Yosh! Kita lanjutkan fic kedua Venetta yang abal ini!
Ganbatte buat nsyp dan J yang sedang usaha bikin fic di rumahnya sambil nungging-?-!
Oke, sebelum Author tidur, langsung aja kita mulai!
Happy Reading!
.:Fairytale?:.
Disclaimer: Naruto punya saya! *dibantai Akatsuki* iya! Ampun! Tobat nasuha!
Genre: You know lah!
Rate: M? *ditimpuk* T atau K+?
Pair: MinaKushi, FugaMiko, YamaKaka/KakaYama, ObiRin, ShikaYoshi
WARNING: BL! YAOI! AUTHOR GAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS GANGGUAN JANIN, GANGGUAN PARU-PARU, SAKIT JANTUNG, DLL. KARENA FIC INI BUKAN ROKOK!
Chapter 2
Sang Ibu mengambil nafas sejenak sambil memperhatikan tampang kedua balita di depannya.
"Lanjutin donk, kaa-chan!" seru si anak gak sabaran dan agak sewot karena ceritanya berhenti.
"Sabar dikit, kek! Baru juga narik napas! Berbusa nie mulut kaa-chan!" sahut si Ibu gak kalah sewot.
Si anak langsung diem ketakutan.
"Oke, kaa-chan lanjutin,"
~Story mode~
"Banguuunn!" seru gadis berambut hitam legam bernama Uchiha Mikoto membangun pabrik sendal jepit eh salah membangunkan sang Author, Venetta dari tempat peristirahatan terakhirnya eh salah lagi, tempatnya beristirahat (baca: molor).
Tiba-tiba,
"Minggir Miko! Gue punya cara jitu buat ngebangunin ntuh kebo!" seorang gadis berambut merah bernama Uzumaki Kushina mendobrak pintu dengan tidak berperi kepintuan sambil membawa seember penuh air dingin yang diambil langsung dari sumurnya sadako.
Kushina pun menyiram Venetta. Dan,
"ASTAGFIRULLAH! JASHIN ANYUT DI GOT GARA-GARA DICIUM OROCHIMARU!" Venetta teriak histeris kayak pasien RSJ dapet tusuk gigi gratis-?-.
Alhasil, sebuah sendal jepit pink mendarat dengan mulusnya di kepala Venetta.
"BERISIK LU! MASIH JAM 5 PAGI NIE! PAKE BAWA-BAWA NAMA MY LOVELY JASHIN-SAMA LAGI LOE!" seru tetangga Venetta yang konon bernama Hidan yang merupakan Jashin lovers dan juga pelaku penyambitan sendal jepit pada Venetta.
Kushina dan Mikoto yang melihat adegan bloody scene-?- tersebut hanya bisa mengelus dada menahan nafsu-?- (maksudnya nafsu untuk ikut nyambitin Author).
" Oey, Ven! Jadi gak perginya?" tanya Mikoto.
"Pergi kemana?" kata Venetta sambil pasang tampang 'gue-gak-inget-gue-musti-kemana'.
"KEMAREN LU BILANG PENGEN PERGI BELANJA, DODOL!" seru Mikoto penuh esmosi.
"Emang iya, ya? Yasudlah, sana mandi dulu! Kalo gak mandi nanti bau lho! Trus nanti mbak-mbaknya pada kabur, apalagi kalo kalian kentut, jadi tambah bau! Lagian juga nanti kalo gak mandi bisa kena penyakit ku-hmmmpph!" Kushina segera menyumpal Venetta dengan vas bunga -?- agar Venetta tidak ceramah dan ngabis-ngabisin durasi.
"Berisik lu! Udah ah, gue mandi duluan," kata Kushina melangkah pergi.
"Gue juga yo," kata Mikoto.
Tak lama kemudian, mereka semua siap. Kushina mengenakan kaus oblong biru yang dicolong dari lemari Fugaku dan celana jeans minjem ma Author, Mikoto mengenakan kemeja putih sederhana dan rok berenda, sedang Venetta memakai kaus oblong abu-abu dan celana pendek selutut. Maka siaplah mereka berangkat.
Setelah naik becak 3 kali, naik bajaj 7 kali, dan naik odong-odong 12 kali, akhirnya mereka sampai di department store terdekat yang sedang obral dengan harga miring tapi kualitas oke punya. Sangat sesuai dengan selera 3 gadis yang udah medit stadium akut ini.
"Selamat pagi! Ada yang bisa saya bantu? Eh? Dek Venetta? Kushina?" kata seorang pelayan wanita yang berambut hitam panjang dan bermata coklat agak kaget melihat Venetta.
"Lho? Mbak Miyu? Sejak kapan mbak kerja di sini?" tanya Venetta juga agak kaget. Begitu pula Kushina.
"Sejak kamu ngetik fic ini dek," jawab pelayan yang dipanggil Miyu tersebut dengan polos.
Venetta, Kushina, dan Mikoto pun sweatdrop berjama'ah.
"Tunggu, tunggu! Siapa sih dia?" tanya Mikoto bingung.
