Title : Show Me The Meaning of Life and Love
Disclaimer : Super Junior itu milik SM Entertaiment, para member milik keluarga mereka dan Tuhan YME
Cast : Super Junior
Pairing : YeWook
Slight!KangTeuk, HanChul, EunHae, KyuMin
Genre : Angst/Romance
Rate : T
Warning: OOC, OC, AU, Yaoi
.
Happy reading, enjoy!
.
Chapter sebelumnya:
Dengan pelan tangannya meraih lengan baju Ryeowook dan menyingkirkannya, memperlihatkan tangannya yang penuh luka sayatan. Yongri manatap sendu tangan itu. Ia tidak percaya anak semanis Ryeowook itu ternyata masochist. Ryeowook terpaku saat Yongri menatap lama luka-luka ditangannya. Entah kenapa ia tidak menarik kembali tangannya, membiarkan Yongri melihat luka-luka nya.
"Aku akan mengadopsimu, walaupun kamu seorang masochist!" ucapnya dengan nada kepastian.
Ia menatap Yongri dengan tatapan tidak percaya. Selama ini tidak ada seorang pun yang mau mengadopsinya saat tahu kalau ia masochist. Ryeowook merasa kalau Yongri benar-benar akan mengadopsinya,
"Jadi, Ryeowook-ah, datanglah ke keluargaku. Aku akan mengajarkanmu tentang kebahagiaan" bisiknya lembut seraya menarik namja manis itu ke pelukannya.
Namja manis itu masih membisu, sedari tadi tidak ada satupun kata yang keluar, ia masih belum terlepas dari keterkejutannya.
Ia bisa merasakan kehangatan yang disalurkan Yongri kepadanya.
"Kamu mau kan, Ryeowook-ah?".
Perlahan, didekapannya Yongri, kepalanya mengangguk kecil.
"Ne, aku mau..."
"Sudah saatnya membuka lembaran baru.
Dan mencari tahu arti hidupku" -Kim Ryeowook
.
.
.
Ryeowook membereskan barang-barangnya ke koper. besok dia pindah ke rumah pasangan Kim itu.
Pindah?.
Ya, Ryeowook menyetujui Yongri untuk mengadopsi-nya. Kesempatan ini tidak akan disia-siakan olehnya, ia bisa membuat hidup baru. Tapi ia belum memikirkannya sejauh itu, ia tidak boleh berharap lebih. Bisa terlihat kalau Ryeowook belum sepenuhnya mempercayai kebaikan Yongri.
"Aigoo, Ryeowook-ah! Ukuran bajumu kecil!".
Suara itu...-siapa lagi kalau bukan calon orangtua angkatnya, Soojae. Setelah pekerjaannya selesai, ia langsung datang ke panti asuhan, ia benar-benar ingin bertemu dengan namja mungil itu. Dia sekarang berada dikamar Ryeowook, ikut membantu 'anaknya' untuk membereskan barang-barangnya. Sebenarnya bukan hanya ingin membantu Ryeowook, tapi Soojae dan Yongri juga ingin berusaha dekat dengannya. Karena kondisi Ryeowook yang tidak sehat pula yang menyebabkan mereka tidak ingin membiarkan anak mereka berberes sendirian. Hm, orangtua yang baik.
"Tubuhmu juga mungil, hehe, tidak seperti anakku" sambung Yongri.
"Anda punya anak?" tanya Ryeowook.
Yongri mengangguk, "Ne, dia namja. Umurnya setahun lebih tua darimu, dia akan menjadi kakakmu nanti".
"Kakak...hyung" gumamnya perlahan.
Hyung?. Aku akan punya hyung?, pikirnya. Sejak dulu ia tidak pernah mengenal yang namanya hyung atau noona, ia hanya anak tunggal yang sering disiksa. Entahlah, tapi ia merasa penasaran dengan orang yang akan menjadi hyung-nya. Apa dia orang yang baik? Atau jangan-jangan jahat?. Berarti itu tidak beda jauh dengan orang-orang yang sering mem-bully nya. Aiiish, kalau begitu kapan penderitaannya akan berakhir...
"Tenang saja, dia anak yang baik...mungkin" Perkataan Soojae seolah membaca pikiran Ryeowook, pria dewasa itu tertawa pelan.
Mungkin? Berarti belum tentu kan?. Uh oh...
"Soojae! Ah, Ryeowook, Soojae hanya bercanda. Hyung mu orang yang baik kok" sergah Yongri.
"Kuharap begitu" pikir Ryeowook.
xoxoxoxoxoxoxoxoxo
Tik tok tik tok
Suara jam dinding itu menggema di ruangan yang diisi oleh tiga namja, mereka terlihat seumuran. Namja yang pertama sedang bermain komputer -membuka browser, ia terlihat sedang chat dengan seseorang. Namja yang kedua sedang membaca novel Horror -terlihat dari sampul nya yang bertemakan horor. Sedangkan yang satunya lagi hanya tiduran di tempat tidur, menatap langit-langit kamar dengan tatapan bosan.
