SUMMER
Author : Peto Okazaki
Rating : sedikit ada lemon XDD
Pairing : ChoutaroXShishido
-Chapter 3-
Shishido bukanlah seorang yang akan melakukan suatu keusilan tanpa alasan yang jelas. Dia juga bukan orang yang mempunyai sense humor rendah. Dia mungkin nampak keras dan cuek diluar, namun di dalam hatinya dia selalu melindungi segala sesuatu yang disayanginya, lebih-lebih pasangan doublenya sendiri, Choutaro Ootori.
Shishido bisa menjadi seorang yang sensitif jika sesuatu yang menjadi miliknya diusik orang lain. Sebagai pasangan doublenya, Choutaro mengetahui betul akan hal itu. Akan tetapi, dia tidak pernah menyangka bahwa senpainya itu menganggap serius omongan Oshitari.
"Shishido! Cepatlah keluar! Lama sekali persiapanmu~ Lihat, Chou-chan sudah menunggumu lho…" kata Oshitari sambil mengetuk pintu kamar Shishido.
"Se-sebentar lagi. Rambutku masih basah.." terdengar Shishido dari dalam kamar
"Ara? Rambut basah? Sudahlah..nanti juga kering kalau terkena angin diluar" sahut Oshitari cuek, "Lebih lama lagi..Chou-chan akan aku 'makan' lho…"
"Oshitari-san!" terdengar suara Choutaro dari luar menambahi ucapan Oshitari dengan nada malu. "Jangan berkata seperti itu…"
"Hora…lihatlah Shishido…dia malu lho..dia malu! Yah..sampai jumpa…aku akan duluan dengan Chou-chan~ keringkan rambutmu sampai puas ya Shishido-kun!~" tambahnya Oshitari lagi
Terdengar tapak kaki menjauh dari kamar Shishido. Selang beberapa detik, pintu kamar Shishido terbuka dengan suara keras. Tampak Shishido dengan pakaian masih acak-acakan dan rambutnya basah terurai.
Shishido menoleh ke kanan dan kiri. Mencoba memastikan keadaan diluar. Rupanya Oshitari serius dengan ucapannya. Mereka meninggalkannya sendirian. Sendirian. Dan yang lebih parah, dia membawa serta Choutaro.
"Shishido-san….jangan marah, kumohon…" pinta Choutaro sambil memegang kedua pundak Shishido. Dia sedari tadi sudah berusaha untuk menenangkan senpainya itu.
"Dia keterlaluan..sudah berulangkali dia membawamu pergi. Membawamu!" kata Shishido. Tangannya mengepal,dan gemetar.
"Shishido-san…", Choutaro lalu memeluk Shishido. "Sudah…tidak apa-apa. Tidak apa-apa. Oshitari-san hanya menggodamu" katanya sambil mengelus rambut coklat milik Shishido.
Shishido mendongak, "Aku khawatir denganmu, tahu? Kau tahu sendiri Oshitari itu macam apa.. mana mungkin aku bisa membiarkanmu menjadi korban Oshitari selanjutnya? Aku itu bermaksud melindungimu, tahu?"
Choutaro tersentak. "Me-melindungiku?"
"Un..melindungimu", Shishido mengangguk pelan.
"Tapi..Shishido-san…" lanjut Choutaro hendak mengatakan pendapatnya, namun kata-kata itu tiba-tiba terputus.
"Hm? Apa?" Shishido mendongak menatap mata Choutaro yang mendadak membuat hatinya berubah menjadi tenang
"Umm…bagaimana ya…", Choutaro tersenyum kikuk, "Aku dan Oshitari-san…Umm…karena kita...tidak mungkinlah.."
Shishido menatap Choutaro. Raut wajahnya menunjukkan ekspresi bahwa dia sama sekali tidak mengetahui apa maksud Choutaro.
"Err..bagaimana yah…", sambung Choutaro sambil berusaha tidak memandang Shishido. Tampak dia sungguh sangat kebingungan untuk mengatakan maksudnya.
Shishido memandangnya sejenak. Dia lalu berjinjit berusaha menyamakan tinggi badannnya dengan orang yang berada di depannya itu. Didekatkan wajahnya ke arah Choutaro.
Mata Choutaro terbelalak lebar. Dia berusaha memahami apa yang terjadi. Apa memang benar bahwa Shishido sedang menciumnya…
Shishido berusaha mendapatkan dukungan dari Choutaro. Dia sudah tidak bisa menjaga tubuhnya untuk terus berjinjit. Menyadari hal itu, Choutaro merendahkan sedikit tubuhnya, dan dia berusaha mendominasi bibir Shishido.
Suara napas Shishido terdengar berat. Kedua tangannya memeluk leher Choutaro. Dirasakan lidah Choutaro sedang menjelajahi bagian dalam mulut Shishido. Sensasi itu terasa panas dan lembut.
Mereka berdua berciuman selama beberapa saat hingga Shishido benar-benar kehabisan napas.
Choutaro masih menatap tidak berada didepannya saat ini adalah senpai dan pasangan doublenya,sekaligus orang yang disukainya sejak lama.
Dilihatnya wajah Shishido memerah,dia berusaha tidak menatap ini membuat Choutaro semakin penasaran dan melanjutnya mencium bibir Shishido lembut.
"Uhm…"gumam Shishido.
Choutaro melanjutkan dengan menjilat leher Shishido yang nampak rambut coklat yang kini mulai basah karena berhenti sejenak,tidak pernah dibayangkannya kalau saat seperti ini akan pernah disangkanya bahwa perasaannya Shishido akan berbalas.
Shishido kembali mengerang dengan lebih dia tidak menyukai jika Choutaro berhenti melakukan 'pekerjaannya'.Shishido mengadahkan kepalanya sambil memegang erat tangan kanan Choutaro.
"Hari ini menginaplah di kamarku…"
"Hora,Yuuushi~" panggil Gakuto sambil membawa dua mangkok es serut melon."Bagianmu~.."
"Sankyu.." jawab Oshitari sambil menerima pemberian Gakuto. "Kenapa selalu aku yang menjadi pihak perayu ya,Gaku?" tambahnya melamun
"Eh? Tapi akhirnya perasaan Chou-chan itu hal yang baik?" kata Gakuto sambil melahap satu sendok besar es serut
"Tapi…lagi-lagi aku…" kata Oshitari sambil menghela napas besar.
THE END
Alurnya makin berantakan..disaat mau nulis selalu idenya macet..
Gomen nee..fanfic ini bukan ShishiTori tapi ToriShishi..saya bermaksud merubah posisi mereka XXP
Oshitari di pihak yang baik..Yeeeyyy~~ om hentai ini juga berperan penting sebagai korban lho…
