Fanfics from all Yu-Gi-Oh! Series

Original Author: Takahashi Kazuki

Special Appearance from Canvas-Ranger Re-Generation (CR Generation Next)

ATTENTION!

Tidak ada yang terluka dalam pembuatan fanfics ini kecuali nyamuk…

Laskar Pamungkas 5DX on Vacation

"Dufan's Challenge"

Part 2

Akhirnya Laskar Pamungkas 5DX dan CR Re-Generation ini sampe di pintu masuk Dufan. Disana ternyata udah ditungguin oleh Ruka, Yujusei, Mizuki, Shinera, dan juga Fransisca.

"Eh, udah gue tungguin juga!" seru Yujusei sambil nge-toss sama Ryuzaki.

"Yuk masuk!" ajak Ruka. Dia ngegandeng kakaknya.

"Wuih, Yami Yugi asli!" seru Shinera sambil mimisan. Sambil ngasih tisu sama daun sirih, Fransisca ngegandeng Shinera.

"Ayo masuk!"

(Kakaknya Ruka di fanfics ini adalah Judai Yuki ^^)

Pas udah masuk, semuanya mulai pada kesengsem pengen naik wahana-wahana disana. Belum lagi ada wahana baru yaitu Hysteria, wahana pemacu adrenalin yang (mungkin) kadar ngerinya setara dengan Tornado.

"Mau naik Kora-kora gak? Hayuk!" ajak Ryuzaki disertai seruan kata setuju dari para CR. Laskar Pamungkas 5DX mulai bingung.

"Kora-kora tuh kayak gimana?" tanya Yugi.

"Hem….."

Mereka berjalan sampe antrian di wahana Kora-kora. Laskar Pamungkas 5DX mulai nelen ludah. Ternyata….

"Oh ya! Gue punya tantangan sama…., Yami!" seru Ryuzaki disertai tepuk tangan yang meriah.

"Gu-gue? Gue mau diapain nih!" Yami mulai ilfil.

"Lu kudu baca pantun ini pas lagi naik Kora-kora…" kata Ryuzaki sambil ngasih buku pantun. Judai, Yusei, sama Johan ketawa ngakak sedangkan Yugi malah serem ngeliat Kora-kora yang lagi bergerak naik-turun layaknya ayunan raksasa.

"Ah, becanda lo. Mana tahan gue baca kayak ginian?" seru Yami retoris.

"Udah deh! Baca aja!"

"Hem, okeh, dan sepertinya gue butuh asisten nih…." Yami mulai ngelirik gaje ke arah para CR dan juga Ruka cs. Spontan dia narik Shinera.

"Nah, anak ini saja yang jadi asisten gue!" kata Yami sambil ngegandeng Shinera. Shinera mulai mimisan lagi.

"Reicchi, jangan nge-crot di sebelah Yami yah!" saran Ryuzaki pada Shinera.

"Iya deh kak!" Shinera pasang huruf V dengan jarinya.

"Gue juga ah!" kata Judai. "Hayuk Ruka!"

"Iya kak!"

"Hem, kalo anak-anak CR mah pasti pada ikut semua…" kata Ryan pede. Anak-anak CR pada nyengir gaje.

"Ehm, aku gak usah yah…" kata Yugi sambil ngacir. Beruntung (kalo buat Yugi, ini bencana…..) sekali Mizuki bisa nangkap Yugi dengan gampangnya.

"Yugi-san sama aku saja!" kata Mizuki.

"Yujusei, bareng sama gue aja!" pinta Yusei pada Yujusei. Yujusei hanya ngangguk.

"Hem, Sisca ikut yuk!" kata Johan sambil ngajak Fransisca. Fransisca ngangguk pasrah.

Yah, seharusnya gue sama Judai-san saja…, pikir Fransisca.

Pas Kora-kora udah brenti dan udah kosong, semuanya pada nempatin kursinya masing-masing. Ryuzaki milih di kursi paling ujung bareng Ryan, Ardi, dan Riry. Yami yang duduk di tengah-tengah bareng Judai, Ruka, dan Shinera hanya ngedengus kesel sambil ngebuka buku pantun yang dikasih Ryuzaki tadi.

"Johan! Lu sebagai kameramen rekam tampang Yami yang lagi baca!" perintah Judai. Johan yang duduk berhadapan sama Yami hanya ngedipin mata sebelah sambil nyengir.

"Nah, Yami Yugi! Selamat menikmati!" kata Higeru yang duduk di sebelah Johan. Yami mulai ngedengus lagi.

"Udah, udah. Kalo lo ngedengus, lo jadi kayak banteng….." kata Judai usil.

"Iya. Tanduk gue udah mau keluar nih!" bales Yami hot. Sementara itu di belakang Yami, Yugi hanya merinding takut.

"Tenang aja Yugi-san…" kata Mizuki sambil nepuk bahu Yugi.

"Duuuuuuuh, takut ih! Mou hitori no boku! Aku takut!" pekik Yugi.