"Mikoto, kenalin, ini Mbak Miyu. Nama panjangnya Kazuhiko Miyu. Dia kakak kelasku dulu. Tapi sekarang udah lulus," jelas Venetta.
"Salam kenal Mbak Miyu, aku Mikoto Uchiha. Panggil aja aku Mikoto," kata Mikoto.
"Salam kenal juga. Nah, jadi ngapain kalian ke sini? Aku tau kalian gak suka belanja, terutama baju dan aksesorisnya, Venetta, Kushina, kalian sama-sama tomboy dan gak peduli sama penampilan. Kok tiba-tiba di sini?" tanya Mbak Miyu curiga.
"Gini mbak, Kushina mau kencan. Tapi gak punya baju yang bagus. Sementara, aku sama aja seperti yang Mbak tau," kata Venetta.
"O o o, jadi begitu. Oke Kushina, kali ini aku tak nyangka bakal ada cowok yang berani ngajak kamu kencan. Dulu kan kamu dijulukin 'Duo Ratu Preman'. Tapi baguslah, akhirnya kamu punya pacar. Yuk ikut aku. Bakal kucariin baju yang cocok,"
Maka Kushina pun masuk ruang ganti. Tak lama kemudian ia keluar.
Baju pertama
Kushina memakai baju dress terusan ala Nona Belanda jaman penjajahan warna putih.
"Terlalu mencolok," komentar Mikoto.
"Pergi kalian para kompeni! Sampai kapan pun kami tidak akan menyerah pada kalian! Merdeka atau mati!" seru Venetta dengan ke-enggak jelasannya.
Baju kedua
Kushina mengenakan kaos oblong dan celana jeans.
"Sama aja sama baju sehari-hari!" komentar Mikoto.
"Terlalu biasa," komentar Venetta.
Baju ketiga
Kushina mengenakan tanktop yang memperlihatkan pusarnya dan rok mini.
"Terlalu, errr-seksi?" Mikoto jadi blushing sendiri melihatnya (jangan-jangan.. *mikir yang aneh-aneh* *ditampol KushiMiko*).
"Bisa bikin masuk angin," komentar Venetta yang konyol tapi masuk akal itu pun cukup jelas bahwa dia keberatan.
Baju keempat..
Baju kelima..
De es te..
De el el..
Dan, hingga akhirnya, baju ke 25,
Kushina mengenakan terusan pendek yang simple berwarna ungu berenda.
"Cucok!" kata Mikoto mengacungkan jempolnya.
"Top markotop!" Venetta pun mengacungkan jempol-jempolnya dan Mbak Miyu yang dia pinjam sebentar (termasuk jempol kaki).
Dan Mbak Miyu dengan senang hati menambah diskon yang harusnya 35% jadi 50%.
Kushina mengalami penyiksaan di dalam kamarnya sampai malam. Penampilannya yang tomboy dirombak habis-habisan oleh Mikoto (soalnya kalo Venetta yang dandanin yang ada malah mirip banci taman lawang *Author sama sekali gak bisa dandan*). Minato tidak boleh masuk atau mengintip. Awalnya, Minato sangat penasaran. Hingga Ia berusaha melihat apa yang terjadi di dalam. Tapi, setelah 10 kali digetok gagang sapu *digaplok Minato FC*, 7 kali ditimpuk setrikaan *Dipasung Kazu-chan*, 5 kali disirem air panas *disate Meiko-san*, dan 3 kali ditimpuk kulkas *dirasengan Minato* oleh Venetta, Minato pun menyerah.
~Malamnya~
"Kushina?" Minato cengo' kayak ngeliat Kyuubi yang lagi keselek duren *bayangkanlah!*.
"Kenape lu? Iya, ini gue. Gimana dadanan gua? Norak ya? Si Miko tuh yang dandanin!" kata Kushina sambil nunjuk-nunjuk Mikoto.
"Eh? Nggak kok! Cantik malah," puji Minato dengan wajah yg memerah.
"Ne? Lu buta ya? Dasar! Tapi.. um.. arigatou," kata Kushina blushing+salting.
"Hm.. mungkin gua buta, tapi gua masih bisa bedain mana yang cakep mana yang kaga, mang elu, orang secakep gua gak diperhatiin" kata Minato narsis tingkat tinggi. Kushina mendengus sebal.
"Oke, ayo berangkat!" kata Minato menggandeng tangan Kushina.
Setelah mereka pergi, Mikoto dan Fugaku menyeringai ke arah Venetta.
"Gue punya tugas buat lo, lu ngerti kan maksudnya?" Mikoto nyengir-nyengir gaje ke arah Venetta.
"Jangan lupa bawa perlengkapannya ya!" seringai Fugaku.
"Oke!" Venetta ikut menyeringai nakal.
Ternyata tugas yang diberikan adalah menarik teman-teman dari negeri dongeng ke dunia nyata untuk membuntuti pairing yang lagi dating ini. Terbukti dengan adanya ShikaYoshi dan KakaObiYamaRin. Mereka berenam awalnya shock dan ketakutan. Tapi setelah dijelaskan, mereka ikut cengar-cengir gaje.
Mereka pun segera berangkat membuntuti pasangan ini.
