Fanfics from all Yu-Gi-Oh! Series

Original Author: Takahashi Kazuki

Special Appearance from Canvas-Ranger Re-Generation (CR Generation Next)

ATTENTION!

Tidak ada yang terluka dalam pembuatan fanfics ini kecuali nyamuk…

Laskar Pamungkas 5DX on Vacation

"Dufan's Challenge"

Part 11

Pagi yang cerah di Bandara Soetta. Laskar Pamungkas 5DX udah bersiap dengan tas dan koper mereka. Arek-arek CR beserta Fransisca dan Shinera nganterin mereka sampe di ruang tunggu.

"Gak nyangka euy, tau-tau udah saatnya pergi..." kata Ryan mandangin semua duelist itu. Higeru ngasih kotak bekal berukuran sedang pada mereka.

"Ini roti yang udah gue buat selama 3 hari 3 malam, dimakan ya pas perjalanan!" kata Higeru. Laskar Pamungkas 5DX ngangguk cengo.

"Roti apaan tuh ampe 3 hari 3 malam? Cakap bohong ente!" kata Ardi yang heran. Dia langsung nyekek Higeru dari belakang.

"Yeeeeeeeeeeh, gue jujur 120% kali! Ampe gue doain selama 3 hari 3 malam biar hasilnya oke! Begimana sih lu! Dapetin bahan-bahannya syusaaaaaaaaaaaaaaaah!"

"Anjrit! Lebay siah!" bales Ardi sambil ngelepasin cekikannya dari leher Higeru. Semuanya ketawa ngakak.

"Ehm, anu. Ni kenang-kenangan dari kita-kita, diterima yah..." kata Noir sambil ngasih sebuah kotak yang penuh dengan sparkle-sparkle ngejreng. Pas dibuka, semuanya kaget. Begimana enggak, ternyata itu adalah Compact Disc sama foto-foto mereka yang berbentuk kartu Duel Monsters!

"Wuaaaaaaaaaaah! Keren amir! Siapa yang bikin?" tanya Yami sambil ngambil selembar foto. Semuanya nunjuk Ryuzaki. Yang ditunjuk belagak o'on aja.

"Wuih hebat! Adikku memang pewaris tahta King of Duelist!" kata Yugi senang. "Bahkan foto yang ini keren! Oh senangnya!"

Judai cs ngeliatin foto yang dipegang Yugi. Mulutnya pada ditutup buat nahan tawa karna foto itu ternyata tampang Yami pas lagi ngebacain pantun di Kora-kora. Yami yang penasaran langsung ngintip mereka.

"Woy! Ngapain sih! Arisan kok gak diajak-ajak?" tanya Yami. Semuanya tutup mulut. Fotonya disembunyiin di saku celana Yugi.

"Gak ada kok, Yami-san." kata Judai bo'ong. Yang lainnya ngangguk-ngangguk.

"Ah! Jangan bo'ong! Bo'ong kuwalat lu pade! Hayoh jujur aje, pada ngapain?"

"GAK ADA!" semuanya serempak bilang 'gak ada' dengan kencang. Saking kencengnya, jadi narik perhatian para calon penumpang lain yang lagi melintas maupun ikut nungguin.

"Malu-maluin!" seru Judai dengan muka blushing. Semuanya ketawa ngakak.

Sayup-sayup terdengar suara pengumuman bahwa pesawat menuju Tokyo akan berangkat sebentar lagi. Nyadar hal itu, Laskar Pamungkas 5DX mulai bersiap-siap. Sebelumnya mereka pamit sama arek-arek CR.

"Pamit yah semuanya!" seru Johan sambil narik kopernya. Yugi yang mulai nangis meluk Ryuzaki.

"Ryucchi, aku pamit yah, dik..., nanti kamu pulang yah ke Domino! Semuanya udah kangen sama kamu..."

"Iya, niichan. Entar aku pulang kok..." kata Ryuzaki sambil nepuk-nepuk punggung Yugi. Yami natapin Shinera yang masih sedih.

"Gue balik yah..."

"Iya, hati-hati di jalan. Sering-sering online trus bales e-mail yah!" pas Shinera ngomong gitu, dia mulai nangis juga. Yami langsung meluk dia dan lip kiss pada Shinera. Arek-arek CR yang ngeliatin langsung motret Yami-Shinera yang lagi mesra.

"Muantep tenan!" seru Ryan, Ardi, dan Higeru barengan sambil toss.

"Hati-hati yah! Johan-san juga hati-hati!" seru Aoi. Johan langsung blushing lalu ngebales.

"Kamu juga yah, Aoi!"