"Aibou! Gue aja disuruh baca pantun!" kata Yami.

[Kalian semua sudah siap?] tanya operator pengendali wahana.

"SIAP BANGEEEEEEEEET!" seru semua penumpang yang emang dominan sama para karakter fanfics ini.

[Mana suaranya?]

"U-YEAAAAAAAAAAAAAH!" seru semuanya semangat kecuali Yugi yang merinding.

[Okeh! Kita meluncur!]

Perlahan Kora-kora mulai bergerak. Pas masih gerak pelan, Judai malah teriak kenceng. Walhasil, dia dijitak Yami pake buku pantun.

"Lebay anjrit! Keganggu nih gue!" seru Yami sambil ngebuka buku pantun dan mulai membacanya.

Kora-kora mulai bergerak kencang ke atas dan ke bawah. Semuanya pada teriak baik teriak semangat atopun teriak karna takut. Yami berkali-kali teriak pas Kora-kora melaju turun sehingga pembacaan pantunnya gak selese-selese.

"Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke….. ^R^F!R&U*E#NU!"

(kira-kira begitulah ekspresi Yami saat itu….. ^^;)

"Yami-san! Baca yang bener!" seru Judai dengan ekspresi tegang. Mukanya mulai pucet.

"Heh! Gak usah lo kate juga gue udah baca kok!" kata Yami. Pas Kora-kora bergerak naik, Yami mulai baca lagi.

"Disini gunung disana gunung, di tengah-tengah ada pulau Jawa…, &%^&$%$#&^&^&^*^(&^!" pembacaan pantun terhenti lagi karna Yami teriak lagi pas Kora-kora melaju turun.

Sementara itu, Yugi mulai pucet luar biasa. Dia hanya bisa nyender di kursi. Di ujung, Ryuzaki, Ardi, Ryan, dan Riry teriak kegirangan dan beryel-yel.

(Kurasa hanya mereka yang 'menikmati' tantangan wahana ini XD)

Johan mulai kesulitan nge-take gambar dengan kameranya karna selain dia udah rada pucet, ngambil gambar pas naik wahana begituan emang susah banget.

Yusei juga ikut-ikutan teriak kayak penumpang lainnya. Tapi anehnya, dia teriaknya pake tenaga signer-nya. Karna itulah tiap dia teriak, pasti ada aura Crimson Dragon yang sebenernya 'mengganggu ketertiban umum'…

[Mau lebih tinggi?]

"AYOOOOOO!" seru Ryuzaki, Ryan, Ardi dan Riry barengan. Semuanya pada noleh ke arah mereka.

"YAAAAAAAAAAAY!"

Persis yang mereka inginkan, Kora-kora mulai makin cepet aja naik-turunnya. Sejauh ini, belum ada satu pantun pun yang beres dibaca oleh Yami karna tiap Kora-kora melayang turun, pasti Yami panik. Laskar Pamungkas 5DX mulai pada pucet dan udah pada soak suaranya karna kebanyakan teriak. Anak-anak CR justru tetap saja berteriak gaje biar suasananya jadi rame.

Akhirnya…., Kora-kora memperlambat lajunya dan mulai brenti. Semuanya pada turun dan berkumpul di pintu keluar.

"Nah Yami! Lo berhasil!" seru Ryuzaki nyalamin tangan Yami yang udah dingin. Yami hanya diem. "Nah gimana perasaan Laskar Pamungkas 5DX naik wahana ini?"

"Aduuuuuuuuh, gue bener-bener mabok naik gituan…" sahut Judai sambil sempoyongan jalannya. Akhirnya dia dibantu sama Higeru dan Ruka.

"Puyeng….." jawab Yusei pendek.

"Yugi-niisan aja ampe ampir pingsan gitu yah…" kata Ryuzaki natap ke arah Yugi yang langsung jatuh pingsan karna pucet.

"Tuh, si Johan gak bener ngambil gambar Yami!" kata Shinera sambil nunjuk Johan.

"Fren, gimana perasaan lo?" tanya Ryan pada Johan.

"Dikit mual, puyeng, jadinya gak bener gue megang kameranya…" jawab Johan.

"Reicchi kok gak mimisan? Padahal deket sama Yami kan?" tanya Ryuzaki pada Shinera yang masih atoh ngegandeng Yami.

"Aku pucet, kak…"

"Ya udah, kali ini kita ke wahana Halilintar!" seru Ardi mantap.

"Jet koster paling ajiiiiiiib!" anak-anak CR berteriak semangat.

Jet koster?, Laskar Pamungkas 5DX mulai ilfil (terutama Judai). Ruka cs mulai nangkep aura ketakutan pada para duelist muda itu.

"Kenapa kak? Takut?" tanya Ruka dengan agak usil.

"A-ah enggak kok….." jawab Judai terbata-bata. Yang lainnya juga ngangguk meski pelan.

Part 2 - the end -