"Aku bosan" gumam namja yang sedang tiduran di tempat tidur itu.
"Kalau begitu lakukan saja sesuatu" sergah namja yang sedang bermain komputer itu. "Ah, Teukie-hyung menjawab chat ku!" Pekiknya senang.
"Gimana aku mau melakukan sesuatu kalau komputerku dipakai kamu, Kangin-ah" balas namja itu sewot.
"Hehe. Mian, Yesung" Namja itu yang dipanggil 'Kangin' terkekeh pelan, menatap Yesung yang masih tiduran di tempat tidur.
Namja yang sedang membaca novel hanya menggeleng-geleng kepalanya melihat tingkah temannya. Ia melanjutkan membaca lagi, sesekali raut wajahnya terlihat ketakutan. Novel yang dibacanya pun ditutup, sepertinya ia tidak kuat membacanya lagi.
"Yesung, novel mu terlalu mengerikan" keluh namja itu.
"Salah sendiri kenapa malah membaca novel horror, Heechul" jawab Yesung cuek.
Heechul menggembungkan pipinya, tanda kesal. "Huh, kalau aku ketakutan di malam hari, semuanya tanggungjawabmu, Yesungie!" serunya kesal.
Yesung memutar bola matanya, "Whatever".
"By the way, Yesung. Siapa namja yang tadi kau temui di cafe?" tanya Kangin mengambil topik lain.
"Aku tidak mengenalnya, tapi dia manis juga" ucapnya sambil memamerkan evil smirk.
"Namanya siapa?" Tanya Heechul.
"Aku kan sudah bilang tidak mengenalnya, jadi aku juga tidak tau namanya".
"Whatever" Heechul mengulang perkataan Yesung.
"Ya! Itu kata-kataku, bayar 1000 won" seru Yesung, penyakit 'mata duitan'nya kumat lagi (?).
.
'Tring tring'
"Eh, ada sms masuk" gumam Yesung.
.
From: Umma
Yesungie, umma dan appa hari ini akan pulang sedikit telat. Soalnya mau membantu adikmu membereskan barang ^^
.
Dahi Yesung sedikit mengerut, bingung. Wajahnya yang seperti itu menjadi kelihatan pabo #plak.
"Adik? Mwo? Sejak kapan aku punya adik?".
Karena bingung, ia hanya membalas sms umma-nya,
.
To: Umma
Adik? -_-"
.
Yesung meletakkan HP nya di samping tempat tidur dan melihat ke teman-temannya lagi, yang kini menatapnya bingung. Bingung karena perubahan ekspresinya yang tadinya biasa aja, tiba-tiba menjadi terlihat 'bingung'.
"Waeyo, Yesung?" Tanya Kangin.
"Umma memberi sms aneh" jawabnya -masih- dengan raut wajah bingung.
"Emangnya Ahjumma memberi sms apa?" kali ini Heechul yang menanyakan.
"Katanya dia dan appa akan pulang malam..."
"Lho? Apanya yang aneh? Ih, Sungie aneh -.-"
"Dengarkan dulu sampai selesai!". Yesung memberi jeda sebentar, "Katanya mereka mau membantu membereskan barang adikku".
Kali ini Kangin dan Heechul yang kebingungan. Wae? Pasalnya, Yesung TIDAK punya adik, dia hanya anak tunggal. Dan tiba-tiba umma dan appa nya mengatakan sedang membantu adiknya. Ngek, aneh kan.
"Aha, aku tau!"
Kangin menengok ke Heechul, "Apa?".
"Anak simpanan kali" Heechul menjawab dengan tampang tanpa dosa.
PLAK
"Auw! Sakit!" teriak Heechul, kesal.
Belum sempat Yesung membalas, HP nya berdering lagi. Yesung membuka HP-nya lagi, Kangin dan Heechul juga ikut-ikutan membaca.
.
From: Umma
Waduh, umma lupa memberitahumu. Umma dan appa mengadopsi seorang namja, dan mulai besok dia tinggal dirumah kita. Kau tau? Ia namja yang manis lho!~~
.
Mata Yesung terbelalak. What? Mengadopsi? Namja?.
"Huaaah, ternyata Ahjumma dan Ahjusshi mengadopsi anak" Kangin merebut HP Yesung dari tangan pemiliknya dan membaca kalimat itu lagi.
"Lumayan lah, daripada anak simpanan" perkataan Heechul disambut jitakan dari Yesung.
"Katanya namja yang manis lho" kata Kangin. Entah kenapa Yesung dan Heechul bisa menebak apa yang dipikirkan Kangin. Pikiran aneh-aneh mungkin?.
"Hey...kau sudah punya Jungsoo, jangan selingkuh!" Heechul mengingatkan sahabatnya.
"Ah iya, benar..." Oalah, malah baru ingat...
