya mampu menggenggam tangan mungilnya.
"Mianhae oppa," katanya begitu lirih, walaupun suara-suara riuh terdengar masuk ke dalam telingaku, tapi perkataan lirih Jiyeon begitu jelas masuk dalam indera pendengaranku. Genggamanku seketika itu juga terlepas, dan Jiyeon pergi berlari dengan Hongki. Sejenak aku termangu, masih belum menyadari apa yang Jiyeon lakukan, dia menolakku kah? Ku putuskan untuk mengejarnya keluar aula.
*Hongki pov*
Aku memukul simbal pada irama penutup lagu yang baru saja kami mainkan tadi. Aku tersenyum puas, karena penampilan pertama kami tergolong sukses! Yonghwa-hyung maju ke depan dan mengatakan sesuatu.. "Lagu tadi, lagu yang kubuat spesial untuk seseorang. Lagu yang mewakili perasaanku padanya. Aku ingin mengatakan padanya bahwa aku sangat mencintainya."
Aku nggak terlalu bisa mendengarnya karena suasana aula sangat ramai. Tapi yang kutau, Yonghwa-hyung akan mengatakan perasaannya pada seseorang. Beruntungnya yeoja itu jika mempunyai namjachingu sebaik Yonghwa-hyung.
"Park Jiyeon."
Deg! Nama itu keluar dari bibir Yonghwa-hyung, aku berdiri dan melihat Yonghwa-hyung berjalan ke arah Jiyeon. Aku ingin turun dan mencegahnya, tapi aku sadar kalau aku sendiri bukan siapa-siapa Jiyeon selain sahabatnya. Tentu aku nggak memiliki hak untuk melarangnya menerima cinta Yonghwa-hyung.
Aku memperhatikan mereka dari atas panggung, kulihat Jiyeon menangis. Tangan Yonghwa-hyung meraih jemari mungil Jiyeon, lalu dia mendekatkan bibirnya ke kepala Jiyeon! Ya Tuhan! Apa Yonghwa-hyung akan menciumnya? Aku mengepalkan tanganku dan berlari turun dari panggung. Aku segera menarik tangan Jiyeon dan membawanya berlari ke luar aula.
Aku membiarkannya menangis dipundakku untuk waktu yang cukup lama. Aku membelai rambut panjangnya penuh kasih, setelah tangis Jiyeon mereda aku melepaskan pelukanku dan memegang kedua pipinya. "Biarkan aku memelukmu sebelum kau menjadi milik orang lain," kataku lirih lalu memeluknya lagi.
*So Eun pov*
Aku sudah menduga orang yang Yonghwa-oppa maksud adalah Jiyeon. Dengan ini pupus sudah harapanku untuk dicintai Yonghwa-oppa. Aku menatap Seungho yang ada di sampingku, tangannya mengepal dan bergetar, seakan nggak rela dengan posisi Yonghwa-oppa. Kenapa dengannya? Apa dia mulai membuka hatinya untuk Jiyeon? Syukurlah kalau begitu... Aku ingin Jiyeon bahagia...
Tiba-tiba Seungho berlari mengejar Hongki dan Jiyeon ke luar aula, begitu pula dengan Yonghwa-oppa. Aku bingung harus melakukan apa, maka aku ikut mengejar mereka dan melihat Jiyeon sedang berada dalam pelukan Hongki. Jiyeon-ah beruntungnya dirimu dicintai oleh banyak namja...
*Seungho pov*
Aku kaget mendengar pernyataan Yonghwa-hyung! Dia menembak Jiyeon! Jadi selama ini Yonghwa-hyung juga mencintainya? Dia mendekati Jiyeon lalu meraih tangannya, entah kenapa aku merasa perutku bergolak saat aku mendengar Yonghwa-hyung mengatakan kata 'saranghaeyo' pada Jiyeon... Aku nggak rela..
Hongki menarik Jiyeon dan membawanya pergi dari aula. Aku segera menyusul mereka keluar aula. Aku mendapati Jiyeon sedang berada dipelukan Hongki, Jiyeon menangis... Yonghwa-hyung mendekati mereka, aku segera mendekati mereka dan meraih tangan Jiyeon.
"Mulai saat ini,, biarkan aku yang menjaga Jiyeon!" kataku mantap. Jiyeon terkejut menatapku, semua orang yang ada di taman juga melihatku dengan heran. Tapi aku nggak akan menyerah, aku akan membuat Jiyeon percaya bahwa aku mencintainya...
.
.
.
.
.
'Tamat? Nggak kok,,, sebentar lagi xD hehehe'
-000-
Setahun kemudian...
Aku berdiri di dekat balkon apartemenku. Aku menatap jauh ke atas langit cerah yang berwarna biru, membentang di cakrawala. Aku tersenyum dan berjalan menuju lemari yang di tempeli oleh foto-foto orang yang memiliki arti dalam hidupku.
Tuhan... terimakasih, Engkau mengirimkan orang-orang yang memberikan arti dalam kehidupanku. Aku sangat berterimakasih padaMu...
