Halo! Lama gak ketemu sama Vene, nih! Kangen gaaakkk? *readers: Gaaakkk!*

Ya udah deh, kalo gak.. Vene mau curhat aja! *lho?*

Hey! Vene hadir di sini buat publish fanfic bukan curhat! Yasud deh,

Capcus~


.:Fairytale?:.

Disclaimer: Naruto jelas punya Masashi Kishimoto. Kalo Naruto punya saya pasti judulnya bukan "Naruto", tapi "Minato"

Genre: You know lah!

Rate: M? *ditimpuk* T atau K+?

Pair: MinaKushi, FugaMiko, YamaKaka/KakaYama, ObiRin, ShikaYoshi

WARNING: BL! YAOI! AUTHOR GAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS GANGGUAN JANIN, GANGGUAN PARU-PARU, SAKIT JANTUNG, DLL. KARENA FIC INI BUKAN ROKOK!


Chapter 3

2 Balita masih terjaga, menunggu kelanjutan cerita dari wanita di hadapan mereka.

"Kaa-chan! Ayo lanjut! Cepetan! Nalu udah nggak cabar!" seru bocah pirang dengan tidak sabar.

"Oke, oke.."


BRUK!

Semuanya jatuh nyungsep di depan sebuah gerbang.

"Adududuh.. Kushina! Kalo mau mendarat yang mulus, donk!" seru Venetta.

"Yeee.. maaf, aku kan gak sengaja! Eh, ngomong-ngomong, kok aku jatuhnya gak sakit, ya?"

Towewewewewew..

"Kush, bangun donk! Sakit nih badanku.." rintih Minato.

Rupanya, Kushina jatuh meniban tubuh Minato!

"Go.. Gomenasai! Aku gak tau! Maaf banget, ya!" seru Kushina kaget dengan pipi yang memerah.

"Sudah, sudah! Ayo masuk ke istana!" ajak Fugaku.


Di istana,

"KUSHINAAAAAAAAAA! KAMU INI KEMANA AJA? PERGI KABUR SEMBARANGAN! SEBAGAI HUKUMAN BUAT KALIAN SEMUA, SAYA AKAN MEMBERI KALIAN TUGAS! CARI BATU BERTUAH DI MENARA NAGA DI UJUNG HUTAN SELATAN!" Seru sang ratu marah.

"VENETTA! KAMU INI GIMANA, SIH? KAMU SEHARUSNYA BISA MEMBANTUKU MENGATUR KUSHINA! KENAPA KAMU MALAH IKUT-IKUTAN JADI ANAK BANDEL KAYAK DIA?" Mito pun melanjutkan.

Sementara, Kushina, Venetta, Minato, Fugaku, dan Mikoto hanya terdiam ketakutan.

"Ma.. maaf, Okaa-sama. Saya tak akan mengulanginya lagi. Ngomong-ngomong, buat apa kita mencari batu bertuah itu? Menara Naga kan, terkenal berbahaya." Tanya Kushina memberanikan diri.

"Bukannya sudah jelas? Untuk membuat zirah dan senjata kalian untuk berperang melawan pemberontak." Jawab Mito tenang.

"Kenapa harus batu bertuah?" tanya Venetta yang disambut jitakan dari Fugaku.

"Kamu ini gimana? Ini 'kan ada di buku! Kau punya bukunya! Batu bertuah itu terkenal memiliki kekuatan magis yang bisa membuat senjata dan zirah kita berkembang dan hidup bersama kita!" jelas Fugaku agak sebal.

"Oooohh.." Ternyata Kushina dan Venetta gak tau soalitu!

"Oh, ya! Sebelum itu, carilah seorang gadis pertapa yang juga seorang pandai besi bernama Shion di tengah Hutan Selatan! Hanya dia yang bisa memandu kalian!" perintah Mito.

"Baik!" seru semuanya.

"Pilih lah senjata kalian!" seru Obito.

Akhirnya semua memilih senjatanya masing-masing. Kushina, Minato, dan Fugaku mengambil pedang besar. Mikoto mengambil panah. Rin mengambilperalatan ninja. Kakashi mengambil tombak. Obito mengambil 2 pisau kecil. Yoshino mengambil Kapak besar. Shikaku mengambil ramuan, racun serta obat-obatan. Sementara, Yamato mengambil tongkat sihir panjang.

Mereka pun berangkat diantar kereta kuda hingga sampai di depan Hutan Selatan.

"Kami hanya bisa mengantar sampai sini" kata seorang bocah kecil, yang bernama Asuma Sarutobi.

"Terima kasih," ucap Mikoto sambil tersenyum.

"Jadi, ini Hutan Selatan yang terkenal berbahaya itu?" gumam Kushina.

"Dari sini lah petualangan kita dimulai.." kata Minato.

TBC

...

...

...


Lah? Kok pendek banget? Ya sudah, lah! Lanjutannya di chapter berikutnya! Chapter ini juga kayaknya gak ada humornya, ya? Maaf! Chapter ini mau dibikin agak serius. Mungkin di chapter berikutnya akan lebih rileks dan sangat rimbun dengan humor garing khas Vene.

Buat yang nungguin, BLnya belum, ya!

Vene udah selesai UN, tapi masih sibuk. Sibuk nyari sekolah? Bukan! Sibuk sama urusan lainnya pokoknya! Jadi gomen lama updatenya.

Berikutnya, balasan review!

Tsukiyomi Aori Hotori

Waduh! Pen-namenya ganti, nih!

Gak papa donk, siapa tau Kazu-chan jadi terkenal.. *plak!*

Kan biar lucu, Minato Vene siksa dulu di fic ini *Minato pundung di pojokan*

Arigatou reviewnya!

Jangan bosen nungguin updatean fic yang lelet ini dan review lagi!

NHL-chan

Nih, udah! Arigatou reviewnya! Review lagi, ya!

Mentega Terbang

Hehehe. Pen-namenya senpai juga lucu

Review lagi, ya!

Kudo Widya-chan Edogawa

Bagus lah kalo lucu.

Kalo rumah berat yang ngelempar juga. Kasian Kushinanya.

Oke, deh! Nih Udah!

Jangan bosen nungguin fic ini update, ya!


Oke deh. Vene mau tidur dulu. Sebelum ngomong "Jaa matta, ne" Vene mau ngomong,

REVIEW PLEASE!