"Kush.. Udah belom makannya?" tanya Minato takut-takut.
"Hmm… 15 porsi jumbo... Cukup deh! Thanks Minato! Kita ke Dufan yuk!" ajak Kushina semangat.
"Du.. dufan?" Minato bingung.
"Yo'a! Dunia Fantasi!" kata Kushina sambil menyeret Minato yang sedang menatap miris ke arah dompet nistanya yang kosong melompong.
"Shishishishishi, Minato orangnya penakut gak?" cengir Venetta.
"Agak," jawab Kakashi, adik Minato.
"Kalo begitu.. Mampuslah dia.." Venetta nyengir laknat membayangkan nasib Minato yang suram.
"Ke.. kenapa Vene-nee?" tanya Rin.
"Lu bakal tau nanti," jawab Venetta sambil mulai bergerak mengikuti MinaKushi.
Obito yang daritadi ngiler ngeliat lollipop jadi ketingalan dan lari. Sayang, dia malah nabrak tiang listrik.
Poor Obito…
Rin pun terjawab pertanyaannya kini. Minato mampus karena Kushina hobinya kalo ke Dufan, main yang super ekstrim. Sementara, Minato penakut.
Dan benarlah! Minato pucat pasi saat pulang ke rumah Venetta *peyuk Minato* *dibakar Kushina*.
"Ayo buruan kita harus nyampe lebih dulu daripada mereka! Kemon! Ayo buru cabut!" Seru Venetta.
"Tancaaapp!" seru Fugaku gaje. Saking gajenya sampe dia gak liat di depannya ada got dan, alhasil nyemplunglah dia. Obito, sang adik membantu kakaknya. Tapi, karena nggak kuat ngangkat, Obito pun yang ada ikutan nyungsep ke got. Akhirnya Mikoto dan Rin menolong mereka berdua.
"Ho.. hontouni arigatou!" seru mereka berdua kompak.
"Douitashimashite.." balas Rin dan Mikoto.
"Lama banget kalian! Ayo buruan!" seru Venetta.
"Ayo, Kakashi!" gandeng Yamato.
BLUSH!
Kakashi pun blushing digituin.
Tak lama kemudian KakaObiYamaRin dan ShikaYoshi kembali ke negeri dongeng.
~Di kamar Fugaku dan Minato~
"Gilaaaaaa! Kapok gue dating sama Kushina!" seru Minato frustasi.
"Lo naksir Kushina, kan?" tanya Fugaku datar.
"Hm.. Duh.. Gimana, ya?" Minato gelagapan.
"Udaaahh, ngaku aja aniki!" seru Kakashi, tiba-tiba nongol lagi.
"Lah? Kok kamu di sini?" tanya Minato kaget.
"Oh iya, aku lupa! Ini!" Kakashi menyerahkan sebuah surat yang dikirim oleh Tsunade dan Mito.
"Kalian semua dipanggil kembali, karena ada kudeta dari seorang perdana mentri bersama divisi Akatsuki." Baca Minato dengan datar. "Tapi setelah itu, kalian akan diberikan hukuman karena dianggap lalai menjalankan tugas," lanjut Minato dengan nada horror. Ia dapat membayangkan deathglare yang dia dapat dari Ibunya dan Mito yang amat mengerikan.
"Begitu ya, ayo kita pulang sekarang!" seru Kushina.
"ASTAJIM! KUSH, KALO MASUK KAMAR ORANG ASSALAMUALAIKUM DULU KEK! NONGOL AJA SEMBARANGAN!" Minato jantungan.
"Alaaaahh! Kagak penting banget lu!" kata Kushina.
Lalu, tak lama kemudian,
"ABRAKADARMAWANITA!" seru Kushina.
TBC
...
Hey, hey, hey! Setelah sekian lama nunggak update fic ini, akhirnya daku apdet juga! *digetok kaa-chan gara-gara lagi UTS malah bikin fic*
Arigatou buat temen-temen yang udah bantuin cari ide buat baju Kushina! Dan fic ini kayaknya bakal ada slight pair KakaYama dan ObiRin.
Untuk balesan review, kita panggilkan KakaObiRin!
Kakashi : Yang pertama dari NHL-chan, arigatou! Maaf gak bisa update kilat, authornya 'sok' sibuk, tuh! KHSTOG udah diupdate. Review lagi ya!
Obito : Berikutnya dari Yusei'Uzumaki'Fudo! *nyemil lolipop* Baguslah kalo lucu, arigatou! Gak apa-apa kok.. Ada panggilan yang jauh lebih nista daripada yang udah nista, untuk
author.. *ngelirik someone* Review lagi!
Rin : Yang ketiga, dari Kudo Widya-chan Edogawa *nyodorin obat sakit perut* Nih udah! Jangan bosen ngereview ya!
Yamato: And the last, dari Cappucinofee!
Author : Lho? Kok lu nongol?
Yamato: Untuk ngebales review..
Author : Kan gak dipanggil! *nendang Yamato* Arigatou kritiknya! Aku coba perbaiki lagi! Review lagi!
Oke! Sekian dulu,
REVIEW PLEASE!