"Yusei, kapan-kapan kami akan ke Jepang untuk bertemu kalian nanti. Hati-hati yah di jalan." kata Noir sambil ngasih bingkisan kecil. Yusei tersenyum dan nerima bingkisan kecil itu.

"Makasih, Noir. Kami akan menunggu..."

Tanpa Noir sadari, Yusei meluk Noir. Noir langsung blushing. Paparazzi CR super iseng segera nge-take foto lagi. Semuanya bersiul jahil.

"Cieeeeeeeeeeeeh, Noir!" seru arek-arek CR. Noir langsung teriak.

"Eh, kenapa sih? Sirik yah!"

"Enggak..."

Judai ngedeketin Fransisca, Riry, dan Ryuzaki. Judai meluk Fransisca lalu ngebisikin sesuatu pada Fransisca.

"Makasih ya, kapan-kapan mampir..."

"Iya, Judai-san..." jawab Fransisca sambil ngedekap Judai. Setelah itu, Judai ngampirin Riry dan berjabat tangan padanya.

"Riry-san, gue titip Ryu-chan sama elo. Jaga dia baik-baik disini..."

"Tenang aja, fren. Tujuan kita kan sama-sama melindungi gadis itu..." Riry narik tangan Judai dan meluk Judai. Sempet ngalor-ngidul sesaat, mereka toss bareng. Pas Judai berhadapan dengan Ryuzaki, Judai langsung blushing. Ryuzaki langsung ngelus-ngelus rambutnya Judai.

"Nanti gue pulang, tungguin yah..." kata Ryuzaki. "Dan nanti pas kita ketemu, akan gue kasih tau jawaban gue sebenernya..."

Judai nyadar sesuatu. "Hah, tentang apa?"

"Hahahahaha, rahasia..., pokoknya mah tunggu tanggal mainnya deh!" Ryuzaki ketawa ngakak. Judai juga ikut ketawa. Setelah meluk Ryuzaki, dia juga pamitan sama yang lainnya.

"Nah, kami pergi dulu yah! Kami tunggu di Jepang!"

Arek-arek CR pada mandangin Laskar Pamungkas 5DX yang udah menghilang dari ekskalator. Semua wajah memancarkan aura kesedihan. Maklum aja, momen di Dufan sama di pantai adalah momen paling indah yang mereka alamin, dari yang gokil ampe yang romantis.

"Haduh, pulang yuk!" kata Noir. Semuanya mengiyakan dan segera pulang.

Udah 5 bulan berlalu, arek-arek CR udah pada masuk Divisi kecuali Ryuzaki (karna malesnya). Di toko roti-nya Higeru, mereka nonton film momen-momen di Dufan sama di perahu. Gak heran kalo mereka langsung sedih dan ngabisin beberapa kotak tisu karna ngusep air mata yang ngucur kayak talang air bocor.

"Wuaduuuuuh, toko roti gue berubah jadi TPA tisu!" seru Higeru sambil ngelap air matanya.

"Udahlah, ntar kan dibuang ke tempat sampah juga, gimana seh...?" timpal Ryan yang lagi nyender di bahu Ardi. Ngedadak ada suara bel pintu pertanda ada tamu, Higeru noleh dan terkejut, begitu pula semuanya...

"Lho...? Bukannya kalian...?"

"Kenapa? Heran?"

"Baru 5 bulan tau-tau ketemu lagi nih..."

Ternyata itu adalah Laskar Pamungkas 5DX!

"Hedeh..., ternyata kalian tho..., ada apa gerangan?" tanya Noir.

"Kami pindah domisili ke Indonesia. Hehehehe, setelah denger banyak duelist di CR, kami mau jadi instruktur..." jawab Judai. Semuanya langsung cengo.

"Ah, perasaan gak ada tuh instruktur gituan? Instruktur duel di CR kan Ryuzaki sama Yugi saja?" gumam Ryan.

"Yugi?" Yugi jadi bengong denger kata-kata itu. Ryan langsung ngoreksi kata-katanya itu.

"Sori, maksud gue Yugi Hiwatari, rekan tag duelist-nya Ryuzaki. Pernah denger Golden Tag Duelist Yugi-Mutou?"

"Pernah..., oh, jadi mereka itu Ryucchi sama Hiwatari?" on-trog Yugi. "Btw, Hiwatari itu cewek?"

"Iya..."

"Ooooooooooooh..."

Mereka terus saja ngobrol sampe malam tiba. Kira-kira kejadian apalagi yang akan terjadi, kita tidak akan tau selanjutnya...

Laskar pamungkas 5DX on vacation "Dufan Challenge" - the end -