I WANT TO MEET YOU
Part 4
~CARD CAPTOR SAKURA ~
© / copyright 1998 by CLAMP
~CARD CAPTOR SAKURA~
Millie sudah mulai kehilangan semangat untuk menulis…
jadi kalau ada kesalahan tolong dimaafkan….
~CARDCAPTOR SAKURA~
Aku tersadar dari tidurku saat seseorang menekan bell.
"Sakura…Sakura bangun." aku medengar suara Touya di balik pintu kamarku.
"Ada apa Touya?" teriakku.
"Temanmu datang! Katanya kamu tidak muncul-muncul di taman makanya mereka ke sini!" balasnya sambil teriak juga.
"Ya ampun aku lupa!" teriakku sambil keluar kamar dan berhenti didepan pintu depan. Disana ada Chiharu, Naoki, dan Rika.
"Sakura! Aku kira sesuatu terjadi dengan mu karena kamu tidak muncul-muncul! Padahal kita kan sudah janji akan ke ulang tahun Mai sama-sama!" pekik Chiharu.
"Maaf… Aku ketiduran…" kataku dengan ragu. Untungnya mereka tidak terlalu memperdulikan alasanku.
"Okay, ayo cepat siap-siap! Nanti kita benar-benar telat." Kata Rika dengan tenang.
~CARDCAPTOR SAKURA~
Tak lama kemudian kami sampai di tempat tujuan. Pestanya berjalan dengan lancer tetapi ternya tidak selancar duguaanku.
"Sakura-chan? Sakura-chan ada apa? Kamu kelihatan murung.." tegur temanku Ayumi.
"Ie* aku baik-baik saja kok…" kataku sambil berusaha tersenyum.
"Sakura, kamu itu tidak berbohong, kalau ada masalah cerita saja sama kami ya?" aku menyerah dan mulai menceritakan apa yang terjadi antara aku dan Tomoyo. Ekpresi wajah teman-temanku mulai menjadi cemas dan khawatir, mereka juga seperti mengetahui sesuatu.
"Kalau kalian mengetahui sesuatu tolong beri tahu aku…"pintaku.
"Sakura-chan…umm..begini.. kami tidak bermaksud mengadu domba atau apa pun tapi kemaren sebelum liburan musim panas, Tomoyo-chan ada cerita tentang kamu dan Syaoran… katanya Syaoran itu tidak baik untuk kamu… kami sudah tanya kenapa tapi dia selalu mengatakan privasi…" kata Ayumi.
"Tapi Tomoyo-chan pernah cerita padaku kalau dia pernah di tembak Syaoran, karena Tomoyo-chan sudah punya Eriol-san jadi Tomoyo-chan berkata 'kamu coba tembak teman aku Sakura kalau kamu dia tolak maka akan aku pertimbangkan masalah ini' begitu katanya… aku minta maaf Sakura-chan karena tidak membicarakannya semuany kepadamu… seandainya aku tahu akan jadi begini lebih baik aku ceritakan saja.." kata Naoki.
"Tidak apa-apa ini bukan kesalahan kalian kok" kataku sambil berusah untuk tersenyum.
" Sakura-chan yang tabah ya… kami akan berusaha membantumu supaya kembali berbaikan dengan Tomoyo-chan" kata Rika sambil memegang tanganku.
"Ng, arigato minna*"
~CARDCAPTOR SAKURA~
Dua hari semenjak itu aku pun memutuskan untuk menulis E-mail kepada Syaoran.
Syaora-kun… went somebody want us to break upwhat will you do?
Because I don't want to break up…
But my friend whan me to choose between you and her…
I love her as my friend but I also love you…
Now things really bad…
What should I do?
When I told my others friends about this, they said that girl only see things from her view, not from others… it'll break my heart if things continue like this…
What should I do…
Beberapa hari kemudian pun aku mendapatkan E-mail balasan.
Sorry I can't reply it soon…
Well, I don't want to break up… and now it's all depends on you... why ur friend want us to break up?
Is it about me as faker again?
Dari surat itu aku tahu kalau dia merasa sedih dan marah. Aku pun segera menulis E-mail balasan.
No, is't not about that…
She said about you're not good... you're bad…
I don't want to believe her…
But she so… mean…
My other friend said this to me ' if you don't want to break up just tell her that and ask Syaoran to come here to see "what his true color"
But I don't understand what true color is…
Aku tahu kalau aku harus segera mengakhiri semua ini…
Tetapi apa itu juga termaksud aku harus Putus dengan Syaoran?
Aku tidak sanggup dengan semua ini, tapi aku tidak mau bermusuhan dengan Tomoyo hanya karena ini…
Kami-sama…*
~CARDCAPTOR SAKURA~
Entah mengapa aku tahu kalau Shaoran sepertinya selalu menghindari pembicaraan ini, sudah 2 minggu lamanya semenjak dia online dan aku selalu menunggunya. Aku bertanya apa sahabatku yang berada di … untuk meberikan aku saran. Tetapi apa yang dia katakana padaku selalu saja sama dengan yang lain. Aku harus membicarakan hal ini pada Shaoran dan jangan sampai kalau dia selalu mengalihkan Topik karena kalau hal itu terjadi lagi maka semuanya akan terulang lagi.
Sudah lebih dari 2 bulan aku tidak chat dengan Meiling, aku yakin sesuatu telah terjadi dan dia tidak Online.
Aku seperti berada di labirin yang sangat besar dimana aku tidak bisa keluar hanya dengan mengandalkan tenaga saja, aku harus memikirkan jalan keluarnya.
~CARDCAPTOR SAKURA~
*Ie = tidak.
* Arigato-minna = terima kasih semuanya.
*Kami-sama = Tuhan…
Yap yap yap~
itulah chap 4 dari Fic ini ^.^
Maaf lama ga upload… soalnya Millie ada Uts
mungkin sekitar dua Chap lagi akan tamat :C
Apa kah berakhir dengan sedih atau happy ending?
semuanya tergantung pada Waktu :C
bye Minna-san-tachi ^^
