Fanfics from all Yu-Gi-Oh! Series
Original Author: Takahashi Kazuki
Special Appearance from Canvas-Ranger Re-Generation (CR Generation Next)
ATTENTION!
Tidak ada yang terluka dalam pembuatan fanfics ini kecuali nyamuk…
Laskar Pamungkas 5DX on Vacation
"Dufan's Challenge"
Part 5
"Jadi, yang ngasih muntahan ke gue itu Aibou?" tanya Yami. Judai dan Johan ngangguk mantap, sedangkan Yugi nunduk takut.
"Maaf deh, mou hitori no boku. Kukira itu bak air, soalnya aku udah gak bisa mikir lagi..." kata Yugi ngaku.
"Ya udah, nanti jangan diulangi deh!" kata Yami sambil ngelepas jaketnya yang beraroma khas itu. Semuanya pada pake masker karna gak tahan sama 'aroma' jaket itu.
"Eh, naik wahana Niagara-gara aja yuk! Biar sekalian basah-basahan!" ajak Noir.
"Niagara-gara?" anak-anak CR mulai mikir. "Oh iya ya, biar Yami sekalian mandi aja kali yah?"
"Kali ini kita adain lagi tantangan!" kata Ryuzaki pede. Laskar Pamungkas 5DX pada komat-kamit biar gak dapet giliran.
"Kali ini..., Judai Yuki!" seru Ryuzaki disertai tepuk tangan semua pihak. Judai jadi blushing.
"Waduh, disuruh apaan nih? Baca pantun?" Judai mulai ilfil.
"Gak, lo disuruh buat ngemandiin Yami disana. Ok?"
"Buseeeeeeeeeet! Ogah ah!" protes Judai. "Ngurusin badan gue sendiri aja belum bener, apalagi ngurusin badan orang!"
"Yah, daripada lu disuruh ngemandiin cewek coba?" pancing Ryuzaki. Pada akhirnya Judai mulai menyerah.
"Huh, oke deh..." Judai ngelepasin rompi sama kaos singletnya. Walhasil, Judai jadi shirtless. Begitu pula Yami.
"Edaaaaaaaaan! Judai sekseh pisan!" kata Higeru. Aoi jadi bling-bling.
"Waduuuuuuuuuuuuh..." Fransisca mulai blushing gaje ngeliat Judai yang lagi ribut ngelepasin celananya Yami. "Judai-san keren bener deh..."
Shinera gak bisa berbuat apa-apa. Dia cuman bisa blushing gaje dan pingsan lagi dengan darah yang ngucur dari hidung dan mulutnya. Semuanya keheranan.
"Wuah, anak ini bener-bener deh..., kayaknya dia suka dapet sumbangan donor darah tuh..." kata Yujusei sambil geleng-geleng.
"Iya tuh, beruntung amat tuh anak masih diberi kesempatan hidup di dunia sama Yang Di Atas..." bales Fransisca sambil tetap mandangin Judai.
"Daur hidupnya jadi kayak kecoa yah..." kata Yugi ngedadak. Semuanya noleh.
"Idih, Yugi-san berani amat bilang gitu pada Shinera?" tanya Ruka.
"Tapi itu kan kenyataan..." Yugi mulai ngeles.
Sementara itu, Judai sama Yami lagi asik berpose ala binarangka (gaje) dengan Johan sebagai paparazzi-nya. Di saat itulah, mereka mulai ikut antri di wahana Niagara-gara itu.
"Susuk Yubel nih..., terlalu..." kata Yami rada iri.
"Maksudnya apa? Yami-san ini jangan iri gitu dong! Wajar aja kalo gue banyak fans yeuh!" bales Judai. Di belakang, Ardi nepuk bahu Judai.
"Hey, gue ikutan permainan ini yo!"
Judai sama Yami belum ngejawab, Ardi udah ngelepas (terutama anak-anak CR) langsung blushing gak jelas. Apalagi Ryan, mukanya ampe merah banget.
"Ardi, mantep lu!" seru Ryuzaki disertai yel-yel anak-anak CR.
"Hahahahahahahaha, iya ya. Tengkyu..." kata Ardi. Dia meluk pinggangnya Ryan dari belakang.
"L-lho?" Ryan kaget.
"Kenapa? Gue cuman pengen lu juga ikutan biar rame." kata Ardi sambil nyenderin kepalanya di bahu Ryan. Ryan makin blushing.
"Ng, ma-masa sih..."
"Ayolah..., biar rame..."
"Okeh deh..." Ryan ngeiyain keinginan Ardi. Dia juga ber-shirtless ria bersama Yami, Judai, dan Ardi. Semuanya (khususnya cewek-cewek) makin kesengsem.
"Widih, belum apa-apa udah mak nyuuuuus gini?" kata Ryuzaki jahil. "Ya udah, ayo naik!"
Part 5 – the end –