Aku menatap foto Appa dan Umma kemudian tersenyum. Saat aku hendak naik ke kelas 12, aku melihat orangtuaku berdiri di ambang pintu kelas dengan penuh kerinduan. Mereka kembali, mereka kembali ke sisiku... Aku memeluk mereka dengan bahagia. Kini aku sudah tinggal bersama lagi dengan Appa dan Umma, aku tak akan kesepian lagi. Tapi hari ini aku sedang sendirian dirumah, mendadak Appa dan Umma ingin bernostalgia, dan aku ditinggal sendirian di rumah. ,
Mataku beralih ke foto So Eun. Dia sahabat ku yang paling baik, dia yang membuatku bisa bersama dengan orang yang ku cintai sejak dulu. Setelah lulus dari SMA dia berhasil masuk ke salah satu universitas boga terkenal di Paris, dengan beasiswa pula! So Eun-ah! Gapailah impianmu menjadi chef terkenal, dan kalau pulang ke Korea masakan makanan yang enak untukku yaa! xD
Di samping foto So Eun, tertempel foto Yonghwa-oppa. "Oppa..." Yonghwa-oppa adalah kakakku yang paling baik... Tapi mianhae Oppa, karena aku tak bisa membalas cintamu.. kini Yonghwa-oppa sudah berkuliah disalah satu universitas seni terkenal di Korea. Dia ingin mewujudkan cita-citanya menjadi guru vokal. Dan yang ku dengar-dengar sih Yonghwa-oppa dan So Eun sedang pendekatan. Waaahh keren! Padahal mereka kan terpisah oleh dua benua... Duhh bahasanya xD
Semoga kalian cepat jadian deh ^^
Aku melihat foto di atas Yonghwa-oppa, senyuman Hongki. Senyum polosnya, aissshh! Aku kangen dengan sahabatku yang satu ini! Sejak naik ke kelas 12 dia memutuskan untuk bergabung dengan salah satu perusahaan rekaman dan berhasil menjalani trainee sebagai vokalis band yang bernama FT ISLAND. Dan beberapa bulan lagi katanya dia akan di-debut! Waahh Hongki-ah, chukkae... kau akan segera mempunyai band yang terkenal!
Mataku beralih lagi pada foto seorang namja yang hanya terlihat punggungnya. Foto itu kuambil dua tahun yang lalu. Yaa... saat namja itu selesai mengobati lukaku dan berjalan pulang. Namja yang mampu membuat hatiku berdebar, namja yang menyita seluruh pikiranku.. Yoo Seung Ho... Seungho kini menjadi salah satu mahasiswa fakultas kedokteran di Universitas Korea, sesuai dengan keinginannya sejak dulu. Akhirnya dia bisa mewujudkannya.
Dan aku sendiri, aku masuk ke fakultas seni di universitas yang sama dengannya. Aku ingin menjadi seorang pianis. Itulah cita-cita ku yang ternyata nggak berubah dari kecil.
Dalam setahun ini aku mengalami begitu banyak kebahagiaan. Itu semua karena kalian, kalian semua yang membuat hidupku menjadi lebih berwarna... Jeongmal gomawo...
Ting Tong
Suara dari pintu apartemen, aku segera berlari untuk menyambut orang dibalik pintu apartemenku.
Ckkleekk!
Aku melihat sebuah buket berisi mawar merah tepat di hadapanku, dan sedetik kemudian kepala namja yang membawa buket bunga itu muncul.
"Seungho-ya kau mengagetkanku saja," kataku sambil memukul pelan bahunya. Seungho tersenyum lebar dan memberikan buket bunga itu padaku. "Kenapa terlambat?" tanyaku sambil mempersilahkannya duduk di sofa. Aku pun duduk di sampingnya.
"Aku mencari ini," kata Seungho sambil mengeluarkan sebuah kotak. Dia membukanya. Sebuah gantungan handphone bermotif beruang! Persis dengan yang ku berikan untuknya dua tahun yang lalu.
"Bodoh, kau terlambat untuk mencari ini?"
"Benda itu sangat berharga bagiku chagi, karena benda itu yang pertama kali kau berikan untukku," kata Seungho lembut. Aku terpesona melihatnya.
"Seungho-ya?"
"Ne?"
"Entah kenapa aku belum percaya kalau kini kau benar-benar milikku," kataku dengan wajah memerah. Aku memang udah berpacaran dengannya selama setahun ini, tapi aku masih belum percaya kalau Seungho kini memang pacarku, yaaahh karena perjalanan untuk membuatnya mencintaiku memang sangat panjang.
"I still can't believe that you're mine
You just walked out of one of my dreams"
_Breathless by Shayne Ward_
Seungho mendekatkan wajahnya dan mencium bibirku dengan lembut.
"Sekarang kau sudah percaya kan? Percayalah chagi bahwa aku benar-benar mencintaimu..." katanya sambil membelai rambutku. Aku mengangguk dan memeluknya senang...
*Finish!*
Akhirnyaaa FF sekuel pertama aku kelaaarrr... jejingkrakan sambil bawa2 pompom... Reviews yaaa chingudeul ^^ kudu n wajib'ain pokoknya xD
Mianhae kalo ada yang nggak setuju sama endingnyaa... udah kagak ada ide lagi sih... xD
Gomawo for read and reviews ^^ Baca karya saya yang lainnya yahhhh..
ArhiiDe-chan 'HongRhii' Hikari :: udah add FB aku? or foll twit aku belum ^^ Hihi... iya nih Seungho cepet banget berpalingnya =_= Hmmm.. setuju ga sama ending-nya? thanks udah reviews di setiap chapter ,
kangyeongsuk :: Hahaaa... Seungho akhirnya sama Jiyeon juga xD wkwkwk... Dulu sih aku ga rela Seungho sama sapa ajja, tapi kalo sama Jiyeon aku masih relaaaa... Tapi sekarang, biar deh aku ga peduli, soalnya udah ada Lee Hyukjae di hatikuuuuu~ xD #plak Thanks for reviews ^^ ketemu lagi yah di FF yang lainnya ^^