Disaat kedua sahabatnya malah asyik berdebat, Yesung masih menatap tidak percaya HP nya-yang sudah dikembalikan Kangin-. Harus bahagia atau apa, dia sudah tidak tau harus bereaksi seperti apa. Ia tidak pernah merasakan mempunyai adik, ia ingin punya adik, tapi sepertinya semuanya tidak berjalan sesuai harapannya. Dan sekarang! Ia sudah punya adik!. Aigoooo, ia penasaran sekali.
"Yesungie, sebaiknya jangan terlalu bahagia, jangan-jangan ia nakal!" seru Heechul.
"Nakal?" tanya Yesung.
"Iya! Siapa tahu ia anak yang jahil, seperti adikku, Kyuhyun" balas Kangin, dengan membawa-bawa si evil dari neraka.
"M-Mwo? Ani! Katanya dia namja yang baik baik" gerutu Yesung. Entah kenapa dia merasa kesal dengan Kangin yang mengatakan kalau 'adiknya' disamakan dengan si evil, Kyuhyun.
Yesung bisa membayangkan kalau adiknya nakal. Sudah cukup ia dijadikan bahan bully Kyuhyun. Tapi meskipun begitu, Kangin dan Kyuhyun sangat akrab, yah, walaupun terkadang Kangin juga pusing dengan kenakalan sang adik. Yesung menyunggingkan senyum kecil.
.
.
.
Yesung POV
Aku, Kangin, dan Heechul berjalan ke pintu depan. Mereka pun memakai sepatu, bersiap-siap pulang. Wajar saja, hari sudah malam. Jadi setelah makan malam bersama -dengan memesan pizza, mereka berniat pulang.
"Bye bye, Yesungie~" Heechul keluar pintu, disusul oleh Kangin setelah menyusulnya juga.
"Bye" Jawabku kemudian. Aku masuk kembali. Karena aku tidak tau harus melakukan apa, akhirnya aku hanya menyalakan TV dan mulai menonton.
Cklek
"Sungie! Appa dan Umma sudah pulang~"
Ah! mereka akhirnya pulang juga. Aku menoleh ke belakang –posisi sofa membelakangi mereka. Aku melihat seorang namja mungil yang begitu manis. Namja manis yang begitu familiar.. Tunggu, bukankah aku pernah melihatnya? ...
"AH! Kau yang tak ada uang/yang membayariku di cafe!" Seruku dan dirinya bersamaan.
Appa dan Umma memandang kami heran. Tak lama kemudian Appa tersenyum senang, "Kalian sudah saling kenal ya?" tanyanya senang.
"Ani. Aku hanya bertemu dengannya..." jelasku
"Ternyata Sungie begitu gentleman, sudah membayari Wookie~" Umma memelukku, tersirat rasa bangga dari suaranya.
Namja manis itu masih memandangku kaget. Aku sendiri tidak percaya kenapa kami bisa bertemu lagi. Kulihat barang bawaannya yang cukup banyak, sekitar 2 koper ada di sampingnya. Ah, apa jangan jangan dia yang dimaksud umma?
"Nah Sungie. Kenalkan, ini Ryeowook yang mulai saat ini akan menjadi adikmu. Wookie, ini anakku, namanya Jongwoon, biasa dipanggil Yesung" Umma memperkenalkanku padanya, begitu pula sebaliknya.
Aku mengulurkan tanganku, "Namaku Yesung, semoga kita bisa akrab, Wookie"
Wookie membalas uluran tanganku, "...senang bertemu denganmu, Yesung hyung..."
To Be Continued
A/N: Maaf readersdeul! FF ini udah ditelantarin nyaris setahun X(. Chapter kali ini emang sengaja dipendekin, supaya readers tambah penasaran LOL
Oh iya, berdasarkan polling yang udah Sung Rin kumpulin, kebanyakan milih 'Yesung menjadi kakaknya Wookie' :). Jadi kubuat Yesung jadi kakaknya Wookie hoho. Nah apa kalian menonton I AM?, author nonton lho bareng saudara wkwkkw. Author nonton ang hari pertama jam 6 malem, ternyata ga terlalu rame :/.
BIG THANKS TO: nurulamelia, Alfabeth, Lara Saengie, yesex, Miki123, kykyucloudsomnia, yeewook, , filippai, Kim jongchi, Dhikae, Kim Ryesha, Gwiyoonnie, valentina14, lalilula, Park Minnie, Luphie Kiekha, yourgoodgirlgonebad, Cloudira, CuraQnDC10, annyaatasha, JunJunMinnie, kim minji, Gaeum, This Is Lonely Day, fitria, yolyol, Memey Clouds, Raichi Lee Sungjin ELF, Liyahelf, Ryeosung21, dan Ryeowook Aegya
Buat lalilula, makasih atas informasinya :)
Review nya banyak banget! Seneng ^o^.
Ayooo new reader~
Jadi,
Mind to Review?
