SUMMER

Author : Peto Okazaki

Rating : Gag tau...belom slese bikin soalnya XP

Pairing :

-Chapter 2-

Atobe mengumpulkan seluruh anggota regular Hyotei dalam sebuah ruang keluarga di villa miliknya. Dia duduk di sebuah sofa santai sambil memandangi keseluruhan wajah anak buahnya.

"Ehem..." kata Atobe berdeham dengan tegas "Oresama mengumpulkan kalian semua disini bukan tanpa alasan..." ujarnya

"Hoahemm...buchou, masih ngantuk~" kata Jirou sambil mengucek-ucek kedua matanya

"Ada apa ini buchou?" tanya Hiyoshi sambil membetulkan posisi duduknya

"Ini tentang apa yang terjadi kemaren" kata Oshitari pelan

"Ada apa kemaren, Oshitari senpai?" tanya Hiyoshi lagi

"Kemaren ada orang yang menaruh laba-laba karet di kamar Yuushi, tahu?" jelas Gakuto sambil memukul meja di depannya.

"Tenanglah, Gakuto " kata Atobe. "Pelakunya akan ditemukan...pasti" ujar Atobe seolah-olah berjanji pada dirinya sendiri.

Choutaro merasa semakin was-was. Dia menoleh ke arah Shishido yang duduk di sebelah kanannya. Shishido memasang ekspresi tidak bersalah

"Lalu?" tanya Shishido cuek. Dia mulai mengacak-acak rambut pendeknya itu.

"Shishido-san! " kata Choutaro khawatir

"Apaa?" sahut Shishido dengan tampang yang menakutkan."Jadi kita berkumpul disini hanya karena ada laba-laba karet di kamar Oshitari? Begitu saja?",cibirnya lagi.

Di sisi lain Gakuto memandangi Oshitari dengan cemas. Dia benar-benar khawatir dengan hal yang menimpa Oshitari. Dia tahu bahwa salah satu hewan yang ditakuti Oshitari adalah itu hanya mainan karet.

"Hewan yang paling kutakuti?" tanya Oshitari sambil berpikir."Apa yah? ada macam-macam" dia berpikir sebentar."Tapi, yang paling menakutkan itu..."tampang Oshitari berubah pucat

Gakuto mendekatkan wajahnya ke Oshitari, "Apa itu Yuushi? Ayo cerita! cerita!"

"Kalau aku beritahu nanti malah jadi lelucon" sahut Oshitari pelan, berusaha tidak memandang wajah Gakuto

"Tenang saja!" kata Gakuto ceria, "Gakuto Mukahi akan melindungimu, Yuushichan!" janji Gakuto sambil tersenyum lebar.

Oshitari tersenyum. Gakuto merasa pipinya memanas. Dia tidak menyangka raut wajah Oshitari akan berubah secepat ini.

"Ingin tahu?" bisik Oshitari di dekat telinga kiri Gakuto. Menyebabkan pipi Gakuto semakin memerah

"Apaaa?" tanya Gakuto pelan. Berusaha menyembunyikan suaranya yang gemetar

"..."

"Apa Yuushi? Kurang keras!"

"itu...laba-laba"

"Laba-laba?" tanya Gakuto tidak yakin."Kok?"

Maka ketika kemarin malam dia mendapati Oshitari sedang terduduk lemas di depan kamarnya dengan suara yang gemetar memanggil namanya, dia mengetahui hal yang buruk telah terjadi

Gakuto tidak dapat langsung mendengar penjelasan dari Oshitari, bahkan untuk menyuruhnya tenang saja susah. Pada akhirnya, dia mendengar sebab Oshitari menjadi seperti itu. Dia lalu membangunkan paksa Atobe untuk membantunya memeriksa kamar Oshitari, karena bagaimanapun yang ada di pikirannya adalah Oshitari yang sekarang ini bukanlah dirinya yang biasa.

"Gakuto?" panggil kembali bahwa kini mereka sedang berunding memecahkan siapa pelaku yang memasukkan laba-laba karet itu.

"Oshitari senpai...jangan-jangan kau sendiri yang membawa mainan itu " tanya Hiyoshi,"lupa mungkin?"

"Hmmm... tidak menyukai mainan karet, pasti sudah tahu itu" kata Oshitari berusaha menutup-nutupi phobianya.

"Naa...Jiro! bangun! Jangan malah tidur ! " panggil Oshitari."Kenapa tidak membantu berpikir?"

"Hoaheemmm..."

Jiro menggeliatkan menoleh ke arah teman-temannya."Ada apaaa?",tanyanya dia memang sama sekali tidak mendengarkan pembicaraan serius yang sedang berlangsung itu.

Choutaro memasang wajah memang sudah berjanji pada Shishido untuk menjaga rahasia kecil mereka itu,namun melihat wajah Reguler Hyoutei yang sekarang ini sangat serius ini hampir membuatnya membocorkannya.

Shishido rupanya menyadari perubahan wajah kohainya menghela napas,lalu berdiri sambil membetulkan posisi topi birunya.

"Mou...sudahlah salahnya ada mainan karet seperti itu dikamarmu? Aku endiri sama sekali tidak keberatan kalau di kamarku ada seperti itu",katanya cuek."Atau jangan-jangan….kau takut dengan laba-laba?" raut wajahnya berubah serius

"Shishi~!" geram Oshitari.

"Ah..benar-benar~ Lupakan saja kejadian hari ini. Malam ini Gakuto Mukahi ini akan menemanimu tidur kalau kamu masih takut. Naa? Yuushi?" ajak Gakuto sambil bergelayutan di tangan Oshitari

Mendengar iu, raut wajah Oshitari berubah menjadi melihat kearah pasangan doublesnya dengan tatapan mautnya.

"Yakin? Gakuto? Mulai malam ini dan seterusnya ya?" tanya Oshitari sambil tersenyum mencurigakan

End chapter 2

Yeeeiii~ file ini ketemu! Dan melakukan beberapa perubahan…semoga akan dibuat di chapter selanjutnya….tunggu ya~